<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=275&amp;sort_field=Dublin+Core%2CTitle" accessDate="2026-07-01T01:01:48+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>275</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3519</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2148" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2136">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2148\Skripsi_Arniwati.1.pdf</src>
        <authentication>60009959560d5eb31065eba1a47bc07c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9822">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS UNDATUS) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SUNGAI TARAB I KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9823">
                <text>Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat salah satu penilaianya adalah &#13;
Angka Kematian Ibu.Penyebab Angka Kematian Ibu  tertinggi adalah &#13;
pendarahan,preeklampsi,dan infeksi,Salah satu faktor resiko yang dapat &#13;
mempengaruhi  terjadinya pendarahan adalah anemia.  Anemia merupakan suatu &#13;
kondisi  dimana  konsentrasi hemoglobin dibawah nilai batas normal, akibatnya &#13;
dapat mengganngu kapasitas darah untuk mengangkut oksigen keseluruh &#13;
tubuh.Anemia merupakan salah satu masalah yang dapat terjadi  pada  masa &#13;
kehamilan. Anemia pada ibu hamil dapat diatasi dan dicegah dengan pemberian &#13;
buah naga merah.  Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui Pengaruh &#13;
Pemberian   Buah Naga Merah (Hylocereus undatus)  terhadap kadar hemoglobin &#13;
ibu hamil  di Wilayah Kerja UPT Puskesmas  Sungai Tarab I Kabuapten Tanah &#13;
Datar  tahun 2020.Penelitian ini bersifat  kuantitatif dengan menggunakan metode &#13;
Pre Experimental Design. Penelitian ini menggunakan desain rancangan  One &#13;
Group Pretest Postest. Teknik pengambilan sampel menggunakan cara purposive &#13;
samplingdengan jumlah sampel 10 orang dari total populasi sebanyak 43 orang. &#13;
Penelitian dilakukan  bulan Februari 2020 di Wilayah Kerja Puskesmas  Sungai &#13;
Tarab I   Kabupaten Tanah Datar.Data yang terkumpul dianalisis secara univariat &#13;
dan bivariat dengan uji    Paired T  – Test.Hasil penelitian didapatkan  rata  –  rata &#13;
kadar Hemoglobin sebelum diberikan perlakuan adalah 10,030 gr% dan rata – rata &#13;
setelah diberikan perlakuan sebesar 10,260  gr%.  Berdasarkan analisis bivariat &#13;
didapatkan hasil (pvalue 0,001 ≤ 0,05) dan  dapat disimpulkan  ada  pengaruh &#13;
pemberian buah naga merah dengan peningkatan kadar hemoglobin. Saran dalam &#13;
penelitian ini yaitu dapat menjadi tambahan informasi dan pengayaan ilmu dalam &#13;
penanganan pasien anemia yang ada di Puskesmas, dapat memberikan informasi &#13;
dan pengalaman dalam hal mencegah anemia pada diri sendiri jika dikemudian &#13;
hari hamil kembali agar kehamilan kedepannya lebih aman dan jauh dari kejadian &#13;
fatal yang ditimbulkan dan bagi institusi pendidikan  diharapkan data yang &#13;
diperoleh dapat sebagai acuan bagi civitas akademika. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9824">
                <text> Arniwati  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9825">
                <text> &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN  &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARABUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9826">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2064" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2054">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/94\2064\REVISI_SKRIPSI_DIAN_SARI_FITRIA-18.1.pdf</src>
        <authentication>02c9871378a7235fa03abd396fc9d03f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="94">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8998">
                  <text>SARJANA TERAPAN KEBIDANAN</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9407">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN (HB) IBU HAMIL ANEMIA RINGAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO BESAR KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9408">
                <text>Kehamilan menyebabkan meningkatnya metabolisme energi, karena ini &#13;
kebutuhan energi dan zat gizi lainnya meningkat selama kehamilan. Dalam buah &#13;
naga terkandung vitamin C.  Peran vitamin C dalam pembentukan eritrosit terkait &#13;
dengan fungsi vitamin C yang mempercepat penyerapan mineral Fe dari mukosa &#13;
