3384 items found
No search filters
Identifier Title Type Subject
PENGARUH PEMASANGAN BIDAI TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR TERTUTUP EKSTREMITAS ATAS DI RUANG IGD RSUD SAWAHLUNTO TAHUN 2020PENGARUH PEMASANGAN BIDAI TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR TERTUTUP EKSTREMITAS ATAS DI RUANG IGD RSUD SAWAHLUNTO TAHUN 2020
Description:Kasus yang sering terjadi pada pasien yang mengalami kecelakaan adalah fraktur fremur. Data yang diperoleh di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sawahlunto, diantara 278 kasus fraktur, yang terbanyak adalah fraktur tertutup ekstremitas atas, yaitu sebanyak 171 kasus. Terjadinya fraktur mengakibatkan adanya kerusakan syaraf dan pembuluh darah yang menimbulkan rasa nyeri. Salah satu tindakan yang dilakukan untuk mengatasi nyeri pasien fraktur tersebut adalah dengan melakukan pemasangan bidai, namun belum ada pengkajian yang meliputi skala nyeri yang dirasakan pasien, juga pengaruh pembidaian terhadap intensitas nyerinya, berkurang atau justru bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasangan bidai terhadap penurunan skala nyeri pada pasien fraktur tertutup ekstremitas atas. Desain penelitian quasi-eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Populasi adalah seluruh pasien fraktur di ruang IGD RSUD Sawahlunto. Jumlah sampel 14 orang, yang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi kemudian analisis dengan uji wilcoxon. Hasil univariat diketahui rerata skala nyeri sebelum dilakukan pemasangan bidai adalah 7,57 dan rerata skala nyeri sesudah dilakukan pemasangan bidai adalah 4,43. Hasil bivariat didapatkan ada pengaruh pemasangan bidai terhadap penurunan skala nyeri pada pasien fraktur tertutup ekstremitas atas di ruang IGD RSUD Sawahlunto tahun 2020 (p = 0,001). Disimpulkan bahwa pemasangan bidai sangat berpengaruh terhadap skala nyeri pasien fraktur tertutup. Disarankan pada petugas agar melakukan pemasangan bidai pada semua pasien fraktur tertutup untuk mengurangi nyeri dan melaksanakannya sesuai dengan SOP yang ada di Rumah Sakit. [show more]
PENGARUH PEMBERIAN FE KOMBINASI KURMA TERHADAP KADAR
HEMOGLOBIN PADA IBU POST PARTUM DI PMB BUNDA KOTA
BUKITTINGGI
PENGARUH PEMBERIAN FE KOMBINASI KURMA TERHADAP KADAR
HEMOGLOBIN PADA IBU POST PARTUM DI PMB BUNDA KOTA
BUKITTINGGI
Description:Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di Sumatera Barat, terutama pada ibu nifas yang berjumlah 25 orang pada tahun 2017. Anemia di sebabkan kekurangan zat gizi yang berperan dalam pembentukan hemoglobin, terapi yang dilakukan adalah pemberian tablet Fe. Penyerapan zat besinya dipengaruhi oleh vitamin C dan apa yang dikonsumsi tubuh. Salah satu buah yang mengandung vitamin C dan zat besi adalah buah kurma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Fe kombinasi kurma terhadap kadar hemoglobin ibu post partum. Metode penelitian ini pra eksperiment dengan menggunakan rancangan preetest-pssosttest with control group. Populasinya adalah ibu post partum hari ke 2 yang mengalami anemia ringan di BPM Bunda Kota Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel adalah concecutive sampling sebanyak 12 orang. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test. Hasil analisis univariat diketahui rata-rata kadar Hb ibu post partum sebelum diberikan Fe kombinasi kurma adalah 10.13 gr%, rata-rata kadar Hb ibu post partum sebelum diberikan tablet Fe adalah 10.45 gr%, rata-rata kadar Hb ibu post partum sesudah diberikan Fe kombinasi kurma adalah 10.33 gr%, rata-rata kadar Hb ibu post partum sesudah diberikan tablet Fe alah 10.46 gr%. Hasil analisa bivariat didapatkan ada pengaruh pemberian Fe kombinasi kurma terhadap kadar Hb ibu post partum (p = 0,001) dan tidak adanya pengaruh pemberian tablet Fe terhadap kadar Hb ibu post partum (P=0,3). Disimpulkan bahwa pemberian Fe kombinasi kurma 200 gram dapat meningkatkatkan Hb dibandingkan yang hanya di beri tablet Fe saja, diharapkan tenaga kesehatan lebih meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama pada kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan angka anemia. [show more]
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU
TERHADAP NYERI SELAMA MENSTRUASI
PADA SISWI KELAS XI DI MAN I MODEL
BUKITTINGGI 2018
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU
TERHADAP NYERI SELAMA MENSTRUASI
PADA SISWI KELAS XI DI MAN I MODEL
BUKITTINGGI 2018
