| PENGARUH KOMPRES HANGAT JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE RASC VAR RUBRUM) TERHADAP DERAJAT NYERI MENSTRUASI (DISMENORRHEA) PADA REMAJA PUTRI SMPN 1 BATANG KAPAS KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019 | PENGARUH KOMPRES HANGAT JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE RASC VAR RUBRUM) TERHADAP DERAJAT NYERI MENSTRUASI (DISMENORRHEA) PADA REMAJA PUTRI SMPN 1 BATANG KAPAS KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019 | | |
|
|
| PENGARUH KOMPRES HANGAT JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE RASC VAR RUBRUM) TERHADAP DERAJAT NYERI MENSTRUASI (DISMENORRHEA) PADA REMAJA PUTRI SMPN 1 BATANG KAPAS KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019 | PENGARUH KOMPRES HANGAT JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE RASC VAR RUBRUM) TERHADAP DERAJAT NYERI MENSTRUASI (DISMENORRHEA) PADA REMAJA PUTRI SMPN 1 BATANG KAPAS KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019 | | |
|
|
| PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTR III DI PUSKESMAS SILAPING KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019 | PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTR III DI PUSKESMAS SILAPING KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019 | | |
|
|
|
Description:Kehamilan sebagai suatu kondisi dimana seorang perempuan sedang
mengandung dan mengembangkan fetus didalam rahimnya selama sembilan
bulan atau selama fetus berada didalam kandungan ibu (WHO, 2014). Pada
kehamilan trimester III, terjadi perubahan dan keluhan, diantaranya adalah
sakit punggung, payudara keluar cairan, konstipasi, pernafasan, sering
kencing, masalah tidur, varises, kontraksi perut, bengkak, kram kaki, dan
peningkatan cairan vagina (Agustina, 2009).
Trimester III perubahan postur ibu hamil akan tampak signifikan
seiring dengan besarnya janin yang juga mengakibatkan perubahan lengkung
lordosis pada lumbal. Distensi abdomen yang meningkat mempengaruhi
pelvis untuk cenderung tilting ke depan. Sementara penurunan tonus otot
abdominal membutuhkan re-alignment atau penyesuaian ulang pada kurva
vertebra. Terjadinya pergeseran Center of Gravity (COG) ke depan
mengakibatkan kurva lumbosacral semakin lordosis. Hal ini mempengaruhi
cervical untuk cenderung flexi ke anterior untuk mempertahankan
keseimbangan. Hal tersebut sering menyebabkan nyeri punggung (Jenaka,
2011). [show more]
|
|
PENGARUH KOMPRES JAHE MERAH TERHADAP INTENSITAS
NYERI ARTRITIS RHEUMATOID PADA LANSIA
DI PUSKESMAS SUNGAI BAUNG tahun 2024
| PENGARUH KOMPRES JAHE MERAH TERHADAP INTENSITAS
NYERI ARTRITIS RHEUMATOID PADA LANSIA
DI PUSKESMAS SUNGAI BAUNG tahun 2024
| | |
|
|
|
Description:Penyakit rematik dan Peradangan sendi merupakan penyakit yang banyak dijumpai di
masyarakat, khususnya pada orang yang berumur 40 tahun keatas. Lebih dari 40 %
dari golongan umur tersebut menderita keluhan nyeri sendi otot.Penelittian ini
bertujuan untuk mengatahui Pengaruh Kompres Jahe Merah Terhadap Intensitas Nyeri
Artritis Rheumatoid Pada Lansia Di Puskesmas Sungai Baung. Metode dalam penelitin
ini adalah penelitian kuantitatif Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan
jenis pre dan post test, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 11 orang
lansia. Hasil penenilitain ini melalui Uji Paired T Test Dependent menunjukan adanya
pengaruh intensitas nyeri sebelum dan sesudah diberikan kompres jahe merah 5, 36
dan 2.27 dengan standar deviasi 0.67 dan nilai minimal 2 nilai maksimal 6. Dengan
tingkat kepercayaan 95 %. Berdasarkan hasil perhitungan di atas maka nilai Z -.021
dengan (P=0.000) < 0.005 sehingga keputusan hipotesis maka Ha Diterima. Sehingga
dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kompres hangat jahe
merah terhadap intensitas skala nyeri artritis reumatoid pada lansi di wilayah kerja
puskesmas sungai baung tahun 2024. Saran untuk Peneliti selanjutnya bisa
mengembangkan kompres jahe dengan menggunakan jahe langsung sebagai media
kompres menurunkan nyeri. [show more]
|
|
PENGARUH KOMPRES WATER TEPID SPONGE TERHADAP SUHU TUBUH ANAK DENGAN DEMAM TYPHOID DI RUMKITBAN 02.09.04 KERINCI TAHUN 2024
| PENGARUH KOMPRES WATER TEPID SPONGE TERHADAP SUHU TUBUH ANAK DENGAN DEMAM TYPHOID DI RUMKITBAN 02.09.04 KERINCI TAHUN 2024
| | |
|
|
| PENGARUH KOMSUMSI JUS JAMBU BIJI MERAH DAN TELUR AYAM KAMPUNG REBUS TERHADAP PENINGKATAN KADAR HAEMO GLOBIN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUMPULAN TAHUN 2019 | PENGARUH KOMSUMSI JUS JAMBU BIJI MERAH DAN TELUR AYAM KAMPUNG REBUS TERHADAP PENINGKATAN KADAR HAEMO GLOBIN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUMPULAN TAHUN 2019 | | |
|
|
|
