<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?collection=98&amp;output=omeka-xml&amp;page=2" accessDate="2026-04-20T00:04:33+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>2</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>79</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2463" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2448">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2463\SKRIPSI_CD.1.pdf</src>
        <authentication>17fe5d218a22debb07f7bd4736f79d6f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11378">
                <text>HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KADAR GULA DARAH PADA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUGUK PANJANG BUKITTINGGI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11379">
                <text>Indeks massa tubuh berlebih memiliki resiko diabetes mellitus lebih besar dibandingkan resiko penyakit lain. Dari 7 puskesmas di Bukittinggi selama 3 bulan terakhir didapatkan data 110 kasus DM tipe II di Puskesmas Guguk Panjang tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Kadar Gula Darah Pada Diabetes Melitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi Tahun 2020. Jenis penelitian ini kuantitatif, dengan desain penelitian korelasi dan pendekatan cross sectional, jumlah sample 52 orang dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan hasil 18 responden (34,6%) menunjukkan IMT dengan kategori Obesitas, 42 responden (80,8%) memiliki kadar gula darah tidak normal, dari 6 responden dengan indeks massa tubuh kurus juga terdapat 6 responden dengan kadar gula darah tidak normal, selanjutnya dari 28 responden dengan indeks massa tubuh normal juga terdapat 10 responden (35,7%) dengan dengan kadar gula darah normal. Hasil uji statistik indeks massa tubuh dengan kadar gula darah pada diabetes mellitus tipe II diperoleh nilai p=0,001 (p&amp;lt;0,05) yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dengan kadar gula darah pada diabetes mellitus tipe II. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat melakukan observasi dari pola makan dan lama sakit pada pasien diabetes mellitus tipe II.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11380">
                <text>WARDAH SALVIRA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11381">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11382">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2462" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2447">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2462\skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>a87d0921fb1e0ddff41cf11562326bd4</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11373">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN UPAYA &#13;
PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI KOTA                &#13;
PADANG PANJANG PADA TAHUN 2020 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11374">
                <text>ABSTRAK Virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernafasan. Penyakit karena infeksi virus ini di sebut covid-19. Upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 memerlukan pemahaman dan pengetahuan yang baik dari seluruh elemen termasuk masyarakat sebagai dasar dalam menunjukkan perilaku pencegahan covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan covid-19 di Kota Padang Panjang pada tahun 2020. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ada 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan proposional stratified random sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner serta diolah dengan komputerisasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-Square dengan hasil 19 responden (19%) memiliki pengetahuan kurang baik, 31 responden (31%) memiliki upaya pencegahan yang negatif. Sedangkan 15 responden (18,5%) memiliki pengetahuan yang tinggi tetapi upaya pencegahannya negatif, dan terdapat 16 responden (84,2%) dengan pengetahuan yang rendah dan upaya pencegahan yang negatif. Hasil uji statistik pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan diperoleh nilai p= 0,000 (p&amp;lt;0,05). Dapat disimpulkan bahwa penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan penularan covid-19. Disarankan kepada masyarakat agar tetap menjaga dan meningkatkan upaya pencegahan penularan covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan yaitu selalu menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak) dalam kehidupan sehari-hari.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11375">
                <text>DIANA FANTI SUKMA PERDANA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11376">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11377">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2461" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2446">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2461\SKRIPSI_LENGKAP_MULIANI_SOLTA_VDF.1.pdf</src>
