ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. S DENGAN MENERAPKAN
TEKNIK REFLEKSI PIJAT KAKI UNTUK MENSTABILKAN
KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES
MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
IV KOTO KAB.AGAM
TAHUN 2024 | ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. S DENGAN MENERAPKAN
TEKNIK REFLEKSI PIJAT KAKI UNTUK MENSTABILKAN
KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES
MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
IV KOTO KAB.AGAM
TAHUN 2024 | | |
|
|
|
Description:Penyakit gangguan metabolik yang sering dijumpai adalah penyakit diabetes
melitus. Kadar gula yang tinggi dan tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat
menimbulkan komplikasi. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut
dibutuhkan peran perawat dalam memberikan Asuhan Keperawatan, salah satu
implementasi yang dapat dilakukan yaitu dengan cara memberikan Terapi Pijat
Refleksi kaki pada pasien Diabetes Melitus. Tujuan : Memberikan Terapi Pijat
Refleksi Kaki dalam asuhan keperawatan klien untuk menurunkan kadar gula
darah. Metode yang digunakan desain studi kasus menggunakan pendekatan
asuhan keperawatan. Cara pengumpulan data dengan wawancara, observasi,
pemeriksaan fisik, dan dokumentasi dengan 1 subjek yang menderita diabetes
mellitus di wilayah kerja puskesmas IV koto Kab.Agam dengan Implementasi
pemberian Terapi Pijat Refleksi Kaki 1-2 kali sehari dalam 3 hari selama 30-40
menit. Hasil yang didapatkan setelah klien diberikan Terapi Pijat Refleksi Kaki
untuk menstabilkan kadar gula darah pada pasien didapatkan hasil yang
signifikan., dimana terjadi penurunan pada hari 1 dari 184 mg/dl menjadi 179
mg/dl, Hari 2 dari 175 mg/dl menjadi 168 mg/dl dan hari 3 dari 170 mg/dl
menjadi 162 mg/dl. Kesimpulan : Adanya efektivitas terapi reflesi pijat kaki pada
pasien diabetes melitus, dimana terjadinya kestabilan kadar gula darah pada
pasien selama 3 hari implementasi. [show more]
|
|
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.E DENGAN PENERAPAN
AIR REBUSAN DAUN SAMBUNG NYAWA (GYRUNA PROCUMBENS)
TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI JORONG LURAH
NAGARI KOTO TUO KECAMATAN IV KOTO KABUPATEN AGAM
TAHUN 2024
| ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.E DENGAN PENERAPAN
AIR REBUSAN DAUN SAMBUNG NYAWA (GYRUNA PROCUMBENS)
TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI JORONG LURAH
NAGARI KOTO TUO KECAMATAN IV KOTO KABUPATEN AGAM
TAHUN 2024
| | |
|
|
|
Description:Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling
umum dan komplikasi mencapai 9,4 juta kematian seluruh dunia. Masalah yang
terkait tekanan darah dapat dilakukan dengan pemberian air rebusan daun
sambung nyawa (Gynura Procumbens) yang dapat dimanfaatkan sebagai tindakan
kemandirian untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi
disamping pengobatan farmakologi. Tujuan dari Karya Ilmiah Akhir Ners (KIA-
N) ini untuk memberikan asuhan keperawatan dengan penerapan air rebusan daun
sambung nyawa pada pasien hipertensi. Penulisan dimulai dari proses pengkajian
sampai evaluasi keperawatan yang berbasis EBN (Evidence Based Nursing). Hasil
asuhan keperawatan setelah dilakukan selama 3 hari dengan intervensi pemberian
air rebusan daun sambung nyawa 1 kali sehari, setelah mengkomsumsi air rebusan
daun sambung nyawa selama 3 hari didapatkan hasil pemeriksaan tekanan darah
yang sebelumnya 182/103 mmHg menjadi 137/90 mmHg. Kesimpulan dari studi
kasus ini adalah ada pengaruh yang signifikan antara pemberian terapi air rebusan
daun sambung nyawa dalam menurunkan tekanan darah pada lansia. Diharapkan
agar terapi air rebusan daun sambung nyawa dapat deterapkan oleh pasien. [show more]
|
|
| ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.Z DENGAN PENDEKATAN EVIDANCE BASED NURSING (EBN) KOMPRES HANGAT JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA RHEUMATOID ATRITIS DI JORONG GALUDUA KECAMATAN IV KOTO KABUPATEN AGAM | ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.Z DENGAN PENDEKATAN EVIDANCE BASED NURSING (EBN) KOMPRES HANGAT JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA RHEUMATOID ATRITIS DI JORONG GALUDUA KECAMATAN IV KOTO KABUPATEN AGAM | | |
|
|
|
Description:Rheumatoid arthritis merupakan penyakit inflamasi sistemik kronik atau penyakit
autoimun dimana rheumatoid arthritis ini memiliki karakteristik terjadinya kerusakan
pada tulang sendi, ankilosis dan deformitas.Oleh karena itu perlu adanya pemberian
asuhan keperawatan non farmakologi yaitu dengan terapi kompres hangat jahe untuk
menurunkan nyeri pada penderita rheumatoid arthritis.Tujuan KIA-N ini adalah untuk
memberikan penerapan asuhan keperawatan pada lansia penderita rheumatoid arthritis
berbasis EBN berupa pemberian kompres hangat jahe.Metode : menggunakan desain
studi kasus menggunakan asuhan keperawatan.Cara pengumpulan data
wawancara,observasi,pemeriksaan fisik dan dokumentasi dengan subjek 1 orang yang
menderita rheumatoid arthritis di wilayah jorong galudua, nagari IV koto,Agam.Dengan
implementasi pemberian terapi kompres hangat jahe selama 15-30 menit dalam 3 hari
berturut-turut dan hari pertama klien mengeluhkan nyeri dan keterbatasan gerak di bagian
lutut.Hasil : studi kasus didapatkan setelah pasien diberikan terapi kompres hangat jahe
selama 3 hari di dapatkan hasil signifikan,dimana adanya penurunan intensitas nyeri
menggunakan skala nyeri numeric di dapatkan angka 5 dan setelah pemberian terapi
kompres hangat pada hari ke 3 keluhan nyeri berkurang dengan skala numeric
2.Kesimpulan : adanya keefektifan pemberian terapi kompres hangat jahe dimana terjadi
penurunan skala nyeri pada klien dengan rheumatoid arthritis selama 3 hari
implementasi.Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan terapi kompres
hangat untuk mengurangi intensitas nyeri pada penderita rheumatoid arthritis. [show more]
|
|
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN TN.S DENGAN
DEFISIT PERAWATAN DIRI DI RUANG SIGMA
RUMAH SAKIT JIWA DAERAH
PROPINSI JAMBI
TAHUN 2023 | ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN TN.S DENGAN
DEFISIT PERAWATAN DIRI DI RUANG SIGMA
RUMAH SAKIT JIWA DAERAH
PROPINSI JAMBI
TAHUN 2023 | | |
|
|
|
Description:Deficit perawatan diri merupakan kurangnya perawatan diri pada pasien
dengan gangguan jiwa terjadi akibat adanya perubahan proses piker sehingga
kemampuan untuk melakukan aktivitas perawatan diri menurun. Perawatan diri
terlihat dari ketidakkemampuan merawat kebersihan diri di antaranya mandi,
Akibat dari deficit perawatan diri adalah dampak fisik karena tidak
terpeliharanya kebersihan perorangan dengan baik, dampak psikososial dengan
personal hygine. Asuhan keperawatan yang sistematis pada pasien dengan
melakukan pengkajian, menentukan diagnose, menentukan rencana
keperawatan yang akan dilakukan, melakukan tindakan keperawatan dan
kemudian mengevaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwa
pasien yang malas beraktivitas dan tidak mampu bersosialisasi tidak mampu
melakukan pemenuhan kebutuhan defisit perawatan diri mandi dan berhias
klien karena kurangnya dukungan motivasi, pemberian pengetahuan, serta
kurangnya ketersediaan alat dan bahan perawatan diri khususnya mandi dan
berhias, (Rahman1, dkk.2019). Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini bertujuan
untuk menerapkan asuhan keperawatan dengan Defisit Perawatan Diri di ruang
SIGMA Rumah Sakit Jiwa Daerah Propinsi Jambi. Seseorang yang malas
untuk menjaga Kesehatan atau kebersihan diri itu sama dengan jorok jadi
seseorang jika ingin menjadi orang yang bersih harus merubah pola hidup
