| HUBUNGAN KETEPATAN “GOLDEN PERIOD “ DENGAN DERAJAT KERUSAKAN NEUROLOGI PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RUANGAN NEUROLOGI RSUD LUBUK SIKAPING TAHUN 2020 | HUBUNGAN KETEPATAN “GOLDEN PERIOD “ DENGAN DERAJAT KERUSAKAN NEUROLOGI PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RUANGAN NEUROLOGI RSUD LUBUK SIKAPING TAHUN 2020 | | |
|
|
|
Description:Stroke merupakan penyakit kerusakan neurologis dan fungsional yang terjadi secara
mendadak disebabkan karena kurangnya atau terputusnya aliran darah yang mengalir
keotak akibat adanya gumpalan darah, plak atau karena pecahnya pembuluh darah
akibat tekanan darah yang tinggi secara tiba-tiba ke otak. Kecacatan dan kematian
pada pasien stroke iskemik merupakan salah satu akibat ketidak tepatan waktu
kedatangan pasien kerumah sakit yakni lebih dari 4,5 jam setelah terjadinya serangan.
Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan ketepatan golden
period dengan derajat kerusakan neurologi pada pasien stroke iskemik di ruang
neurologi RSUD LUBUK Sikaping Tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan
metode penelitian analisis Korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi
adalah pasien stroke iskemik yang mengalami serangan stroke pertama kali datang ke
ruangan neuro rsud lubuk sikaping.Sampel penelitian sebanyak 30 orang
pasien.Instrumen penelitian berupa kuisioner dengan beberapa pertanyaan.
Pengolahan dan analisa data dilakukan dengan komputerisasi menggunakan uji
statistic chi square pada batas kemaknaan 0,05. Hasil penelitian didapatkan lebih dari
separoh yaitu 63,3% responden mengalami ketidaktepatan golden period pada pasien
stroke iskemik, dan 60,0 % responden memiliki derajat kerusakan neurologi sedang.
Hasil uji statistik diperoleh nilai p value = 0,000 (p< α) maka dapat disimpulkan
adanya hubungan yang signifikan antara ketepatan golden period dengan derajat
kerusakan neurologi pada pasien stroke iskemik di ruang Neurologi RSUD Lubuk
Sikaping Tahun 2020. Disarankan bagi keluarga supaya pasien cepat dibawa kerumah
sakit sehinggga pasien tepat dan cepat ditolong oleh tenaga kesehatan [show more]
|
|
| HUBUNGAN KETERAMPILAN MANAJEMEN AKTIF KALA III DENGAN LAMA KALA III DI WILAYAH KERJAPUSKESMAS RAO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2019 | HUBUNGAN KETERAMPILAN MANAJEMEN AKTIF KALA III DENGAN LAMA KALA III DI WILAYAH KERJAPUSKESMAS RAO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2019 | | |
|
|
|
Description:Perdarahan yang mengakibatkan kematian paling sering terjadi di proses persalinan kala III,
dimana di proses persalinan kala III terjadi setelah bayi lahir 3 uterus akan teraba keras
dengan fundus uteri diatas pusat dalam beberap menit kemudian uterus berkontraksi lagi
untuk melepaskan plasenta dari dinding uterus . Intervensi yang efektif untuk mengurangi
atau mencegah atonia uteri adalah manajemen aktif kala III adalah untuk mengupayakan
kontraksi yang adekuat dari uterus dan mempersingkat waktu kala III, mengurangi jumlah
kehilangan darah, menerunkan angka kejadian retensio plasenta Tujuan penelitian ini adalah
untuk melihat Hubungan Keterampilan manajemenaktif kala III dengan Lama Kala III di
wilayah kerja Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman Tahun 2019, Metode penelitian metode
deskriptifanalitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah semua ibu hamil berjumlah
35 sekaligus sampel Pengolahan dananalisa data dilakukan dengan komputerisasi
menggunakan uji statistic chi square test pada batas kemaknaan 0,05. Pengambilan data
peneliti dilakukan.dengan kunjungan sendiri kemasing masing ibu hamil, Hasil penelitian
