<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=144&amp;sort_field=Dublin+Core%2CTitle" accessDate="2026-06-23T08:11:19+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>144</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3519</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1992" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1982">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\1992\kk_mike_[1]_[1][1].pdf</src>
        <authentication>88f64bed185c3a64eebb6dd911f4310f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9054">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN VOLUME ASI &#13;
PADA IBU SECTIO CAESAREA DI RUANG KEBIDANAN DI &#13;
RUMAH SAKIT UMUM KERINCI &#13;
TAHUN 2020 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9055">
                <text>Salah satu masalah utama yang dialami seorang ibu ketika menyusui pada bayinya adalah &#13;
volume ASI yang cenderung berkurang, atau ibu khawatir  bahwa produksi ASI nya sedikit &#13;
Berdasaran data di Indonesia pemberian ASI ekslusif di Indonesia 41%, tertinggi di Provinsi Nusa &#13;
Tenggara Timur (79,9%), terendah di Provinsi Gorontalo (32,3%), persentase bayi baru lahir yang &#13;
mendapat IMD sebesar 51,9%, yang  terdiri dari 42,7% mendapatkan IMD dalam &lt; 1 jam setelah &#13;
lahir.Di antara faktor yang mempengaruhi volume ASI pada ibu sectio secarea  yaitu &#13;
IMD,dukungan keluarga dan faktor stress.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor  &#13;
yang berhubungan dengan volume ASI pada ibu sectio caesarea di Ruang Kebidanan Rumah Sakit &#13;
Umum Kerinci Tahun 2020. Desain penelitian survei analitik, jenis penelitian  cross &#13;
sectional.Tempat penelitian di ruang kebidanan Rumah Sakit Umum Kerinci Tahun 2019. Waktu &#13;
penelitian ini dilakukan mulai pada bulan Januari- Maret 2020 populasi sebanyak 50 orang. Sampel &#13;
berjumlah 45 orang dengan rumus  Slovin. Teknik pengambilan sampel Acidental Sampling . Dari  &#13;
45 ibu  sectio caesarea mayoritas volume ASI kurang sebanyak 28 orang (62,2%), mayoritas IMD &#13;
tidak melakukan sebanyak 30 orang (66,7%), mayoritas dukungan keluarga negatif sebanyak 25 &#13;
orang (55,6%), mayoritas stres ringan sebanyak 26 orang (57,8%) Hasil uji  Chi-square di peroleh &#13;
nilai  significancy-  antara volume ASI dengan IMD (P-value 0,000), dukungan keluarga dengan &#13;
volume ASI (P-value 0,001),Stres dengan volume ASI (P-value 0,003). Kesimpulan terdapat &#13;
hubungan IMD,dukungan keluarga dan stress dengan volume ASI. Di sarankan kepada tenaga &#13;
kesehatan Dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada ibu  section secarea  dengan melakukan  &#13;
IMD dan memberikan promkes kepada keluarga dengan memberikan dukungan pada ibu  sesctio &#13;
secarea  sehingga mampu membangun keyakinan ibu untuk memberikan ASI pada banyinya dan &#13;
mampu memenuhi kecukupan ASI pada bayi  yang pada akhirnya dapat meningkatkan cakupan &#13;
pemberian ASI eksklusif. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9056">
                <text>Mike Sri Ayu  Marlina </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9057">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARABUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9058">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1256" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1257">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1256\CD_SKRIPSI_YENI_MARLINA_SUMBAR_4_PDF.1.pdf</src>
        <authentication>d506af2223f25e84b943d5fc6671fecf</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5652">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN WAKTU KEDATANGAN KELUARGA MEMBAWA PASIEN POST SERANGAN STROKE ISKEMIK KE INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT OTAK DR.Drs.M.HATTA BUKITTINGGI TAHUN 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5653">
                <text>Stroke membutuhkan penanganan cepat untuk meminimalkan kecacatan dan kematian.Permasalahan yang terjadi di Indonesia adalah keterlambatan penanganan yang bisa mengakibatkan kecacatan dan kematian.Tingkat pendidikan keluarga ,tingkat pengetahuan keluarga,tingkat ekonomi atau pendapatan keluarga dan jarak tempuh keluarga merupakan beberapa faktor yang berhubungan dengan waktu kedatangan keluarga membawa pasien post serangan stroke ke rumah sakit yang berakibat pada keterlambatan penanganan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor tingkat pendidikan,tingkat pengetahuan,tingkat ekonomi atau pendapatan dan jarak tempuh keluarga dengan waktu kedatangan keluarga membawa pasien post serangan stroke iskemik ke instalasi gawat darurat RS Otak M Hatta Bukittnggi.Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling pada 72 keluarga pasien post serangan stroke iskemik.Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar angket dan kuesioner dengan menggunakan uji statistic chi-square.Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara waktu kedatangan keluarga membawa pasien post serangan stroke iskemik dengan tingkat pendidikan keluarga (Pvalue =0.078),tingkat pengetahuan keluarga (Pvalue =0.985),tingkat ekonomi/pendapatan keluarga (Pvalue =0.235).sedangkan jarak tempuh keluarga mempunyai hubungan signifikan dengan waktu kedatangan keluarga (Pvalue =0.000).Saran peneliti,agar keluarga segera membawa pasien post serangan stroke iskemik ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk penanganan stroke lebih cepat dan tepat.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5654">
                <text>      YENI MARLINA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5655">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5656">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2497" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2482">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2497\skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>d9a024a5cbccb134081df34ca91a0e4c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11554">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGANPERILAKU SEKS BEBAS BERESIKO PADA REMAJA SMAN “X” KOTA PADANG TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11555">
                <text>Remaja merupakan individu baik perempuan maupun laki-laki yang berada pada masa atau usia antara anak-anak dan dewasa. Menurut klasifikasi World Health Organization (WHO) batasan remaja usia 10 – 19 tahun dan United Nation (UN) mengatakan remaja adalah yang berusia 15 – 24 tahun, Insiden perilaku seksual di Dunia tahun 2016 sekitar 3,4% remaja telah melakukan hubungan seksual, sedangkan di Indonesia 8% remaja pria dan 1% remaja wanita melaporkan pernah melakukan hubungan seksual. Sumatra Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang juga turut menyumbang angka perilaku seksual remaja yang peringkat pertama Kota Bukittinggi 20%, kedua Payakumbuh13%, dan ketiga Kota Padang 10,5%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku Seks bebas pada remaja SMAN “X” Padang tahun 2018. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain pendekatan Cross Sectional, penelitian dimulai pada bulam maret-juli 2018 di SMA X Padang. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 332 orang responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 77 orang responden dengan tehnik Proporsional random sampling. Hasil uji statistik pengetahuan diperoleh nilai p 0.049 (p &amp;lt;; 0.05), sumber informasi diperoleh nilai p 0.002 (p &amp;lt;; 0.05), peran teman sebaya diperoleh nilai p 0.000 (p &amp;lt;; 0.05) , keharmonisan orang tua diperoleh nilai p 0.039 (p &amp;lt;; 0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yangsignifikan antara perilaku seksual dengan pengetahuan, sumber informasi, peran teman sebaya dan keharmonisan keluarga. Saran dalam penelitian ini. Dari penelitian ini diharapkan sekolah dapat mempertahankan kegiatan program ekstrakulikuler yang bersifat religi dan olahraga serta memberikan pendidikan keagamaan dan kesehatan reproduksi sehingga siswa mempunyai kesempatan yang besar untuk mengetahui tentang perilaku seksual.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11556">
                <text>Nisa Aprila </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11557">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11558">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1378" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1378">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1378\Skripsi_dinda_novita_betul.1.pdf</src>
        <authentication>64c12f40fa29e853a56235fa999b7269</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6248">
                <text>Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kejadian Anemia Pada Ibu &#13;
Hamil Trimester III di Puskesmas Koto Baru Kota Sungai Penuh &#13;
Tahun 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6249">
                <text>Badan Kesehatan Dunia (World Health Organizatin/WHO) melaporkan bahwa &#13;
prevalensi ibu-ibu hamil yang mengalami anemia sekitar 35-75% serta semakin &#13;
meningkat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Anemia ini harus dihindari &#13;
oleh para ibu hamil karena dampak dari anemia pada ibu hamil itu sendiri &#13;
yakni keguguran, pendarahan selama kehamilan, persalinan prematur, gangguan &#13;
