<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="https://digilib.upnb.ac.id/items?output=omeka-xml&amp;page=306&amp;sort_field=Dublin+Core%2CTitle" accessDate="2026-08-19T14:14:50+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>306</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3764</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1465" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1464">
        <src>https://digilib.upnb.ac.id/files/original/34\1465\SKRIPSI_SIAP_EDIT.1.pdf</src>
        <authentication>dbc1cbee0bde3f2dc17a4132c026fa46</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="34">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5349">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6691">
                <text>PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP &#13;
TINGKAT KECEMASAN PASIEN OPERASI SECTIO &#13;
CAESAREA (SC) DI RUANG KEBIDANAN  &#13;
RSUD dr. ACHMAD DARWIS  &#13;
SULIKI  TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6692">
                <text> &#13;
Tindakan  Sectio Caesarea  merupakan  tindakan  yang  cepat  dan  mudah, &#13;
akan tetapi tindakan Sectio Caesarea juga memiliki  beberapa  bahaya  komplikasi, &#13;
sehingga menimbulkan kecemasan pada pasien yang akan menjalani operasi. &#13;
Kecemasan pada pasien preoperasi dapat menimbulkan perubahan terhadap &#13;
peningkatan  tekanan darah yang pada akhirnya akan menghambat proses &#13;
pembedahan. Observasi terhadap pasien pre  Sectio Caesarea  diketahui bahwa &#13;
50% pasien preoperasi mengeluh cemas menghadapi operasi yang akan dilakukan. &#13;
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh  pendidikan kesehatan  terhadap &#13;
tingkat kecemasan pasien operasi  sectio caesarea  Desain penelitian  quasi-&#13;
eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Populasi adalah seluruh &#13;
pasien  preoperasi  Sectio Caesarea  yang terdapat di RSUD dr. Achmad Darwis &#13;
Suliki, rata-rata 20 orang per bulan. Jumlah sampel 13 orang, diambil  secara &#13;
purposive  sample.  Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner  Hamilton &#13;
Anxiety Ranting Scale (HARS). dan dianalisa menggunakan uji chi-square. Hasil &#13;
univariat diketahui rata-rata  tingkat kecemasan pasien sebelum diberikan &#13;
pendidikan kesehatan adalah  25,92  (kecemasan  sedang)  dan sesudah  diberikan &#13;
pendidikan kesehatan adalah 9 (kecemasan  ringan). Hasil bivariate ada pengaruh &#13;
pendidikan kesehatan  terhadap tingkat kecemasan pasien operasi  sectio caesarea &#13;
di Ruang Kebidanan RSUD Dr. Achmad Darwis Suliki tahun 2022  (p = 0,001). &#13;
Disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap penurunan &#13;
kecemasan pasien pre operasi. Saran kepada pihak rumah sakit  agar  membuat &#13;
protap pemberian pendidikan kesehatan pada semua pasien yang akan menjalani &#13;
operasi khususnya operasi cesar. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6693">
                <text> &#13;
RASYIDAH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6694">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6695">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2448" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2433">
        <src>https://digilib.upnb.ac.id/files/original/2448\Skripsi_Mentari_Fajriani_Lengkap.1.pdf</src>
        <authentication>4e28e248f27a53c04de2ef0e657a3b06</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11307">
                <text>Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa tentang Cuci Tangan Pakai Sabun di SD Negeri 18 Koto Alam Nagari Tabek Patah Kec. Salimpaung Kb. Tanah Datar Tahun 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11308">
                <text>Cuci  tangan pakai sabun merupakan tindakan yang dapat menghindarkan dari &#13;
berbagai penyakit akibat tangan yang tidak bersih, seperti diare, ISPA dan &#13;
penyakit infeksi  lainnya. Provinsi Sumatera Barat menempati urutan 11 tertinggi &#13;
kasus diare di sarana kesehatan dan diare merupakan salah satu dampak dari &#13;
kurang personal hygiene pada tangan. Begitu pun di SD Negeri 18 Koto Alam &#13;
dimana adanya fenomena seringnya siswa tidak  hadir karena sakit dan diare &#13;
merupakan salah satu penyakit yang sering menyebabkan siswa tidak hadir ke &#13;
sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan &#13;
kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang cuci tangan pakai sabun &#13;
