2794 items found
No search filters
Identifier Title Type Subject
PENGARUH PEMBERIAN TELUR REBUS TERHADAP KESEMBUHAN LUKA JAHITAN PERINEUM DERAJAT 2 PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJAPUSKESMAS TIGO BALEH BUKITTINGGI TAHUN 2019PENGARUH PEMBERIAN TELUR REBUS TERHADAP KESEMBUHAN LUKA JAHITAN PERINEUM DERAJAT 2 PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJAPUSKESMAS TIGO BALEH BUKITTINGGI TAHUN 2019
Description:Dalampersalinanseringterjadiperlukaanpada perineum baikitukarenarobekanspontanmaupunepisiotomi.Di Indonesia laserasi perineum dialamioleh 75% ibumelahirkanpervaginam.Padatahun 2013 menemukanbahwadari total 1951 kelahiranspontanpervaginam, 57% ibumendapatjahitan perineum(28% karena episiotomy dan 29% karenarobekanspontan) (Depkes RI, 2013).Rupture perineum merupakanrobekan yang terjadipadaperineum sewaktubersalin. Robekanjalanlahirmerupakanlukaataurobekanjaringan yang tidakteratur (Walyanidalammaulidatulazizah, 2018).Penelitianinibertujuanmengetahui pengaruhpemberian telur rebus di wilayahkerjapuskesmastigobalehdengansampel 12 orang ibunifas yang mengalamiluka perineum menggunakandesainposstest only control group desaign. Setiaprespondendiberikanperlakuandenganpemberiantelur rebus sebanyak2 butir dalam sehari untuk 1 orang pasien jadi 14 butirselama7hari. Pengukurandilakukanmenggunakanskalareeda.Hasildaripenelitianinidiperoleh rata-rata intervesisetelahpemberiantelur rebusadalah14,00 dannilai rata-rata yang control adalah 12,00 danp-valueadalah 0.003 < 0,05 inimenunjukkanterdapatpengaruhdalampemberiantelur rebuspadaibunifasdenganluka perineum. Jadi dapat di kesimpulan bahwa luka perineum pada kelompok intervensi rata-rata kesembuhan luka perineum terjadi pada hari ke 5 lebih cepat di bandingkan dengan kelompok kontrol dengan rata- rata kesembuhan luka terjadi pada hari ke 6-7, penelitian ini dilakukan untuk kedua kelompok intervensi dan kontrol selama 7 hari. [show more]
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI BEDAH MAYOR DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LUBUK SIKAPING TAHUN 2020PENGARUH PEMBERIAN TERAPI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI BEDAH MAYOR DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LUBUK SIKAPING TAHUN 2020
Description:Tindakan pembedahan atau operasi adalah tindakan pengobatan yang menggunakan cara invasif dengan membuka bagian tubuh yang akan ditangani.. Fenomena yang ditemukan di rumah sakit orang yang akan menjalani pembedahan didapatkan pasien yang mengalami kecemasan sedang sebanyak 6 orang dengan gejala gangguan tidur juga tekanan darah mengalami peningkatan, dan yang mengalami kecemasan ringan sebanyak 4 orang dengan gejala gelisah, khawatir dan nafas pendek. Respon yang ditimbulkan akibat kecemasan tersebut diantaranya adalah sesekali bernafas pendek, perasaan tidak enak dan susah tidur, nadi dan tekanan darah naik, gelisah, berkeringat, sering berkemih, dan sering menanyakan kapan operasinya. Terapi medis saja tanpa disertai do‟a dan dzikir tidaklah lengkap. Ditingkatkannya pemberian mutu pelayanan kesehatan terutama dalam pemberian asuhan keperawatan pada aspek spiritual merupakan upaya untuk menurunkan tingkat kecemasan pada penderita di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre operasi bedah mayor di RSUD Lubuk Sikaping. Desain penelitian ini adalah quasy experiment dengan one group pre and post test design. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah accidental sampling dengan jumlah responden 10 orang. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji t-test dependen. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang bermakna sebelum dan setelah diberikan terapi dzikir dengan nilai p = 0,000 (< 0,05). Dzikir terbukti memiliki pengaruh dalam menurunkan tingkat kecemasan pre operasi bedah mayor, sehingga selain terapi farmakologis disarankan dzikir dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif yang bisa digunakan perawat untuk menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi. [show more]
PENGARUH PEMBERIAN VCO TERHADAP RESIKO PENCEGAHAN DECUBITUS PADA LANSIA DI KELURAHAN TANAH GARAM KOTA SOLOK TAHUN 2020PENGARUH PEMBERIAN VCO TERHADAP RESIKO PENCEGAHAN DECUBITUS PADA LANSIA DI KELURAHAN TANAH GARAM KOTA SOLOK TAHUN 2020