janin, gangguang persalinan dan masa nifas.  Penelitian ini bertujuan untuk melihat &#13;
adanya faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil trimester &#13;
III di Puskesmas Koto Baru Kota Sungai Penuh. Metode penelitian ini merupakan &#13;
penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional dimana semua &#13;
objek penelitian dilakukan pada waktu yang bersamaan. Tempat penelitian dilakukan &#13;
di Puskesmas Koto Baru Kota Sungai Penuh dan penelitian ini  telah dilaksanakan &#13;
pada bulan September tahun 2023. Populasi  dalam penelitian ini adalah seluruh ibu &#13;
hamil bulan Januari s/d Agustus tahun 2023 di Puskesmas Koto Baru Kota Sungai &#13;
Penuh sebanyak 88 orang  dan sampel sebanyak 29 orang.  Prosedur penelitian ini &#13;
yaitu  eneliti dibantu oleh satu orang  enumerator, menjelaskan kepada responden &#13;
tentang prosedur penelitian, tujuan penelitian, peneliti memberi  lembar  Informed &#13;
Consent  (lembar persetujuan) dan lembar kuesioner untuk ditandatangani dan diisi &#13;
oleh responden, dan peneliti memberikan waktu 20 menit kepada ibu hamil untuk &#13;
mengisi kuesioner penelitian yang telah disediakan.  Analisis data yaitu analisis &#13;
univariat  dan analisis  bivariat  menggunakan  chi-squere.  Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan dengan kejadian anemia &#13;
pada ibu hamil dengan nilai p-value 0,012. adanya hubungan antara status ekonomi &#13;
dengan  kejadian  anemia pada ibu hamil dengan nilai  p-value  0,008 dan  adanya &#13;
hubungan antara pola konsumsi tablet fe dengan  kejadian anemia pada ibu hamil di &#13;
Puskesmas Koto Baru Kota Sungai Penuh  dengan nilai  p-value  0,010. Diharapkan &#13;
petugas kesehatan dapat memberikan penyluhan kesehatan secara rutin kepada ibu &#13;
hamil dan melakukan diskusi bersama ibu hamil tentang masalah anemia pada masa &#13;
kehamilan serta mengajak para kader untuk berperan serta dalam memberikan &#13;
informasi tentang anemia pada masa kehamilan.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6250">
                <text>Dinda Novita </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6251">
                <text>Universitas Prima Nusantara &#13;
Bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6252">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1418" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1418">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/34\1418\FILE_SKRIPSI_WIDIANA_PUTRI.1.pdf</src>
        <authentication>e87c867ac905a6029a4ccce50db58cc9</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="34">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5349">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6446">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CAKUPAN &#13;
PEMBERIAN SUPLEMENTASI VITAMIN A PADA ANAK &#13;
SAAT PANDEMI COVID-19 DI SUMATERA BARAT tahun 2022</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6447">
                <text> &#13;
Persentase  cakupan pemberian suplementasi vitamin A  di Provinsi Sumatera Barat &#13;
mengalami peningkatan pada saat pandemi COVID-19 di tahun 2019-2021, persentase &#13;
ini sudah mencapai target indikator capaian yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan &#13;
sebesar 87%, namun masih ada beberapa kabupaten/kota di Sumatera Barat yang &#13;
masih belum mencapai target indicator capaian seperti kota padang, kota Bukittinggi, &#13;
dan Kota Sawahlunto. COVID-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO &#13;
dan juga telah dinyatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pada saat &#13;
pandemi Covid-19 suplementasi vitamin sangatlah dianjurkan.   Kekurangan vitamin &#13;
A  ini merupakan  suatu masalah utama  pada  masyarakat yang terjadi pada negara &#13;
miskin dan negara berkembang  serta dapat    menyebabkan  peningkatan  angka &#13;
mortalitas dan morbiditas.  Penelitian  ini bertujuan untuk  mengetahui factor-faktor &#13;
yang mempengaruhi cakupan  pemberian  suplementasi vitamin A pada anak saat &#13;
pandemi COVID-19 di Sumatera Barat. Metode penelitian  ini menggunakan desain &#13;
penelitian  Cross Sectional  dengan  metode  kuantitatif bersifat analitik  deskriptif, &#13;
populasi dalam penelitian berjumlah 744.570 balita dengan sampel 400 responden. &#13;
Hasil penelitian ini  terdapat hubungan yang signifikan antara  tingkat pendidikan ibu &#13;
(p=0,001), pekerjaan ibu (p=0,007), kunjungan balita ke posyandu (p=0,000),  sikap &#13;
ibu (p=0,000),  dan peran kader (p=0,003). Tidak ada hubungan yang signifikan antara &#13;
