HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN AKSES
INFORMASI DENGAN KEIKUTSERTAAN WANITA
USIA SUBUR DALAM MELAKUKAN IVA TES
DI KENAGARIAN PANDAM GADANG
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
KOTO TINGGI TAHUN 2024
| HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN AKSES
INFORMASI DENGAN KEIKUTSERTAAN WANITA
USIA SUBUR DALAM MELAKUKAN IVA TES
DI KENAGARIAN PANDAM GADANG
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
KOTO TINGGI TAHUN 2024
| | |
|
|
|
Description:Kanker Serviks merupakan penyebab kanker kedua yang paling umum
terjadi setelah kanker payudara pada kaum wanita. Salah satu upaya deteksi dini
yang dapat dilakukan yaitu dengan pemeriksaan IVA. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Akses Informasi Dengan
Keikutsertaan Wanita Usia Subur Dalam Melakukan Iva Tes Di Kenagarian
Pandam Gadang Di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi Tahun 2024. Jenis
penelitian analitik dengan desain penelitian crossectional study. Populasi semua
wanita usia subur yang telah menikah di wilayah kerja Puskesmas Koto Tinggi
yang berjumlah 402 orang, jumlah sampel dalam penelitian ini 80 orang, dengan
teknik pengambilan sampel simple random sampling. Penelitian telah dilakukan
pada bulan Februari – Maret 2024. Data yang digunakan adalah data primer.
Analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian terdapat 41 orang (51,3%) responden yang pernah ikut serta
dalam melakukan pemeriksaan IVA, 34 orang (42,5%) responden yang memiliki
pengetahuan baik tentang pemeriksaan IVA dan 44 orang (55,0%) responden
yang akses informasinya dalam kategori baik terhadap pemeriksaan IVA . Hasil
uji statistik terdapat hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan wanita usia
subur melakukan pemeriksaan IVA dengan p value 0,027 dan terdapat hubungan
akses informasi dengan keikutsertaan wanita usia subur melakukan pemeriksaan
IVA dengan p value 0,007. Kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan dan akses
infromasi dengan keikutsertaan wanita usia subur melakukan pemeriksaan IVA.
Disarankan kepada petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan kualitas upaya
penyuluhan tentang pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini kanker servik agar
pengetahuan WUS juga dapat meningkat. [show more]
|
|
| HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SCABIES DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM CUBADAK KECAMATAN DUA KOTO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2019 | HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SCABIES DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM CUBADAK KECAMATAN DUA KOTO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2019 | | |
|
|
|
Description:Scabies saat ini oleh badan kesehatan dunia (WHO) dianggap sebagai
pengganggu dan perusak kesehatan yang tidak dapat lagi dianggap hanya sekedar
penyakitnya orang miskin karena penyakit ini telah merebak menjadi penyakit
kosmopolit yang menyerang semua tingkat sosial. Prevalensi penyakit Scabies di
Indonesia adalah sekitar 6-27% dari populasi umum dan cenderung lebih tinggi
pada anak dan remaja. Prevalensi Scabies di Indonesia menurut Depkes RI
berdasarkan data dari Puskesmas seluruh Indonesia tahun 2008 adalah 5,6%-
12,95%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan
dan personal hygiene dengan kejadian scabies yang menggunakan metode
deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional dan menggunakan
teknik stratified random sampling dengan sampel 125 responden. Analisa dalam
penelitian ini adalah analisa bivariat dan hasil analisa dapat diketahui adanya
hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kejadian scabies,
dimana nilai p=0,043. hubungan antara perilaku personal hugiene dengan kejadian
scabies, dimana nilai p=0,001. Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan
bahwa ada hubungan antara variabel independen yaitu pengetahuan dan perilaku
personal hygiene dengan variabel dependen yaitu kejadian scabies pada santri di
pondok pesantren Darul Ulum Cubadak. Saran ditujukan kepada pondok
pesantren perlunya membuat kebijakan, sanksi atau penghargaan bagi santri yang
melaksanakan kebersihan diri dan kesehatan lingkungannya. [show more]
|
|
| HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SCABIES DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM CUBADAK KECAMATAN DUA KOTO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2019 | HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SCABIES DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM CUBADAK KECAMATAN DUA KOTO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2019 | | |