Description:Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia,
terutama pada ibu hamil. Tanpa suplementasi cadangan besi dalam tubuh wanita
akan habis pada akhir kehamilan. Sumber zat besi yang mempunyai
bioavailability tinggi berasal dari sumber hewani seperti telur. Agar absorpsi Fe
yang terdapat dalam telur lebih optimal, maka perlu dilakukan konsumsi telur dan
vitamin C seperti jambu biji merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh pemberian jus jambu biji merah dan telur ayam kampung rebus terhadap
peningkatan kadar haemoglobin pada ibu hamil. Metode penelitian quasi-
eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Populasi adalah seluruh
ibu hamil yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Kumpulan Kabupaten
Pasaman yang berjumlah 110 orang. Sampel berjumlah 16 orang, yang diambil
secara purposive sampling. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara
komputerisasi. Hasil univariat didapatkan rata-rata kadar Hb sebelum diberikan
jus jambu biji merah dan telur ayam kampung rebus adalah 10,5gr%. Rata-rata
kadar Hb setelah diberikan jus jambu biji merah dan telur ayam kampung rebus
adalah 10,6gr%. Hasil bivariat ada pengaruh pemberian jus jambu biji merah dan
telur ayam kampung rebus terhadap peningkatan kadar haemoglobin pada ibu
hamil di wilayah kerja Puskesmas Kumpulan tahun 2019 (p = 0,0001).
Disarankan pada petugas Puskesmas agar memotivasi ibu hamil anemia untuk
banyak mengkonsumsi telur dan jus jambu biji merah untuk meningkatkan kadar
Hb dan mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil. [show more]
|
|
| PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP POLA ASUH IBU BALITA STUNTING DI JORONG BUKIT MELINTANG KECAMATAN SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019 | PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP POLA ASUH IBU BALITA STUNTING DI JORONG BUKIT MELINTANG KECAMATAN SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019 | | |
|
|
|
Description:Balita yang kurang gizi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, bisa dari orang orang
tua dan dari balita itu sendiri. Salah satu penyebabnya adalah pola makan anak yang
kurang baik termasuk rendahnya frekuensi makan balita karena nafsu makan anak
rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan frekuensi makan balita adalah
memberikan multivitamin penambah nafsu makan yang banyak terkadung dalam
buah-buahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi papaya
terhadap frekuensi makan balita.Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan
pendekatan one way one group sample. Penelitian dilakukan di Silaping pada
September-Oktober 2019.Populasi adalah semua balita 2-5 tahun di Jorong Silaping
sebanyak 93 orang. Besar sampel ditentukan dengan rumus Arikuto yaitu 20% dari
populasi sebanyak 19 orang. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara observasi
dan food recall tentang frekuensi makan anak. Data yang sudah dikumpulkan diolah
dan dianalisa secara komputerisasi dan menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil
analisa data diketahui bahwa rata-rata frekuensi makan balita adalah 2,215 kali dan
rata-rata frekuensi makan balita setelah konsumsi papaya adalah 2,5263 kali. Hasil uji
statistic didapatkan hasil p value 0,014 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada
pengaruh konsumsi papaya terhadap frekuensi makan balita. Berdasarkan penelitian
disarankan agar Ibu balita disarankan untuk menyediakan menu yang sehat untuk
balitanya dan mentaati jam makan yang telah ditetapkan [show more]
|
|
| PENGARUH KONSELING KEBIDANAN TERHADAP PARTISIPASI IBU MENGIKUTI KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DESA BARUKABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019 | PENGARUH KONSELING KEBIDANAN TERHADAP PARTISIPASI IBU MENGIKUTI KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DESA BARUKABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019 | | |
|
|
|
Description:
Kelas ibu hamil adalah kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan
antara 20 minggu s/d 32 minggu dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Di
kelas ini ibu hamil akan belajar bersama, diskusi dan tukar pengalaman tentang
kesehatan ibu dan anak secara menyeluruh dan sistematis serta dapat dilaksanakan
secara terjadwal dan berkesinambungan dari itu peneliti tertarik melakukan
penelitian tentang “Pengaruh Konseling Kebidanan Terhadap Partisipasi Ibu
Dalam mengikuti Kelas Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Baru
Pasaman Barat Tahun 2019Metode penelitian metode KUASI Ekperimen dengan
pendekatan One Group Pre n post sst Design dengan populasi sebanyak 33 orang.