usus halus dan memindahkannya ke dalam aliran darah menuju sumsum tu+lang &#13;
yang selanjutnya digunakan untuk membentuk hemoglobin. Tujuan penelitian ini &#13;
adalah mengetahui Pengaruh Pemberian Buah Naga Terhadap Peningkatan Kadar &#13;
Hemoglobin (HB) Ibu Hamil Anemia Ringan Di Wilayah Kerja Puskesmas Koto &#13;
Besar Kabupaten Dharmasraya tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan &#13;
metode quasi-eksperimen yaitu one Group pretest posttest, kemudian data diolah &#13;
dengan menggunakan uji  paired sampel t test. Sampel dalam penelitian ini &#13;
sebanyak 13 orang responden. Hasil penelitian ini dapatkan dari perbedaan rata-&#13;
rata kadar HB  sebelum dan sesudah pemberian buah naga 1,930 dengan standar &#13;
deviasi 0,281, dan didapatkan perbedaan rata-rata kadar HB sebelum dan sesudah &#13;
pemberian FE -1,007  dengan standar deviasi 0,372. Hasil uji statistik didapatkan &#13;
p value  0,000  artinya adanya  Pengaruh Pemberian buah naga dan FE Terhadap &#13;
Peningkatan Kadar Hemoglobin (HB) Ibu Hamil Anemia Ringan Di Wilayah &#13;
Kerja Puskesmas Koto Besar Kabupaten Dharmasraya tahun 2020. Pada &#13;
penelitian ini terdapat yang paling berpengaruh yaitu kelompok intervensi dengan &#13;
p value  0,000  dimana perbedaan sebelum dan sesudahnya 1,930. Saran dalam &#13;
penelitian ini adalah dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan tolak ukur bagi &#13;
petugas kesehatan khususnya di Puskesmas Koto Besar Kabupaten Dharmasraya &#13;
tahun 2020 dan dijadikan buah naga untuk meningkatkan kadar HB ibu hamil. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9409">
                <text>Dian Sari Fitria </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9410">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA &#13;
BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9411">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="3003" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2991">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\3003\SKRIPSI_DENI_WANDRIATI...pdf</src>
        <authentication>3382082933036f7b557a4b15df903d72</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="13724">
                <text>Pengaruh Pemberian Buah Pisang Kapok (Musa Paradisiaca formatypica) Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di RSIA Fadhila Batusangkar Tahun 2024&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="13725">
                <text>Deni Wandrianti&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="13726">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1236" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1238">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1236\Skripsi_aynesia.1.pdf</src>
        <authentication>d971bcfb69975b45cd1dc39174acaeaf</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5554">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUAH PISANG KEPOK (MUSA &#13;
PARADISIACA L) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN &#13;
DARAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER II &#13;
DI PUSKESMAS SUNGAI BUNGKAL &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5555">
                <text>Hipertensi dalam kehamilan sering dijumpai dan masih merupakan  salah satu &#13;
penyebab  kematian  ibu.  Hipertensi  dalam  kehamilan  (HDK)  mempengaruhi &#13;
sekitar 10 % dari semua perempuan hamil diseluruh dunia. Menurut data WHO &#13;
pada tahun 2016 ada lebih kurang 1 milyar orang atau sekitar 28,7 % penduduk &#13;
dunia menderita hipertensi setiap tahunnya. Kasus ini diperkirakan akan semakin &#13;
tinggi  pada  tahun  2025.  Salah  satu  upaya  yang  dilakukan  untuk  menurunkan &#13;
tekanan  darah  ibu  hamil  yang  mengalami  hipertensi  secara  non  farmakologi &#13;
adalah  dengan  mengkonsumsi  pisang  kepok.  Pisang  kepok  mempunyai &#13;
kandungan  kalium  yang  tinggi  yang  dapat  membantu  mengurangi  dan &#13;
menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh &#13;
pemberian buah pisang kepok (Musa Paradisiaca L) terhadap penurunan tekanan &#13;
darah pada ibu hamil trimester II di Puskesmas Sungai Bungkal Tahun 2022. &#13;
Penelitian ini menggunankan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan One- &#13;
Group  Pretest-Posttest  Only  Design.  Dengan  analisis  univariat  dan  bivariat. &#13;
Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  seluruh  ibu  hamil  menderita  Hipertensi &#13;
