<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="1603" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/show/1603?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-05T15:15:33+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="1603">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/40\1603\KIA-N_FAUZIA_HERDILA.1.pdf</src>
      <authentication>ee40b15ca48133d9bb9be016ba790cb5</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="40">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6631">
                <text>Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="7303">
              <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA TN.R DENGAN PEMBERIAN &#13;
JUS SOLANIUM LYCOPERSICUM (JUS TOMAT) TERHADAP PENURUNAN &#13;
TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI JORONG GALUDUA KOTO TUO &#13;
KEC. IV KOTO KABUPATEN AGAM </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="7304">
              <text>Hipertensi merupakan suatu penyakit yang sering terjadi pada kalangan &#13;
lansia yang memiliki berbagai masalah dengan proses menjadi tua yaitu terjadi &#13;
penurunan fungsi tubuh, baik fisik, fisiologis maupun psikologis.  Untuk &#13;
mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan terapi non farmakologi yang dapat &#13;
dilakukan yaitu terapi pemberian jus  Solanium Lycopersicum. Menurut data &#13;
Riskesdas menyatakan bahwa di Indonesia prevalensi hipertensi terjadi pada &#13;
kelompok umur &gt; 45 tahun.  Tujuan penulisan ini adalah mampu mengelola &#13;
asuhan keperawatan keluarga pada Tn. R dengan pemberian jus tomat terhadap &#13;
penurunan tekanan darah pada lansia. &#13;
Diagnosa yang diangkat pada kasus ini adalah Gangguan rasa nyaman &#13;
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah, Defisit &#13;
pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah &#13;
kesehatan, dan Manajemen kesehatan tidak efektif berhubungan dengan &#13;
ketidakmampuan keluarga dalam memelihara atau memodifikasi lingkungan yang &#13;
dapat mempengaruhi penyakit hipertensi. Intervensi yang dilakukan adalah &#13;
manajemen nyeri, edukasi kesehatan, dukungan pengambilan keputusan. Terapi &#13;
yang berikan untuk penurunan tekanan darah adalah pemberian jus tomat. &#13;
Pelaksanaan studi kasus dilaksanakan di Jorong Galudua Koto Tuo pada &#13;
tanggal 15  -  20 Juli 2024 pada keluarga Tn.R  didapatkan Hasil tingkat tekanan &#13;
darah menurun dari berat menjadi ringan, aktivitas meningkat, dan pengetahuan &#13;
Tn.R dan keluarga meningkat. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat  disimpulkan bahwa &#13;
tindakan non farmakologi dengan terapi pemberian jus  Solanium Lycopersicum &#13;
ini adalah teknik yang digunankan untuk penurunan tekanan darah. Oleh  karena &#13;
itu diharapkan kepada pusat pelayanan kesehatan seperti posyandu atau &#13;
puskesmas dapat memberikan informasi dan menerapkan terapi non farmakologi &#13;
denganpemberian jus Solanium Lycopersicum untuk mengatasi penurunan tekanan &#13;
darah pada lansia. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="7305">
              <text>FAUZIA HERDILA, S.KEP</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="7306">
              <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="7307">
              <text>PDF</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