Description:Dekubitus adalah kerusakan struktur anatomis dan fungsi kulit normal akibat dari tekanan eksternal yang berhubungan dengan penonjolan tulang dan tidak sembuh dengan urutan dan waktu biasa. Ada beberapa faktor resiko yang mempengaruhi terjadinya Dekubitus yaitu imobilisasi, tidak adanya aktivitas, dan pertambahan usia. Melihat dari faktor resiko Dekubitus, lansia memiliki kecenderungan untuk beresiko Dekubitus, karena imobilisasi sehingga tidak adanya aktivitas. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu pengambilan sampel didasarkan pada penilaian peneliti mengenai siapa saja yang memenuhi syarat untuk dijadikan sampel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang sangat signifikan perubahan resiko dekubitus sebelum di berikan minyak kelapa murni dan setelah di berikan minyak kelapa murni setelah 3 hari. Sebelum diberikan minyak kelapa murni semua lansia tidak resiko mengalami dekubitus dimana p value menunjukkan angka 0.358 (p value > 0.05). setelah diberikan minyak VCO selama 3 hari dimana p value menunjukkan angka 0,00 (>0,05) p value >0,05., maka dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh VCO terhadap pencegahan decubitus pada lansia di Kelurahan Tanah Garam Kota Solok tahun 2020, pemberian VCO ini dapat dilakukan dan diberikan penyuluhan keluarga terhadap lansia dapat mengurangi resiko decubitus pada lansia. [show more]
PENGARUH PEMBERIAN VIRGIN COCONUT OIL
(VCO)TERHADAP STRIAE GRAVIDARUM PADA IBU
HAMILTRIMESTERII DANIIIDI WILAYAH
KERJAPUSKESMASRAWANG
TAHUN2022
PENGARUH PEMBERIAN VIRGIN COCONUT OIL
(VCO)TERHADAP STRIAE GRAVIDARUM PADA IBU
HAMILTRIMESTERII DANIIIDI WILAYAH
KERJAPUSKESMASRAWANG
TAHUN2022
Description:Menurut WHO (World Health Organization) pada tahun 2018 jumlah ibu hamil mengalami peningkatan 5% dari tahun sebelumnya dengan angka kejadian yang mengalami Strech Mark sekitar 66% pada masa kehamilan. Prevalensi striae gravidarum (SG) pada ibu hamil berkisar 50% sampai 90%. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap striae gravidarum pada ibu hamil trimester II dan III di wilayah kerja Puskesmas Rawang Tahun 2022.Penelitian ini merupakan pre experimental design dengan rancangan one group pretest-postest. Populasi adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III, Sampel penelitian adalah ibu hamil yang mengalami striae gravidarum sebanyak 12 orang dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Rawang pada bulan Maret−Juli 2022. Pemberian pengolesan Virgin Coconut Oil (VCO) pada perut ibu hamil dilaksanakan selama 4 minggu. Analisa data univariat mengambarkan distribusi frekwensi masing-masing variable, uji normalitas data menggunakan Shapiro-wilk. untuk mengetahui pengaruh pengolesan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap perubahan striae gravidarum pada ibu hamil Trimester II dan III. mengggunakan uji hipotesis Paired Sample T-test. Hasil Analisa univariat didapati rerata striae gravidarum pretest adalah 11.67 dengan kategori sedang, rerata striae gravidarum posttest adalah 2.33 dengan kategori tidak ada. Uji paired t-test didapat inilai p=0,000, dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap striae gravidarum pada ibu hamil trimester II dan III. Edukasi kesehatan bagi wanita yang sedang hamil sehingga mereka mampu mengatasi strie gravidarum dengan sendirinya [show more]
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN A DAN TABLET FE TERHADAP
KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 13 KERINCI TAHUN 2021
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN A DAN TABLET FE TERHADAP
KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 13 KERINCI TAHUN 2021
Description:Dua miliar penduduk dunia mengidap anemia defisiensi zat besi. Prevalensia anemia pada remaja putri di kota jambi yaitu sebesar 78,7% dengan penyebab frekuensi makan yang kurang, komsumsi teh/kopi dan komsumsi makanan peningkat Fe yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Vitamin A dan Tablet Fe terhadap kadar Hemoglobin pada remaja putri. Metode penelitian quasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control-group design. Populasi adalah Remaja Putri Kelas VII A dan B SMP 13 Kerinci. Jumlah sampel 44 orang, terdiri dari 22 orang kelompok intervensi 1 dan 22 orang kelompok intervensi 2. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi untuk mengamati kadar Hemoglobin remaja putri, kemudian dianalisa menggunakan t-test. Hasil univariat diketahui rata-rata kadar Hemoglobin responden sebelum diberikan tablet Fe adalah 9,57 + 1,020 gr/dl dan sesudah diberikan tablet Fe adalah 11,07 + 1,028 gr/dl. Rata- rata kadar Hemoglobin responden sebelum diberikan vitamin A dan tablet Fe adalah 10,21 + 0,847 gr/dl dan sesudah diberikan vitamin A dan tablet Fe adalah 12,04 + 1,042 gr/dl. Hasil bivariat ada pengaruh pemberian tablet Fe tambah vitamin A terhadap kadar Hemoglobin pada remaja putri di SMPN 13 Kerinci tahun 2021 (p = 0,000), dan tidak ada perbedaan rata-rata kadar Hemoglobin pada kelompok intervensi 1 dan kelompok intervensi 2 (p = 0,286). Disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian tablet Fe tambah vitamin A terhadap kadar Hemoglobin. Diharapkan pada petugas kesehatan agar memberikan tablet Fe pada remaja bersamaan dengan vitamin A untuk lebih meningkatkan absorbsi Fe dan mempercepat peningkatan kadar Hemoglobin. [show more]