yang telah dilaksanakan pada bulan Maret terhadap 31 siswa di SD Negeri 18 &#13;
Koto Alam dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan &#13;
data pada penelitian ini menggunakan lember kuisioner dan analisis data meliputi &#13;
analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji paired t-test. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan berpengaruh &#13;
signifikan terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang cuci tangan pakai sabun, &#13;
dimana terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 1,225 dan                       &#13;
p-value = 0,000, sedangkan pada faktor sikap terjadi peningkatan rata-rata sebesar &#13;
4,74 dan p-value = 0,000. Disimpulkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan &#13;
berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan  sikap siswa SD &#13;
Negeri 18 Koto Alam tentang tindakan cuci tangan pakai sabun. Maka dari itu, &#13;
diharapkan kepada semua pihak terutama pihak sekolah untuk selalu memberikan &#13;
bimbingan dan pendidikan kesehatan tentang cuci tangan pakai sabun serta &#13;
memfasilitasi  tindakan dengan penyediaan sarana cuci tangan di lingkungan &#13;
sekolah. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11309">
                <text>Mentari Fajriani </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11310">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11311">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2720" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2708">
        <src>https://digilib.upnb.ac.id/files/original/96\2720\Skripsi_Mentari_Fajriani_Lengkap.1.pdf</src>
        <authentication>4e28e248f27a53c04de2ef0e657a3b06</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="96">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="9776">
                  <text>Tahun 2019</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="12569">
                <text>Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa tentang Cuci Tangan Pakai Sabun di SD Negeri 18 Koto Alam Nagari Tabek Patah Kec. Salimpaung Kb. Tanah Datar Tahun 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="12570">
                <text>Cuci tangan pakai sabun merupakan tindakan yang dapat menghindarkan dari berbagai penyakit akibat tangan yang tidak bersih, seperti diare, ISPA dan penyakit infeksi lainnya. Provinsi Sumatera Barat menempati urutan 11 tertinggi kasus diare di sarana kesehatan dan diare merupakan salah satu dampak dari kurang personal hygiene pada tangan. Begitu pun di SD Negeri 18 Koto Alam dimana adanya fenomena seringnya siswa tidak hadir karena sakit dan diare merupakan salah satu penyakit yang sering menyebabkan siswa tidak hadir ke sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang cuci tangan pakai sabun yang telah dilaksanakan pada bulan Maret terhadap 31 siswa di SD Negeri 18 Koto Alam dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lember kuisioner dan analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang cuci tangan pakai sabun, dimana terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 1,225 dan p-value = 0,000, sedangkan pada faktor sikap terjadi peningkatan rata-rata sebesar 4,74 dan p-value = 0,000. Disimpulkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa SD Negeri 18 Koto Alam tentang tindakan cuci tangan pakai sabun. Maka dari itu, diharapkan kepada semua pihak terutama pihak sekolah untuk selalu memberikan bimbingan dan pendidikan kesehatan tentang cuci tangan pakai sabun serta memfasilitasi tindakan dengan penyediaan sarana cuci tangan di lingkungan sekolah.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="12571">
                <text>Mentari Fajriani </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="12572">
                <text>intitut kesehatan prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="12573">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2537" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2521">
        <src>https://digilib.upnb.ac.id/files/original/109\2537\SKRIPSI_SAHNILA_DEVIANTI_171012114201042_PROGSUS_S1_KEPERAWATAN.1.pdf</src>
        <authentication>0cc1ee088afb7fd4d71450b1e7131617</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="109">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11679">
                  <text>Tahun 2019</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11752">