        <authentication>6767bae3ec2c3a732ee61ebafd3f8788</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11369">
                <text>Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Tentang Covid-19 Terhadap Kejadian Covid-19 Di Nagari Koto Tuo Kec. IV Nagari Kab.Sijunjung Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11370">
                <text>Pengetahuan dan sikap merupakan dua unsur penting dalam terbentuknya perilaku kesehatan pada seseorang, pengetahuan mengenai pandemi covid-19 yang baik dan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya mencegah penularan covid-19 penting untuk diterapkan. Masyarakat di Nagari Koto Tuo tidak memiliki pengalaman dalam menghadapi wabah covid-19, dan beranggapan virus covid-19 ini tidak terlalu berbahaya. banyak masyarakat yang tidak memakai masker dan jarang mencuci tangan pakai sabun, hal ini sangat beresiko terjadinya covid-19 kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat tentang covid-19 terhadap kejadian covid-19 di Nagari Koto Tuo Kec.IV Nagari Kab.Sijunjung tahun 2020. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan pengumpulan data dilakukan secara lansung dengan membagikan lembar kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap masyarakat dan lembar observasi terhadap kejadian covid-19. analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan 61,7% masyarakat yang memiliki tingkat pengetahuan baik, 51,1% masyarakat memiliki sikap Positif dan 54,3% masyarakat terjadi resiko covid-19. Secara statistik didapatkan ada hubungan yang antara tingkat pengetahuan terhadap kejadian covid-19 dengan p value 0,010 (p ≤ 0,05) nilai OR 3,432 dan ada hubungan antara sikap dengan kejadian covid-19 dengan p value 0,000. Disarankan kepada masyarakat Nagari Koto Tuo Kab.Sijunjung untuk meningkatkan pengetahuan tentang covid-19 dan selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah dan meminimalkan penyebaran virus yaitu : hindari berjabat tangan, menjaga jarak 1-2 meter dan menjaga daya tahan tubuh agar tidak ada peningkatan resiko terjadinya Covid-19.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11371">
                <text>Muliani Solta </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11372">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2460" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2445">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2460\Skripsi_Agi.1.pdf</src>
        <authentication>6389890fe1f2ada968a3b25b1f093540</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11364">
                <text>PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUGUK PANJANG BUKITTINGGI 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11365">
                <text>Salah satu pilar dalam pengelolaan diabetes melitus adalah  olahraga atau aktivitas &#13;
fisik berupa senam kaki. Namun pada umumnya di masyarakat yang terkena diabetes &#13;
tipe II jarang melakukan senam kaki. Dari 7 puskesmas di bukittinggi selama 3 bulan &#13;
terakhir didapatkan data 110 kasus diabetes melitus tipe II di puskesmas guguk &#13;
panjang tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam &#13;
kaki diabetes terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus Di &#13;
Wilayah  Kerja    Puskesmas Guguk Panjang  Bukittinggi  2020.  Jenis penelitian ini &#13;
kuantitatif dengan menggunakan metode Quasy  Eksperimen  dan pendekatan  One &#13;
Group Pretest Postest serta diolah dengan komputerisasi. Sampel dalam penelitian ini &#13;
berjumlah 16 responden dengan teknik pengambilan sampel  Non Probability &#13;
Sampling (purposive sampling). Berdasarkan hasil uji normalitas Shapiro-Wilk dapat &#13;
disimpulkan bahwa data terdistribusi normal. Sehingga dengan menggunakan analisa &#13;
paired samples T tes  didapatkan  hasil  bahwa 16 responden rata-rata sebelum &#13;
dilakukan senam kaki  adalah 172.50 mg/dl, sedangkan rata-rata setelah dilakukan &#13;
senam kaki adalah 162.19 mg/dl. Dengan demikian hasil uji T (paired sample test) &#13;
diperoleh  p-value  &lt; 0,001  (&lt;0,05), yang berati bahwa  senam kaki  berpengaruh &#13;
terhadap kadar  gula darah pada penderita  diabetes melitus tipe II di wilayah kerja &#13;
Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi 2020. Sesuai dengan hasil penelitian &#13;
diharapkan penderita mampu melakukan senam kaki secara mandiri untuk membantu &#13;
mengontrol kadar gula darah.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11366">
                <text>SANDY NOVERO ALGIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11367">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11368">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2459" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2444">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2459\SKRIPSI_NOLI_PUSPA_DEWI_S.KEP_VDF.1.pdf</src>
        <authentication>2688d8e78fa8001982220ee032861cd5</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11359">