|
|
|
Description:Scabies saat ini oleh badan kesehatan dunia (WHO) dianggap sebagai
pengganggu dan perusak kesehatan yang tidak dapat lagi dianggap hanya sekedar
penyakitnya orang miskin karena penyakit ini telah merebak menjadi penyakit
kosmopolit yang menyerang semua tingkat sosial. Prevalensi penyakit Scabies di
Indonesia adalah sekitar 6-27% dari populasi umum dan cenderung lebih tinggi
pada anak dan remaja. Prevalensi Scabies di Indonesia menurut Depkes RI
berdasarkan data dari Puskesmas seluruh Indonesia tahun 2008 adalah 5,6%-
12,95%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan
dan personal hygiene dengan kejadian scabies yang menggunakan metode
deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional dan menggunakan
teknik stratified random sampling dengan sampel 125 responden. Analisa dalam
penelitian ini adalah analisa bivariat dan hasil analisa dapat diketahui adanya
hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kejadian scabies,
dimana nilai p=0,043. hubungan antara perilaku personal hugiene dengan kejadian
scabies, dimana nilai p=0,001. Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan
bahwa ada hubungan antara variabel independen yaitu pengetahuan dan perilaku
personal hygiene dengan variabel dependen yaitu kejadian scabies pada santri di
pondok pesantren Darul Ulum Cubadak. Saran ditujukan kepada pondok
pesantren perlunya membuat kebijakan, sanksi atau penghargaan bagi santri yang
melaksanakan kebersihan diri dan kesehatan lingkungannya. [show more]
|
|
| HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA MAHASISWA KEPERAWATAN IKESPNB YANG PRAKTIK DI RUMAH SAKIT TAHUN 2021 | HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA MAHASISWA KEPERAWATAN IKESPNB YANG PRAKTIK DI RUMAH SAKIT TAHUN 2021 | | |
|
|
|
Description:Pada akhir tahun 2019 dunia digemparkan dengan merebaknya infeksi virus baru
yaitu coronavirus. Penyakit coronavirus ini adalah penyakit menular yang dapat
menyerang manusia dan hewan. Dari bulan Maret sampai awal bulan Agustus
2021 sudah terkonfirmasi pasien positif covid-19 sebanyak 78.059 orang di
Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara
tingkat pengetahuan dan sikap dengan upaya pencegahan penularan covid-19 pada
mahasiswa keperawatan Ikespnb yang praktek di rumah sakit tahun 2021. Jenis
penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam
penelitian ini ada 64 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan
teknik purposive sampling dan pengumpulan data pada penelitian ini
menggunakan lembar kuesioner serta diolah dengan komputerisasi. Data
dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan
mahasiswa keperawatan Ikespnb memiliki pengetahuan tinggi sebesar 56,3%,
sikap yang baik sebesar 56,3%. Namun upaya pencegahan penularan covid-19
masih negatif 53,1%. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara
tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan penularan covid-19 pada
mahasiswa keperawatan Ikespnb yang praktek di rumah sakit tahun 2021
dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,185 (p<0,05) dan tidak ada hubungan antara
sikap dengan upaya pencegahan penularan covid-19 pada mahasiswa keperawatan
Ikespnb yang praktek di rumah sakit tahun 2021 dengan nilai signifikansi 1,00
(p>0,05). Berdasarkan penelitian ini disarankan seluruh mahasiswa mampu
menerapkan tindakan pencegahan secara nyata di lapangan, menumbuhkan
kesadaran dan selalu mencari informasi terbaru tentang covid-19 agar upaya
pencegahan penularan yang dilakukan lebih produktif. [show more]
|
|
| HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PEMANFAATAN BUKU KIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIALANG TAHUN 2020 | HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PEMANFAATAN BUKU KIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIALANG TAHUN 2020 | | |
|
|
|
Description:Didapatkan data 60 orang ibu hamil yang berada di wilayah Puskesmas Sialang.
Berdasarkan survei awal yang peneliti lakukan di Puskesmas Sialang di temukan
12 orang ibu hamil diantaranya 8 orang ibu hamil belum memanaatkan buku KIA,
dan 2 diantaranya sudah memanfaatkan buku KIA dengan baik. Tujuan penelitian
ini adalah mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil
Tentang Pemanaatan Buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Tahun
2020. Metode penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitik yaitu cross
sectional study kemudian data diolah dengan menggunakan uji chy square test.
