3384 items found
No search filters
Identifier Title Type Subject
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERILAKU CARING PERAWAT DALAM PRAKTEK KEPERAWATAN DI RS PRATAMA KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2020FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERILAKU CARING PERAWAT DALAM PRAKTEK KEPERAWATAN DI RS PRATAMA KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2020
Description:Caring merupakan bentuk kepedulian perawat terhadap klien sebagai bentuk perhatian, penghargaan dan mampu memenuhi kebutuhannya. Persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat adalah pandangan pribadi pasien terhadap perilaku perawat dalam melakukan praktik keperawatan melalui penggunaan seluruh alat indra dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor-faktor tertentu dengan persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat dalam praktik keperawatan di Rumah Sakit Pratama Kabupaten Pasaman tahun 2020. Dengan jumlah sampel berjumlah 35 pasien dan teknik sampling quota sampling. Data diambil dengan cara wawancara dan pengisian kuesioner. Desain Penelitian yang digunakan adalah cross sectional dan analisis uji Spearmen Rank dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor tertentu dengan persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat. Menggunakan program SPSS secara komputerisasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara faktor pendidikan, faktor tingkat ketergantungan pasien dan faktor dukungan keluarga dengan persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat di RS Pratama Kabupaten Pasaman Tahun 2020 dimana nilai P value > 0,05, sehingga hipotesa Ho diterima. [show more]
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERILAKU CARING PERAWAT DALAM PRAKTEK KEPERAWATAN DI RS PRATAMA KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2020FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERILAKU CARING PERAWAT DALAM PRAKTEK KEPERAWATAN DI RS PRATAMA KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2020
Description:Caring merupakan bentuk kepedulian perawat terhadap klien sebagai bentuk perhatian, penghargaan dan mampu memenuhi kebutuhannya. Persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat adalah pandangan pribadi pasien terhadap perilaku perawat dalam melakukan praktik keperawatan melalui penggunaan seluruh alat indra dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor-faktor tertentu dengan persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat dalam praktik keperawatan di Rumah Sakit Pratama Kabupaten Pasaman tahun 2020. Dengan jumlah sampel berjumlah 35 pasien dan teknik sampling quota sampling. Data diambil dengan cara wawancara dan pengisian kuesioner. Desain Penelitian yang digunakan adalah cross sectional dan analisis uji Spearmen Rank dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor tertentu dengan persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat. Menggunakan program SPSS secara komputerisasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara faktor pendidikan, faktor tingkat ketergantungan pasien dan faktor dukungan keluarga dengan persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat di RS Pratama Kabupaten Pasaman Tahun 2020 dimana nilai P value > 0,05, sehingga hipotesa Ho diterima. [show more]
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA CAKUPAN IMUNISASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG EMPAT KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA CAKUPAN IMUNISASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG EMPAT KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020
Description:Imunisasi merupakan suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahfaktor apa saja yang berhubungan dengan rendahnya cakupan imunisasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat pada Februari – Maret 2020. Populasi penelitian adalah ibu balita > 12 bulan sebanyak 256 orang, pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan besar sampel 72 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan metode wawancara terpimpin. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 50% memiliki pengetahuan rendah, 45,8% memiliki tingkat pendidikan rendah, 56,9% merupakan ibu bekerja, 52,8% memiliki sikap negatif, 51,4% kurang mendapatkan dukungan keluarga dan 54,2% tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Hasil uji statistitk didapatkan nilai p < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna pengetahuan, tingkat pendidikan, status pekerjaan, sikap ibu dan dukungan keluarga dengan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat tahun 2020. Berdasarkan hasil penelitian maka diharapkan petugas imunisasi dapat melakukan sweeping bagi bayi yang tidak mendapatkan imunisasi tepat pada waktunya dan petugas Promkes meningkatkan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi bagi bayi di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat [show more]
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO
PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA REMAJA DI KOTA PAYAKUMBUH TAHUN 2024
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO
PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA REMAJA DI KOTA PAYAKUMBUH TAHUN 2024
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA REMAJA DI KOTA PAYAKUMBUH TAHUN 2024FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA REMAJA DI KOTA PAYAKUMBUH TAHUN 2024
