<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2699" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/show/2699?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-07T15:53:48+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2686">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/83\2699\Skripsi_Muchti_Asih_BP_20.1.pdf</src>
      <authentication>12e4e6b50d98faee56e81cad0bcf5273</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="83">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8211">
                <text>Tahun 2024</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12467">
              <text>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGAULAN BEBAS DITINJAU DARI PENDIDIKAN SEKSUAL PADA GENERASI Z DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2024</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12468">
              <text>Provinsi Sumatera Barat baik pria dan wanita,masing-masing telah mengaku mempunyai pacar. Umur pacaran pertama kali adalah 15 tahun,pergaulan paling banyak dilakukan saat berpacaran, berpegangan tangan (65,9%) wanita (74,2%) pria, berpelukan (19,4%) wanita (30,5%) pria, berciuman bibir (6,3%) wanita (13,9%) pria, meraba atau merangsang pasangan (1,5%) wanita (5,3%) pria, pernah melakukan hubungan seksual (2,2%) wanita (3,4%) pria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pendidikan seksual dengan pergaulan bebas di Kota Bukittinggi tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja Kota Bukittinggi berjumlah 71.563 remaja dengan sampel 119 remaja. Penelitian ini di lakukan di Kota Bukittinggi tahun 2024. Teknik Pengambilan sampel pada penelitian adalah menggunakan teknik Non-probability sampling dengan pendekatan Accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan taraf signifikansi α = 0,05 (95% Cl). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden kurangnya pendidikan seksual dirumah sebanyak (20,2%), kurangnya pendidikan seksual disekolah sebanyak (23,5%), kurangnya pendidikan seksual teman sebaya sebanyak (78,2%) dan responden yang memiliki pergaulan bebas beresiko sebanyak (24,4%). Terdapat hubungan pendidikan seksual dirumah dengan pergaulan bebas di Kota Bukittinggi tahun 2024 dengan P-value=0,000.Terdapat hubungan pendidikan seksual disekolah dengan pergaulan bebas di Kota Bukittinggi tahun 2024 dengan p-value = 0,000. Terdapat hubungan pendidikan seksual teman sebaya dengan pergaulan bebas di Kota Bukittinggi tahun 2024 dengan p-value = 0,000. Adanya hubungan pendidikan seksual dirumah, pendidikan seksual disekolah,pendidikan seksual teman sebaya dengan pergaulan bebas di Kota Bukittinggi Tahun 2024.</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12469">
              <text>MUCHTI ASIH </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12470">
              <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12471">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
