<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2504" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/show/2504?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-07T19:40:02+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2489">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/101\2504\Mediawati.1.pdf</src>
      <authentication>1373235d153f8a1a39fcbf0f99bc1679</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="101">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11458">
                <text>Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11589">
              <text>EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT PADA INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SAWAHLUNTO</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11590">
              <text> &#13;
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS) merupakan kewajiban &#13;
yang harus dimiliki oleh sebuah rumah sakit di Indonesia. Sistem Informasi &#13;
Manajemen Rumah Sakit sudah diatur dalam regulasi SIMRS yang tertuang &#13;
pada  Permenkes RI Nomor 82 tahun 2013 tentang Sistem Informasi &#13;
Manajemen Rumah Sakit. Rumah sakit yang memiliki sistem manajemen &#13;
yang baik sudah hampir selalu dapat dipastikan bahwa standar &#13;
pelayananannya pun baik.  Selain itu penggunaan SIMRS ini juga &#13;
merupakan suatu keharusan dalam memberikan pelayanan kepada pasien &#13;
terkait dengan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional. Berdasarkan latar &#13;
belakang yang telah dikemukakan di atas maka rumusan  masalah  pada &#13;
penelitian ini adalah  bagaimana  penerapan Sistem Informasi Manajemen &#13;
Rumah Sakit pada Instalasi Farmasi RSUD Sawahlunto.  Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui  bagaimana pelaksanaan  Sistem Informasi &#13;
Manajemen Rumah Sakit pada Instalasi Faramasi RSUD Sawahlunto. Jenis &#13;
penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi evaluatif  dengan  metode &#13;
observasi dan wawancara mendalam terhadap 5 informan yang terdiri dari 1 &#13;
orang  Kasi Humas yang membawahi petugas SIMRS,1orang  informan &#13;
petugas SIMRS , 1orang  informan Petugas Logistik Farmasi, 1orang &#13;
Informan Petugas Pelayanan Apotek, dan 1 orang informan petugas &#13;
pembuat klaim obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen  input &#13;
meliputi petugas SIMRS saat ini berjumlah 3 orang sudah cukup memadai, &#13;
hanya untuk tenaga penginput di ruangan masing-masing masih perlu &#13;
sosialisasi dan pelatihan, karena petugas pada ruangan sudah banyak yang &#13;
berganti,dan tidak adanya pelatihan khusus yang diberikan. Proses meliputi &#13;
kegiatan pengumpulan data, pengolahan data dan penyimpanan data. Output &#13;
meliputi  hasil dari  SIMRS sangat membantu sekali dan pelaksanaan &#13;
operasional RSUD karena dilakukan secara online, baik dalam pelayanan &#13;
maupun untuk manajemennya, &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11591">
              <text>MEDYAWATI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11592">
              <text>FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11593">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