                <text>Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Diet Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Cubadak tahun 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11753">
                <text>Diabetes mellitus merupakan penyakit penyakit gangguan metabolisme gula darah, protein, dan lemak yang dikarakteristikkan dengan kondisi hiperglikemia yang memerlukan penanganan jangka panjang. Pasien DM yang berobat ke Puskesmas Cubadak masih banyak yang belum mengetahui apa itu penyakit DM apa penyebab serta bagaimana cara mengatasinya. Selain itu masih banyak pasien yang belum mengontrol pola makannya,sehingga dapat meningkatkan kadar gula dalam tubuh yang dapat memperburuk kondisi pasien. Maka dari itu pendidikan kesehatan merupakan cara yang baik untuk memberikan informasi pengetahuan pasien DM agar lebih baik sehingga tidak memperburuk kondisi pasien DM. adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan diet pasien DM di Puskesmas Cubadak tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif,dengan menggunakan metode pre test-post test design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purfosif sampling yang berjumlah 20 orang. Instrument penelitian menggunakan kuesioner, pendidikan kesehatan dengan menggunakan leaflet. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji statistic didapatkan nilai pvalue dimana p &amp;lt; 0.01 yang dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan diet pasien diabetes mellitus tipe 2 di poliklinik puskesmas cubadak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pelayanan kesehatan dalam meningkatkan program promosi kesehatan terutama dalam bidang pendidikan kesehatan dan semakin memperhatikan tingkat pengetahuan masyarakat terutama dalam bidang kesehatan.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11754">
                <text> Sahnila Devianti </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11755">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11756">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2612" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2596">
        <src>https://digilib.upnb.ac.id/files/original/96\2612\SKRIPSI_FULL_TEKS_SRININGSIH.1.pdf</src>
        <authentication>e4f8bdf838c3b15bc478f9991fb5fec2</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="96">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="9776">
                  <text>Tahun 2019</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="12099">
                <text>Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Tingkat&#13;
Pengetahuan Ibu Dalam Pemberian ASI Eksklusif Di Muara Air Haji&#13;
Wilayah Kerja Puskesmas Air Haji Tahun 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="12100">
                <text>Pemberian ASI secara eksklusif dapat menekan angka kematian bayi dan&#13;
kematian balita. Namun pencapaian ASI eksklusif masih rendah. Berdasarkan&#13;
survey awal yang penulis lakukan terhadap 15 orang ibu menyusui, diketahui&#13;
bahwa 11 orang dari mereka tidak begitu  paham  tentang  pentingnya  ASI&#13;
ekslusif. Ibu-ibu tersebut mengatakan bahwa ASI nya tidak cukup kalau di&#13;
berikan sampai usia 6 bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui&#13;
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Tingkat Pengetahuan Ibu&#13;
Dalam Pemberian ASI Eksklusif Di Muara Air Haji Wilayah Kerja Puskesmas&#13;
Air Haji Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan Quasi Eksperiment&#13;
pre dan post test. Penelitian ini telah dilakukan di Muara Air Haji Wilayah Kerja&#13;
Puskesmas Air Haji pada bulan September-Oktober 2019. Dengan jumlah sampel&#13;
dalam penelitian ini sebanyak 14 orang . Teknik pengumpulan data melalui data&#13;
primer dan data sekunder. Data dianalisa secara univariat dan bivariat.&#13;
Berdasarkan analisa univariat didapatkan dari 14 orang responden terdapat rata-&#13;
rata tingkat pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif sebelum diberikan pendidikan&#13;
kesehatan adalah  sebesar 5,21 ± 1,528 dan rata-rata tingkat pengetahuan ibu&#13;
tentang ASI eksklusif sesudah diberikan pendidikan kesehatan adalah  sebesar&#13;
7,71 ± 1,383. Hasil uji statistik didapatkan nilai p Value = 0,000 maka dapat&#13;
disimpulkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan&#13;
