HUBUNGAN ANTARA DIABETES MELITUS DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN KATARAK DI POLIKLINIK MATA RUMAH SAKIT BUKIT ASAM MEDIKA TAHUN 2024
Description
Katarak merupakan penyebab utama kebutaan dan memerlukan
penanganan berupa operasi. pasien yang direncanakan akan menjalani operasi
katarak dapat mengalami kecemasan akan kehilangan penglihatan setelah operasi.
tujuan penelitain ini untuk mengetahui hubungan antara diabetes melitus
kebiasaan merokak dengan kejadian katarak di Poliklinik Mata Rumah Sakit
Bukit Asam Medika Tahun 2024. Desain penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif dengan menggunakan metode analitik korelasional yaitu metode
analisis data kuantitatif yang digunakan untuk mencari dan mengevaluasi
hubungan antara dua variabel atau lebih dengan desain penelitian yaitu cross
sectional study, dengan jumlah sample 51 responden. Berdasarkan penelitian
didapatkan hasil diketahui distribusi frekuensi diabetes melitus dengan Kejadian
Katarak di Poliklinik Mata bahwa 51 (100%) responden yang memiliki penyakit
diabetes melitus berobat ke Poliklinik Mata. Diketahui distribusi frekuensi
kebiasaan merokok dengan Kejadian Katarak di Poliklinik Mata bahwa 19 (37,3)
responden yang memiliki kebiasaan merokok ringan yang berobat ke Poliklinik
Mata. Diketahui distribusi frekuensi kejadian katarak di Poliklinik Mata bahwa
menunjukkan bahwa 29 (56,9) responden yang katarak berobat ke Poliklinik
Mata. Ada hubungan yang bermakna antara penyakit diabetes melitus dengan
kejadian katarak di Poliklinik Mata dengan (p-value 0,000). Ada hubungan yang
bermakna antara kebiasaan merokok dengan kejadian katarak di Poliklinik Mata
Rumah Sakit Bukit Asam Medika Tahun 2024 dengan (p-value 0,001). Dapat
disimpulkan bahwa ada hubungan antara diabaetes melitus dan kebiasaan
merokok dengan kejadian katarak, disarankan agar peneliti lebih mengedukasi
lagi perihal efek samping bila terus menurus memiliki kebiasaan merokok
dikarenakan bukan dapat merugikan perokok sendiri tetapi bisa merugikan orang
disekitar lingkungannya sehari-hari.
penanganan berupa operasi. pasien yang direncanakan akan menjalani operasi
katarak dapat mengalami kecemasan akan kehilangan penglihatan setelah operasi.
tujuan penelitain ini untuk mengetahui hubungan antara diabetes melitus
kebiasaan merokak dengan kejadian katarak di Poliklinik Mata Rumah Sakit
Bukit Asam Medika Tahun 2024. Desain penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif dengan menggunakan metode analitik korelasional yaitu metode
analisis data kuantitatif yang digunakan untuk mencari dan mengevaluasi
hubungan antara dua variabel atau lebih dengan desain penelitian yaitu cross
sectional study, dengan jumlah sample 51 responden. Berdasarkan penelitian
didapatkan hasil diketahui distribusi frekuensi diabetes melitus dengan Kejadian
Katarak di Poliklinik Mata bahwa 51 (100%) responden yang memiliki penyakit
diabetes melitus berobat ke Poliklinik Mata. Diketahui distribusi frekuensi
kebiasaan merokok dengan Kejadian Katarak di Poliklinik Mata bahwa 19 (37,3)
responden yang memiliki kebiasaan merokok ringan yang berobat ke Poliklinik
Mata. Diketahui distribusi frekuensi kejadian katarak di Poliklinik Mata bahwa
menunjukkan bahwa 29 (56,9) responden yang katarak berobat ke Poliklinik
Mata. Ada hubungan yang bermakna antara penyakit diabetes melitus dengan
kejadian katarak di Poliklinik Mata dengan (p-value 0,000). Ada hubungan yang
bermakna antara kebiasaan merokok dengan kejadian katarak di Poliklinik Mata
Rumah Sakit Bukit Asam Medika Tahun 2024 dengan (p-value 0,001). Dapat
disimpulkan bahwa ada hubungan antara diabaetes melitus dan kebiasaan
merokok dengan kejadian katarak, disarankan agar peneliti lebih mengedukasi
lagi perihal efek samping bila terus menurus memiliki kebiasaan merokok
dikarenakan bukan dapat merugikan perokok sendiri tetapi bisa merugikan orang
disekitar lingkungannya sehari-hari.
Creator
Publisher
ii PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2024
Format
pdf
Document Viewer
Collection
Citation
GUSTRIADI, “HUBUNGAN ANTARA DIABETES MELITUS DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN KATARAK DI POLIKLINIK MATA RUMAH SAKIT BUKIT ASAM MEDIKA TAHUN 2024,” KOLEKSI DIGITAL - UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI, accessed April 3, 2025, http://digilib.upnb.ac.id/items/show/2784.