Description:Permasalahan Narkoba di Indonesia masih merupakan sesuatu yang bersifat urgen dan kompleks. Dalam kurun waktu satu dekade terakhir permasalahan ini menjadi marak. Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahguna atau pecandu narkoba secara signifikan, seiring meningkatnya pengungkapan kasus tindak kejahatan narkoba yang semakin beragam polanya dan semakin masih pula jaringan sindikatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) pada remaja di Kota Payakumbuh tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross- sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 100 remaja di Kota Payakumbuh yang diambil menggunakan teknik accidental sampling, Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0.000) dan sikap (p=0.000) terhadap risiko penyalahgunaan NAPZA pada remaja. Responden dengan pengetahuan tinggi dan sikap positif cenderung memiliki risiko yang lebih rendah terhadap penyalahgunaan NAPZA. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dan risiko penyalahgunaan NAPZA (p=0.880). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan pengetahuan dan sikap positif pada remaja dapat menjadi upaya pencegahan yang efektif terhadap penyalahgunaan NAPZA. Rekomendasi ditujukan kepada institusi pendidikan dan keluarga untuk lebih mendukung kegiatan edukasi dan bimbingan guna mengurangi risiko penyalahgunaan NAPZA pada remaja. [show more]
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIT TAHUN 2020FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIT TAHUN 2020
Description:Laporan Global Nutrition tahun 2017 menunjukkan masalah status gizi didunia diantaranya prevalensi wasting (kurus) 52 juta balita (8%), overweight 4 juta balita (6%) (UNICEF, WHO, 2017). Dari laporan Puskesmas Parit terdapat balita dengan berat badan Bawah Garis Merah (BGM) pada bulan Januari-Oktober tahun 2019 didapatkan 6 balita BGM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Anak Balita 1-5 Tahun. Permasalahan dalam penelitian adalah apa faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi anak balita 1-5 tahun diwilayah kerja puskesmas parit. Jenis penelitian yaitu deskriptif analitik, desain penelitian Cross Sectional, populasi seluruh balita 1-5 Tahun Diwilayah Kerja Puskesmas Parit sebanyak 80 orang. Jumlah sampel 67 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner dan wawancara responden, menggunakan Uji Chi Square. Berdasarkan analisa univariat sebagian besar responden dengan status gizi baik pada balita 1-5 tahun yaitu 43 responden (64,2%). Sebagian besar responden dengan jenis kelamin laki-laki pada balita 1-5 tahun yaitu 34 responden (50,7%). Sebagian besar responden dengan jumlah anggota keluarga besar > 5 orang yaitu 38 responden (56,7%). Sebagian besar responden dengan tingkat pengetahuan ibu rendah yaitu 36 responden (53,7%). Sebagian besar responden pendidikan ibu rendah (SD dan SMP) yaitu 43 responden (64,2%). Berdasarkan analisa bivariat jenis kelamin (p=0,204), jumlah anggota keluarga (p=0,005), tingkat pengetahuan ibu (p=0,044), pendidikan ibu (p=0,018). Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diajakan kepada tenaga kesehatan adalah supaya memberi penyuluhan dan ajakan kepada ibu dan keluarga mengenai pentingnya status gizi anak balita 1-5 tahun. [show more]
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK BALITA DI POSYANDU JORONG PAMUJAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARO PANEH KABUPATEN SOLOK TAHUN 2020FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK BALITA DI POSYANDU JORONG PAMUJAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARO PANEH KABUPATEN SOLOK TAHUN 2020
Description:Masalah gizi di Indonesia yang belum selesai tertangani adalah masalah gizi kurang dan pendek (stunting) (Depkes, 2016). Prevalensi gizi kurang pada balita di Indonesia sebesar 17,9% dan stunting 35,6 %. Data prevalensi status gizi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Solok tahun 2018 dari 19 Puskesmas yang ada di Kab Solok Puskesmas Muaro Paneh merupakan angka kejadian gizi sangat kurang tertinggi dari 300 balita ditemui kasus gizi sangat kurang sebanyak 32 orang (10,7%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada anak balita di Posyandu Jorong Pamujan wilayah kerja Puskesmas Muaro Paneh Kabupaten Solok Tahun 2020. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memliki balita di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Muaro Paneh berjumlah 300 orang dengan sampel 61 orang. Teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Kemudian dianalisis secara univariat menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi persentase dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari separoh (41,0%) ibu memiliki anak balita gizi kurang. Kurang dari separoh (37,7%) ibu anak balita memiliki tingkat pengetahuan rendah. Kurang dari separoh (47,5%) ibu anak balita memiliki status ekonomi. Kurang dari separoh (44,3%) ibu anak balita memiliki lingkungan yang tidak baik. Ada hubungan status ekonomi dengan status gizi. Ada hubungan lingkungan dengan status gizi, Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan status gizi. Diharapkan pada petugas kesehatan Puskesmas agar lebih aktif melaksanakan posyandu untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya makanan seimbang bagi balita untuk meningkatkan status gizi anaknya [show more]
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STIGMA MASYARAKAT TERHADAP VAKSIN COVID-19 DI KELURAHAN KUBU GULAI BANCAH TAHUN 2021FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STIGMA MASYARAKAT TERHADAP VAKSIN COVID-19 DI KELURAHAN KUBU GULAI BANCAH TAHUN 2021
