3384 items found
No search filters
Identifier Title Type Subject
PENGARUH AIR REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT PEMBANTU 02.09.04 KERINCI TAHUN 2024
PENGARUH AIR REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT PEMBANTU 02.09.04 KERINCI TAHUN 2024
PENGARUH AIR REBUSAN SERAI (CYMBOPOGON CITRATUS) TERHADAP FREKUENSI MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL PRIMIPARA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DESA BARU KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019PENGARUH AIR REBUSAN SERAI (CYMBOPOGON CITRATUS) TERHADAP FREKUENSI MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL PRIMIPARA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DESA BARU KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019
Description:Angka kejadian Hiperemesis Gravidarum di Indonesia adalah 1% sampai 13% dari seluruh kehamilan, data RSUP M.Djamil tahun 2017 sebanyak 5% dan RSUD Pasaman Barat tercatat 3,4% serta data di Puskesmas Desa Baru pada tahun 2018 5,7% angaka ini meningkat dari tahun sebelumnya 3,4%. Mual dan muntah saat ini sebagai penyebab hiperemesis gravidarum belum diketahui secara pasti dan multifaktorial. Walaupun beberapa mekanisme yang diajukan bisa memberikan penjelasan yang layak, namun bukti yang mendukung untuk setiap penyebab hiperemesis gravidarum masih belum jelas berdasarkan survei awal yang peneliti lakukan di Puskesmas Desa baru maka peneliti menemukan beberapa ibu yang mengalami kehamilan trimester pertama terdapat kejadian mual pada mereka dimana mereka mual dan muntah selama 2 sampai 4 kali sehari dan juga terdapat yang mual sampai 6 kali sehari dan belum pernah mendapatkan tindakan yang dapat mengurangi mual dan muntah. Metode penelitian metode Quasi Ekperimen dengan pendekatan One Group Pre- Post Test Design dengan sampel sebanyak 11 orang. Pengolahan data dengan komputerisasi dengan t-Test alpha 0,05. Hasil penelitian didapatkan Dari 11 responden maka didapatkan Dari 11 responden maka didapatkan rata rata morning sicknes ibu hamil sebelum meminum air rebusan serai sebesar 5,45 kali di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Baru Pasaman Barat Tahun 2019, Dari 11 responden maka didapatkan rata rata morning sicknes ibu hamil setelah meminum air rebusan serai menjadi menurun sebesar 2.55 kali di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Baru Pasaman Barat Tahun 2019, Ada Pengaruh Rebusan serai (Cymboprogen Cirratus) Terhadap frekuensi Morning Sicknes Ibu Primi Para di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Baru Pasaman Barat Tahun 2019 dengan P value (0.028< 0,05) Disarankan bahwa hendaknya ibu hamil dapat memperhatikan konseling kebidanan agar ibu hamil mampu berpartisipasi dalam melakukan kunjungan ibu hamil [show more]
PENGARUH AIR SEDUHAN BUAH KAPULAGA (Amomum Compactum)
TERHADAP FREKUENSI MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL
TRIMESTER I DI BPM ROHANA SAROLANGUN
TAHUN 2020
PENGARUH AIR SEDUHAN BUAH KAPULAGA (Amomum Compactum)
TERHADAP FREKUENSI MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL
TRIMESTER I DI BPM ROHANA SAROLANGUN
TAHUN 2020
Description:Morning sickness merupakan fenomena yang sering terjadi pada ibu hamil,terjadi antara 4 dan 8 minggu kehamilan dan terus berlanjut hingga 14-16 minggu kehamilan.dan gejala biasanya akan membaik, mual dan muntah selama kehamilan dapat berupa gejala yang ringan hingga berat. Penyebab morning sicknesspeningkatan hormon estrogen, progesterone, dan dikeluarkannya human chorionicgonadothropine plasenta dan hal ini dapat dibantu melalui pemberian air seduhan buah kapulaga (amomum compactum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “ pengaruh air seduhan buah kapulaga terhadap frekuensi morning sickness pada ibu hamil trimester I di BPM Rohana “dengan rancangan penelitian Quasy Eksperiment dengan desain One Group Pretest Posttest, dengan populasi sebanyak 23 orang