<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?collection=98&amp;output=omeka-xml&amp;page=7" accessDate="2026-04-20T08:17:17+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>7</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>79</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2390" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2376">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2390\SKRIPSI_ANDES_IVENTRI.1.pdf</src>
        <authentication>e3f6d28ac58473d98051b2ec87bc3193</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11018">
                <text>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KERSIK TUO TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11019">
                <text>Dunia  pada saat ini mengalami    masalah kesehatan  triple burden  dimana &#13;
meningkatnya kematian dan kesakitan akibat  Penyakit Tidak  Menular (PTM) &#13;
khususnya penyakit Hipertensi.  Pemerintah memberikan perhatian serius dalam &#13;
pencegahan dan penanggulangan hipertensi dengan dibentuknya Direktorat &#13;
Pengendalian Penyakit Tidak Menular berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan &#13;
No. 1575 Tahun 2005, Obat hipertensi terbukti dapat mengontrol tekanan darah &#13;
penderita hipertensi. Sehingga, tingkat keberhasilan pengobatan pasien hipertensi &#13;
yang ditandai dengan terkontrolnya tekanan darah dipengaruhi oleh kepatuhan &#13;
pasien dalam minum obat hipertensi  Tujuan penelitian ini adalah untuk &#13;
mengetahui  hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat penderita &#13;
hipertensi di puskesmas kersik tuo tahun 2020. Desain penelitian ini mengunakan &#13;
Cross Sectional  yaitu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara &#13;
faktor-faktor dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan &#13;
data sekaligus pada suatu saat  (point time approach).  Jumlah sample  dalam &#13;
penelitian ini sebanyak 67  responden dengan  Teknik sampling yang digunakan &#13;
adalah nonprobability sampling  yaitu Accidental Sampling. Accidental Sampling. &#13;
waktu penelitian pada bulan Pebruari-Maret 2020  dan istrumen penelitian dengan &#13;
menggunakan kuesioner.  Analisa secara univariat ditampilkan  dengan tabel &#13;
distribusi frekuensi dan bivariate dengan menggunakan  Chi-Square. Hasil dari &#13;
penelitian ini  didapatkan 50,7 % keluarga keluarga tidak mendukung, 50,7 % &#13;
pasien tidak patuh, terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan dukungan &#13;
kelurga dengan  kepatuhan berobat penderita hipertensi di puskesmas kersik tuo &#13;
dengan  p= 0,000. Diharapkan bagi instansi kesehatan dalam hal ini Puskesmas &#13;
Kersik Tuo untuk  memberikan  sosialisasi atau  penyuluhan kepada masyarakat &#13;
tentang kepatuhan berobat, Kepada peneliti selanjutnya untuk lebih lanjut meneliti &#13;
mengenai permasalahan yang sama, namun dengan menggunakan variabel yang &#13;
berbeda </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11020">
                <text> ANDES IVENTRI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11021">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKIT TINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11022">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2389" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2375">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2389\Skripsi_Cendra_elmides.1.pdf</src>
        <authentication>347ce9ca7e5c9101a51d0192f40a13a7</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11013">
                <text>HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SCABIES PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG TUTUP KABUPATEN KERINCI JAMBI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11014">
                <text>Lansia merupakan orang lanjut usia  yang membutuhkan pertolongan &#13;
kemampuan yang belum mampu dalam melakukan aktivitas seperti kebersihan &#13;
diri mereka , akan tetapi banyak lansia yang masih mampu menjaga kebersihan &#13;
dirinya agar terhindar  dari  kejadian penyakit kulit seprti scabies. Jika lansia &#13;
tidak membersihkan dirinya (personal hygiene) maka akan beresiko terjadinya &#13;
Scabies. Tujuan penelitian ini adalah melihat Hubungan Personal  Hygiene &#13;
dengan kejadian Scabies pada Lansia di Wilayah kerja Puskesmas Simpang &#13;
Tutup Kerinci  Kabupaten Kerinci  Tahun 2020. Penelitian ini dilakukan pada &#13;
bulan februari tahun 2020. Metode penelitian metode deskriptif analitik dengan &#13;
desain cross sectional. Populasi adalah semua pasien lansia berjumlah 62 orang &#13;
sekaligus sampel.Pengolahan dan analisa data dilakukan dengan komputerisasi &#13;