                <text>Efektivitas Mencuci Tangan Pakai Sabun Terhadap Resiko Terjadinya Covid-19 Pada Mahasiswa Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Tahun 2020.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11360">
                <text>Mencuci tangan  merupakan upaya pencegahan  penyebaran penyakit infeksi &#13;
terutama virus Corona (covid- 19) yang lagi mewabah saat ini, karena bakteri dan &#13;
virus mengkontaminasi  tangan dalam waktu yang singkat dalam  melakukukan &#13;
aktivitas sehari-hari, angka   kejadian resiko terjadinya covid-19 pada mahasiswa &#13;
sebelum mencuci tangan cenderung meningkat dibanding setelah mencuci tangan, &#13;
upaya yang sederhana ini ternyata dapat berkontribusi penting dalam pencegahan &#13;
terjadinya resiko covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas &#13;
Mencuci Tangan Pakai Sabun Terhadap Resiko Terjadinya Covid-19 Pada &#13;
Mahasiswa Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Tahun 2020. Jenis &#13;
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan &#13;
metode eksperimen dengan pendekatan  one group pretest  dan  posttest,  sampel &#13;
dalam penelitian ini sebanyak 16 responden. Teknik pengambilan sampel purpose &#13;
sampling  dan pengumpulan data menggunakan lembar prosedur observasi dan &#13;
angket, data dianalisis dengan menggunakan uji  t test pengolahan data dilakukan &#13;
dengan bantuan komputerisasi. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rata-rata &#13;
resiko terjadinya covid sebelum cuci tangan adalah  21,38 dan rata-rata resiko &#13;
terjadi Covid setelah diberikan intervensi cuci tangan adalah 19,56. Hasil statistic &#13;
didapatkan nilai p Value= 0,001  dapat bermakna. Ho ditolak dengan kesimpulan &#13;
ada efektivitas mencuci  tangan pakai sabun terhadap resiko terjadinya Covid-19  &#13;
pada mahasiswa institut kesehatan prima nusantara bukittinggi tahun 2020. &#13;
Diharapkan kepada responden untuk meningkatkan kegiatan cuci tangan, Cuci &#13;
tangan ini akan lebih efektif untuk mencegah penularan covid-19, jika dibarengi  &#13;
dengan rutin penggunaan masker  dan menjaga jarak saat berada ditempat &#13;
kerumunan, agar tidak ada peningkatan  resiko terjadinya covid-19.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11361">
                <text> Noli Puspa Dewi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11362">
                <text>Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Tahun &#13;
2020. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11363">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2458" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2443">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2458\SKRIPSI_AULIA_WIRANITA.1.pdf</src>
        <authentication>2a94074ea9f016642d24248b948aa390</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11354">
                <text>HUBUNGAN DUKUNGAN CAREGIVER TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASIMAH AHMAD KOTA BUKITINGGI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11355">
                <text>Dukungan caregiver merupakan dukungan utama bagi penderita stroke, yang merespon perubahan pasien selama fase perjalanan penyakitnya. Dukungan caregiver menjadi faktor penting dalam menunjukkan simpati, membantu pasien agar lebih percaya diri menerima keadaan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan caregiver terhadap Tingkat kecemasan Pasien Stroke Di wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi Tahun 2020. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain penelitian korelasional dan pendekatan cross sectional. Total Populasi sampel pada penelitian selama 3 bulan ada 58 responden. Teknik pengambilan pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner serta di olah dengan komputerisasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan hasil didapatkan 22 (37,9%) responden memiliki dukungan caregiver kurang baik, selanjutnya responden didapatkan 47 (81,0%) mengalami tingkat kecemasan berat, sedangkan 25 (69,4%) responden memilki dukungan caregiver baik. Tetapi,mengalami tingkat kecemasan berat. Hasil uji statistik dukungan caregiver dengan tingkat kecemasan pasien stroke diperoleh dari nilai p=0,011 (p&amp;lt;0,05). Didapatkan ada hubungan bermakna antara dukungan caregiver terhadap tingkat kecemasan pasien stroke. Diharapkan kepada keluarga/caregiver dapat memberikan motivasi perhatian dan bantuan untuk mendukung agar kecemasan pada pasien mengalami dapat berkurang.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11356">
                <text>AULIA WIRANITA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11357">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11358">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2457" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2442">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2457\FILE_LENGKAP_VDF.1.pdf</src>
        <authentication>e074854c7e5d42975df8994a569981e3</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11350">