usia anak (p=0,100), usia ibu (p=0,549), sumber informasi (p=0,057), lokasi tempat &#13;
tinggal (p=0,257), dan tingkat pengetahuan ibu (p=0,070). Peneliti selanjutnya dapat &#13;
melakukan penelitian dengan cakupan yang lebih luas dan sebaran responden yang &#13;
merata  untuk mendapatkan hasil yang lebih baik serta penelitian yang lebih spesifik &#13;
dengan variabel-variabel berbeda. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6448">
                <text>WIDIANA PUTRI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6449">
                <text>universitasprima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6450">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2041" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2031">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2041\BURNING.1.pdf</src>
        <authentication>a743a4d631fbbd406374e062a3bd5a69</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9295">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN IBU &#13;
PRIMIGRAVIDA TM III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI &#13;
RUANG POLI RSUD HAJI ABDOEL MAJID BATOE (HAMBA) &#13;
KABUPATEN BATANG HARI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9296">
                <text>Kecemasan mengadapi persalinan dirasakan seluruh ibu hamil khususnya primigravida, dari &#13;
penelitian yang dilakukan mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat &#13;
kecemasan menjelang persalinan, dari 58 responden diperoleh 77,6 % mengalami kecemasan &#13;
sedang,  dan 22,4 %  kecemasan  ringan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-&#13;
faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan.  &#13;
Dan tujuan khusus bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi usia ibu, tingkat &#13;
pendidikan, pekerjaan dan tingkat kecemasan. Serta mengetahui hubungan usia, tingkat &#13;
pendidikan dan pekerjaan dengan tingkat kecemasan.  Penelitian ini menggunakan jenis &#13;
penelitian  study kuantitatif  dengan menggunakan pendekatan  cross sectionalt.  Analisis &#13;
statistic menggunakan  chi square  pada variabel  Usia, tingkat pendidikan, dan pekerjaan &#13;
responden terhadap kecemasan dalam menjelang persalinan. Populasi penelitian adalah &#13;
seluruh ibu hamil TM III yang melakukan ANC di Ruang Poli RSUD HAMBA Kabupaten &#13;
Batang Hari,  dan  sampel sebanyak 58 orang ibu hamil menggunakan teknik sampel yaitu &#13;
purposive sampling.  Kuesioner  Hamilton Rating Scale For Anxyety (HARS)  digunakan &#13;
sebagai instrumen untuk mengumpulkan data penelitian. Hasil  univariat  dari  penelitian  ini &#13;
menunjukkan  distribusi frekuensi responden berdasarkan usia terlihat 56,9 % usia normal, &#13;
distribusi frekuensi responden berdasarkan tingkat pendidikan 55,2 % pendidikan tinggi, &#13;
distribusi frekuensi responden berdasarkan pekerjaan 58,6 % tidak bekerja, dan distribusi &#13;
frekuensi responden berdasarkantingkat kecemasan 77,6 % kecemasan sedang. Hasil bivariat &#13;
terdapat hubungan karakteristik  usia, tingkat pendidikan, dan pekerjaan dengan tingkat &#13;
kecemasan ibu hamil primigravida TM III. Kesimpulan adalah  Faktor yang mempengaruhi &#13;
kecemasan ibu hamil trimester III adalah  usia,  pendidikan dan pekerjaan dengan p value &#13;
(0.009, 0,012 dan 0,0288). Dapat disarankan untuk Bidan di RSUD HAMBA untuk tetap &#13;
memberikan konseling tentang teknik relaksasi untuk menurunkan kecemasan menjelang &#13;
persalinan kepada ibu hamil khususnya trimester III. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9297">
                <text> Anggeriani Peza </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9298">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN &#13;
KEBIDANAN FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT &#13;
KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9299">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2233" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2218">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/96\2233\SKRIPSI_SAVIANTI_0k.1.pdf</src>
        <authentication>ab64824e30e3fc76d7bd1f11a4ad6153</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="96">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="9776">
                  <text>Tahun 2019</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10242">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DIWILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS GURUN TAHUN 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10243">
                <text>        Usia 0-6 bulan merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan bayi yang &#13;