dan jumlah sampel sebanyak 15 orang dengan menggunakan rumus lameshow dengan teknik purposive sampling. Dari hasil uji distribusi normal didapatkan data tidak berdistribusi normal pada kelompok mual sehingga uji bivariat adalah wilcoxon, kelompok muntah berdistribusi normal sehigga menggunakan uji paired sample T-test..Dari hasil penelitian menunjukkan frekuensi mual sebelum di berikan intervensi adalah 5,53 dan setelah di berikan intervensi adalah 2,47. Hasil uji statist ik di dapatkan p-value 0,001 artinya ada pengaruh antara mual sebelum dan sesudah di berikan intervensi seduhan buah kapulaga. Frekuensi muntah sebelum di berikan intervensi adalah 5,73. Dari hasil uji statistik di dapatkan p-value 0,000 artinya ada pengaruh seduhan buah kapulaga terhadap muntah. Diharapkan pemberian air seduhan buah kampulaga ini dapat menjadi bahan pertimbangan dan pengobatan alternatif dalam menerapkan pengobatan mual muntah pada ibu hamil secara non farmakologis pada pelayanan kesehatan dalam masyarakat. [show more]
PENGARUH AIR SEDUHAN JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA) DAN MADU TERHADAP VOLUME AIR SUSU IBU PADA IBU NIFAS DI
PUSKESMAS PADANG SIBUSUK KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2024
PENGARUH AIR SEDUHAN JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA) DAN MADU TERHADAP VOLUME AIR SUSU IBU PADA IBU NIFAS DI
PUSKESMAS PADANG SIBUSUK KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2024
PENGARUH AKUPRESUR PADA TITIK LI4 TERHADAP LAMA PERSALINAN IBU INPARTU KALA I DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS BASO DAN PADANG TAROK TAHUN 2019PENGARUH AKUPRESUR PADA TITIK LI4 TERHADAP LAMA PERSALINAN IBU INPARTU KALA I DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS BASO DAN PADANG TAROK TAHUN 2019
Description:Angka Kematian Ibu di rakesnas 2019 disebabkan kira-kira 75 % adalah perdarahan paska salin infeksi, tekanan darah tinggi partus lama.8% adalah parus lama antara lain disebabkan oleh gangguan His.His merupakan faktor yang dapat mempengaruhi lamanya persalinan.Terutama selama kala I fase aktif. Teknik akupresur yaitu penekanan pada titik tertentu dapat digunakan untuk membantu proses persalinan selama kala I. Titik yang digunakan pada penelitian ini adalah titik LI4.Large Intene.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh akupresur titik LI4 terhadap lama persalinan kala I di BPM wilayah kerja Puskesmas Baso dan Padang Tarok tahun2019.Desian penelitian yang digunakan adalah quasi ekperimen dengan two grup postes. Populasi adalah semua ibu bersalin bulan lalu di BPM wilayah kerja sebanyak 36 orang.Sampel berjumlah 8 orang dengan teknik pengambilan sampel non randomsampling.Sampel di bedakan menjadi dua yaitu inklusi dan exlusi.Pengumpulan data dilakukan dengan observasi pembukaan servik dan lamanya persalinan. Analisa data menggunakan computerisasi jenis uji independen t test dengan tingkat signifikan p(value = 0,020). Hasil analisis menggunakan independen sampel test di peroleh p(value = 0,020). < a =0,05. Sehingga disimpulkan Ha di diterima yaitu ada pengaruh teknik akupresur dengan lama persalinan ibu inpartu kala I di BPM wilayah Kerja Puskesmas Baso dan Padang Tarok.Saran Bagi lahan praktik atau BPM dapat dijadikan sebagai salah satu solusi bahwa pemijatan pada titik L14 yang diberikan pada ibu Inpartu pada kala I fase aktif mempengaruhi kontraksi, sehingga dapat mempercepat proses persalinan dan tanpa efek samping yang membahayakan. [show more]
PENGARUH AKUPRESUR POINT GALL BLADDER 21 TERHADAP TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU POST PARTUM DI DESA GIRI MULYO WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG LABU KECAMATAN KAYU ARO BARAT KAB. KERINCI TAHUN 2020PENGARUH AKUPRESUR POINT GALL BLADDER 21 TERHADAP TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU POST PARTUM DI DESA GIRI MULYO WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG LABU KECAMATAN KAYU ARO BARAT KAB. KERINCI TAHUN 2020