Description: Penurunan cakupan ASI terjadi di nagari Simpang Sugiran dari tahun 2020 ke tahun 2021.Pada bulan Februari 2020 sebesar 69,8% menurun pada bulan Agustus 2021 menjadi 66,6 %. Upaya untuk meningkatkan produksi ASI dapat dilakukan dengan beberapa metode yaitu metode farmakologi dan non farmakologi. Metode farmakologi cenderung mahal harganya,metode non farmakologi untuk meningkatkan produksi ASI bisa diperoleh dari sayuran seperti labu siam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan produksi ASI pada ibu nifas sebelum diberikan labu siam kukus dengan sesudah diberikan labu siam kukus. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain quasy eksperimen dengan pendekatan one group pretest and posttest design,sampael 14 orang dengan teknik purposive sampling.Tempatnya Nagari Simpang Sugiran, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2022 dari tanggal 7 Juli – 20 Agustus 2022.Analisis statistik adalah uji Pired Sample T Test.Hasil penelitian diperoleh rata-rata produksi ASI sebelum perlakuan adalah 28,92 ml, dan sesudah perlakuan adalah 64,72 ml, Hasil uji Pired Sample T Tes didapat nilai p-value 0.000, dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian labu siam kukus terhadap produksi ASI.Kesimpulan dan saran: ada pengaruh pemberian labu siam kukus terhadap produksi ASI.Diharapkan ibu yang menyusui agar mengkonsumsi labu siam,karena labu siam dapat meningkatkan produksi ASI. [show more]
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU TERHADAP NYERI
PERSALINAN KALA I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANINJAU TAHUN 2025
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU TERHADAP NYERI
PERSALINAN KALA I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANINJAU TAHUN 2025
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP NYERI
MENSTRUASI PADA SISWI KELAS VIII SMP NEGERI 3 TEBO
TAHUN 2022

PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP NYERI
MENSTRUASI PADA SISWI KELAS VIII SMP NEGERI 3 TEBO
TAHUN 2022

Description:Dismenorea adalah nyeri perut yang berasal dari kram Rahim dan terjadi selama menstruasi. Kejadian desminorea mencapai 60-70 %, terbanyak pada remaja putri 30-60%, dilaporkan 7 %-15 % remaja tidak datang sekolah. Air kelapa mengandung Kalsium dan magnesium yang dapat mengurangi ketegangan otot dan vitamin c merupakan zat-zat alami anti inflamasi yang membantu meringankan rasa sakit akibat kram menstruasi. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh pemberian air kelapa muda terhadap nyeri menstruasi pada siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Tebo tahun 2022. Desain penelitian Quasi Exsperiment One Group Pretest– Posttest. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan di analisi dengan Uji Paired T – test. Instrument yang di gunakan NRS (Numeric rating Scales). Populasi dalam penelitian ini semua siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Tebo yang mengalami nyeri menstruasi berjumlah 40 orang. Sample berjumlah 13 orang (rumus issac dan Michle). Waktu penelitian di lakukan pada tanggal 3 Agustus 2022 s/d 4 September 2022. Hasil pretest nilai rata-rata 4,77 dan hasil posttest nilai rata-rata 2,62. Hasil uji statistik paired T-test adalah p = 0.000 < α 0,05 sehingga dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh pemberian air kelapa muda terhadap nyeri menstruasi pada siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Tebo tahun 2022. Pemberian air kelapa muda merupakan salah satu upaya non farmakologi untuk mengurangi nyeri menstruasi, dengan demikian disarankan bagi remaja putri untuk dapat melanjutkan konsumsi air kelapa muda saat menstruasi untuk mengurangi nyeri menstruasi. [show more]
PENGARUH PEMBERIAN AIR NIRA (ARENGA PINNATA)TERHADAP VOLUME ASI IBU MENYUSUI DI JORONG SIMPANG TIGA TIMUR WILAYAH KERJA PUSKESMAS OPHIR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019PENGARUH PEMBERIAN AIR NIRA (ARENGA PINNATA)TERHADAP VOLUME ASI IBU MENYUSUI DI JORONG SIMPANG TIGA TIMUR WILAYAH KERJA PUSKESMAS OPHIR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019
