| PENGARUH PEMBERIAN AIR SEDUHAN BAWANG PUTIH TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWANG TAHUN 2021 | PENGARUH PEMBERIAN AIR SEDUHAN BAWANG PUTIH TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWANG TAHUN 2021 | | |
|
|
|
Description:Kejadian hipertensi di Indonesia meningkat dengan usia, pada orang dewasa berusia 18-39 tahun (7,5%), diantara mereka yang berusia 40-59 tahun (33,2%), dan mereka yang berusia 60 tahun ke atas (63,1%). Faktor penyebab terjadinya hipertensi adalah Penggunaan kontrasepsi hormonal (estrogen), Penyakit parenkim dan vaskuler ginjal, Gangguan endokrin, Neurogenik, Kehamilan, Peningkatan volume intravascular, Merokok. Salah satu solusi hipertensi dengan terapi non farmakologi yakni air seduhan bawang putih. Penelitian ini bertujuan Mengetahui Pengaruh Pemberian Air Seduhan Bawang Putih Terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperimen design dengan rancangan OneGroup Pretest Posttest Design dengan analisa univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang yang berjumlah 20 orang bulan februari 2021, sampel berjumlah 20 orang dengan menggunakan teknik sampling Accidental Sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Pada semua sampel diberikan air seduhan bawang putih 7 hari berturut-turut. berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata tekanan darah responden sebelum diberikan air seduhan bawang putih adalah systole yaitu 145,50 mmHg dan diastole yaitu 88,60 mmHg (hipertensi stadium 1), kemudian Rata-rata tekanan darah responden sesudah diberikan air seduhan bawang putih adalah systole yaitu 143,90 mmHg dan diastole yaitu 88,25 mmHg (tidak hipertensi). Uji analisis yang digunakan adalah uji-T test independent hasilnya p-value = 0,000. Dengan hasil penelitian ini diharapkan pemberian air seduhan bawang putih dapar dijadikan rekomendasi untuk penderita hipertensi. [show more]
|
|
Pengaruh Pemberian Alpukat Terhadap Dismenore Primer Pada Remaja Wanita Di Jorong Tabing Wilayah Kerja Puskesmas Kumpulan Tahun 2024
| Pengaruh Pemberian Alpukat Terhadap Dismenore Primer Pada Remaja Wanita Di Jorong Tabing Wilayah Kerja Puskesmas Kumpulan Tahun 2024
| | |
|
|
| PENGARUH PEMBERIAN AROMA KULIT JERUK PURUT (Citrus Hystrix) TERHADAP FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGGARAN AGUNG KABUPATEN KERINCI TAHUN 2020 | PENGARUH PEMBERIAN AROMA KULIT JERUK PURUT (Citrus Hystrix) TERHADAP FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGGARAN AGUNG KABUPATEN KERINCI TAHUN 2020 | | |
|
|
|
Description:Mual (Nausea) dan Muntah (Emesis gravidarum) terjadi karena peningkatan kadar hormon estrogen, progesteron, dan Human Chorionic Gonadotropine (HCG) dalam serum dari plasenta terjadi pada 5-9 dari 10 kehamilan. Mual muntah memberikan dampak yang signifikan bagi tubuh ibu, dimana ibu menjadi lemah, pucat dan cairan tubuh berkurang sehingga darah menjadi kental (hemokosentrasi). Kulit jeruk purut (Citrus Hystrix) merupakan salah satu cara untuk meredakan mual dan muntah selama kehamilan.. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aroma Kulit Jeruk purut (Citrus Hystrix) terhadap Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Sangaran Agung Kabupaten Kerinci Tahun 2020. Metode Penelitian adalah Quasi Eksperimen, teknik purposive sampling, dengan rancangan One Grup Pretest Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester I yang ada diwilayah kerja Puskesmas Sanggaran agung dengan sampel dalam penelitian ini adalah 6 ibu hamil trimester I yang mengalami mual muntah di wilayah kerja puskesmas sanggarang agung tahun 2020. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Analisis Univariat menunjukkan nilai rata-rata pre test sebanyak 10.00 (Sedang), dan nilai rata-rata post test sebanyak 5,17 (Ringan), sedangkan analisis Bivariat menggunakan uji Paired yaitu p value 0,001 bearti <0,05 Hal ini menunjukkan Ha diterima dan H0 di tolak yang menunjukkan ada pengaruh pemberian Aroma Kulit Jeruk Purut (Citrus Hystrix) terhadap Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Sanggaran Agung Kabupaten Kerinci Tahun 2020. Saran untuk ibu hamil agar dapat memanfaatan kulit jeruk purut (citrus hystrix,dc) untuk mengurangi mual muntah. [show more]
|
|
| PENGARUH PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI DI INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGI TAHUN 2021 | PENGARUH PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI DI INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGI TAHUN 2021 | | |
|
|
|
Description:Mahasiswa semester akhir mengalami stres karena beban perkuliahan yang makin
berat ditambah mereka harus menyusun skripsi sebagai syarat kelulusan. Stres
yang mereka alami akan berdampak buruk pada kehidupan mereka jika tidak
dikelola dengan baik. Olehkarena itu, mahasiswa perlu diberikan teknik relaksasi
seperti aromaterapi untuk membantu mengurangi stres yang dialami. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender
Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Dalam Penyusunan Skripsi Di IKesPNB
Tahun 2021.Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan Quasy
Eksperimen dan pendekatan One Group Pretest Postest. Sampel dalam penelitian
ini ada 12 responden. Teknik pengambilan sampel Non Probability Sampling
(Purposive Sampling) dan pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS 42
serta diolah dengan komputerisasi. Berdasarkan hasil uji normalitas Shapiro-Wilk
disimpulkan bahwa data terdistribusi normal. Sehingga dengan menggunakan
analisa Paired Sample T-Test didapatkan bahwa tingkat stres dari 12 responden
dengan rata-rata sebelum pemberian aromaterapi lavender adalah 23.67%,
sedangkan rata-rata setelah pemberian aromaterapi lavender adalah 16.42%.
Dengan demikian hasil uji T diperoleh p-value 0,001 (< 0,05), yang berarti
pemberian aromaterapi lavender berpengaruh terhadap tingkat stres mahasiswa
dalam penyusunan skripsi di IKesPNB tahun 2021.Diharapkan kepada responden
untuk dapat menggunakan berbagai terapi komplementer salah satunya aroma Mahasiswa semester akhir mengalami stres karena beban perkuliahan yang makin
berat ditambah mereka harus menyusun skripsi sebagai syarat kelulusan. Stres
yang mereka alami akan berdampak buruk pada kehidupan mereka jika tidak
dikelola dengan baik. Olehkarena itu, mahasiswa perlu diberikan teknik relaksasi
seperti aromaterapi untuk membantu mengurangi stres yang dialami. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender
Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Dalam Penyusunan Skripsi Di IKesPNB
Tahun 2021.Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan Quasy
Eksperimen dan pendekatan One Group Pretest Postest. Sampel dalam penelitian
ini ada 12 responden. Teknik pengambilan sampel Non Probability Sampling
(Purposive Sampling) dan pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS 42
serta diolah dengan komputerisasi. Berdasarkan hasil uji normalitas Shapiro-Wilk
disimpulkan bahwa data terdistribusi normal. Sehingga dengan menggunakan
analisa Paired Sample T-Test didapatkan bahwa tingkat stres dari 12 responden
dengan rata-rata sebelum pemberian aromaterapi lavender adalah 23.67%,
sedangkan rata-rata setelah pemberian aromaterapi lavender adalah 16.42%.