Populasi pada penelitia ini 60 orang, dan sampel sebanyak 48 orang responden
dengan teknik pengambilan sampling random sampling. Hasil penelitian ini
didapatkan lebih dari separoh 26 orang (54,2%) responden berpengetahuan baik,
dan 22 orang (45,8%) responden berpengetahuan tidak baik, Didapatkan lebih dari
separoh 27 orang (56,3%) responden memiliki sikap positif, dan 21 orang (43,8%)
responden memiliki sikap negatif, didapatkan lebih dari separoh 25 orang (52,1%)
responden efektif dalam pemanfaatan buku KIA, dan 23 orang (47,9%) responden
tidak efektif dalam pemanfaatan buku KIA. Hasil uji statistik pengetahuan
diperoleh p value = 0,000 (p<α), sikap diperoleh p value = 0,000 (p<α) dapat
disimpulkan adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap Ibu Hamil Tentang
Pemanaatan Buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Tahun 2020.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya Hubungan Tingkat Pengetahuan
dan Sikap Ibu Hamil Tentang Pemanaatan Buku KIA Di Wilayah Kerja
Puskesmas Sialang Tahun 2020. Saran pada pelayanan kesehatan dapat dapat
dijadikan ibu hamil dalam meningkatkan motifasi ibu hamil untuk pemanfaatan
buku KIA. [show more]
|
|
| Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Pemanfaatan Buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Tahun 2020 | Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Pemanfaatan Buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Tahun 2020 | | |
|
|
| Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Tentang Covid-19 Terhadap Kejadian Covid-19 Di Nagari Koto Tuo Kec. IV Nagari Kab.Sijunjung Tahun 2020 | Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Tentang Covid-19 Terhadap Kejadian Covid-19 Di Nagari Koto Tuo Kec. IV Nagari Kab.Sijunjung Tahun 2020 | | |
|
|
|
Description:Pengetahuan dan sikap merupakan dua unsur penting dalam terbentuknya perilaku kesehatan pada seseorang, pengetahuan mengenai pandemi covid-19 yang baik dan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya mencegah penularan covid-19 penting untuk diterapkan. Masyarakat di Nagari Koto Tuo tidak memiliki pengalaman dalam menghadapi wabah covid-19, dan beranggapan virus covid-19 ini tidak terlalu berbahaya. banyak masyarakat yang tidak memakai masker dan jarang mencuci tangan pakai sabun, hal ini sangat beresiko terjadinya covid-19 kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat tentang covid-19 terhadap kejadian covid-19 di Nagari Koto Tuo Kec.IV Nagari Kab.Sijunjung tahun 2020. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan pengumpulan data dilakukan secara lansung dengan membagikan lembar kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap masyarakat dan lembar observasi terhadap kejadian covid-19. analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan 61,7% masyarakat yang memiliki tingkat pengetahuan baik, 51,1% masyarakat memiliki sikap Positif dan 54,3% masyarakat terjadi resiko covid-19. Secara statistik didapatkan ada hubungan yang antara tingkat pengetahuan terhadap kejadian covid-19 dengan p value 0,010 (p ≤ 0,05) nilai OR 3,432 dan ada hubungan antara sikap dengan kejadian covid-19 dengan p value 0,000. Disarankan kepada masyarakat Nagari Koto Tuo Kab.Sijunjung untuk meningkatkan pengetahuan tentang covid-19 dan selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah dan meminimalkan penyebaran virus yaitu : hindari berjabat tangan, menjaga jarak 1-2 meter dan menjaga daya tahan tubuh agar tidak ada peningkatan resiko terjadinya Covid-19. [show more]
|
|
| HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MASYARAKAT MENGIKUTI PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS MUARA BULIAN TAHUN 2020 | HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MASYARAKAT MENGIKUTI PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS MUARA BULIAN TAHUN 2020 | | |
|
|
|
Description:
Pandemi covid 19 telah menjangkit di lebih dari 215 negara di dunia termasuk
Indonesia. Jumlah kasus baru di Indonesia setiap harinya masih ditemukan dengan
angka yang fluktuatif.Angka kematian juga masih terus terjadi walaupun
diimbangi dengan jumlah kesembuhan pasien.Untuk itu diperlukan upaya