tingkat pengetahuan ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Dari hasil penelitian&#13;
dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap&#13;
peningkatan tingkat pengetahuan ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Oleh karena&#13;
itu diharapkan harus lebih sering memberikan penyuluhan kesehatan agar&#13;
pengetahuan ibu meningkat dan program ASI eksklusif dapat tercapai.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="12101">
                <text>Sriningsih</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="12102">
                <text>Institusi Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="12103">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2308" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2293">
        <src>https://digilib.upnb.ac.id/files/original/96\2308\SKRIPSI_FULL_TEKS_SRININGSIH.1.pdf</src>
        <authentication>e4f8bdf838c3b15bc478f9991fb5fec2</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="96">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="9776">
                  <text>Tahun 2019</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10614">
                <text>Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Tingkat Pengetahuan Ibu Dalam Pemberian ASI Eksklusif Di Muara Air Haji Wilayah Kerja Puskesmas Air Haji Tahun 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10615">
                <text>Pemberian ASI secara eksklusif dapat menekan angka kematian bayi dan&#13;
kematian balita. Namun pencapaian ASI eksklusif masih rendah. Berdasarkan&#13;
survey awal yang penulis lakukan terhadap 15 orang ibu menyusui, diketahui&#13;
bahwa 11 orang dari mereka tidak begitu  paham  tentang  pentingnya  ASI&#13;
ekslusif. Ibu-ibu tersebut mengatakan bahwa ASI nya tidak cukup kalau di&#13;
berikan sampai usia 6 bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui&#13;
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Tingkat Pengetahuan Ibu&#13;
Dalam Pemberian ASI Eksklusif Di Muara Air Haji Wilayah Kerja Puskesmas&#13;
Air Haji Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan Quasi Eksperiment&#13;
pre dan post test. Penelitian ini telah dilakukan di Muara Air Haji Wilayah Kerja&#13;
Puskesmas Air Haji pada bulan September-Oktober 2019. Dengan jumlah sampel&#13;
dalam penelitian ini sebanyak 14 orang . Teknik pengumpulan data melalui data&#13;
primer dan data sekunder. Data dianalisa secara univariat dan bivariat.&#13;
Berdasarkan analisa univariat didapatkan dari 14 orang responden terdapat rata-&#13;
rata tingkat pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif sebelum diberikan pendidikan&#13;
kesehatan adalah  sebesar 5,21 ± 1,528 dan rata-rata tingkat pengetahuan ibu&#13;
tentang ASI eksklusif sesudah diberikan pendidikan kesehatan adalah  sebesar&#13;
7,71 ± 1,383. Hasil uji statistik didapatkan nilai p Value = 0,000 maka dapat&#13;
disimpulkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan&#13;
tingkat pengetahuan ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Dari hasil penelitian&#13;
dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap&#13;
peningkatan tingkat pengetahuan ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Oleh karena&#13;
itu diharapkan harus lebih sering memberikan penyuluhan kesehatan agar&#13;
pengetahuan ibu meningkat dan program ASI eksklusif dapat tercapai.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10616">
                <text>Sriningsih</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10617">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTA RABUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10618">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1371" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1371">
        <src>https://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1371\SKRIPSI_HAFIZAH_FITRI_DWIRIDAL.211000415201163.KELAS_C_NON_R.1.pdf</src>
        <authentication>73470ec4916aef67964768b212de6eb7</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6213">
                <text>PENGARUH PENERAPAN KOMBINASI TEKNIK EFFLEURAGE&#13;
MASSAGE DAN TEKNIK FRICTION MASSAGE TERHADAP&#13;
NYERI AFTERPAINS PADA IBU NIFAS KUNJUNGAN&#13;
NIFAS 1 DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN MY&#13;
KABUPATEN LIMA PULUH KOTA&#13;
TAHUN 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6214">
                <text>Kontraksi dan retraksi pada involusi uterus secara fisiologis pada ibu nifas&#13;