gestasional yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sungai Bungkal pada bulan Mei &#13;
Tahun 2022, sampel sebanyak 14 orang ibu hamil hipertensi menggunakan teknik &#13;
total sampling. Setiap responden diberikan  perlakuan dengan pemberian pisang &#13;
kepok sebanyak 100 gram 3 kali sehari selama 7 hari. Pengukuran tekanan darah &#13;
sebanyak 2 kali yaitu sebelum intervensi dan hari ke-8 setelah intervensi. Hasil &#13;
penelitian diperoleh median tekanan darah ibu hamil sebelum dilakukan intervensi &#13;
adalah  sistol  142.5  (140-150)  dan diastole  90.00  (90-100) dan  tekanan darah &#13;
setelah intervensi adalah sistol 130 (120-145) dan diastole 80 (70-90) mmhg. Uji &#13;
analisis data yang digunakan adalah uji non parametric yaitu uji Wilcoxon Ranks &#13;
Test  hasilnya  p value=0,004. Dengan hasil penelitian ini, diharapkan pemberian &#13;
pisang  kepok  dapat  dijadikan  rekomendasi  untuk  ibu  hamil  yang  menderita &#13;
hipertensi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5556">
                <text>Aynesia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5557">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5558">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2124" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2113">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2124\Skripsi_perbaikan_ke_2_Tri_andayani_baru.1.pdf</src>
        <authentication>302a6d5327267ad85f99dd77c41ba043</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9701">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUAH PISANG MAS (Musa Acuminata) &#13;
TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DIKENEGARIAN TALAOK KEC. BAYANG KAB. PESISIR SELATAN &#13;
TAHUN 2020 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9702">
                <text>Selama kehamilan ibu dapat mengalami penurunan kadar hemoglobin yang &#13;
dapat menyebabkan anemia. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya &#13;
penurunan hemoglobin selama hamil adalah dengan mengkonsumsi buah pisang &#13;
mas yang mengandung vitamin C dan berfungsi untuk mengendalikan kekurangan &#13;
zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian buah pisang &#13;
mas (musa acuminata) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kenagarian &#13;
Talaok Kec. Bayang Kab. Pesisir Selatan.  Pengukuran kadar hemoglobin &#13;
dilakukan 2 kali, pertama pada saat sebelum mengkonsumsi buah pisang mas dan &#13;
kedua hari ke 8 setelah mengkonsumsi buah pisang mas. Analisis univariat &#13;
menunjukkan rata-rata hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan buah pisang mas &#13;
adalah 9,90 gr/dl dan sesudah diberikan buah pisang mas (Musa acuminata) &#13;
adalah 10,55 gr/dl. Hasil selisih (difference) rata-rata hemoglobin sebelum dan &#13;
sesudah diberikan buah pisang mas (Musa acuminata) yaitu 0,65 gr/dl dengan &#13;
standar deviasi yaitu 0,164 gr/dl. Hasil uji statistik  t-test dependen  didapatkan p &#13;
value = 0,000, berarti &lt; 0,05, terlihat ada pengaruh pemberian buah pisang mas &#13;
(Musa acuminata) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kenagarian &#13;
Talaok Kacamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2020.  &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9703">
                <text>TRI ANDAYANI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9704">
                <text>Selama kehamilan ibu dapat mengalami penurunan kadar hemoglobin yang &#13;
dapat menyebabkan anemia. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya &#13;
penurunan hemoglobin selama hamil adalah dengan mengkonsumsi buah pisang &#13;
mas yang mengandung vitamin C dan berfungsi untuk mengendalikan kekurangan &#13;
zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian buah pisang &#13;
mas (musa acuminata) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kenagarian &#13;
Talaok Kec. Bayang Kab. Pesisir Selatan.  Pengukuran kadar hemoglobin &#13;
dilakukan 2 kali, pertama pada saat sebelum mengkonsumsi buah pisang mas dan &#13;
kedua hari ke 8 setelah mengkonsumsi buah pisang mas. Analisis univariat &#13;
menunjukkan rata-rata hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan buah pisang mas &#13;
adalah 9,90 gr/dl dan sesudah diberikan buah pisang mas (Musa acuminata) &#13;
adalah 10,55 gr/dl. Hasil selisih (difference) rata-rata hemoglobin sebelum dan &#13;