Pengolahan data dengan komputerisasi dengan t-Test alpha 0,05., Hasil penelitian
didapatkan Dari 33 responden maka didapatkan Dari 33 responden maka
didapatkan rata rata partisipasi ibu hamil dalam mengikuti kelas sebelum
konseling kebidanan sebesar 1.18 kali di Puskesmas Desa Baru Pasaman Barat
Tahun 2019, Dari 33 responden maka didapatkan rata rata partisipasi ibu hamil
dalam mengikuti kelas setelah konseling kebidanan sebesar 3.30 kali di
Puskesmas Desa Baru Pasaman Barat Tahun 2019, Ada Pengaruh Konseling
Kebidanan Terhadap Partisipasi Ibu Hamil Dalam memilih Kelas Ibu hamil di
Puskesmas Desa Baru Pasaman Barat Tahun 2019 dengan P value (0.024< 0,05)
Disarankan bahwa hendaknya ibu hamil dapat memperhatikan konseling
kebidanan agar ibu hamil mampu berpartisipasi dalam melakukan kunjungan ibu
hamil
[show more]
|
|
PENGARUH KONSELING PERSONAL TERHADAP PENULARAN
HEPATITIS B OLEH IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
SUNGAI LIMAU TAHUN 2025
| PENGARUH KONSELING PERSONAL TERHADAP PENULARAN
HEPATITIS B OLEH IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
SUNGAI LIMAU TAHUN 2025
| | |
|
|
PENGARUH KONSELING PERSONAL TERHADAP PERILAKU
PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS TIGO BALEH
KOTA BUKITTINGGI
TAHUN 2022
| PENGARUH KONSELING PERSONAL TERHADAP PERILAKU
PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS TIGO BALEH
KOTA BUKITTINGGI
TAHUN 2022
| | |
|
|
|
Description:Tuberkulosis (TB) Paru adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan
Mycobakterium tuberculosis. Bakteri tersebut dapat menyerang hampir seluruh organ
tubuh manusia, tetapi sebagian besar menyerang organ paru. Salah satu cara yang bisa
digunakan untuk pencegahan penularan TB paru yaitu konseling kesehatan yang
dilakukan oleh konselor secara personal untuk menekan tingginya jumlah kasus TB
Paru, Di puskesmas tigo baleh kota bukitinggi didapatkan pasien tb paru sebanyak 15
penderita tb paru. sehingga perlu adanya konseling personal untuk menolong pasien TB
paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konseling personal terhadap
perilaku pencegahan penularan TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Di
Kota Bukitinggi. Desain penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan
metode pendekatan design one group pre-test post-test design. Sampel dalam penelitian
ini sebanyak 15 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dan teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di
gunakan yaitu uji paired t test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini
membuktikan bahwa lebih dari separuh (61.5%) responden memiliki perilaku
pencegahan penularan TB Paru buruk sebelum diberikan konseling personal dan sesudah
diberikan konseling personal didapatkan hasil nilai rata-rata (69.2%) dengan kategori
memiliki perilaku baik terhadap perilaku pencegahan penularan TB paru. Dari Uji paired
t-test di dapatkan nilai p-value 0,000 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada
pengeruh konseling personal terhadap perilaku pencegahan penularan tb paru terhadap
perilaku pencegahan penularan tb paru di wilayah kerja puskesmas tigo baleh dikota
bukitinggi tahun 2022. Diharapkan Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian
yang sama dengan menggunakan sampel yang lebih banyak. [show more]
|
|