menggunakan uji statistic  chi square test  pada batas kemaknaan 0,05.Hasil &#13;
penelitian didapatkan Lebih dari separoh yaitu 56,5 % responden mengalami &#13;
personal  hygiene  yang baik di Wilayah kerja Puskesmas  Simpang Tutup &#13;
Kerinci  Kabupaten Kerinci  Tahun 2020, Sebagian responden 50% mengalami &#13;
kejadian scabies dan 50% tidak mengalami scabies di Wilayah kerja &#13;
Puskesmas Simpang Tutup Kerinci  Kabupaten Kerinci  Tahun 2020.Dari hasil &#13;
uji statistik ada Hubungan Personal  Hygiene  dengan kejadian Scabies pada &#13;
Lansia di Wilayah kerja Puskesmas Simpang Tutup Kerinci  Kabupaten &#13;
Kerinci  Tahun 2020, Dapat disarankan bahwa hendaknya pada petugas &#13;
kesehatan atau perawat yang ada di Puskesmas memberikan komunikasi &#13;
tentang pentingnya personal  hygiene  pada lansia dalam menghilangkan &#13;
kejadian scabies agar lansia memahami dan mengerti serta mau melakukan &#13;
personal hygiene . &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11015">
                <text>CENDRA ELMIDES </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11016">
                <text>FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
INTSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKIT TINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11017">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2388" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2374">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2388\SKRIPSI_NOLA_[PROGSUS_SOLOK].pdf</src>
        <authentication>5ade7dd3f0bc95875ff61a72a0817df0</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11008">
                <text>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN PERAN PERAWAT EDUKATOR DENGAN GANGGUAN BODY IMAGE PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RUANG NEUROLOGI RSUD M. NATSIR SOLOK TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11009">
                <text>Stroke merupakan penyebab  utama  kematian  dengan  prevalensi  kejadian &#13;
stroke yang semakin meningkat dari tahun ketahun . Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui  hubungan  dukungan  keluarga  dan  peran  perawat educator dengan &#13;
gangguan body image pada pasien stroke iskemik di Ruangan Neurologi RSUD &#13;
M. Natsir Solok tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptik analitik dengan &#13;
pendekatan  cross sectional study.  Populasi  pada  penilitian  ini  adalah  seluruh &#13;
pasien stroke iskemik  di Ruangan Neurologi RSUD M.  Natsir Solok  yaitu &#13;
sebanyak  dan  pengambilan  sampel  menggunakan  teknik  accidental    sampling &#13;
sehingga di dapatkan sampel 32 orang. Pengumpulan dan penelitian menggunakan &#13;
koesioner.  analisis data penelitian  meliputi  analisis  univariat  dan  bivariat &#13;
mengunakan  uji  chi squere.  Hasil  penelitian  menunjukkan  diperoleh (82,  4%) &#13;
dukungan keluarga dengan gangguan body image tidak terganggu, dan (17, 6%) &#13;
dukungan keluarga dengan gangguan body image terganggu. Hasil dari analisis &#13;
bivariat di dapatkan (p value 0, 002) sedangkan nilai (α &lt; 0, 05). Artinya (p Value &#13;
&lt; 0, 05) hal ini menunjukkan bahwa Ha diterima, didapat ada hubungan dukungan &#13;
keluarga dan peran perawat dengan gangguan body image pada pasien stroke &#13;
iskemik di ruang neurologi  di RSUD M. Natsir Tahun 2020. Dapat disimpulkan &#13;
bahwa dukungan  keluarga dan peran perawat edukator berhubungan dengan &#13;
gangguan  body image    pada pasien stroke iskemik. Untuk itu diharapkan pada &#13;
keluarga dan perawat sebagai pemberian asuhan keperawatan untuk selalu &#13;
memberikan dukungan dan arahan kepada pasien agar pasien stroke iskemik dapat &#13;
terhindar dari gangguan body image. Diharapkan kepada peneliti berikutnya untuk &#13;
dapat melakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang berhubungan &#13;
dengan gangguan body image pada pasien penderita stroke dengan metode dan &#13;
variabel yang berbeda.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11010">
                <text>NOLA AFRILIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11011">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11012">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2387" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2373">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2387\SKRIPSI_YULIANTI_TH_2021_VDF.1.pdf</src>
        <authentication>2e0ee3078d14e0c2fd7f480ef0f798f5</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11003">