sesudah diberikan buah pisang mas (Musa acuminata) yaitu 0,65 gr/dl dengan &#13;
standar deviasi yaitu 0,164 gr/dl. Hasil uji statistik  t-test dependen  didapatkan p &#13;
value = 0,000, berarti &lt; 0,05, terlihat ada pengaruh pemberian buah pisang mas &#13;
(Musa acuminata) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kenagarian &#13;
Talaok Kacamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2020.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9705">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1228" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1230">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1228\SKRIPSI_SRI_FEBRIANTY_LENGKAP.1.pdf</src>
        <authentication>f4c03729ef1756f7720115624f7af106</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5514">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUBUR LABU KUNING TERHADAP&#13;
KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DIWILAYAH&#13;
KERJA PUSKESMAS SUNGAI PENUH&#13;
KOTA SUNGAI PENUH&#13;
TAHUN 2022</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5515">
                <text>Gangguan tidur banyak terjadi pada ibu hamil, terutama pada trimester ketiga&#13;
kehamilan, Gangguan tidur terjadi karena perubahan adaptasi fisiologis dan&#13;
psikologis, perubahan fisiologis yang dialami ibu hamil. di Indonesia, ibu hamil&#13;
memiliki hingga 97% gangguan tidur pada trimester ketiga, Ibu hamil yang&#13;
memiliki pola tidur yang terganggu dapat mengganggu kesehatan fisik, seperti&#13;
tubuh yang melemah dan daya tahan fisik yang berkurang, yang membuat mereka&#13;
lebih rentan terhadap penyakit. Upaya-upaya non farmakologis yang berpotensi&#13;
memperbaiki kualitas tidur adalah dengan mengkonsumsi labu kuning. Tujuan&#13;
Penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pemberian bubur labu kuning&#13;
terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil trimester III di wilayah kerja&#13;
Puskesmas Sungai Penuh Kota Sungai Penuh tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah&#13;
Quasi Experimental Research dengan desain One Group Pretest-Posttest Design.&#13;
Sampel yang di ambil berjumlah 9 ibu hamil dari 9 populasi menggunakan total&#13;
sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemudian di analisis&#13;
menggunakan paired t test. Waktu penelitian pada Januari-Oktober. Hasil&#13;
penelitian P value = 0.002 (P &gt; α), rata-rata sebelum pemberian kualitas tidur ibu&#13;
hamil sebelum diberikan bubur labu kuning sebesar 10.33 dan setelah diberikan&#13;
bubur labu kuning sebesar 7.33, sehingga nilai beda meannya adalah 3 (10.33 – 7.33)&#13;
dan sehingga disimpulkan ada pengaruh pemberian bubur labu kuning terhadap&#13;
kualitas tidur ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Sungai Penuh&#13;
tahun 2022. Diharapkan ibu hamil mengkonsumsi dengan gangguan tidur&#13;
mengkonsumsi bubur labu kuning.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5516">
                <text>Sri Febrianty Wahyuningsih</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5517">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5518">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2164" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2150">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2164\Perbaikan_Skripsi_Elfia_setelah_Sidang_vdf.1.pdf</src>
        <authentication>46fc0b3f163c2dac61c004afcab7e198</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9903">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN DAUN SIRIH MERAH DAN PINANG MUDA TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINIUM IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMAU PURUT</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9904">
                <text>Masa nifas juga merupakan masa pemulihan organ – organ reproduksi yang &#13;
mengalami perubahan selama kehamilan dan persalinan seperti halnya robekan &#13;
perinium yang terjadi  pada semua persalinan pertama dan tidak jarang pada &#13;
persalinan berikutnya sehingga diperlukan perawatan yang intensif untuk &#13;
mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi infeksi yang dapat &#13;
di akibatkan karena keterlambatan penyembuhan luka perinium   &#13;
Tujuan utama dari penelitian ini adalah  Mengetahui pengaruh campuran &#13;
daun sirih merah dan pinang muda terhadap penyembuhan luka perineum di &#13;
wilayah kerja Limau Purut Tahun 2020.Penelitian ini di lakukan di Puskesmas &#13;