Dengan demikian hasil uji T diperoleh p-value 0,001 (< 0,05), yang berarti
pemberian aromaterapi lavender berpengaruh terhadap tingkat stres mahasiswa
dalam penyusunan skripsi di IKesPNB tahun 2021.Diharapkan kepada responden
untuk dapat menggunakan berbagai terapi komplementer salah satunya aroma [show more]
|
|
| PENGARUH PEMBERIAN AROMA THERAPY LEMON TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DI POLI KEBIDANANRSUD M.ZEIN PAINAN TAHUN 2019 | PENGARUH PEMBERIAN AROMA THERAPY LEMON TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DI POLI KEBIDANANRSUD M.ZEIN PAINAN TAHUN 2019 | | |
|
|
|
Description:Saat kehamilan trimester III, keluhan ibu hamil pada umumnya semakin
bertamabah. Salah satunya adalah gangguan tidur. Gangguan tidur ibu hamil
mulai dirasakan pada kehamilan trimester II. Tapi puncaknya terjadi dikehamilan
trimester III. Aroma minyak sari lemon yang terhirup berdampak terhadap
perasaan secara siknifikan dan baunya mempengaruhi langsung pada otak sebagai
pendingin dan penenang karena minyak atsri jeruk juga mengandung linalol linalil
dan terfenol yang berfungsi sebagai penenang dan imsomia. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aroma terapi lemon terhadap
kualitas tidur ibu hamil trimester III di Poli Kebidanan. Penelitian ini
menggunakan desain penelitian Quesy Experriment (penelitian ekperemen semua)
dengan mengunakan model one group pretest and postest desaign. Sampel
penelitian adalah 13 orang ibu hamil trimester III di poli kebidanan RSUD.M.Zein
Painan dengan tenik pengambilan proposive sampling yang didasarkan pada
pertimbangan tertentu. Uji distribusi normal mengunakan Shapiro-Wilk
didapatkan data berdistribusi normal. Uji hipotesis dengan mengunakan Uji paired
samples t-test. Dari hasil penelitian diproleh nilai t-hitung pengaruh pemberian
aroma therapy lemon terhadap kualitas tidur ibu hamil tremester III di poli
kebidanan RSUD. M. Zein Painan tahun 2019 adalah 5,500 dengan probabilitas
(Sig) 0,000. Berarti pemberian aroma therapy lemon memberikan pengaruh
signifikan terhadap kualitas tidur ibu hamil tremester III.
[show more]
|
|
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Melati (Jasminum) terhadap Kualitas Tidur Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Dareh Tahun 2025
| Pengaruh Pemberian Aromaterapi Melati (Jasminum) terhadap Kualitas Tidur Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Dareh Tahun 2025
| | |
|
|
| Pengaruh Pemberian Bolu Kukus Kombinasi Hati Ayam Dan Tepung Kacang Hijau Terhadap Kadar Hemoglobin (Hb) Remaja Putri Usia 10-19 Tahun Di Posyandu Remaja Nagari Koto Baru Simalanggang Tahun 2025 | Pengaruh Pemberian Bolu Kukus Kombinasi Hati Ayam Dan Tepung Kacang Hijau Terhadap Kadar Hemoglobin (Hb) Remaja Putri Usia 10-19 Tahun Di Posyandu Remaja Nagari Koto Baru Simalanggang Tahun 2025 | | |
|
|
PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS
POLYRHIZUS)TERHADAP KADAR GLUKOSA PADA PENDERITA
DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEGANG
KABUPATEN PASAMAN TIMUR TAHUN 2023 | PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS
POLYRHIZUS)TERHADAP KADAR GLUKOSA PADA PENDERITA
DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEGANG
KABUPATEN PASAMAN TIMUR TAHUN 2023 | | |
|
|
|
Description:Kurangnya pengetahuan masyarakat menjadi salah satu alasan kenapa mereka tidak mengetahui manfaat dari mengkonsumsi buah naga secara rutin bisa menjadi salah satu terapi alternatif dalam pengontrolan kadar gula darah, dimana responden menyatakan tidak mengetahui mengetahui kalau buah naga merah (hylocereus polyrhizus) dapat berfungsi sebagai pengobatan non farmakologis terhadap kejadian diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh buah naga merah (hylocereus polyrhus) terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Pegang Kabupaten Pasaman Timur. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimen dengan pendekatan non equivalent control group design. Populasi seluruh penderita diabetes mellitus yaitu sebanyak 111 pasien. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan besaran sampel sebanyak 30 orang. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji t-independent test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata kadar glukosa darah responden sebelum intervensi pada kelompok eksperimen adalah 249,466 mg/dl dan setelah intervensi 179 mg/dl. Sedangkan rata-rata kadar glukosa darah pada kelompok kontrol pada pengukuran pre test adalah 247 mg/ dl dan post test kontrol 195,66 mg/dl. Terdapat perbedaan rata-rata penurunan kadar glukosa darah antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan beda rata- rata 19,06 mg/dl dan nilai p = 0,006, penurunan kadar glukosa darah lebih besar pada kelompok intervensi. Disimpulkan bahwa pemberian buah naga merah berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita DM. Diharapkan kepada pasien diabetes mellitus untuk melakukan upaya pengendalian kadar glukosa darah secara non farmakologis disamping farmakologis, salah satunya dengan memanfaatkan buah naga merah yang terbuktif efektif terhadap penurunan kadar glukosa darah. [show more]
|
|
| PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMBOK KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2025 | PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMBOK KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2025 | | |
|
|
| PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMBOK KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2025 | PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMBOK KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2025 | | |
|
|