                <text>HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERKAIT CAVID-19 DAN KEPATUHAN PEMAKAIAN APD DENGAN TINGKAT ANSIETAS PETUGASA KESEHATAN DI PUSKESMAS BALAI SELASA KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11004">
                <text>Di Indonesia terdapat 369 kasus covid 19, persebarannya terjadi di 17 Provinsi,&#13;
yaitu: Bali, Banten, DIY, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,&#13;
Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau,&#13;
Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Lampung,&#13;
dan Riau. Selain masyarakat, tim medis juga merupakan korban dari covid 19,&#13;
banyak diantara tim medis yang belum patuh terhadap pemakaian APD, dan tim&#13;
medispun tertular covid 19 sehingga tim medis merasa cemas dan pelayanan&#13;
dasarpun tak bisa dilakukan,Oleh karenaitu peneliti mengangkat judul tentang&#13;
“Hubungan Tingkat Pengetahuan Terkait Covid 19 DanKepatuhan Pemakaian&#13;
APD Dengan Tingkat Ansietas Petugas Kesehatan Di Puskesmas Balai Selasa&#13;
Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
hubungan tingkat pengetahuan terkait covid 19 dan kepatuhan pemakaian APD&#13;
dengan tingkat ansietaspetugas kesehatan, Jenis penelitian ini adalah Deskriptif&#13;
Analitik dengan pendekatan desain cross sectional study, populasi yang diteliti&#13;
adalah tenaga kesehatan yang berjumlah 30 orang, dengan pengumpulan data&#13;
berupa check list, kuesioner, pedoman wawancara. Pengolahan data yang&#13;
digunakan yaitu Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Chi&#13;
Square dengan tingkat derajat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian dan&#13;
pembahasan yang dilakukan mengenai hubungan tingkat pengetahuan terkait&#13;
cavid 19 dan kepatuhan pemakaian apd dengan tingkat ansietas petugas kesehatan&#13;
di puskesmas balai selasa kabupaten pesisir selatan tahun 2020 sehingga dapat&#13;
disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan tenaga kesehatan&#13;
terkait covid 19 dengan kepatuhan tenaga kesehatan menggunakan APD (alat&#13;
pelindung diri) serta kejadian ansietas peugas keshatan di wilayah kerja&#13;
puskesmas Balai Selasa tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11005">
                <text>YULIANTI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11006">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARABUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11007">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2386" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2372">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2386\1._SKRIPSI_an._YEMI_SASWITA..LENGKAP_TTD.1.pdf</src>
        <authentication>1bf54b85d325062bc3f501c505b42906</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10998">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERILAKU CARING PERAWAT DALAM PRAKTEK KEPERAWATAN DI RS PRATAMA KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10999">
                <text>Caring merupakan bentuk kepedulian perawat terhadap klien sebagai bentuk &#13;
perhatian, penghargaan dan mampu memenuhi kebutuhannya. Persepsi pasien &#13;
terhadap perilaku caring perawat adalah pandangan pribadi pasien terhadap perilaku &#13;
perawat dalam melakukan praktik keperawatan melalui penggunaan seluruh alat &#13;
indra dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Tujuan penelitian ini adalah untuk &#13;
mengetahui hubungan faktor-faktor tertentu dengan persepsi pasien terhadap perilaku &#13;
caring perawat dalam praktik keperawatan di Rumah Sakit Pratama Kabupaten &#13;
Pasaman tahun 2020. Dengan jumlah sampel berjumlah  35 pasien dan teknik &#13;
sampling  quota sampling. Data diambil dengan cara wawancara dan pengisian &#13;
kuesioner. Desain Penelitian yang digunakan adalah cross sectional dan analisis uji  &#13;
Spearmen Rank dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor tertentu dengan &#13;
persepsi pasien terhadap perilaku  caring perawat. Menggunakan program SPSS &#13;
secara komputerisasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan tidak &#13;
ada hubungan antara faktor pendidikan, faktor tingkat ketergantungan pasien dan &#13;
faktor dukungan keluarga dengan persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat &#13;
di RS Pratama Kabupaten Pasaman Tahun 2020 dimana nilai P value &gt; 0,05, &#13;
sehingga hipotesa Ho diterima. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11000">
                <text>YEMI SASWITA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11001">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11002">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2385" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2371">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2385\skripsi_tia.1.pdf</src>
