<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2286" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/show/2286?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-14T17:35:30+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2271">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/96\2286\SKRIPSI.1.pdf</src>
      <authentication>d1cb62c0e896413994a5125c2ce013a5</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="96">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9776">
                <text>Tahun 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10505">
              <text>EFEKTIFITAS MOBILISASI DINI DENGAN PENYEMBUHAN LUKA &#13;
PASCA SECTIO SECARIA DI RSUD RSUD CHOTIB QUZWAIN &#13;
SAROLANGUN TAHUN 2019 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10506">
              <text>Tindakan pembedahan yang dilakukan dalam upaya untuk mengeluarkan bayi &#13;
akan meninggalkan sebuah kondisi luka insisi. luka insisi dibuat dengan potongan &#13;
bersih menggunakan instrumen tajam sebagai contoh; luka yang dibuat oleh ahli &#13;
bedah dalam setiap prosedur operasi, seperti pada (SC) luka steril (luka yang &#13;
dibuat secara aseptik) biasanya ditutup dengan jahitan setelah semua pembuluh &#13;
yang berdarah diligasi dengan cermat. Akibat dari insisi ini  maka akan terjadi &#13;
proses penyembuhan ada yang lama ada yang sebentar sehingga diperlukan &#13;
mobilisasi Mobilisasi dini merupakan suatu tindakan  rehabilitative  (pemulihan) &#13;
yang dilakukan setelah pasien sadar dari pengaruh anestesi dan sesudah operasi. &#13;
Yang jaran sekali terjadi di rumah sakit setelah operasi SC dengan masalah &#13;
tersebut peneliti  tetarik melakukan penelitian  Efektifitas Mobilisasi Dini Dengan &#13;
Penyembuhan Luka Pasca Sectio Secaria Di RSUD Chotib Quswain Sarolangun.   &#13;
Metode penelitian metode Quasi ekperiment dengan pendekatan “one Gruop Pre-&#13;
post test design  Populasi adalah semua pasien di  ruangan kebidanan berjumlah  7 &#13;
sekaligus sebagai responden. Pengolahan dan analisa data dilakukan dengan &#13;
komputerisasi menggunakan uji  statistic T-tes Dependent pada batas kemaknaan &#13;
0,05.  Hasil uji statistik T-test dependen (paired test)  didapatkan bahwa Dari 7 &#13;
responden sebelum dilakukan mobilisasi dini maka  didapatkan tingkat &#13;
kesembuhan Luka SC sebanyak 100% tidak sembuh.  Dari 7  responden setelah  &#13;
dilakukan mobilisasi dini maka didapatkan tingkat kesembuhan Luka SC 100% &#13;
sembuh   dan olahan bivariat Dari 7 responden  terdapat efektifitas mobilisasi dini &#13;
dalam penyembuhan luka SC dengan  P-value  (0.030,0,05)  Dapat disarankan &#13;
bahwa hendaknya  bidan yang berada di ruang kebidanan agar bisa melakukan mobilisasi dini pada pasien Post SC  &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10507">
              <text>MAIYAMI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10508">
              <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10509">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