serta kebersihan sehari-hari. [show more]
|
|
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. N DENGAN PENERAPAN MASSAGE MENGGUNAKAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) UNTUK MENGURANGI LUKA TEKAN PADA PASIEN TIRAH BARING DI
RUANGAN INTENSIF CARE UNIT (ICU) RSUD M. NATSIR
SOLOKTAHUN 2025
| ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. N DENGAN PENERAPAN MASSAGE MENGGUNAKAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) UNTUK MENGURANGI LUKA TEKAN PADA PASIEN TIRAH BARING DI
RUANGAN INTENSIF CARE UNIT (ICU) RSUD M. NATSIR
SOLOKTAHUN 2025
| | |
|
|
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.A DENGAN INTERVENSI
KEPERAWATAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP
PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI
DI PUSKESMAS PELAWAN
TAHUN 2023
| ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.A DENGAN INTERVENSI
KEPERAWATAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP
PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI
DI PUSKESMAS PELAWAN
TAHUN 2023
| | |
|
|
|
Description:Berdasarkan survey yang dilakukan di lapangan didapatkan 146 orang jumalah
pasien hipertensi yang berada diwilayah puskesmas, Salah satu penanganan non-
farmakologi adalah penerapan relaksasi nafas dalam. Adapun tujuan dalam
penulisan ini yaitu untuk mengetahui asuhan keperawatan pada Tn.A dengan
intervensi keperawatan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tekanan
darah pada pasien hipertensi. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3
hari maka diagnosa keperawatan Nyeri Akut (D. 0077) berhubungan dengan
peningkatan tekanan vaskuler serebral dapat teratasi selama 3 hari rawatan klien
mengatakan nyeri telah berkurang, tekanan darah sudah kembali normal.
Diagnosa keperawatan resiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan
factor resiko (hipertensi) yang dilakukan selama 3 hari didapatkan TD pada hari
pertama 160/100 mmHg, TD pada hari kedua yaitu 140/100 mmHg sedangkan
pada hari ke 3 dilakukan pemberian pemberian terapi nafas dalam didapatkan TD
130/80 mmHg sehingga dapat diartikan bahwa pemberian pemberian terapi nafas
dalam efektif. [show more]
|
|
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.I DENGAN PEMBERIAN
TERAPI GENGGAM BOLA KARET TERHADAP
PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA
PASIEN STROKE NON HEMORAGIK
TAHUN 2024
| ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.I DENGAN PEMBERIAN
TERAPI GENGGAM BOLA KARET TERHADAP
PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA
PASIEN STROKE NON HEMORAGIK
TAHUN 2024
| | |
|
|
|
Description:Stroke non hemoragik disebabkan adanya penyumbatan akibat gumpalan dalam pembuluh darah sehingga dapat menyumbat pembuluh darah ke bagian otak. Dampak dari stroke yaitu kelumpuhan atau kelemahan ekstermitas (hemiplegia/hemiparese). Salah satu terapi pada klien dengan stroke yaitu mobilisasi dalam bentuk latihan ROM mempunyai peranan besar untuk mengembalikan kemampuan klien dalam bergerak, latihan Range of Motion (ROM) yang dilakukan pada pasien dengan kelemahan otot tangan yaitu latihan menggenggam bola karet.Terapi ini berfungsi untuk meningkatkan kekuatan otot, merangsang syaraf motorik di tangan dan diteruskan ke otak, dan memperbaiki tonus otot dan reflek tendon yang mengalami kelemahan. Tujuan dari Karya Ilmiah Akhir Ners (KIA-N) ini untuk menggambarkan asuhan keperawatan pemberian terapi genggam bola karet terhadap peningkatan kekuatan otot genggam pada pasien stroke non hemoragik. Metode penulisan karya ilmiah ini adalah case study dengan penerapan EBN “Genggam bola karet” dalam asuhan keperawatan pada klien dengan stroke non hemoragik. Adapun latihan menggenggam bola karet merupakan intervensi yang dilakukan selama 4 hari. Hasil pemberian terapi genggam bola karet ini menunjukkan terjadi peningkatan kekuatan otot klien dari 3 menjadi 4. Kesimpulannya, Latihan ROM dengan pemberian terapi genggam bola karet efektif meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke bila dilakukan dengan teratur dan berulang-ulang. [show more]