        <authentication>a7ebec5e8ecc48372aa28e554c10d71d</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10993">
                <text>HUBUNGAN KETEPATAN “GOLDEN PERIOD “  DENGAN DERAJAT KERUSAKAN NEUROLOGI PADA PASIEN STROKE ISKEMIK  DI RUANGAN NEUROLOGI RSUD LUBUK SIKAPING TAHUN 2020 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10994">
                <text>Stroke merupakan penyakit kerusakan neurologis dan fungsional yang terjadi secara &#13;
mendadak disebabkan karena kurangnya atau terputusnya aliran darah yang mengalir &#13;
keotak akibat adanya gumpalan darah, plak atau karena pecahnya pembuluh darah &#13;
akibat tekanan darah yang tinggi secara tiba-tiba ke otak. Kecacatan dan kematian &#13;
pada pasien stroke iskemik merupakan salah satu akibat ketidak tepatan waktu &#13;
kedatangan pasien kerumah sakit yakni lebih dari 4,5 jam setelah terjadinya serangan. &#13;
Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan ketepatan  golden &#13;
period  dengan derajat kerusakan neurologi pada pasien stroke iskemik di ruang &#13;
neurologi RSUD LUBUK Sikaping Tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan &#13;
metode penelitian  analisis Korelatif dengan pendekatan  cross sectional. Populasi &#13;
adalah pasien stroke iskemik yang mengalami serangan stroke pertama kali datang ke &#13;
ruangan neuro rsud lubuk sikaping.Sampel penelitian sebanyak 30 orang &#13;
pasien.Instrumen penelitian berupa kuisioner dengan beberapa pertanyaan. &#13;
Pengolahan dan analisa data dilakukan dengan komputerisasi menggunakan uji &#13;
statistic chi square pada batas kemaknaan 0,05. Hasil penelitian didapatkan lebih dari &#13;
separoh yaitu 63,3% responden mengalami ketidaktepatan golden period pada pasien &#13;
stroke iskemik, dan 60,0 %   responden memiliki derajat kerusakan neurologi sedang. &#13;
Hasil uji statistik diperoleh nilai p  value  = 0,000 (p&lt; α) maka dapat disimpulkan &#13;
adanya  hubungan yang signifikan antara ketepatan  golden period  dengan derajat &#13;
kerusakan neurologi pada pasien stroke iskemik di ruang  Neurologi RSUD Lubuk &#13;
Sikaping Tahun 2020. Disarankan bagi keluarga supaya pasien cepat dibawa kerumah &#13;
sakit sehinggga pasien tepat dan cepat ditolong oleh tenaga kesehatan </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10995">
                <text>Gustina Yustisia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10996">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10997">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2384" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2370">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2384\skripsi_rinaa.1.pdf</src>
        <authentication>477ef8544f12348b8cda0252460b1e30</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10988">
                <text>EFEKTIFITAS PIJAT OKSITOSIN TERHADAP TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU POST PARTUM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LUBUK SIKAPING TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10989">
                <text> &#13;
Masa nifas tinggi fundus uteri berangsur-angsur kembali seperti keadaan sebelum &#13;
hamil. Fundus uteri yang mengalami gangguan involusi dapat menyebabkan &#13;
perdaraham post partum. Untuk mencegah perdarahan post partum bisa dengan &#13;
pemberian pemijatan  oksitoksin  yang merangsang keluarnya hormon oksitosin. &#13;
Fenomena  hasil survey peneliti di RSUD Lubuksikaping,  terjadi sebanyak 58 &#13;
pasien yang mengalami  Hemorrhagic  post Partum  (HPP) dari bulan Januari &#13;
sampai September 2020. Perawat ruangan PONEK juga mengatakan setelah &#13;
melahirkan banyak  ibu post partum yang merasa perutnya kembung dan banyak &#13;
kasus kebidanan yang mengalami keterlambatan penurunan TFU.. Tujuan &#13;
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin  pada ibu  post &#13;
partum  normal di Rumah sakit umum  Lubuksikaping.  Metode penelitian yang &#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi eksperimen dengan desain pre  test dan &#13;
post test  . Sampel dalam penelitian ini diambil melalui cara  Total sampling dengan &#13;
jumlah 10 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi untuk &#13;
mengamati penurunan tinggi fundus uterus pada hari pertama, ke empat dan ke tujuh &#13;
post partum.  Hasil dari penelitian ini  didapatkan ada  pengaruh  pijat oksitosin &#13;
terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu post partum di Ruang Post Partum, &#13;
melalui uji statistik  t-test dependen dengan nilai p &lt; 0.05. Saran buat institusi tempat &#13;