sangat pesat, oleh sebab itu dibutuhkan nutrisi yang optimal, nutrisi tunggal yang &#13;
sempurna terdapat dalam Air Susu Ibu. Saat  ini cakupan pemberian ASI ekslusif &#13;
di indonesia sangat memprihatinkan yaitu 37,3% akibat dari pemberian ASI dan &#13;
makanan tambahan yang salah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor  -&#13;
faktor yang mempengaruhi kegagalan pemberian ASI Ekslusif. ASI ekslusif &#13;
adalah pemebrian ASI saja tanpa diberikan makanan/minuman lainnya. Penelitian &#13;
ini bersifat analitik dengan pendekatan case control. Populasi pada penelitian ini &#13;
adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 6-11 bulan di wilayah kerja &#13;
Puskesmas Gurun  sebanyak 43 orang. Jumlah sampel 30 orang  Teknik &#13;
pengambilan puposive sampling 15 orang kelompok kasus dan 15 orang &#13;
kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2019. Data &#13;
dikumpulkan  mengunakan kusioner kemudian diolah dengan komputerisasi &#13;
dianalisis dengan univariat dan bivariat menggunakan uji  Chi-Square  untuk &#13;
pekerjaan didapatkan nilai p-Value 0.449 (p≤0.05), paritas didapatkan nilai p-&#13;
Value 0.461 (p≤0.05), dukungan suami didapatkan nilai p-Value 0.003 (p≤0.05) &#13;
OR 16. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dukungan suami memiliki hubungan &#13;
yang bermakna dengan kegagalan pemberian ASI Eskslusif. Sedangkan pekerjaan &#13;
dan paritas ibu tidak memiliki hubungan bermakna dengan kegagalan pemberian &#13;
ASI ekslusif di wilayah kerja UPT Puskesmas Gurun. Dengan ini disarankan &#13;
kepada tenaga kesehatan /puskesmas dapat saling bekerjasama dengan &#13;
masyarakat/kader dalam meningkatkan pemberikan informasi/penyuluhan ttg &#13;
promosi ASI Ekslusif baik melalui media leaflet, elektronik, internet dan lain lain, &#13;
terutama buat para suami, sehingga para suami mendukung ibu dalam &#13;
memberikan ASI ekslusif kepada bayinya. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10244">
                <text>Savianti&#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10245">
                <text> &#13;
PROGRAM STUDI SARJANATERAPAN  KEBIDANAN  &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
 PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10246">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1304" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1304">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1304\NENY_MARTA_YULIA_SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>bfc6590afb3b1ebabd3232b7d2d2c4f1</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5888">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN&#13;
PRE-EKLAMPSIA DI RSIA PERMATA BUNDA&#13;
KOTA SOLOK&#13;
TAHUN 2024</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5889">
                <text>Pre-eklamsia merupakan salah satu penyebab dari kematian perinatal dan&#13;
kehamilan yang banyak terjadi diseluruh dunia. Di dunia pre-eklampsia&#13;
merupakan penyebab tertinggi kedua kematian ibu yaitu sebesar 24%, di&#13;
Indonesia didapatkan sebanyak 128.273 kasus ibu yang mengalami pre-eklampsia,&#13;
dan pada data Sumatera Barat sendiri didapatkan sebesar 17% kasus ibu yang&#13;
mengalami pre-eklampsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang&#13;
mempengaruhi kejadian preeklampsi di RSIA Permata Bunda Kota Solok. Desain&#13;
penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional&#13;
dengan pendekatan retrospektif. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah&#13;
total sampling dengan mengambil semua jumlah populasi yang ada yaitu 316 responden..&#13;
waktu penelitian dilakukan pada bulan februari sampai maret 2024. Pengumpulan&#13;
data dengan mengangambil data rekam medis yang tersimpan di RSIA Permata&#13;
Bunda Kota Solok. Hasil penelitian univariat didapatkan frekuensi usia ibu yang&#13;
paling banyak yaitu usia yang tidak beresiko mengalami pre-eklampsia (75,6%),&#13;
paritas (66,1%) dengan ibu yang beresiko mengalami preeklampsia sebagai&#13;
frekuensi paling banyak, dan hampir seluruhnya tidak gamelli (98,5%). Pada uji&#13;
bivariat didapatkan hasil bahwa nilai P-value usia = 0,840, paritas p-value =&#13;
0,853, dan gamelli p value = 0,761. Dapat disimpulkan bahwa tidak adanya&#13;
hubungan antara usia, paritas, dan gamelli dengan pre-eklampsia. Namun, tetap&#13;
disarankan kepada ibu untuk tidak hamil pada usia di bawah 20 tahun dan di atas&#13;
35 tahun serta dengan paritas lebih dari 3 dan lebih memperhatikan kondisi pada&#13;
ibu dengan paritas pertama, ini dikarenakan sesuai dengan teori ibu dangan usia&#13;
dibawah 20 tahun dan diatas 35 tahun serta ibu dengan paritas 1 dan lebih dari 3</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5890">