|
|
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.L DENGAN PENERAPAN
RELAKSASI GENGGAM JARI UNTUK PENURUNAN TEKANAN
DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUKESMAS LIMBUR
TEMBESI TAHUN 2023 | ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.L DENGAN PENERAPAN
RELAKSASI GENGGAM JARI UNTUK PENURUNAN TEKANAN
DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUKESMAS LIMBUR
TEMBESI TAHUN 2023 | | |
|
|
|
Description:Hipertensi secara umum dapat didefinisikan sebagai tekanan sistolik lebih dari
140 mmhg dan tekanan diastolic lebih dari 90 mmhg. Tekanan darah tersebut
membuat system sirkulasi dan organ yang mendapat suplai darah (termasuk
jantung dan otak) menjadi tegang. Adapun tanda gejala yang muncul pada pasien
hipertensi selain meningkatnya tekanan darah, pasien juga mengalami nyeri pada
kepala dan tengkuk, penanganan nyeri dan tekanan darah dapat dilakukan
dengan farmakologi dan non-farmakologi. Salah satu penanganan non-
farmakologi adalah penerapan relaksasi genggam jari. adapun tujuan dalam
penulisan ini yaitu Asuhan Keperawatan Pada Tn.L Dengan Penerapan
Relaksasi Genggam Jari Untuk Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
Di Pukesmas Limbur Tembesi Tahun 2023. Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN)
ini untuk menganalisis intervensi penanganan nyeri dan tekanan darah
non-farmakologis melalui penerapan relaksasi genggam jari. Setelah
dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari terhitung mulai pada tanggal 20
Agustus 2023 pada pukul 09.00 sampai 17.00 WIB sampai dengan tanggal 22
Agustus 2023 pada pukul 17.00 WIB maka diagnosa keperawatan Nyeri Akut
(D. 0077) berhubungan dengan peningkatan tekanan vaskuler serebral dapat
teratasi selama 3 hari rawatan dimulai dari awal pasien masuk pada tanggal 20
hingga 22 Agustus pasien pulang dengan hasil klien mengatakan nyeri telah
berkurang, tekanan darah sudah kembali normal. Hasil analisis menunjukkan
didapatkan TD pada hari pertama 160/100 mmHg, TD pada hari kedua yaitu
150/90 mmHg sedangkan pada hari ke 3 dilakukan Penerapan Relaksasi
Genggam Jari Untuk Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
didapatkan TD 130/80 mmHg sehingga dapat diartikan bahwa pemberian
Penerapan Relaksasi Genggam Jari Untuk Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien
Hipertensi efektif. [show more]
|
|
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.S DENGAN DIABETES MELITUS
MELALUI PENERAPAN TERAPI SENAM KAKI DIABETIK
TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH
DI RUMAH SAKIT OTAK DR. DRS. M. HATTA
BUKITTINGGI TAHUN 2023
| ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.S DENGAN DIABETES MELITUS
MELALUI PENERAPAN TERAPI SENAM KAKI DIABETIK
TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH
DI RUMAH SAKIT OTAK DR. DRS. M. HATTA
BUKITTINGGI TAHUN 2023
| | |
|
|
|
Description:Diabetes Melitus merupakan permasalahan kesehatan yang sudah lama dialami
beberapa negara di dunia, baik negara maju dan negara berkembang. Penyakit ini
disebabkan oleh perubahan gaya hidup. Data menyebutkan bahwa 1 dari 2 orang
penyandang diabetes belum menyadari bahwa dirinya mengidap diabetes, dimana
sebenarnya 80% kejadian diabetes dapat dicegah. Diabetes melitus merupakan
penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia dan intoleransi glukosa
dimana kelenjar pankreas yang tidak memproduksi insulin secara adekuat atau
karena tubuh yang tidak dapat mengunakan insulin yang diproduksi secara efektif.