Limau Purut. Pemilihan Puskesmas Limau Purut. Waktu penelitian dilakukan &#13;
pada bulan Januari 2020. &#13;
Manfaat penelitian sebagai bahan masukan bagi pengembang ilmu kebidanan &#13;
dan memberi informasi terbaru bagi bidan dan tenega kesehatan lainya tentang &#13;
pengaruh campuran daun sirih merah dan pinang muda terhadap penyembuhan &#13;
luka perineum  Jenis penelitian ini yaitu  Quasi experiment two group posttest &#13;
only. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa 20 responden, rata-rata &#13;
skala reeda penyembuhan luka kelompok intervensi 13.20 sedangkan pada &#13;
kelompok kontrol yang tidak di intervensi 14.40. Maka adanya perbedaan &#13;
penyembuhan luka perineum di Wilayah Kerja Puskesmas Limau Purut tahun &#13;
2020 (p-value = 0,011).menunjukan bahwa terdapat perbedaan penyembuhan &#13;
luka responden antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol.   </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9905">
                <text>Elfia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9906">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN FAKULTAS &#13;
KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9907">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2055" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2045">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2055\SKRIPSI_FULL_PRINT.1.pdf</src>
        <authentication>992bb1a9a4826c08cb20b7036768fb70</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9362">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN COKLAT HITAM (DARK CHOCOLATE) TERHADAP NYERI DISMENOREA PRIMER PADA SISWI MAN 1 PADANG TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9363">
                <text>Dismenorrea primer adalah nyeri pada saat menstruasi yang timbul tanpa ditemukan adanya kelainan patologi. Berdasarkan data profil kesehatan Indonesia tahun 2013 angka kejadian dismenorrea primer 54%. Dari 26 siswi IPK MAN 1 Padang yang mengalami dismenorrea primer 18 orang saat peneliti mengambil data awal, dan 13 orang dari siswi tersebut bisa untuk menjadi responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian coklat hitam terhadap penurunan nyeri dismenorrea primer pada siswi MAN 1 Padang tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi- Eksperiment dengan desain one group pretest posttes. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil univariat diketahui rata-rata nyeri dismenorrea primer responden sebelum dilakukan pemberian coklat hitam adalah 4,84 dengan standar deviasi 0,801 dan sesudah dilakukan pemberian coklat hitam adalah 2,61 dengan standar deviasi 0,768. Uji Normalitas data terdistribusi tidak normal. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,001 (&amp;lt; 0,05), artinya ada pengaruh pemberian coklat hitam (dark chocolate) terhadap penurunan nyeri dismenorrea primer pada siswi MAN 1 Padang tahun. Diharapkankepada pihak sekolah khususnya pengelola UKS agar dapat memberikan penyuluhan tentang cara nonfarmakologi untuk mengatasi nyeri dismenorrea primer seperti mengkonsumsi coklat hitam.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9364">
                <text>VANITRA IRMA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9365">
                <text> INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9366">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1464" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1463">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1464\SKRIPSI_NENI_the_real_ok.1.pdf</src>
        <authentication>9d58c2f58a522c008ffa8fa0619cae83</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6686">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN DAUN BINAHONG (Anredera Cordifolia) &#13;
TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU &#13;
BERSALIN PRIMIPARA DI WILAYAH KERJA  &#13;
PUSKESMAS LIMO KAUM I &#13;
TAHUN 2024 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6687">
                <text>Luka perineum akibat persalinan  apabila tidak dirawat berpotensi &#13;
menyebabkan infeksi. Upaya mencegah terjadinya infeksi laserasi perineum dapat &#13;
diberikan dengan terapi nonfarmakologis yaitu daun binahong. Puskesmas Limo &#13;
Kaum 1 tahun 2023 jumlah ibu bersalin bulan Desember 101 orang,  yang &#13;
mengalami infeksi luka 7 orang.  Tujuan penelitian untuk mengetahui  Pengaruh &#13;