didapatkan Lebih dari separoh responden memilki Manajemen aktif yang sesuai 68.6 % di
Wilayah Kerja Puskesmas Rao Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman Tahun 2019, Lebih dari
separoh responden memilki Kala III yang lama 54.3 % di Wilayah Kerja Puskesmas Rao
Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman Tahun 2019, Terdapat Hubungan Manajeman aktif kala
III dengan Lama kala III di wilayah Kerja Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman Tahun 2019
dengan P-value ( 0.031<0.05)Dapat disarankan bahwa hendaknya Bidan yang bertugas di
Puskesmas Rao Pasaman memberikan Pengarahan dengan tema manajemen aktif kala III
yang akan dijalankan oleh bidan nantinya kepada pasien agar lama kala III berlangsung
dengan cepat di Puskesmas Rao
[show more]
|
|
| HUBUNGAN KEYAKINAN TERHADAP VAKSINASI COVID-19 DALAM PERSPEKTIF PERSEPSI SEBAGAI PENGETAHUAN PADA MAHASISWA INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2021 | HUBUNGAN KEYAKINAN TERHADAP VAKSINASI COVID-19 DALAM PERSPEKTIF PERSEPSI SEBAGAI PENGETAHUAN PADA MAHASISWA INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2021 | | |
|
|
|
Description:Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru
ditemukan dan salah satu pencegahannya ialah dengan vaksinasi. Vaksin adalah
semua sediaan biologis bertujuan untuk meningkatkan kekebalan terhadap
penyakit. Persepsi adalah kemampuan manusia untuk membedakan,
mengelompokkan kemudian menginterprestasikannya. Keyakinan adalah
pernyataan yang tegas mengenai proposisi yang dianggap benar. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui Hubungan persepsi dengan keyakinan terhadap
vaksinasi Covid-19 pada mahasiswa Institut Kesehatan Prima Nusantara
Bukittinggi Tahun 2021. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan
pendekatan cross sectional. Penelitian ini di mulai dari bulan agustus 2021 di
Kota Bukittinggi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 194 orang. Sampel
dalam penelitian ini sebanyak 130 orang responden dengan Simple Random
Sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian
didapatkan dari 53 (63,9%) responden yang memiliki persepsi yang baik dan
yakin terhadap vaksinasi Covid-19, 31 (66%) responden memiliki persepsi yang
buruk dan tidak yakin terhadap Vaksinasi Covid-19. Hasil uji statistik di dapatkan
nilai p=0,002(p<0,05) yang artinya terdapat hubungan yang bermakna antara
persepsi dengan keyakinan terhadap vaksinasi Covid-19 pada mahasiswa Institut
Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi tahun 2021. Kesimpulan dalam penelitian
ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara keyakinan terhadap vaksinasi
Covid-19 dalam perspektif persepsi sebagai pengetahuan pada mahasiswa Institut
Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi tahun 2021. Saran dalam penelitian ini
diharapkan kepada mahasiswa agar dapat melakukan vaksinasi Covid-19 dengan
menambah pengetahuan tentang vaksinasi Covid-19 dan menumbuhkan persepsi
yang baik dan yakin terhadap vaksinasi Covid-19. [show more]
|
|
| HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIT RANTANG TAHUN 2021 | HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIT RANTANG TAHUN 2021 | | |
|
|
|
Description:Tuberculosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB
(Mycrobacterium Tuberculosis). Tuberculosis (TBC) masih merupakan masalah
kesehatan masyarakat yang menjadi tantangan global. Di Indonesia kasus TB
tercatat sebanyak 845.000 kasus sedangkan Kota Payakumbuh berada diurutan ke
13 di Wilayah Sumatera Barat dengan jumlah kasus 179 kasus pada tahun 2020.
