<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2599" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/show/2599?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-22T22:42:44+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2583">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/96\2599\Skripsi_Etmisal_Fitrianti.1.pdf</src>
      <authentication>798efd4139c5dd12c88436d02b888d92</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="96">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9776">
                <text>Tahun 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12038">
              <text>PERBANDINGAN PEMBERIAN JUS BAYAM HIJAU CABUT DAN JUS JAMBU BIJI MERAH TERHADAP KENAIKAN HB PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS PEMBANTU SUNGAI LIKU KECAMATAN RANAH PESISIR KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12039">
              <text>Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia, terutama bagi kelompok Wanita Usia Subur (WUS) khususnya ibu hamil. Terapi utama yang dapat dilakukan pada ibu hamil dengan anemia adalah dengan pemberian suplemen Fe yang penyerapannya dipengaruhi keterssediaan vitamin C dalam tubuh. Diantara sayur dan buah yang banyak mengandung Fe dan vitamin C adalah bayam dan jambu biji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pemberian jus bayam hijau dan jus jambu biji merah terhadap kenaikan Hb pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Pembantu Sungai Liku tahun 2019. Desain quasi-eksperimen dengan desain one grup pretest postest design with control group. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengalami anemia di wilayah Puskesmas Pembantu Sungai Liku berjumlah 12 orang, dengan pengambilan sampel secara total sampling. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Hasil univariat diketahui rata-rata kadar Hb sebelum diberikan jus bayam hijau adalah 9,15 gr% dan sebelum diberikan jus jambu biji merah 9,13 gr%. Rata-rata kadar Hb sesudah diberikan jus bayam hijau adalah 9,95 gr% dan sesudah diberikan jus jambu biji merah 9,80gr% . Hasil bivariat ada pengaruh pemberian jus bayam hijau dan jus jambu biji merah terhadap kadar Hb ibu hamil (p = 0,000). Perbandingan peningkatan kadar Hb setelah pemberian jus bayam hijau dan jus jambu biji merah adalah 0,80 : 0,67 (p = 0,055). Disimpulkan bahwa jus bayam hijau lebih berpengaruh terhadap kenaikan Hb ibu hamil. Diharapkan pada petugas Puskesmas agar memotivasi ibu hamil anemia untuk banyak mengkonsumsi bayam hijau ataupun jus jambu biji merah untuk meningkatkan kadar Hb dan mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil.</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12040">
              <text>ETMISAL FITRIANTI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12041">
              <text> &#13;
 &#13;
 &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI &#13;
TAHUN 2019 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="12042">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