Description:Volume ASI adalah banyaknya ASI yang mampu diproduksi oleh ibu dalam sehari.Air Susu Ibu (ASI) yang diproduksi setelah melahirkan pada hari pertama adalah berupa kolostrum dengan volume 10 –100cc, dan pada hari ke 2 sampai ke 4 akan meningkat dengan volume sekitar 150 –300ml/24 jam. Kurangnya volume ASI inimenjadisalahsatupenyebabrendahnyacakupan ASI volume eksklusif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhpemberian air niraterhadap volume ASI.Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one way one group sample. Populasi adalah semua ibu nifas 0-7 harisebanyak8 orang. Besar sampel ditentukan dengan total sampling yaitu8 orang. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara observasidanpengukuran volume ASI. Data yang sudah dikumpulkan diolah dan dianalisa secara komputerisasi dan menggunakan uji paired t test.Berdasarkan hasil analisa data diketahui bahwa rata-rata volume ASI sebelumpemberianairniraadalah 11,25 cc, - rata volume ASI setelahpemberian air niraadalah54,5cc. Hasilujistatistikdidapatkanhasil p value 0,001sehinggadapatdisimpulkanadapengaruhpemberian air niraterhadap ASI.Berdasarkan penelitian disarankan agar dapat menjadi role model bagi ibu menyusui lainnya yang mengalami masalah yang sama, danmenerapkanpengalamanbaruketikamasalahmenyusuiterjadipadaibunifas. [show more]
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SAMBUNG NYAWA
(GYNURA PROCUMBENS) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN
DARAH PADA LANSIA DI NAGARI LADANG PANJANG,
KECAMATAN TIGO NAGARI, KABUPATEN
PASAMAN PADA TAHUN 2023
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SAMBUNG NYAWA
(GYNURA PROCUMBENS) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN
DARAH PADA LANSIA DI NAGARI LADANG PANJANG,
KECAMATAN TIGO NAGARI, KABUPATEN
PASAMAN PADA TAHUN 2023
Description:Puskesmas Ladang Panjang yang menyumbang kasus hipertensi yang cukup tinggi di Kabupaten Pasaman. Fenomena yang ditemukan di Nagari Ladang Panjang yaitu masih terfokusnya upaya pengontrolan tekanan darah secara farmakologis, sehingga penanganan secara non farmakologis masih jarang dilakukan terutama pemanfaatan air rebusan daun sambung nyawa yang pada dasarnya dapat dengan mudah ditemukan di Nagari Ladang Panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun sambung nyawa (gynura procumbens) terhadap penurunan tekanan darah lansia. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan pendekatan one group pretes post test design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan besaran sampel sebanyak 10 orang lansia hipertensi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi pengukuran tekanan darah. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air rebusan daun sambung nyawa berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi dimana terjadi penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 12,3 mmHg ( p = 0,001) dan penurunan rata-rata tekanan darah diastolik 6,10 (p = 0,009). Dapat disimpulkan bahwa pemberian air rebusan daun sambung nyawa berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah lansia hipertensi. Maka dari itu diharapkan kepada lansia penderita hipertensi untuk dapat memanfaatkan air rebusan daun sambung nyawa sebagai salah satu upaya non farmakologis dalam pengontrolan tekanan darah. [show more]
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SIRSAK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASIMAH AHMAD BUKITTINGGI TAHUN 2021PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SIRSAK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASIMAH AHMAD BUKITTINGGI TAHUN 2021
Description:Hipertensi merupakan suatu penyakit yang dapat terjadi pada siapapun. Baik laki- laki maupun perempuan, resiko terkena hipertensi ini akan semakin meningkat pada usia 50 tahun keatas, Angka kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi Pada Tahun 2020 yaitu sebanyak 2.180 orang. Air rebusan daun sirsak memiliki Kandungan yang dapat menurunkan tekanan darah adalah Kalium. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun sirsak terhadap penurunan tekanan darah pada penderita Hipertensi Di Wiliayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi Tahun 2021. Jenis penelitian ini kuantitatif, desain penelitian quasy eksperimen dengan one group pre test post test design. Sampel dalam penelitian ini ada 19 responden. Teknik pengambilan sampel Non probability sampling (Purposive Sampling). Hasil penelitian menggunakan uji normalitas shapiro-wilk disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Sehingga dengan menggunakan analisa Paired sample T-Test didapatkan bahwa tekanan darah dari 19 responden dengan rata-rata sebelum pemberian air rebusan daun sirsak adalah 154.21/94.95 mmHg, Sedangkan rata-rata setelah diberikan air rebusan daun sirsak adalah 143.53/90.16 mmHg. Dengan demikian hasil uji T diperoleh p-value sistolik pretest postest .003 (<0,05) p-value diastolik pretest posttest .014 (<0,05) < α (0.05). yang berarti pemberian air rebusan daun sirsak berpengaruh bagi penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi Tahun 2021.Kesimpulan adanya pengaruh pemberian air rebusan daun sirsak terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Disarankan bagi peneliti selanjutnya bisa melakukan penelitian inovasi baru untuk penerapan terapi komplementer lainnya bagi penderita Hipertensi. [show more]