Salah satu penyebab terjadinya penyakit TB paru pada manusia adalah kondisi
fisik rumah yang tidak memenuhi syarat seperti pencahayaan <60 lux,
kelembapan 40%-60%, dan jenis lantai yang tidak permanen. Tujuan dari
penelitian ini adalah diketahuinya hubungan kondisi fisik rumah dengan kejadian
TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Parit Rantang. Metode penelitian ini adalah
penelitian studi analitik dengan pendekatan case control. Waktu penelitian
dilakukan dari bulan Juni 2021 sampai dengan Oktober 2021. Populasi penelitian
adalah semua penderita TB Paru di wilayah Puskesmas Parit Rantang tahun 2021
sebanyak 26 orang. Sampel diambil sebanyak 52 responden, dengan perbandingan
1:1 (26 kasus + 26 kontrol). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan
antara kelembapan dengan kejadian TB paru dibuktikan dengan nilai signifikansi
0,002 (p<0,05), ada hubungan pencahayan dengan kejadian TB paru dibuktikan
dengan nilai signifikansi 0,026 (p<0,05), dan ada hubungan jenis lantai dengan
kejadian TB paru dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,006 (p<0,05).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat
pencahayaan, kelembaban kamar tidur, dan jenis lantai dengan kejadian TB Paru
di Wilayah Kerja Puskesmas Parit Rantang tahun 2021. Disarankan untuk
Penderita TB paru selalu membuka rumah agar cahaya matahari dapat masuk. [show more]
|
|
HUBUNGAN KONDISI SANITASI PASAR DENGAN KEJADIAN PENYAKIT COMMON COLD PADA PEDAGANG DI PASAR BAWAH
KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2025
| HUBUNGAN KONDISI SANITASI PASAR DENGAN KEJADIAN PENYAKIT COMMON COLD PADA PEDAGANG DI PASAR BAWAH
KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2025
| | |
|
|
HUBUNGAN KONSUMSI KOPI DENGAN NYERI HAID PADA
SISWI SMK N 1 AMPEK ANGKEK KABUPATEN AGAM
TAHUN 2022
| HUBUNGAN KONSUMSI KOPI DENGAN NYERI HAID PADA
SISWI SMK N 1 AMPEK ANGKEK KABUPATEN AGAM
TAHUN 2022
| | |
|
|
|
Description:
Disminore adalah nyeri siklik yang berasal dari uterus dan terjadi saat
menstruasi.Konsumsi kopi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya
dismenore primer karena kafein yang terkandung di dalamnya menyebabkan
vasokonstriksi dan meningkatkan sintesis prostaglandin yang merupakan dasar
terjadinya dismenore primer.Menurut WHO angka kejadain disminore sangat
bessar rata- rata 50% perempuan di setiap Negara.Di Sumatera Barat, angka
kejadian dysmenorrhea mencapai 57,3% dari angka tersebut, 9% nyeri berat,
39% nyeri sedang dan 52% nyeri ringan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan konsumsi kopi dengan kejadian disminore pada siswi
SMK Negeri 1 Ampek angkek tahun 2022.Penelitian ini menggunakan
analisisdeskriptif mengunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian potong lintang atau cros sectional.Sampel yang diambil dalam
penelitian adalah 117 responden dari 167 populasi dengan mengunakan rumus
slovin. Pengumpulan data dengan mengunakan lembar quisioner dengan
penganalisisan mengunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% ( p-
value 0,05). Berdasarkan hasil analisisi bivariate dari 117 orang siswa terdapat
62 siswa sering meminum kopi dan mengalami kejadaian disminore (53.0%)
dari hasil analisis bivariate ditemukan tidak terdapatnya hubungan bermakna
antara kebiasaan minum kopi denan kejadian disminore.Untuk penelitian
selanjutnya hendaknya peneliti meneliti faktor dari makanan atau minuman yang
mengandung kafein, keturunan keluarga dan kebiasaan penyebab disminore
lainya. [show more]
|
|
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN BERISIKO TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI DI PROVINSI SUMATERA BARAT BERDASARKAN DATA
SURVEI KESEHATAN INDONESIA TAHUN 2023
| HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN BERISIKO TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI DI PROVINSI SUMATERA BARAT BERDASARKAN DATA
SURVEI KESEHATAN INDONESIA TAHUN 2023
| | |
|
|
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN FAST FOOD DENGAN TANDA
TANDA RESIKO GASTRITIS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2023
| HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN FAST FOOD DENGAN TANDA
TANDA RESIKO GASTRITIS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2023
| | |
|
|
|
Description:Gastritis menunjukkan angka yang cukup tinggi, pada tahun 2019 kejadian
gastritis di Indonesia mencapai 40,8%. pada tahun 2020 kejadian gastritis dikota
bukittinggi dengan prevalensi sebesar 6,14%. biasanya penyakit gastritis terjadi pada
orang-orang yang mempunyai pola makan yang tidak teratur dan memakan makanan
yang merangsang produk di asam lambung dan konsumsi makanan fast food. gejala-
gejala gastritis selain nyeri ulu hati juga menimbulkan gejala seperti lemas,
kembung, nafsu makan menurun, selalu bersendawa. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan komsumsi makanan fast food dengan tanda-tanda resiko
gastritis pada mahasiswa universitas prima nusantara bukittinggi Tahun 2023. Desain
penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang
diambil dalam penelitian ini adalah 86 responden dari 602 populasi dengan
menggunakan accidental sampling. Metode pengumpulan data mengunakan
kuesioner FFQ (Food Frequency Questionary) untuk melihat konsumsi makanan fast
food dan mengunakan kuesioner untuk tanda-tanda resiko gastritis. Hasil penelitian
di dapatkan bahwa 50 responden 58,1% sering konsumsi makanan fast food, 36
responden 41,9% jarang konsumsi makanan fast food, sedangkan 51 responden
59,3% beresiko gastritis, 35 responden 40,7% tidak beresiko gastritis. Hasil uji
statistik konsumsi makanan fast food dengan tanda-tanda resiko gastritis pada
mahasiswa diperoleh nilai (p.value = 0,031 < 0,05). Kesimpulan penelitian ini
menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan
fast food dengan tanda-tanda resiko gastritis pada mahasiswa univesitas prima
nusantara bukittinggi tahun 2023. Diharkan kepada seluruh mahasiswa yang
berkuliah di Universitas Prima Nusantara Bukittinggi untuk tetap menambah
pengetahuan dan wawasan yang lebih luas dan lebih memperhatikan pola makan
yang sehat dan mengurangi konsumsi makanan fast food untuk menghindari resiko
gastritis.
