<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2732" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/show/2732?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-20T21:38:06+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2720">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/97\2732\SKRIPSI_ANGGA_SAJAYA.1.pdf</src>
      <authentication>887cd850a7c11997b5d602d1b84c523e</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="97">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10688">
                <text>Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12628">
              <text>EFEKTIFITAS PEMBERIAN KOMPRES BAWANG MERAH TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK DENGAN DEMAM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI TUTUNG TAHUN 2021</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12629">
              <text>  Demam   merupakan suhu tubuh lebih dari 100,4°F (38°C) dalam keadaan &#13;
istirahat. Demam mengakibatkan ganguan pada titik pengaturan hipotalamus. &#13;
Pirogen seperti bakteri, virus, dan antigen tertentu  meningkatkan suhu tubuh. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  efektifitas pemberian kompres bawang &#13;
merah terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan demam di wilayah Kerja &#13;
Puskesmas Sungai Tutung. Desain penelitian ini ini menggunakan pra-eksperimental &#13;
design  dengan rancangan    one-grup pretest-posttest design.  Sampel yang diambil &#13;
dalam penelitian ini adalah 10 responden dari 77  populasi dengan menggunakan &#13;
purposive sample.  Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi &#13;
kemudian analisis dengan  paired  sample t test.  Instrumen yang digunakan adalah &#13;
termometer digital, alat tulis, dan lembaran observasi.  Penelitian ini dilaksanakan &#13;
dari 13-14 Februari tahun 2021.  Hasil menunjukan bahwa  rata-rata suhu tubuh &#13;
sebelum kompres bawang merah adalah 37,95ᵒC dan    rata-rata suhu tubuh  sesudah &#13;
kompres bawang merah adalah 36,94ᵒC.  Pada uji  paired sampel t test  didapatkan &#13;
hasil nilai p-value = 0,000  (p ≤ 0,05). Artinya ada pengaruh yang signifikan antara &#13;
suhu tubuh  sebelum dan sesudah pemberian  kompres bawang merah.  Dapat &#13;
disimpulkan bahwa  pemberian kompres bawang merah efektif dalam menurunkan &#13;
suhu tubuh anak dengan demam. Maka dari itu disarankan kepada petugas kesehatan &#13;
untuk menerapkan  kompres bawang merah sebagai alternatif terapi yang dapat &#13;
digunakan untuk menurunkan suhu tubuh pada anak dengan demam. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12630">
              <text> &#13;
ANGGA SANJAYA </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12631">
              <text>PROGRAM STUDI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2021</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12632">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