Pemberian Daun Binahong (Anredera Cordifolia) Terhadap Penyembuhan Luka &#13;
Perineum Pada Ibu Bersalin Primipara Di Wilayah Kerja Puskesmas Limo Kaum &#13;
I Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan rancangan &#13;
Quasi Eksperimen dengan pendekatan  two grup desain.  Tempat penelitian di &#13;
Wilayah Kerja Puskesmas Limo Kaum I. Waktu penelitian dilakukan bulan &#13;
Februari.  Populasi dalam penelitian ini  adalah  Seluruh Ibu  bersalin  primipara &#13;
bulan Desember  berjumlah  32  digunakan  teknik  Total sampling   16 orang &#13;
intervensi, 16 orang  kontrol,  diuji dengan  uji  man withney.  Hasil penelitian &#13;
menunjukkan  rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok kontrol &#13;
adalah 8,37 dengan standar deviasi 0,16. Sedangkan rata-rata penyembuhan luka &#13;
perineum pada kelompok intervensi adalah 6,50 dengan standar deviasi 0,73. &#13;
Berdasarkan analisis statistik didapatkan nilai &lt;0.0001 &lt; 0,05 (Ho ditolak) artinya &#13;
ada  pengaruh  pemberian daun binahong (Anredera Cordifolia) terhadap &#13;
penyembuhan luka perineum pada ibu bersalin primipara antara kelompok kontrol &#13;
dan kelompok intervensi. Disimpulkan  ada efektifitas pemberian daun binahong &#13;
(Anredera Cordifolia) terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu bersalin &#13;
primipara antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Diharapkan kepada &#13;
ibu untuk dapat menggunakan daun binahong untuk mempercepat penyembuhan &#13;
luka perineum. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6688">
                <text>Neni Trisna </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6689">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6690">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2234" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2219">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/96\2234\SKRIPSI_NELY_SEPNIDARTI_PDF_1.1.pdf</src>
        <authentication>407cf00e03abdd5c935959974c6396fd</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="96">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="9776">
                  <text>Tahun 2019</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10247">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN DAUN KACANG PANJANG (Vigna &#13;
unguiculata sesquipedalis) TERHADAP VOLUME ASI PADA &#13;
IBU MENYUSUI DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS  &#13;
TIGO BALEH TAHUN 2019 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10248">
                <text>Terdapat beberapa penyebab rendahnya pemberian ASI eksklusif, salah satu &#13;
di antaranya adalah ibu merasa ASI-nya tidak mencukupi kebutuhan bayi.  Sekitar &#13;
35% ibu menghentikan pemberian ASI secara eksklusif pada beberapa minggu post &#13;
partum  karena  merasa ASI kurang dan bayi  tidak  puas. Tujuan  penelitian  ini &#13;
bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  pemberian  daun  kacang  panjang  terhadap &#13;
volume ASI pada ibu menyusui diwilayah kerja puskesmas tigo baleh. Penelitian ini &#13;
menggunakan jenis penelitian pre- eksperimen dengan rancangan penelitianone group &#13;
pre test and post test design  adalah rancangan penelitian yang menggunakan satu &#13;
kelompok subjek dengan cara melakukan pengukuran sebelum dan setelah perlakuan. &#13;
Populasi penelitian adalah seluruh ibu menyusui di wilayah kerja  puskesmas tigo &#13;
baleh dengan sampel sebanyak 10 orang ibu menyusui, menggunakan teknik sampel &#13;
purposive sampling. Setiap responden diberikan daun kacang panjang 200 gr selama &#13;
7 hari. Pengukuran volume dilakukan 2 kali, yaitu sebelum dan setelah mengunsumsi &#13;
daun kacang panjang. Hasil penelitian diperoleh volume ASI sebelum diberikan daun &#13;
kacang panjang adalah 17.00 dan setelah diberikan daun kacang panjang adalah &#13;
37.50, p value = 0.000 &lt; 0.05, hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan &#13;
volume ASI pada ibu menyusui. Saran untuk penelitian selanjutnya bisa dilakukan &#13;
dengan melihat adanya pengaruh paritas terhadap volume ASI pada ibu menyusui. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10249">
                <text>NELY SEPNIDARTI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10250">
                <text>FAKULTAS KEBIDANAN  INSTITUT KESEHATAN PRIMA &#13;
NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10251">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