Description:Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menangani masalah Covid-19. Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19. Di masa pandemi saat ini terdapat pro dan kontra terhadap vaksin Covid-19 pada masyarakat sehingga menimbulkan stigma. Stigma merupakan suatu istilah yang menggambarkan suatu keadaan atau kondisi terkait sudut pandang atas sesuatu yang dianggap bernilai negatif dipahami sebagai kontruksi sosial. Kelurahan Kubu Gulai Bancah sudah menjalankan vaksinasi Covid-19. Saat ini stigma masyarakat terhadap vaksin Covid-19 terus berkembang dengan alasan yang beragam sehingga menimbulkan penolakan terhadap program vaksinasi Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stigma Masyarakat Terhadap Vaksin Covid-19 Di Kelurahan Kubu Gulai Bancah Tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini di mulai dari tanggal 1-31 juli 2021 di Kelurahan Kubu Gulai Bancah. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1736 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 77 responden dengan teknik Accidental Sampling. Hasil uji statistik bivariat menyatakan ada faktor-faktor yang berhubungan dengan stigma masyarakat terhadap vaksin Covid-19 yaitu pengetahuan dengan stigma masyarakat terhadap vaksin Covid-19 diperoleh nilai p 0,004 (p&gt;0,05), dan sikap dengan stigma masyarakat terhadap vaksin Covid-19 diperoleh nilai p 0,000 (p&gt;0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan stigma masyarakat terhadap vaksin Covid-19 di Kelurahan Kubu Gulai Bancah tahun 2021. Saran dalam penelitian ini agar masyarakat lebih memahami pencegahan Covid-19 yang menjadi pandemi pada saat sekarang ini. [show more]
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SULIT MAKAN PADA ANAK PAUD/TK DIKECAMATAN LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SULIT MAKAN PADA ANAK PAUD/TK DIKECAMATAN LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019
Description: Perilaku sulit makan merupakan perilaku anak yang menolak untuk makan, hanya makan makanan tertentu saja, dan menghabiskan porsi makan dengan lambat bahkan sering tidak menghabiskan porsi makan setiap jam makan (Karaki, 2016). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui FaktorYang Berhubungan Denga sulit makan Pada Anak Di Paud/TK Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2019. Penelitian ini dilaksanakan Di Paud/TK Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh Anak Di Paud/TK dengan sampel 57 orang responden. Teknik pengambilan sampelnya adalah Proportional Stratified Random Sampling. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji chi square. 32 (56,1%) pengetahuan gizi ibu, 32 (56,1%) pola asuh kurang, 34 (59,6%) dengan nafsu makan rendah, 35 (61,4%) yang mengalami sulit makan. Dan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan gizi ibu dengan Dengan Sulit Makan Pada Anak Paud / Tk dengan nilai p = 0,0005 (p≤0,05) (OR=18), Terdapat hubungan yang bermakna antara pola asuh Dengan Sulit Makan Pada Anak Paud / Tk dengan nilai p = 0,0005 (p≤0,05)(OR=0,056), Terdapat hubungan yang bermakna antara nafsu makan dengan Dengan Sulit Makan Pada Anak Paud / Tk dengan nilai p = 0,0005 (p≤0,05)(OR=106) Di Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2019. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan gizi ibu, pola asuh, dan nafsu makan berhubungan dengan kejadian sulit makan pada anak Paud / Tk. Diharapkan kepada orang tua dari anak untuk memperhatikan kesulitan makan pada anak supaya perkembangan anak tidak terganggu. [show more]
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT
KECEMASAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROF. DR. H. M CHATIB QUZWAIN KABUPATEN SAROLANGUNTAHUN 2020
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT
KECEMASAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROF. DR. H. M CHATIB QUZWAIN KABUPATEN SAROLANGUNTAHUN 2020
Description:Kecemasan menghadapi pasien yang di alami tenaga kesehatan terutama perawat yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi pasien covid 19 yang saat ini diberbincangkan di penjuru dunia yang memakan korban baik dari masyarakat ataupun tenaga kesehatan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, alat pelindung diri dan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan perawat dalam menghadapi pasien covid-19. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yaitu jenis penelitian yang menekankan waktu pengukur atau observasi dari variable independen dan dependen hanya satu kali pada satu saat (point time approach). Sampel yang di ambil dalam penelitian ini adalah 103 responden dari 140 populasi dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner waktu penelitian dilakukan pada tanggal 4 november 2020 sampai dengan 10 november 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan perawat dalam menghadapai pasien covid 19, dengan p: (0.394) dimana (p:0.05), ada hubungan yang signifikat antara Alat pelindung diri dengan tingkat kecemasan perawat dalam terhadap pasien covid 19, dengan p: (0.000) dimana (p:0,05), dan tidak ada hubungan yang signifikan anatara dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan perawat dalam menghadapi pasien covid-19 dengan p: (0.138) dimana p: (0.05). sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan alat pelindung diri terhadap tingkat kecemasan perawat dalam menghadapi pasien covid 19 di RSUD Prof.DR.H.M Chatib Quzwain Kabupaten Saroalngun Tahun 2020. Alat pelindung diri sangat di perlukan bagi perawat yang mana langsung bersentuhan langsung dengan pasien terkonfirmasi maka harus di butuhkan APD yang sesuai dengan standard WHO. [show more]