Pengelolaan diabetes melitus yang baik memerlukan 4 pilar utama yaitu edukasi,
perencanaan makan, latihan jasmani, dan intervensi farmakologis. Salah satu
tindakan terapi nonfarmakologis yang bisa diterapkan oleh penderita diabetes melitus
ialah Evidence Based Practice senam kaki diabetik yaitu penekanannya pada gerakan
ritmik otot,sendi, vaskuler dan saraf dalam bentuk peregangan dan relaksasi. senam
kaki dapat meningkatkan kebutuhan energi pada otot sehingga membuat otot
lebih peka dan aktif untuk membuat reseptor insulin menjadi lebih aktif dan terjadi
penurunan kadar glukosa darah sehingga kadar glukosa dalam batas normal. Tujuan
Karya Ilmiah Akhir Ners untuk dapat memberikan gambaran asuhan keperawatan
pada pasien dengan diabetes melitus melalui penerapan terapi senam kaki diabetik
terhadap penurunan kadar glukosa darah. Hasil dari intervensi yang dilakukan
berupa penerapan senam kaki diabetik terhadap penurunan kadar glukosa darah
pada pasien diabetes melitus tipe yang dilakukan selama 3 hari menunjukkan terjadi
penurunan kadar glukosa darah. Perawat sebagai pemberi asuhan dan edukator
dapat memberikan Pendidikan Kesehatan pada keluarga pasien dalam penerapan
terapi senam kaki diabetik untuk penurunan kadar glukosa darah pada pasien
diabetes melitus. [show more]
|
|
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN STROKE HEMORAGIK
DENGAN INTERVENSI PEMBERIAN VIRGIN COCONUT OIL
UNTUK PENCEGAHAN LUKA TEKAN DI RUMAH SAKIT
OTAK DR. DRS. M. HATTA BUKITTINGGI | ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN STROKE HEMORAGIK
DENGAN INTERVENSI PEMBERIAN VIRGIN COCONUT OIL
UNTUK PENCEGAHAN LUKA TEKAN DI RUMAH SAKIT
OTAK DR. DRS. M. HATTA BUKITTINGGI | | |
|
|
|
Description:
Stroke hemoragik merupakan suatu kejadian gangguan fungsi otak fokal atau
global yang terjadi mendadak dan berlangsung lebih dari 24 jam yang di sebabkan
pecahnya pembuluh darah otak. Kejadaian stroke hemoragik 10-20 % dari
kejadian stroke. Stroke hemoragik memiliki prognosisi yang buruk dimana hanya
20% yang bisa mandiri, sebagian lagi masuk ke pase vegetatif yang akan
mengahambat pergerakan dan meningkatkan resiko luka tekan. Prevelensi luka
tekan pada pasien stroke 53, 7%. Luka tekan timbul pada permukaan tulang
khususnya sakrum, trokanter dan tulang ekor. Untuk mencegah luka tekan dapat
dilakukan dengan intervensi perawatan kulit mengunakan terapi nonfarmakologi
berupa Virgin coconut oil (VCO) yang berfungsi sebagai pelembab untuk
mencegah kulit kering, memberikan nutrisi melalui proses penyerapan oleh kulit
dan sebagai pelumas untuk mengurangi efek gesekan. Tujuan Karya Ilmiah Akhir
Ners untuk dapat memberikan gambaran efektivitas pemberian VCO untuk
pencegahan luka tekan pada pasien stroke hemoragik. Hasil dari intervensi yang
dilakukan berupa pengolesan VCO sebanyak 0,5-3 ml atau 6-15 tetes dengan
peminjitan ringan selama 5-10 menit dua kali sehari selama 2-5 hari berturut-
brturut didapat didapat pemberian VCO efektif untuk mencegah luka tekan.
Bahkan pada penelitian lain bisa untuk perawatan luka tekan grad I dan II.
Perawat sebagai pemberi asuhan dan edukator dapat memberikan Pendidikan
Kesehatan pada keluarga pasien dalam pengunaan VCO untuk pencegahan luka
tekan pada pasien stroke hemoragik.
[show more]
|
|