                <text>Hubungan MotivasiTerhadap Tingkat Stres Mahasiswa Dalam menulis Tugas Akhir (Skripsi) di Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11351">
                <text>Azirmah Dona </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11352">
                <text>Motivasi merupakan kekuatan yang mendorong mahasiswa atau seseorang untuk belajar, konsentrasi, perhatian dan mau mengerjakan tugas-tugas pembelajaran. Namun kenyataan yang ditemukan masih ada mahasiswa di Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi kurang termotivasi dan mengalami stress berat dalam menulis tugas akhir dengan berbagai alasan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Motivasi Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Dalam Menulis Tugas Akhir (Skripsi) di Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Tahun 2020. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ada 34 responden.Teknik pengambilan sampel total sampling dan pengumpulan data menggunakan angket serta diolah dengan komputerisasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan hasil 13 responden dengan motivasi rendah, terdapat 8 responden (61,5%) dengan tingkat stress berat, selanjutnya 21 responden dengan motivasi tinggi, terdapat 1 responden (4,8%) tingkat stress berat sedangkan 5 responden (38,5%) dengan stress ringan tetapi memiliki motivasi yang rendah, hasil uji statistic motivasi terhadap tingkat stress diperoleh nilai p=0,001 (p&amp;lt; 0,05). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan motivasi terhadap tingkat stress mahasiswa dalam menulis tugas akhir (skripsi) di institute kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi tahun 2020. Diharapkan pada mahasiswa agar bisa menyelesaikan skripsi tepat waktu, selalu gigih untuk mencari buku yang terbaru, tidak melalaikan waktu dan tidak malu bertanya ketika tidak memahami materi.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11353">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2456" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2441">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2456\SKRIPSI_LENGKAP_dona_andriani.1.pdf</src>
        <authentication>cc78f1746959ce5d0f74b659ac4214a5</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11345">
                <text>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI PELAKSANAAN RANGE OF MOTION (ROM) PADA PASIEN POST STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASIMAH AHMAD BUKITTINGGI 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11346">
                <text>Stroke merupakan sebuah gangguan suplai darah ke otak, biasanya karena tersumbatnya pembuluh darah oleh gumpalan darah dan stroke merupakan penyebab utama kematian ketiga yang paling sering terjadi setelah penyakit jantung. Melihat banyaknya kasus kematian yang disebabkan oleh stroke, maka oleh sebab itu ada salah satu cara rehabilitas yang bisa diikuti oleh pasien stroke ialah terapi ROM (Range of motion), agar ROM terlaksana dengan baik membutuhkan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan dukungan keluarga dengan motivasi pelaksanaan Range of Motion (ROM) pada pasien post stroke diwilayah kerja puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional penelitian ini dilakukan di wilayah Kerja Puskesmas Rasihmah Ahmad. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 orang. Hasil penelitian ini menunjukan lebih dari separoh responden memiliki dukungan keluarga baik yaitu 36 (62,1%) dan lebih dari separoh responden memiliki motivasi kuat yaitu 36 (62,1%). Dengan hasil analisa Chi-Square didapatkan nilai p=0,004,OR = 6,125 artinya ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan motivasi dalam pelaksanaan range of motion (rom) pada pasien post stroke diwilayah kerja puskesmas rasimah ahmad bukittinggi 2020. Dimana p-value &amp;lt;alpha maka H0 ditolak Ha diterima. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan peneliti ini sehingga bermanfaat bagi masyarakat maupun bagi instansi pendidikan khususnya keperawatan komunitas.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11347">
                <text>&#13;
 DONA ANDRIANI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11348">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11349">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2455" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2440">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2455\SKRIPSI_LISA_CD.1.pdf</src>
        <authentication>0c319650cb8db45564eda65220bf5bd9</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11340">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN MAHASISWA S1 KEPERAWATAN TENTANG CARA CUCI TANGAN DENGAN PERILAKU CUCI TANGAN SEBAGAI PENCEGAHAN COVID-19 DI INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11341">