                <text>Neny Marta Yulia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5891">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5892">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1971" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1961">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/37\1971\CANTIKA_KUNTUM_PRADESYA_[CETAK_PDF].pdf</src>
        <authentication>89c135635be7776a1f1d3aba0e941c47</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="37">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="6618">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8954">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN &#13;
BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUMAH  &#13;
SAKIT DR ACHMAD MOCHTAR  &#13;
KOTA BUKITTINGGI  &#13;
TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8955">
                <text>CANTIKA KUNTUM PRADESYA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8956">
                <text>FAKULTAS KEBIDANAN UNIVERSITAS &#13;
PRIMA NUSANTARA  BUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8957">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8971">
                <text>Berdasarkan data KEMENKES  (2023)  dimana BBLR menjadi penyebab &#13;
kedua kematian neonatal diangka 0,7%. Indonesia berada pada peringkat 76 dari &#13;
183 negara dalam daftar penyebab kematian akibat BBLR  dan  Indonesia turut &#13;
menjadi negara ke dua dengan prevelensi BBLR tertinggi    di ASEAN. Di  kota &#13;
Bukitinggi terjadi  peningkatan  BBLR  dari tahun 2021  ke tahun 2022. Terdapat &#13;
beberapa faktor penyebab BBLR yaitu  faktor  ibu, janin, plasenta dan lingkungan. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko kejadian BBLR di Rumah &#13;
Sakit Dr Achmad Mochtar Kota Bukittinggi Tahun 2023.  Jenis  penelitian &#13;
menggunakan metode kuantitatif dengan desain  case control, populasi penelitian &#13;
ini adalah ibu yang melahirkan di  Rumah Sakit Dr Achmad Mochtar Kota &#13;
Bukittinggi Tahun 2023. Sampel penelitian ini berjumlah 50 orang (25 kempok &#13;
kasus  dan 25 kelompok kontrol)  dengan perbandingan  case control  1:1. Cara &#13;
pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purosive sampling. Hasil statistik di &#13;
uji menggunakan  chi square  (p&lt;0,05). Hasil penelitian  univariat  pada kelompok &#13;
kasus  sebagian besar ibu menderita anemia (72%),  dan sebagian besar ibu  tidak &#13;
menderita hipertensi (80%), dan tidak beresiko (84%). Sedangkan pada kelompok &#13;
kontrol  sebagian besar ibu tidak menderita anemia (80%), dan tidak menderita &#13;
hipertensi (84%), dan tidak beresiko (88%). Hasil bivariat  didapatkan bahwa &#13;
variabel yang berhubungan dengan BBLR adalah kadar hemoglobin ibu yang &#13;
rendah (anemia) p-vale 0,000, dan yang tidak berhubungan adalah tekanan darah &#13;
ibu yang tinggi (hipertensi) p-value 0,713 dan tinggi badan  ibu p-value 0,684. Dari &#13;
hasil penelitian diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan mempelajari lebih &#13;
lanjut tentang penyebab BBLR. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2269" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2254">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/96\2269\GABUNGAN_SKRIPSI_PDF.1.pdf</src>
        <authentication>0382df12fa6eab043fbd9172feb39a7f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="96">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="9776">
                  <text>Tahun 2019</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10421">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN BENDUNGAN AIR SUSU IBU (ASI) PADA IBU POST PARTUM DI PUSKESMAS KAMBANG KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10422">
                <text>Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan bayi yang paling penting  terutama &#13;
pada bulan-bulan pertama kehidupan bayi. ASI juga merupakan nutrisi &#13;
alamiah bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang &#13;
dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Akantetapi &#13;
menyusui tidak selamanya dapatberjalan dengan normal, tidak sedikit ibu &#13;
mengeluh seperti adanyapembengkakan payudara akibatpenumpukan ASI &#13;
karena pengeluaran ASItidak lancar atau pengisapan oleh bayi(Heryani, &#13;
2012). </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10423">
                <text>ELMAWATI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10424">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10425">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