pemutusan rantai penularan covid 19 yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Pengetahuan tentang covid 19 ini sangat penting dimiliki oleh masyarakat
sehingga masyarakat mampu untuk mengambil keputusan dalam berperilaku yang
tepat dalam rangka memutus rantai penularan covid 19. Tujuan penelitian Untuk
mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Masyarakat
Mengikuti Protokol Kesehatan Pencegahan Covid 19 Di Wilayah Kerja
Puskemas Muara Bulian Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif dengan desain analitik korelasi. Sampel berjumlah 167 responden yang
diambil dengan cara random melalui aplikasi google form yang disebar melalui
whatsap kepada masyarakat. Hasil analisis bivariat untuk menguji hubungan
pengetahuan dan kepatuhan masyarakat mengikuti protokol kesehatan pencegahan
covid-19 dengan uji Chi-Square yang memberikan nilai p=0,000 (<0,05) dan X2
Hitung = 151. Artinya ada hubungan pengetahuan dan kepatuhan masyarakat
mengikuti protokol kesehatan pencegahan covid-19. Berdasarkan hasil penelitian
ini, menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat Muara Bulian tentang Covid 19
berada pada kategori tinggi dan kepatuhan masyarakat tentang pencegahan dan
penularan Covid-19 pada kategori baik. Kondisi ini menjadi potensi dan kekuatan
yang baik bagi pemerintah Kabupaten Batanghari dalam program penanganan
Covid-19 ini. Namun demikian, saran dan upaya pencegahan dan pemantauan
terhadap pemutusan penyebaran covid 19 masih harus terus dilakukan oleh
berbagai pihak agar tidak terjadi penambahan jumlah kasus yang serius. [show more]
|
|
| HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MASYARAKAT MENGIKUTI PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS MUARA BULIAN TAHUN 2020 | HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MASYARAKAT MENGIKUTI PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS MUARA BULIAN TAHUN 2020 | | |
|
|
|
Description:Pandemi covid 19 telah menjangkit di lebih dari 215 negara di dunia termasuk
Indonesia. Jumlah kasus baru di Indonesia setiap harinya masih ditemukan dengan
angka yang fluktuatif.Angka kematian juga masih terus terjadi walaupun
diimbangi dengan jumlah kesembuhan pasien.Untuk itu diperlukan upaya
pemutusan rantai penularan covid 19 yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Pengetahuan tentang covid 19 ini sangat penting dimiliki oleh masyarakat
sehingga masyarakat mampu untuk mengambil keputusan dalam berperilaku yang
tepat dalam rangka memutus rantai penularan covid 19. Tujuan penelitian Untuk
mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Masyarakat
Mengikuti Protokol Kesehatan Pencegahan Covid 19 Di Wilayah Kerja
Puskemas Muara Bulian Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif dengan desain analitik korelasi. Sampel berjumlah 167 responden yang
diambil dengan cara random melalui aplikasi google form yang disebar melalui
whatsap kepada masyarakat. Hasil analisis bivariat untuk menguji hubungan
pengetahuan dan kepatuhan masyarakat mengikuti protokol kesehatan pencegahan
covid-19 dengan uji Chi-Square yang memberikan nilai p=0,000 (<0,05) dan X2
Hitung = 151. Artinya ada hubungan pengetahuan dan kepatuhan masyarakat
mengikuti protokol kesehatan pencegahan covid-19. Berdasarkan hasil penelitian
ini, menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat Muara Bulian tentang Covid 19
berada pada kategori tinggi dan kepatuhan masyarakat tentang pencegahan dan
penularan Covid-19 pada kategori baik. Kondisi ini menjadi potensi dan kekuatan
yang baik bagi pemerintah Kabupaten Batanghari dalam program penanganan
Covid-19 ini. Namun demikian, saran dan upaya pencegahan dan pemantauan
terhadap pemutusan penyebaran covid 19 masih harus terus dilakukan oleh
berbagai pihak agar tidak terjadi penambahan jumlah kasus yang serius. [show more]
|
|
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI PIN POLIO PADA ANAK PRASEKOLAH DI TK AL AZHAR
KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2025 | HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI PIN POLIO PADA ANAK PRASEKOLAH DI TK AL AZHAR
KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2025 | | |
|
|