3384 items found
No search filters
Identifier Title Type Subject
EVALUATION OF FIRE
SAFETY
EVALUATION OF FIRE
SAFETY
Description:All Rights Reserved. No part of this publication may be reproduced, stored in a retrieval system or transmitted in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording, scanning or otherwise, except under the terms of the Copyright, Designs and Patents Act 1988 or under the terms of a licence issued by the Copyright Licensing Agency Ltd, 90 Tottenham Court Road, London W1T 4LP, UK, without the permission in writing of the Publisher. Requests to the Publisher should be addressed to the Permissions Department, John Wiley & Sons Ltd, The Atrium, Southern Gate, Chichester, West Sussex PO19 8SQ, England, or emailed to permreq@wiley.co.uk, or faxed to (+44) 1243 770620. [show more]
Evidence-Based Medicine GuidelinesEvidence-Based Medicine Guidelines
Evidence-based Neurology: Management of Neurological DisordersEvidence-based Neurology: Management of Neurological Disorders
Evidence-Based Nursing Care for Stroke and Neurovascular ConditionsEvidence-Based Nursing Care for Stroke and Neurovascular Conditions
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PASIEN
OTOMIKOSIS DIPOLIKLINIK THT RUMAH SAKIT AR BUNDA
PRABUMULIH TAHUN 2024
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PASIEN
OTOMIKOSIS DIPOLIKLINIK THT RUMAH SAKIT AR BUNDA
PRABUMULIH TAHUN 2024
Description: Otomikosis tidak menyebabkan kematian secara langsung,namun keterlambatan penanganan dapat menyebabkan penurunan pendengaran/tuli. Berenang adalah faktor resiko terbesar untuk otomikosis, terutama berenang di air dengan tingkat bakteri yang tinggi. Selain berenang faktor yang mempengaruhi otomikosis lainnya adalah merokok, asap rokok menyebabkan menurunnya fungsi silia yang berada di sistem pernafasan sehingga menyebabkan penyumbatan mucous di tuba Eustachius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pasien otomikosis di poliklinik THT Rumah Sakit AR Bunda Prabumulih Tahun 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini bersifat deskriftif analitik dengan desain penelitian cross sectional, populasi dalam penelitian adalah semua pasien dengan diagnosa otomikosis yang berobat di poliklinik THT Rumah Sakit AR Bunda Prabumulih. Pemilihan sampel dengan caraprobability sampling. Tekhnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara berenang dengan kejadian otomikosis (p value = 0,041,berdasarkan data responden yang tidak menggunakan penutup telinga/ ear pluq Odds Ratio (OR) 1,333 yang artinya responden yang berenang tanpa penutup telinga memiliki risiko 1,3 kali untuk menderita otomikosis dibandingkan dengan responden yang menggunakan penutup telinga/ ear pluq. Tidak ada hubungan bermakna antara merokok dengan kejadian otomikosis (p value = 1,00). kebiasaan tidak merokok merupakan faktor protektif (melindungi) atau dapat mengurangi risiko terhadap kejadian otomikosis. Untuk penelitian selanjutnya,perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan metode,desain penelitian,dan variabel yang berbeda sehingga dapat diketahui karakteristik dan faktor lain yang berperan dalam penyakit otomikosis. Perlu peningkatan promosi kesehatan tentang faktor-faktor yang menyebabkan kejadian otomikosis dan pencegahannya kepada masyarakat. Pasien Otomikosis hendaknya menjalani pengobatan secara tuntas untuk menghindari komplikasi yang berbahaya. [show more]
FAKTOR - FAKTOR PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PADANG GANTING KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2019FAKTOR - FAKTOR PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PADANG GANTING KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2019
Description:Perilaku hidup bersih dan sehat adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang, keluarga atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan. Diare adalah sebuah penyakit dimana tinja atau feses berubah menjadi cair atau lembek, diare dapat menyebabkan seseorang kekurangan cairan. Sekitar lima juta anak di seluruh dunia meninggal karena diare akut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor perilaku hidup bersih dan sehat yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Variabel pada penelitian ini adalah pengetahuan, kebiasaan, peran bidan, dan kejadian diare. Populasi adalah seluruh ibu-ibu yang mempunyai anak balita yang berjumlah 243 orang dengan jumlah sampel 71 orang, tehnik pengambilan sampel secara acak sederhana. Penelitian dilakukan pada tanggal 2 – 20 September 2019. Data dikumpul dengan menggunakan kuesioner kemudian diolah dengan sistem komputerisasi dengan teknik analisis chi-squre. Hasil penelitian menunjukan 57,7 % responden memiliki pengetahuan baik, 60,6 % responden memiliki kebiasaan baik, 70, % responden mengatakan bidan mempunyai peran yang baik tentang perilaku hidup bersih dan sehat, serta 64,8 % responden tidak mengalami kejadian diare pada balita mereka. Ada hubungan antara pengetahuan responden dengan kejadian diare pada balita, dengan nilai p Value = 0,000 dan ada hubungan antara kebiasaan responden dengan kejadian diare pada balita, dengan nilai p Value = 0,001. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, kebiasaan, dan peran bidan dapat mempengaruhi angka kejadian diare. Disarankan Bagi pemegang program perlu dibuat perencanaan untuk melakukan penyegaran pembelajaran terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rumah tangga sehingga masyarakat terutama ibu yang mempunyai balita selalu terhindar dari diare dengan menerapkan ilmunya tersebut. [show more]
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN
KEJADIAN HIPERTENSI DI PROVINSI SUMATERA BARAT BERDASARKAN ANALISIS DATA SKI TAHUN 2023