[show more]
|
|
HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL
TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD
PROF. DR. H. M.
HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL
TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD
PROF. DR. H. M. CHATIB QUZWAIN
KABUPATEN SAROLANGUN
TAHUN 2019
HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL
TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD
QUZWAIN | HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL
TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD
PROF. DR. H. M.
HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL
TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD
PROF. DR. H. M. CHATIB QUZWAIN
KABUPATEN SAROLANGUN
TAHUN 2019
HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL
TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD
QUZWAIN | | |
|
|
|
Description: Preeklamsia merupakan penyebab kematian ibu kedua terbesar pada
kehamilan di dunia. Hal ini terlihat dengan tingginya angka morbiditas dan
mortalitas preeklampsia. Salah satu upaya untuk menurunkannya adalah dengan
mengetahui faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya preeklampsia
diantaranya adalah kurangnya asupan nutrisi mikronutrien yang dikonsumsi oleh
ibu hamil selama kehamilannya. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui
adanya Hubungan Konsumsi Mikronutrien terhadap kejadian Preeklampsia di
RSUD Prof. Dr. H. M. Chatib Quzwain. Desain yang digunakan adalah cross
sectional dengan 27 sampel. Pendekatan yang digunakan adalah retrospektif
dimana pengumpulan data berdasarkan data sekunder yaitu rekam medis. Teknik
pengambilan sampel dengan menggunakan nilai proporsi penelitian terdahulu.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan
kuisioner, food count, ukuran rumah tangga, serta aplikasi nutrisurvey sebagai
media perhitungan kadar asupan nutrisi setiap sampel. Data diolah menggunakan
uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikronutrient (dalam
penelitian ini diwakili oleh kalsium, zinc, dan magnesium) berperan terhadap
kejadian preeclampsia dengan nilai p value masing-masing sebesar 0,004, 0,033,
dan 0,013. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa asupan mikronutrient
berpengaruh terhadap kejadian preeclampsia di RSUD Prof. Dr. H. M. Chatib
Quzwain Sarolangun. [show more]
|
|
| HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD PROF. DR. H. M. HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD PROF. DR. H. M. CHATIB QUZWAIN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2019 HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD QUZWAIN | HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD PROF. DR. H. M. HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD PROF. DR. H. M. CHATIB QUZWAIN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2019 HUBUNGAN KONSUMSI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD QUZWAIN | | |
|
|
|
Description:Preeklamsia merupakan penyebab kematian ibu kedua terbesar pada kehamilan di dunia. Hal ini terlihat dengan tingginya angka morbiditas dan mortalitas preeklampsia. Salah satu upaya untuk menurunkannya adalah dengan mengetahui faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya preeklampsia diantaranya adalah kurangnya asupan nutrisi mikronutrien yang dikonsumsi oleh ibu hamil selama kehamilannya. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui adanya Hubungan Konsumsi Mikronutrien terhadap kejadian Preeklampsia di RSUD Prof. Dr. H. M. Chatib Quzwain. Desain yang digunakan adalah cross sectional dengan 27 sampel. Pendekatan yang digunakan adalah retrospektif dimana pengumpulan data berdasarkan data sekunder yaitu rekam medis. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan nilai proporsi penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan kuisioner, food count, ukuran rumah tangga, serta aplikasi nutrisurvey sebagai media perhitungan kadar asupan nutrisi setiap sampel. Data diolah menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikronutrient (dalam penelitian ini diwakili oleh kalsium, zinc, dan magnesium) berperan terhadap kejadian preeclampsia dengan nilai p value masing-masing sebesar 0,004, 0,033, dan 0,013. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa asupan mikronutrient berpengaruh terhadap kejadian preeclampsia di RSUD Prof. Dr. H. M. Chatib Quzwain Sarolangun. [show more]
|
|