                <text>Corona virus (Covid-19) telah di identifikasi sebagai penyebab terjangkitnya penyakit saluran pernafasan yang ditularkan melalui percikan air liur pasien Covid- 19. Salah satu faktor yang perlu di perhatikan untuk pencegahannya yaitu pengetahuan tentang mencuci tangan. Mencuci tangan dengan sabun merupakan cara yang tepat sesuai kesehatan. Maka usaha yang paling sederhana untuk menegakkan pilar hidup sehat gemar mencuci tangan. Usaha yang dianggap sepele ini ternyata dapat berkontribusi penting pada upaya pencegahan covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan mahasiswa S1 keperawatan tentang cara cuci tangan dengan prilaku cuci tangan sebagai pencegahan covid-19. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional. Total populasi pada penelitian ini yaitu 76 responden. Tekni pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling. Data dianalisis mengunakan Uji Chi-Square dan di olah secara komputerisasi. Hasil penelitian dari 76 responden didapatkan 49 responden diperoleh 37 (78,7%) responden memiliki pengetahuan kurang baik yang memiliki perilaku tidak sesuai SOP, sedangkan 17 (58,9%) responden yang memiliki perilaku sesuai SOP dengan pengetahuan mahasiswa yang baik. Hasil chi square didapat p= 0,002 (p&amp;lt;0,005). dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara pengetahuan mahasiswa dengan perilaku cuci tangan untuk pencegahan Covid-19. Disarankan kepada mahasiswa lebih memperhatikan perilaku cuci tangan agar bisa mencegah penyebaran Covid-19.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11342">
                <text>LISA YUHESTI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11343">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11344">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2454" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2439">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2454\RIKA_AMEYLIA_PROGSUS_SAWAHLUNTO_PERBAIKAN_SKRIPSI_KOREKSI_KOORDINATOR_ll_OK.1.pdf</src>
        <authentication>3290c3a8fdb9cf1a84759ba329dd32b6</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11335">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM DAN BEDAH RSUD SAWAHLUNTO TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11336">
                <text>ABSTRAK &#13;
Komunikasi merupakan faktor penting bagi perawat dalam melakukan asuhan keperawatan &#13;
dengan klien. Semakin baik komunikasi perawat, maka semakin berkualitas pula asuhan &#13;
keperawatan yang diberikan kepada klien karena komunikasi yang baik dapat membina &#13;
hubungan saling percaya antara perawat dan klien.Komunikasi dalam keperawatan dikenal &#13;
dengan komunikasi terapeutik. Pada profesi keperawatan, komunikasi menjadi lebih bermakna &#13;
karena merupakan metoda utama dalam mengimplementasikan proses keperawatan. Tingginya &#13;
pengguna pelayanan pada Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam dan Bedah RSUD Sawahlunto &#13;
akan sangat berhubungan dengan kualitas pelayanan yang akan diberikan di Instalasi Rawat Inap &#13;
Penyakit Dalam dan Bedah dalam memenuhi tuntutan dan harapan pasiennya. Adanya &#13;
ketidakpuasan klien terhadap komunikasi yang dilakukan perawat di Instalasi Rawat Inap &#13;
Penyakit Dalam dan Bedah disebabkan oleh berbagai faktor yang berhubungan dengan &#13;
pelaksanaan komunikasi terapeutik. Pelaksanaan komunikasi terapeutik dipengaruhi oleh banyak &#13;
faktor komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan &#13;
dengan pelaksanaan komunikasi terapeutik. Jenis penelitian ini adalah Cross Sectional Study. &#13;
Lokasi penelitian di Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam dan Bedah RSUD Sawahlunto dengan &#13;
responden sebanyak 30 orang. Penelitian dilakukan pada 16  Januari sampai 16 Februari 2020. &#13;
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala likert. Anaisa bivariat dengan tabulasi &#13;
silang yaitu uji Chi Square.  Hasil penelitian menunjukkan lebih dari sebagian perawat (73,3%) &#13;
telah melaksanakan komunikasi terapeutik. Selanjutnya didapatkan hubungan yang bermakna &#13;
antara pengetahuan, lingkungan kerja, masa kerja dengan pelaksanaan komunikasi terapeutik &#13;
dengan nilai p &lt; 0,05. Variabel pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan &#13;
berhubungan dengan pelaksanaan komunikasi terapeutik di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam &#13;
dan Bedah RSUD Sawahlunto. Berdasarkan hasil penelitian diatas diharapkan perawat mampu &#13;
mempertahankan komunikasi terapeutik dalam memeberikan pelayanaan kepada klien di rumah &#13;
sakit dan terus meningkatkan kemampuannya dalam melakukan komunikasi terapeutik.  &#13;
Kata kunci : pelaksanaan komunikasi terapeutik di ruang rawat inap penyakit dalam dan bedah, &#13;
pengetahuan, lingkungan kerja, masa kerja </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11337">
                <text>RIKA AMEYLIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11338">
                <text>INSTITUT KESEHATANPRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11339">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