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN
KEJADIAN HIPERTENSI DI PROVINSI SUMATERA BARAT BERDASARKAN ANALISIS DATA SKI TAHUN 2023

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN
STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS MANDIANGIN KOTA BUKITTINGGI
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN
STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS MANDIANGIN KOTA BUKITTINGGI
Description: Stunting merupakan masalah nutrisi pada anak yang terjadi di Negara-negara berkembang seperti Indonesia. Dampak buruk stunting ini kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Faktor penyebab terjadinya stunting adalah usia ibu saat hamil, jumlah anak, pendapatan keluarga, dukungan ayah san sosial budaya dalam pemenuhan nutrisi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 24-59 bulan yang berjumlah 1623 balita dengan sampel 94 balita. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi Tahun 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sesuai dengan kriteria tertentu yang ditetapkan peneliti. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner ECLS-B Father Self Administered Questionnaire (National Center For Education Statistics) dan Kemenkes RI,2014 dan kuesioner nilai budaya dan gaya hidup. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square Test ( = < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan usia ibu saat hamil dengan kejadian stunting (p = 0,044), tidak ada hubungan jumlah anak dengan kejadian stunting (p = 0,796), tidak ada hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting (p = 0,654), ada hubungan dukungan ayah dengan kejadian stunting (p = 0,012), dan ada hubungan sosial budaya dengan kejadian stunting (p = 0,002). Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan usia ibu saat hamil, dukungan ayah dan sosial budaya pemenuhan nutrisi dengan kejadian stunting pada balita. Tidak ada hubungan jumlah anak dan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting pada balita. Saran dalam penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan penyuluhan tentang stunting, serta pelatihan kader posyandu balita agar dapat menyebarluaskan informasi tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting. [show more]
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUGUK PANJANG TAHUN 2023FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN <br />HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS <br />GUGUK PANJANG TAHUN 2023
Description:Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan komplikasi mencapai 9,4 juta kematian seluruh dunia. Pada tahun 2022,angka tertinggi yang terdiagnosa penyakit hipertensi berada di Puskesmas Guguk Panjang dengan jumlah pasien hipertensi sebanyak 1633. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja puskesmas Guguk Panjang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi dengan 1633 dan sampel 94 responden. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang 2023. Teknik pengambilan sampel mengunakan Purposive Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat,bivariat dengan uji chi-square hubungan antara tingkat stress ( p value 0,153), status gizi ( p value 0,046) dan gaya hidup ( p value 0,002). Kesimpulan penelitian ini tidak ada hubungan tingkat stress dengan kejadian hipertensi. Ada hubungan status gizi dan gaya hidup dengan kejadian hipertesi. Faktor paling dominan yang berhubungan dengan kejadian hipertensi yaitu status gizi ( OR 0,276 ). diharapkan instansi kesehatan dan tenaga kesehatan dapat meningkatkan upaya pencegahan dan pengobatan mengenai penyakit hipertensi kepada pasien, sehingga angka kejadian hipertensi dapat mengalami penurunan. [show more]
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TB PARU DI SUMATERA BARAT BERDASARKAN ANALISIS DATA SKI
TAHUN 2023

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TB PARU DI SUMATERA BARAT BERDASARKAN ANALISIS DATA SKI
TAHUN 2023