<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2338" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/show/2338?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-04T21:28:39+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2323">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/97\2338\Skripsi_Dini_syafitri.1.pdf</src>
      <authentication>c8cdc5fe24c35e7678c4dc68f4424f89</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="97">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10688">
                <text>Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10765">
              <text>PENGARUH REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASIMAH AHMAD KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2021</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10766">
              <text>Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak di &#13;
Indonesia. Hipertensi merupakan penyakit yang dikategorikan sebagai the silent killer &#13;
disease karena penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi, Pengobatan &#13;
hipertensi  dengan terapi komplementer salah satunya  adalah rebusan daun alpukat. &#13;
Kandungan zat aktif yang terdapat dalam daun alpukat (Persea Americana miller) &#13;
adalah flavonoid dan quersetin. Mekanisme kerja dari flavonoid untuk melancarkan &#13;
peredaran darah dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah, &#13;
sehingga darah dapat mengalir dengan normal.  Tujuan penelitian ini untuk &#13;
mengetahui Pengaruh Rebusan  Daun  Alpukat Terhadap Tekanan Darah  Pada &#13;
Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi &#13;
Tahun 2021. Jenis penelitian ini  adalah  kuantitatif dengan menggunakan  quasi &#13;
experimental design  dengan disain penelitiannya  yaitu  two  group pretest posttest. &#13;
Jumlah sampel sebanyak 20  responden yaitu 10 responden kelompok intervensi dan &#13;
10 responden kelompok kontrol, penentuan jumlah sampel menggunakan  purposive &#13;
sampling.  Hasil penelitian  pada kelompok intervensi  nilai  rata-rata tekanan  darah &#13;
sistole pasien hipertensi sebelum (pre test) diberikan rebusan daun alpukat adalah 145 &#13;
mmHg sedangkan  nilai  rata-rata setelah  (post test) di berikan rebusan daun alpukat &#13;
adalah 128 mmHg.  Hasil penelitian pada  kelompok kontrol  nilai  rata-rata tekanan &#13;
darah sistole pasien hipertensi  (pre test) adalah 144 mmHg sedangkan nilai rata-rata &#13;
(post test) adalah 145 mmHg. Hasil pengujian menggunakan uji Wilcoxon didapat p &#13;
value = 0.019 &lt; (0,05) yang berarti ada pengaruh rebusan daun alpukat terhadap &#13;
tekanan  darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan &#13;
bahan pengetahuan bagi penderita hipertensi untuk  menurunkan  tekanan darah &#13;
dengan menggunakan terapi rebusan daun alpukat. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10767">
              <text>Dini Syafitri </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10768">
              <text>PROGRAM STUDI NERS &#13;
FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
