<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2454" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/show/2454?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-20T01:58:10+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2439">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2454\RIKA_AMEYLIA_PROGSUS_SAWAHLUNTO_PERBAIKAN_SKRIPSI_KOREKSI_KOORDINATOR_ll_OK.1.pdf</src>
      <authentication>3290c3a8fdb9cf1a84759ba329dd32b6</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="98">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10689">
                <text>Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11335">
              <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM DAN BEDAH RSUD SAWAHLUNTO TAHUN 2020</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11336">
              <text>ABSTRAK &#13;
Komunikasi merupakan faktor penting bagi perawat dalam melakukan asuhan keperawatan &#13;
dengan klien. Semakin baik komunikasi perawat, maka semakin berkualitas pula asuhan &#13;
keperawatan yang diberikan kepada klien karena komunikasi yang baik dapat membina &#13;
hubungan saling percaya antara perawat dan klien.Komunikasi dalam keperawatan dikenal &#13;
dengan komunikasi terapeutik. Pada profesi keperawatan, komunikasi menjadi lebih bermakna &#13;
karena merupakan metoda utama dalam mengimplementasikan proses keperawatan. Tingginya &#13;
pengguna pelayanan pada Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam dan Bedah RSUD Sawahlunto &#13;
akan sangat berhubungan dengan kualitas pelayanan yang akan diberikan di Instalasi Rawat Inap &#13;
Penyakit Dalam dan Bedah dalam memenuhi tuntutan dan harapan pasiennya. Adanya &#13;
ketidakpuasan klien terhadap komunikasi yang dilakukan perawat di Instalasi Rawat Inap &#13;
Penyakit Dalam dan Bedah disebabkan oleh berbagai faktor yang berhubungan dengan &#13;
pelaksanaan komunikasi terapeutik. Pelaksanaan komunikasi terapeutik dipengaruhi oleh banyak &#13;
faktor komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan &#13;
dengan pelaksanaan komunikasi terapeutik. Jenis penelitian ini adalah Cross Sectional Study. &#13;
Lokasi penelitian di Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam dan Bedah RSUD Sawahlunto dengan &#13;
responden sebanyak 30 orang. Penelitian dilakukan pada 16  Januari sampai 16 Februari 2020. &#13;
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala likert. Anaisa bivariat dengan tabulasi &#13;
silang yaitu uji Chi Square.  Hasil penelitian menunjukkan lebih dari sebagian perawat (73,3%) &#13;
telah melaksanakan komunikasi terapeutik. Selanjutnya didapatkan hubungan yang bermakna &#13;
antara pengetahuan, lingkungan kerja, masa kerja dengan pelaksanaan komunikasi terapeutik &#13;
dengan nilai p &lt; 0,05. Variabel pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan &#13;
berhubungan dengan pelaksanaan komunikasi terapeutik di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam &#13;
dan Bedah RSUD Sawahlunto. Berdasarkan hasil penelitian diatas diharapkan perawat mampu &#13;
mempertahankan komunikasi terapeutik dalam memeberikan pelayanaan kepada klien di rumah &#13;
sakit dan terus meningkatkan kemampuannya dalam melakukan komunikasi terapeutik.  &#13;
Kata kunci : pelaksanaan komunikasi terapeutik di ruang rawat inap penyakit dalam dan bedah, &#13;
pengetahuan, lingkungan kerja, masa kerja </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11337">
              <text>RIKA AMEYLIA </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11338">
              <text>INSTITUT KESEHATANPRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="11339">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