Description:Indikator kemampuan pelayanan kesehatan suatu negara menurut WHO (World Health Organization) bisa dilihat dari Angka Kematian Ibu (AKI) selama masa perinatal, intranatal dan postnatal. Menurut WHO, angka kematian ibu mencapai 858/100.000 kelahiran hidup. WHO memperkirakan sekitar 15% dari seluruh wanita hamil mengalami komplikasi. Komplikasi masa nifas menjadi salah satu penyebab kematian ibu melahirkan. Jika ditinjau dari penyebab kematian ibu, perdarahan post partum merupakan penyebab kematian terbanyak sehingga sangat tepat jika tenaga kesehatan memberikan perhatian yang tinggi pada masa ini. Akupresur point gall bladder 21 diketahui dapat merangsang hormon oksitosin untuk memicu kontraksi uterus setelah melahirkan, sehingga dapat mengecilkan risiko terjadinya perdarahan pasca melahirkan. Penelitian ini merupakan quasi eksperiment dengan desain One Grup Pretest and Posttest Design. Sampel pada penelitian ini yaitu ibu post patum di desa Giri Mulyo wilayah kerja puskesmas Gunung Labu berjumlah 10 respoden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa rerata tinggi fundus uteri sebelum diberikan intervensi adalah 11.30 sedangkan setelah diberikan intervensi menjadi 8.10 dengan demikian terdapat selisih rerata sebesar 3.10. Uji hipotesis menggunakan uji t berpasangan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh akupresur point gall bladder 21 terhadap tinggi fundus uteri pada ibu post partum di desa Giri Mulyo wilayah kerja puskesmas Gunung Labu (p<0,05). Dengan hasil penelitian ini, akupresur point gall bladder 21 dapat dijadikan alternatif terapi invasif untuk ibu post partum karena bermanfaat untuk mempecepat penurunan tinggi fundus uteri. [show more]
Pengaruh Akupresur Titik Ear Shenmen Terhadap Kuantitas Tidur Bayi Usia 6-12 Bulan di Yobana Baby Spa & Mom Care Batusangkar Tahun 2025
Pengaruh Akupresur Titik Ear Shenmen Terhadap Kuantitas Tidur Bayi Usia 6-12 Bulan di Yobana Baby Spa & Mom Care Batusangkar Tahun 2025
PENGARUH AMBULASI DINI TERHADAP INTENSITAS NYERI POST SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT UMUM MAYJEN H. A. THALIB KERINCI TAHUN 2021PENGARUH AMBULASI DINI TERHADAP INTENSITAS NYERI POST SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT UMUM MAYJEN H. A. THALIB KERINCI TAHUN 2021
Description:Tindakan operasi sectio caesarea menyebabkan nyeri dan mengakibatkan terjadinya perubahan kontinuitas jaringan karena adanya pembedahan. Salah intervensi keperawatan untuk meningkatkan pengembalian fungsi tubuh dan mengurangi nyeri, pasien dianjurkan melakukan ambulasi dini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ambulasi dini terhadap intensitas nyeri post sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Mayjen H. A. Thalib Kerinci. Jenis penelitian ini adalah pre eksperiment dengan pendekatan One-grup pretest and post test design. Populasi adalah semua pasien post sectio caesarea berjumlah 21 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah 10 orang, dengan kriteria pasien dengan anak pertama, pasien < 8 jam pasca Sectio Caesarea, dan pasien yang bersedia menjadi responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis univariat menunjukkan rata-rata intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea sebelum di lakukan ambulasi dini adalah 5,30 dan menurun sesudah di lakukan ambulasi dini yaitu 3,40. Hasil analisis bivariat didapatkan adanya pengaruh pemberian ambulasi dini terhadap penurunan nyeri post sectio caesarea (p = 0,004). Diharapkan kepada tenaga kesehatan yang ada di Rumah Sakit Umum Mayjen H. A. Thalib Kerinci agar dapat memonitoring secara penuh pelaksanaan ambulasi dini agar bisa dilaksanaakan sesuai dengan SPO yang berlaku, sehingga mempercepat penyembuhan luka post sectio caesarea dan mempersingkat masa perawatan di rumah sakit. [show more]