penelitian, diharapkan diadakan sosialisasi dan pelatihan tentang pijat oksitosin &#13;
kepada para perawat, dan juga tindakan pijat oksitosin ini dijadikan sebagai prosedur </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10990">
                <text>Yusrina </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10991">
                <text> &#13;
 &#13;
 &#13;
PROGRAM STUDI SI NERS &#13;
FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10992">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2383" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2369">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2383\Skripsi_ELFI_YANTI..REVISI_cETAK_CD.1.pdf</src>
        <authentication>abf63ea45b76808313bcc74036a14d5e</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10983">
                <text>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN AKTIFITAS SEHARI-HARI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10984">
                <text>Bertambahnya usia diharapkan lansia tetap mendapatkan kualitas hidup&#13;
tetap baik, tetap melakukan aktivitas hidup sehari-hari dengan mandiri serta tetap&#13;
menjaga kesehatannya, tentunya hal ini terutama merupakan tugas dari keluarga.&#13;
Pada saat ini lansia kurang sekali mendapatkan perhatian serius ditengah keluarga&#13;
dan masyarakat terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan aktifitas kehidupan&#13;
sehari-hari. Fenomena yang ditemukan di lapangan bahwa banyak lansia yang&#13;
kurang mandiri dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari karena kurangnya&#13;
semangat, motivasi, dan dukungan fisik dari keluarga. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam&#13;
pemenuhan aktifitas sehari-hari. Desain penelitian analitik dengan rancangan&#13;
cross sectional. Populasi adalah seluruh lansia yang berkunjung ke Puskesmas&#13;
Rao, dengan rata-rata kunjungan 58 per bulan. Jumlah sampel 51 orang, diambil&#13;
accidental sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner,&#13;
kemudian dianalisa menggunakan uji chi-square. Hasil univariat diketahui 80,4 %&#13;
responden memperoleh dukungan sedang dari keluarga dan 72,5 % memiliki&#13;
ketergantungan ringan dalam pemenuhan aktifitas sehari-hari. Hasil bivariat ada&#13;
hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan&#13;
aktifitas sehari-hari di wilayah kerja Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman tahun&#13;
2020 (p = 0,05). Disimpulkan bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan&#13;
kemandirian lansia. Disarankan pada petugas Puskesmas agar mengadakan&#13;
kegiatan penyuluhan pada keluarga-kelaurga lansia, dan memotivasi mereka untuk&#13;
memberikan dukungan penuh pada lansia agar bisa mandiri dalam pemenuhan&#13;
aktifitas sehari-hari.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10985">
                <text>ELFI YANTI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10986">
                <text>PROGRAM STUDI NERS&#13;
FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT&#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10987">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2382" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2368">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2382\1_REVISI_SKRIPSI_UCI_DIANA_S.Kep..1.pdf</src>
        <authentication>338b6e89e466ce91ca6b77c2058398ad</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10978">
                <text>HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT TERHADAP PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG INTERNE DAN BEDAH RSUD SAWAHLUNTO TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10979">
                <text>Kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan di Indonesia masih tergolong &#13;
rendah. Dokumentasi asuhan keperawatan yang sering tidak diisi oleh perawat &#13;
seperti tidak mencantumkan nama, jam, tanggal, tanda tangan, ruangan pasien, &#13;
dan penandaan pasien yang beresiko jatuh pada gelang identitas pasien dan  &#13;
asesmen medis tidak diisi dalam waktu 1x24 jam. Alasan yang dikemukakan &#13;
perawat  karena pasien yang terlalu banyak, pendokumentasian tersebut memakan &#13;
waktu yang lama, banyak format fomulir pengisian yang harus diselesaikan &#13;
karena masih manual dan ceklis, sementara pelayanan pada pasien harus &#13;
diutamakan, dan kurangnya motivasi perawat dalam pendokumentasian karena &#13;
personal perawat individu diruangan kurangnya dimonitoring oleh kepala ruangan &#13;
terhadap pelaksanaan dokumentasi. Wawancara dengan  10  orang  perawat &#13;
