<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2464" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/show/2464?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-20T00:27:51+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2449">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2464\skripsi.1.pdf</src>
      <authentication>f5dd6f3d5bd813e17e6e9e5e7e73ba6e</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="98">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10689">
                <text>Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11383">
              <text>HUBUNGAN PEROKOK PASIF DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIANGIN KOTO SELAYAN KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2020</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11384">
              <text>Paparan asap rokok yang diterima oleh perokok pasif dapat menyebabkan hipertensi &#13;
yang berhubungan dengan efek racun yang dihasilkan dari asap rokok yaitu berupa &#13;
nikotin dan monoksida yang akan diserap oleh pembuluh darah kapiler  hingga &#13;
hormon ini akan menyempitkan pembuluh darah dan memaksa jantung untuk bekerja &#13;
lebih berat karena tekanan yang lebih tinggi. Di puskesmas Mandiangin Koto Selayan &#13;
memiliki angka hipertensi yang tinggi dan salah satu penyebabnya adalah paparan &#13;
asap rokok dan paparan asap rokok dari berbagai tempat. Tujuan penelitian ini untuk &#13;
mengetahui Hubungan Perokok Pasif Dengan Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja &#13;
Puskesmas Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Tahun 2020. Jenis penelitian &#13;
ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ada 95 &#13;
responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan  Accidental Sampling  dan &#13;
pengumpulan data  dilakukan secara langsung dengan  menyebarkan kuesioner dan &#13;
observasi  tekanan darah kemudiandata  diolah dengan  SPSS.  Data dianalisis &#13;
menggunakan uji chi-square dengan hasil 24 responden (25,3%) terpapar asap rokok &#13;
selama &lt; 1 jam dan tidak mengalami hipertensi sebanyak  23 responden (95,8%). &#13;
Sedangkan  49 responden (51,6%) terpapar asap rokok selama 1-3  jam,  dan 29 &#13;
responden (59,2%) mengalami hipertensi,  dan terdapat  22  responden (23,2%) &#13;
terpapar asap rokok lebih dari 3 jam dan mengalami hipertensi  sebanyak 19 &#13;
responden (86,4%).  Hasil uji statistik  perokok pasif dengan kejadian hipertensi &#13;
diperoleh nilai  p=0,000  (p&lt;0,05). Kesimpulan  penelitian ini adahubungan  yang &#13;
signifikan antara  perokok pasif dengan kejadian hipertensi.  Diharapkan pada &#13;
responden agar  dapat menjaga tekanan darah tetap normaldanmenghindar dari &#13;
paparan asap rokok, dan mengubah gaya hidup yang tidak sehat, agar tekanan darah &#13;
tetap normal. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11385">
              <text>NURUL ISTIQOMAH </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11386">
              <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI &#13;
TAHUN 2020 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11387">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