menyebabkan timbulnya nyeri afterpains. Nyeri afterpains dapat menyebabkan&#13;
ketidaknyamanan pada ibu nifas seperti pembatasan mobilisasi, kesulitan beristirahat,&#13;
malas menyusui bayi hingga kecemasan. Keluhan nyeri afterpains paling sering dialami&#13;
oleh ibu nifas diseluruh dunia dimana 50% ibu nifas dengan primipara dan 86% dengan&#13;
multipara. Untuk mengatasi nyeri afterpains terdapat kombinasi Teknik Effleurage&#13;
Massage dan Teknik Friction Massage sebagai salah satu terapi komplementer yang&#13;
dapat menimbulkan efek relaksasi dan membantu mengurangi otot-otot yang spasme&#13;
sehingga nyeri afterpains yang dirasakan oleh ibu dapat berkurang. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan kombinasi Teknik Effleurage Massage&#13;
dan Teknik Friction Massage terhadap nyeri afterpains pada ibu nifas kunjungan nifas&#13;
1 di Praktik Mandiri Bidan MY. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan&#13;
sistem one group pretest-posttest design. Sampel yang diambil sebanyak 19 responden&#13;
dari 20 populasi dengan menggunakan teknik pengambilan sampel nonprobility&#13;
sampling. Pengambilan data dengan menggunakan lembar observasi kemudian di&#13;
analisis dengan menggunakan ujis statistik Wilcoxon. Intervensi dilakukan sebanyak 1&#13;
kali untuk masing-masing ibu nifas dengan lama pemijatan 10 menit. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa sebelum diberikannya intervensi ibu nifas mengalami rata-rata&#13;
skala nyeri afterpains 6 (nyeri sedang) dan setelah diberikan intervensi ibu nifas&#13;
mengalami rata-rata skala nyeri afterpains 1 (nyeri ringan). Pada uji wilcoxon&#13;
didapatkan hasil bahwa �-Value 0,000 dimana � &lt; 0,05. Artinya terdapat pengaruh yang&#13;
berarti terhadap pemberian intervensi kombinasi Teknik Effleurage Massage dan&#13;
Friction Massage terhadap nyeri afterpains pada ibu nifas kunjungan nifas 1 di Praktik&#13;
Mandiri Bidan MY. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat memberikan&#13;
pelayanan atau edukasi tentang Teknik Effleurage Massage dan Teknik Friction&#13;
Massage pada ibu nifas untuk mengatasi masalah yang muncul akibat nyeri afterpains.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6215">
                <text>HAFIZAH FITRI DWIRIDAL</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6216">
                <text>N UNIVERSITAS&#13;
NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6217">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2303" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2288">
        <src>https://digilib.upnb.ac.id/files/original/96\2303\SKRIPSI_FULL_TEKS_RISMAYENTI.1.pdf</src>
        <authentication>8845373d7fa6aa7f4252346314ef1758</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="96">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="9776">
                  <text>Tahun 2019</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10589">
                <text>Pengaruh Penggunaan Aroma Therapy Grentea Terhadap Kualitas Tidur&#13;
Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Haji Tahun 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10590">
                <text>Menurut data hasil Survei National Sleep Foundation (2012), 86% wanita&#13;
hamil di New Zealand mengalami gangguan tidur. Tujuan penelitian ini adalah&#13;
untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Aroma Therapy Grentea Terhadap&#13;
Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Haji&#13;
Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan Quasi Eksperiment pre dan&#13;
post test. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Air Haji pada&#13;
bulan September-Oktober 2019. Dengan jumlah sampel dalam penelitian ini&#13;
sebanyak 14 orang . Teknik pengumpulan data melalui data primer dan data&#13;
sekunder. Data dianalisa secara univariat dan bivariat. Berdasarkan analisa&#13;
univariat didapatkan dari 14 orang responden terdapat rata-rata kualitas tidur&#13;
sebelum senam yoga hamil  sebesar 13,00 dengan standar deviasi 3,50 dan rata-&#13;
rata sesudah 7,29 dengan standar deviasi 3,42. Hasil uji statistic didapatkan nilai p&#13;
Value = 0,000 maka dapat disimpulkan Penggunaan Aroma Therapy Grentea&#13;
berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil. Dari hasil penelitian&#13;
dapat disimpulkan bahwa Penggunaan Aroma Therapy Grentea berpengaruh&#13;
terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil. Oleh karena itu diharapkan hasil&#13;
peneltian ini dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan agar lebih proaktif dalam&#13;
memberikan asuhan pada semua ibu hamil seperti menganjurkan untuk melakukan&#13;
upaya dalam pencegahan insomnia pada ibu hamil.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10591">
                <text>Rismayenti</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10592">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARABUKITTINGGI &#13;
FAKULTAS SARJANA TERAPAN KEBIDANAN </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10593">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2043" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2033">
        <src>https://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2043\SKRIPSI_MARDELINA_SYAFITRI.STr.Keb.1.pdf</src>
        <authentication>91f532a3190f4f9a3e3fbb0f6cacb33b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9305">
                <text>PENGARUH PENGGUNAAN BIRTH BALL TERHADAP LAMANYA &#13;
PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN &#13;
DI RUANG KEBIDANAN RSUD HAMBA  &#13;
BATANG HARI TAHUN 2020 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9306">
                <text>Hampir 30 persen kelahiran hidup dalam SDKI 2017 tidak mengalami komplikasi &#13;
saat persalinan. Sedangkan kelahiran lainnya mengalami 1 atau lebih komplikasi. &#13;
Komplikasi persalinan yang banyak  dilaporkan adalah persalinan lama (41%). &#13;
Mayoritas kelahiran dengan riwayat komplikasi persalinan lama (30%). Ada &#13;
beberapa upaya fisilogis yang dapat dilakukan untuk mencegah persalinan lama &#13;
seperti, senam hamil, dan teknik nafas dalam. Upaya lainnya dalam mencegah &#13;
persalinan lama dengan Birth Ball yang mendukung persalinan agar dapat berjalan &#13;
secara fisiologis.  Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui  Pengaruh &#13;
Penggunaan Birth Ball Terhadap Lamanya Kala I fase aktif Pada Ibu Bersalin Di &#13;
Ruang Kebidanan RSUD HAMBA Batang Hari, jenis penelitian ini adalah quasy &#13;
experimen  sedangkan desain penelitian yang digunakan adalah penelitian  case &#13;
control.  Case control  adalah penelitian yang dilakukan dengan cara &#13;
membandingkan antara dua kelompok, yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol &#13;
dengan jumlah sampel sebanyak 14 orang. Dilakukan observasi dengan &#13;
menggunakan lembar partograf di dapat hasil rata-rata kemajuan persalinan selama &#13;
2.82 jam pada kelompok intervensi dan 5.61 jam untuk kemajuan persalinan pada &#13;
kelompok kontrol. Uji statistik dengan menggunakan Uji independent sampel T-&#13;
Test menunjukkan nilai  p-value = 0.000 &lt; 0.05 dapat disimpulkan bahwa  ada &#13;
pengaruh  lamanya persalinan kala I  fase aktif pada ibu bersalin yang di berikan &#13;
tindakan  Birth ball  dengan  yang  tidak diberikan  Birth ball.  Diharapkan dapat &#13;
digunakan sebagai acuan di RSUD HAMBA dalam memberikan pelayanan pada &#13;
ibu bersalin kala 1 sehingga tercipta persalinan yang nyaman dan singkat bagi ibu &#13;
besalin. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9307">
                <text>Mardelina Syafitri </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9308">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN&#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9309">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="3668" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="3653">
        <src>https://digilib.upnb.ac.id/files/original/144\3668\Yona_Noverita_Skripsi_ok_-_Yona_Noverita.1.pdf</src>
        <authentication>d4f3fd1a463ee3cf1c7107270034ed23</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="144">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="15887">
                  <text>Tahun 2026</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="16278">
                <text>PENGARUH PENGGUNAAN BRITHING BALL TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PERSALINAN NORMAL DI RSUD AROSUKA KABUPATEN SOLOK TAHUN 2026&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="16279">
                <text>YONA NOVERITA&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="16280">
                <text>2026</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="16281">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