Pengaruh Aroma Terapi Lemon terhadap Penurunan Rasa Nyeri pada Pasien Post SC di Ruang Kebidanan RSUD Sawahlunto Tahun 2020Pengaruh Aroma Terapi Lemon terhadap Penurunan Rasa Nyeri pada Pasien Post SC di Ruang Kebidanan RSUD Sawahlunto Tahun 2020
Description:Tindakan SC menyebabkan putusnya kontinuitas atau persambungan jaringan akibat insisi, sehingga mengeluarakan reseptor nyeri dan pasien akan merasakan nyeri terutama setelah efek anastesi habis. Oleh sebab itu, dibutuhkan kombinasi farmakologi untuk mengontrol nyeri dengan non farmakologi agar sensasi nyeri dapat berkurang serta masa pemulihan tidak memanjang. Fenomena yang peneliti temukan di RSUD Sawahlunto, bahwa penanganan nyeri yang dilakukan terhadap ibu post SC adalah dengan memberikan analgetik terutama pada hari pertama post section caesarea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aroma terapi lemon terhadap penurunan rasa nyeri pada pasien post SC. Desain penelitian yang digunakan adalah desain quasi-eksperimen dengan rancangan pretest posttest design with control group. Populasi adalah semua pasien post operasi sectio caesarea yang ada di Ruang Kebidanan RSUD Sawahlunto. Jumlah sampel 16 orang, diambil secara purposive sample. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Hasil univariat diketahui rata-rata tingkat nyeri sebelum intervensi pada kelompok intervensi adalah 8(7-9), dan kelompok kontrol 8.5(7-9). Tingkat nyeri sesudah intervensi pada kelompok intervensi adalah 5.5(5-6), dan kelompok kontrol 7(6-8). Hasil bivariat ada perbedaan skala nyeri sebelum dan setelah intervensi pemberian aroma terapi lemon (p = 0,009), dan ada perbedaan skala nyeri sebelum dan setelah intervensi pada kelompok kontrol (p = 0,010). Disimpulkan bahwa ada perbedaan penurunan nyeri antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p = 0,021). Diharapkan pada petugas agar merekomendasikan pemberian terapi lemon terhadap pasien post SC, dengan menganjurkan keluarga menyediakan aroma terapi lemon tersebut bagi pasien. [show more]
PENGARUH AROMA TERAPI LEVENDER SECARA INHALASI TERHADAP
PENGURANGAN NYERILUKA JAHITAN PERINEUM PADA IBU
POST PARTUM DI PMB “E” KOTA BUKITTINGGI
TAHUN 2019
PENGARUH AROMA TERAPI LEVENDER SECARA INHALASI TERHADAP
PENGURANGAN NYERILUKA JAHITAN PERINEUM PADA IBU
POST PARTUM DI PMB “E” KOTA BUKITTINGGI
TAHUN 2019
Description: Nyeri perineum dapat mempengaruhi kemampuan wanita untuk mobilisasi sehingga dapat mengakibatkan terjadi komplikasi pasca partum seperti pendarahan post partum. Trauma pada perineum juga menimbulkan rasa tidak nyaman dan nyeri saat melakukan hubungan seksual. Karena itu, penanganan nyeri perineum ini penting dilakukan. Saat ini penangan yang sering digunakan yaitu terapi komplementer aromaterapi dengan minyak essensial lavender, karena lavender mempunyai sifat antikonvulsan, antidepresi, anxiolytic, dan menenangkan. Aromaterapi akan menstimulasi hipotalamus untuk mengeluarkan mediator kimia yang berfungsi sebagai penghilang rasa sakit dan menimbulkan perasaan bahagia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender secara inhalasi terhadap penurunan tingkat nyeri luka jahitan perineum pada ibu post partum di PMB E Kota Bukittinggi Tahun 2019. Desain penelitian adalah one group pretest posttest, dengan teknik purposive sampling menggunakan 11 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan aromaterapi lavender secara inhalasi dengan rata-rata nyeri adalah 6.00 dan setelah dilakukan aromaterapi lavender secara inhalasi rata-rata nyeri adalah 2.64. Pada uji paired t- Test didapatkan hasil bahwa p = 0,000, dimana p < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh aromaterapi lavender secara inhalasi terhadap pengurangan nyeri luka jahitan perineum pada ibu post partum di PMB E Kota Bukittinggi Tahun 2019. Maka diharapkan bagi penelitian selanjutnya agar dapat meneliti tentang faktor- faktor lain yang dapat mempengaruhi pengurangan nyeri luka jahitan perineum pada responden. [show more]