didapatkan bahwa perawat tidak melaksanakan  pendokumentasian dengan &#13;
lengkap.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan motivasi perawat &#13;
terhadap pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan. Desain  penelitian &#13;
deskriptif analitik  dengan rancangan  cross sectional.  Populasi adalah  seluruh &#13;
perawat yang bertugas di ruang interne dan bedah RSUD Sawahlunto yang &#13;
berjumlah 30 orang, dengan pengambilan sampel secara  total sampling. &#13;
Pengumpulan data dengan menggunakan  kuesioner dan observasi,  kemudian &#13;
dianalisa menggunakan uji  chi-square. Hasil  univariat diketahui  70,0%  responden &#13;
melaksanakan pendokumentasian asuhan keperawatan dengan kurang lengkap dan &#13;
46,7% memiliki motivasi kurang terhadap pelaksanaan pendokumentasian asuhan &#13;
keperawatan. Hasil bivariat ada hubungan motivasi perawat terhadap pelaksanaan &#13;
pendokumentasian asuhan keperawatan diruang Interne dan Bedah RSUD &#13;
Sawahlunto tahun 2020  (p = 0,003). Disimpulkan motivasi perawat ada hubungan &#13;
dengan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan. Disarankan bagi peneliti &#13;
selanjutnya agar melakukan penelitian lebih lanjut yang berhubungan dengan &#13;
pendokumentasian asuhan keperawatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi &#13;
motivasi perawat terhadap pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10980">
                <text> Uci Diana </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10981">
                <text> &#13;
 &#13;
PROGRAM STUDI S.1 KEPERAWATAN &#13;
FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10982">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2380" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2366">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2380\SKRIPSI_ACC_JILID_CHICI_cd.1.pdf</src>
        <authentication>023286b0055d91e63056ad85caeeb4e1</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10968">
                <text>HUBUNGAN LOKASI PEMASANGAN INFUS PADA VENA DIGITALIS DAN JENIS CAIRAN INFUS DENGAN KEJADIAN PLEBITIS DI PUSKESMAS SUNGAI MANAU KABUPATEN MERANGIN BANGKO TAHUN 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10969">
                <text>Angka kejadian plebitis merupakan salah satu indikator mutu pelayanan &#13;
kesehatan rumah sakit terutama pelayanan keperawatan. Angka kejadian plebitis &#13;
diperoleh dari hasil perbandingan jumlah kejadian plebitis dengan jumlah pasien &#13;
yang mendapat terapi intravena dengan nilai standar ≤ 1,5%.Adapun kejadian &#13;
plebitis  di ruang rawat inap Puskesmaspada tahun 2019 adalah 35 pasien (6,4%) &#13;
dari 547 pasien yang terpasang  infus dimana kasus terbanyak berada di Ruang &#13;
rawat inap. Sedangkan pada tahun 2020 kejadian plebitis meningkat sebanyak 63 &#13;
pasien (7,11 %) dari 885 pasien yang terpasang infus. Tujuan penelitian untuk &#13;
mengetahui hubungan lokasi pemasangan infus pada vena  digitalis dan jenis &#13;
cairan infus dengan kejadian plebitis di Puskesmas Sungai Manau Kabupaten &#13;
Merangin Bangko  tahun 2021. Penelitian yang bersifat deskriptif analitik dengan &#13;
menggunakan metode  cross sectional. Penelitian telah dilakukan pada  bulan &#13;
Maret 2021. Populasi pada penelitian adalah seluruh pasien rawat inap Puskesmas &#13;
Sungai Manau tahun 2020 sebanyak 885 orang dan Teknik pengambilan sampel &#13;
yang digunakan dalam penelitian ini adalahaccidental sampling  berjumlah 30 &#13;
orang. Data dikumpulkan menggunakan  kuesioner kemudian data diolah secara &#13;
komputerisasi dengan uji Chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan &#13;
(56,7 %) responden lokasi pemasangan infus pada vena digitalis,  &#13;
(63,3%)responden menggunakan cairan infus hipertonik dan (60%)responden &#13;
terjadi plebitisAda hubungan antara lokasi pemasangan infus di vena digitalis (p &#13;
value = 0,013) dan jenis cairan (p value = 0,000) dengan kejadian plebitis di &#13;
Puskesmas Sungai Manau Kabupaten Merangin Bangko  tahun 2021.  Penelitian &#13;
ini dapat memberikan masukan pada pihak Puskesmas untuk dapat &#13;
mensosialisasikan kepada perawatcara pencegahan plebitis pada pasien guna &#13;
meningkatkan mutu layanan pada pasien agar menurunkan angka kejadian plebitis &#13;
di ruang rawat inap &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10970">
                <text>S.CHICI OKTAVIA, MS </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10971">
                <text> &#13;
ROGRAM STUDI  NERS &#13;
FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10972">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