PENGARUH PENATALAKSANAAN PIJAT BAYI TERHADAP BERAT BADAN BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUMPULAN TAHUN 2019PENGARUH PENATALAKSANAAN PIJAT BAYI TERHADAP BERAT BADAN BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUMPULAN TAHUN 2019
Description:Gizi kurang pada balita menyumbang 54% kematian balita. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, bahwa 6 (37,5 %) dari 16 Puskesmas memiliki balita dengan status gizi kurang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan status gizi bayi adalah dengan melakukan pijat Bayi. Pijat Bayi merupakan alternative dalam meningkatkan nafsu makan pada sikecil. Pijat Bayi memerlukan media dalam proses pemijatannya, salah satunya adalah minyak. Minyak baby oil sering digunakan oleh tenaga kesehatan dalam melakukan pemijatan karena baby oil sangat mudah ditemukan dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penatalaksaan pijat bayi terhadap berat badan balita gizi kurang. Desain penelitian Quasi-eksperimen dengan pendekatan one group pretest postest design. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kumpulan, pada bulan Januari 2019. Populasi adalah seluruh balita gizi kurang yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Kumpulan Kabupaten Pasaman pada bulan Desember 2018, sebanyak 71 orang. Sampel berjumlah 15 orang, yang diambil secara (multi stage random sampling). Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Hasil univariat diketahui Rata-rata berat badan balita sebelum dilakukan pijat bayi pada 10.267 gram, Rata-rata berat badan balita sesudah dilakukan pijat bayi pada 10.907 gram. Hasil bivariat ada pengaruh penatalaksaan pijat Bayi menggunakan baby oil terhadap berat badan balita gizi kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Kumpulan Tahun 2019 (p = 0,000). Pada petugas Puskesmas agar pijat bayi dijadikan suatu program rutin pada balita supaya tumbuh kembang balita menjadi lebih optimal. [show more]
PENGARUH PENATALAKSANAAN PIJAT BAYI TERHADAP BERAT BADAN BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUMPULAN TAHUN 2019PENGARUH PENATALAKSANAAN PIJAT BAYI TERHADAP BERAT BADAN BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUMPULAN TAHUN 2019
Description:Gizi kurang pada balita menyumbang 54% kematian balita. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, bahwa 6 (37,5 %) dari 16 Puskesmas memiliki balita dengan status gizi kurang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan status gizi bayi adalah dengan melakukan pijat Bayi. Pijat Bayi merupakan alternative dalam meningkatkan nafsu makan pada sikecil. Pijat Bayi memerlukan media dalam proses pemijatannya, salah satunya adalah minyak. Minyak baby oil sering digunakan oleh tenaga kesehatan dalam melakukan pemijatan karena baby oil sangat mudah ditemukan dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penatalaksaan pijat bayi terhadap berat badan balita gizi kurang. Desain penelitian Quasi-eksperimen dengan pendekatan one group pretest postest design. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kumpulan, pada bulan Januari 2019. Populasi adalah seluruh balita gizi kurang yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Kumpulan Kabupaten Pasaman pada bulan Desember 2018, sebanyak 71 orang. Sampel berjumlah 15 orang, yang diambil secara (multi stage random sampling). Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Hasil univariat diketahui Rata-rata berat badan balita sebelum dilakukan pijat bayi pada 10.267 gram, Rata-rata berat badan balita sesudah dilakukan pijat bayi pada 10.907 gram. Hasil bivariat ada pengaruh penatalaksaan pijat Bayi menggunakan baby oil terhadap berat badan balita gizi kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Kumpulan Tahun 2019 (p = 0,000). Pada petugas Puskesmas agar pijat bayi dijadikan suatu program rutin pada balita supaya tumbuh kembang balita menjadi lebih optimal. [show more]
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN GIZI BALITA TERHADAP SIKAP IBU DALAM PEMILIHAN MENU BALITA DI JORONG KAMPUNG MESJID NAGARI DESA BARU KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN GIZI BALITA TERHADAP SIKAP IBU DALAM PEMILIHAN MENU BALITA DI JORONG KAMPUNG MESJID NAGARI DESA BARU KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019