PENGARUH PEMBERIAN AIR SEDUHAN BAWANG PUTIH
TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI
DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWANG
TAHUN 2021
PENGARUH PEMBERIAN AIR SEDUHAN BAWANG PUTIH
TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI
DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWANG
TAHUN 2021
Description:Kejadian hipertensi di Indonesia meningkat dengan usia, pada orang dewasa berusia 18-39 tahun (7,5%), diantara mereka yang berusia 40-59 tahun (33,2%), dan mereka yang berusia 60 tahun ke atas (63,1%). Faktor penyebab terjadinya hipertensi adalah Penggunaan kontrasepsi hormonal (estrogen), Penyakit parenkim dan vaskuler ginjal, Gangguan endokrin, Neurogenik, Kehamilan, Peningkatan volume intravascular, Merokok. Salah satu solusi hipertensi dengan terapi non farmakologi yakni air seduhan bawang putih. Penelitian ini bertujuan Mengetahui Pengaruh Pemberian Air Seduhan Bawang Putih Terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperimen design dengan rancangan OneGroup Pretest Posttest Design dengan analisa univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang yang berjumlah 20 orang bulan februari 2021, sampel berjumlah 20 orang dengan menggunakan teknik sampling Accidental Sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Pada semua sampel diberikan air seduhan bawang putih 7 hari berturut-turut. berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata tekanan darah responden sebelum diberikan air seduhan bawang putih adalah systole yaitu 145,50 mmHg dan diastole yaitu 88,60 mmHg (hipertensi stadium 1), kemudian Rata-rata tekanan darah responden sesudah diberikan air seduhan bawang putih adalah systole yaitu 143,90 mmHg dan diastole yaitu 88,25 mmHg (tidak hipertensi). Uji analisis yang digunakan adalah uji-T test independent hasilnya p-value = 0,000. Dengan hasil penelitian ini diharapkan pemberian air seduhan bawang putih dapar dijadikan rekomendasi untuk penderita hipertensi. [show more]
PENGARUH PEMBERIAN AIR SEDUHAN BAWANG PUTIH TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWANG TAHUN 2021PENGARUH PEMBERIAN AIR SEDUHAN BAWANG PUTIH TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWANG TAHUN 2021
Description:Kejadian hipertensi di Indonesia meningkat dengan usia, pada orang dewasa berusia 18-39 tahun (7,5%), diantara mereka yang berusia 40-59 tahun (33,2%), dan mereka yang berusia 60 tahun ke atas (63,1%). Faktor penyebab terjadinya hipertensi adalah Penggunaan kontrasepsi hormonal (estrogen), Penyakit parenkim dan vaskuler ginjal, Gangguan endokrin, Neurogenik, Kehamilan, Peningkatan volume intravascular, Merokok. Salah satu solusi hipertensi dengan terapi non farmakologi yakni air seduhan bawang putih. Penelitian ini bertujuan Mengetahui Pengaruh Pemberian Air Seduhan Bawang Putih Terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperimen design dengan rancangan OneGroup Pretest Posttest Design dengan analisa univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang yang berjumlah 20 orang bulan februari 2021, sampel berjumlah 20 orang dengan menggunakan teknik sampling Accidental Sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Pada semua sampel diberikan air seduhan bawang putih 7 hari berturut-turut. berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata tekanan darah responden sebelum diberikan air seduhan bawang putih adalah systole yaitu 145,50 mmHg dan diastole yaitu 88,60 mmHg (hipertensi stadium 1), kemudian Rata-rata tekanan darah responden sesudah diberikan air seduhan bawang putih adalah systole yaitu 143,90 mmHg dan diastole yaitu 88,25 mmHg (tidak hipertensi). Uji analisis yang digunakan adalah uji-T test independent hasilnya p-value = 0,000. Dengan hasil penelitian ini diharapkan pemberian air seduhan bawang putih dapar dijadikan rekomendasi untuk penderita hipertensi. [show more]