Description:Masalah kekurangan gizi secara garis besar merupakan dampak dari ketidakseimbangan antara asupan dan keluaran gizi.Untuk itu pengetahuan orang tua tentang makanan yang bergizi mempunyai peran penting karena dapat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anaknya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap ibu dalam pemilihan menu balita. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Jorong Kampung Mesjid pada September-Oktober 2019 Populasi penelitian adalah ibu yang balita 2-5 tahun dengan jumlah 11 dan pengambilan sampel dengan rumus Arikunto sampling, Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan metode wawancara terpimpin. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square.Hasil analisa data didapatkan p value0,000< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan sikap ibu balita dalam pemilihan menu balita di Jorong Kampung Mesjid Nagari Desa Baru Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2019. Berdasarkan penelitian diharapkan responden menerapkan pola pemilihan menu balita yang bergizi, beragam dan berimbang. [show more]
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG K1 TERHADAP
PENGETAHUAN CALON IBU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
BALAI SELASA KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG K1 TERHADAP
PENGETAHUAN CALON IBU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
BALAI SELASA KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019

Description:Ibu hamil harus mendapatkan asuhan yang dapat membantu ibu beradaptasi dengan perubahan selama hamil. Oleh sebab itu ibu harus memeriksakan kehamilan sedini mungkin (K1). Rendahnya cakupan K1 juga berdampak pada rendahnya pelayanan kesehatan ibu hamil. guna melahirkan perilaku pemeriksaan kehamilan K1 perlu peningkatan pengetahuan calon ibu tentang K1 tersebut. Diantara upaya yang dapat dilakukan sejak dini adalah melalui pemberian pendidikan kesehatan pada calon ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang K1 terhadap pengetahuan calon ibu. Desain quasi-eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Populasi adalah seluruh calon ibu yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Balai Selasa, berjumlah 10 orang pada bulan Agustus 2019, dengan pengambilan sampel secara total sampling. Penelitian dilakukan di Puskesmas Balai Selasa Kabupaten Pesisir Selatan, pada bulan September 2019. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Hasil univariat diketahui rata- rata pengetahuan calon ibu sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang K1 adalah 17,2. Rata-rata pengetahuan calon ibu sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang K1 adalah 20,8. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang K1 terhadap pengetahuan calon ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Balai Selasa Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2019 (p = 0,001). Disarankan pada instansi kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan tentang pemeriksaan kehamilan secara berkesinambungan dan terjadwal pada calon ibu, agar kehamilan yang sehat dapat dicapai. [show more]
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG K1 TERHADAP PENGETAHUAN CALON IBU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BALAI SELASA KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG K1 TERHADAP PENGETAHUAN CALON IBU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BALAI SELASA KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019
Description:Ibu hamil harus mendapatkan asuhan yang dapat membantu ibu beradaptasi dengan perubahan selama hamil. Oleh sebab itu ibu harus memeriksakan kehamilan sedini mungkin (K1). Rendahnya cakupan K1 juga berdampak pada rendahnya pelayanan kesehatan ibu hamil. guna melahirkan perilaku pemeriksaan kehamilan K1 perlu peningkatan pengetahuan calon ibu tentang K1 tersebut. Diantara upaya yang dapat dilakukan sejak dini adalah melalui pemberian pendidikan kesehatan pada calon ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang K1 terhadap pengetahuan calon ibu. Desain quasi-eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Populasi adalah seluruh calon ibu yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Balai Selasa, berjumlah 10 orang pada bulan Agustus 2019, dengan pengambilan sampel secara total sampling. Penelitian dilakukan di Puskesmas Balai Selasa Kabupaten Pesisir Selatan, pada bulan September 2019. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Hasil univariat diketahui rata- rata pengetahuan calon ibu sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang K1 adalah 17,2. Rata-rata pengetahuan calon ibu sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang K1 adalah 20,8. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang K1 terhadap pengetahuan calon ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Balai Selasa Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2019 (p = 0,001). Disarankan pada instansi kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan tentang pemeriksaan kehamilan secara berkesinambungan dan terjadwal pada calon ibu, agar kehamilan yang sehat dapat dicapai. [show more]