<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?collection=95&amp;output=omeka-xml&amp;page=5" accessDate="2026-05-05T22:25:27+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>5</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>179</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2126" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2114">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2126\Skripsi_Zurianis_Mayeni-print_oke.1.pdf</src>
        <authentication>a0347a319bcf09a25373a021c0d233f6</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9711">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCAPAIAN CONTINUE OF CARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEMBAH BINUANG PASAMAN BARAT TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9712">
                <text>Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Neonatus (AKN), Angka &#13;
Kematian Bayi (AKB), dan Angka Kematian Balita (AKABA) merupakan &#13;
beberapa indikator status kesehatan masyarakat. Upaya untuk meningkatkan mutu &#13;
pelayanan kesehatan ibu dan anak salah  satunya adalah melaksanakan asuhan &#13;
secara berkelanjutan atau   Continue of Care. Tujuan penelitian ini adalah Untuk &#13;
mengetahui Faktor-  faktor yang berhubungan dengan pencapaian Continue of &#13;
Care di Wilayah Kerja Lembah Binuang Pasaman Barat 2020. Desain penelitian &#13;
ini  crossectional.  Untuk mengetahui Faktor-  faktor yang berhubungan dengan &#13;
pencapaian Continue of Care di Wilayah Kerja Lembah Binuang Pasaman Barat &#13;
2020. Dalam peneliti ini yang menjadi populasi adalah seluruh bidan yang bekerja &#13;
di Wilayah Kerja  Lembah Binuang Pasaman Barat 2020 berjumlah 40 orang. &#13;
Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tekhnik total sampling. &#13;
Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dari bulan Februari 2020. Analisa &#13;
data dilakukan secara Komputerisasi meliputi analisa univariat dan analisa bivariat &#13;
menggunakan uji chi square. Dari hasil uji statistik menunjukan tidak ada &#13;
hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan nilai p value = 0.159 &#13;
motivasi dengan nilai pvalue = 0.665, sarana prasarana nilai pvalue =0.711dengan &#13;
pencapaian Continuie of Care. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan &#13;
tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik pada pengetahuan, &#13;
motivasi dan sarana prasarana dengan pencapaian Faktor-  faktor yang &#13;
berhubungan dengan pencapaian Continue of Care di Wilayah Kerja Lembah &#13;
Binuang Pasaman Barat 2020. Saran bagi peneliti selanjutnya agar dapat &#13;
Sebaiknya peneliti memberikan masukan dalam  pengetahuan tentang faktor- &#13;
faktor yang berhubungan dengan pencapaian Continue Of Care.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9713">
                <text> Zurianis Mayeni </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9714">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9715">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2125" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9706">
                <text>Pengaruh pemberian Jus Strawberry (Fragaria &#13;
xananassa) terhadap  kadar Hb Ibu Hamil Trimester &#13;
III di Wilayah Kerja Puskesmas Jujun Kabupaten &#13;
Kerinci Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9707">
                <text>Pada tahun 2019 dari 21 puskesmas di Kabupaten Kerinci Puskesmas &#13;
Jujun termasuk  kategori puskesmas yang tingkat kejadian anemia  ibu hamil pada &#13;
trimester III cukup tinggi yaitu, dari 149 orang ibu hamil trimester III terdapat 17 &#13;
(11,5%) orang yang mengalami anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah &#13;
mengetahui pengaruh Jus Strawbery terhadap kadar Hb ibu hamil. Jenis penelitian &#13;
ini adalah jenis analitik dengan menggunakan rancangan pra-eksperimen dengan &#13;
desain  two  grup pretest posttest.  Populasi dalam  penelitian ini adalah 149 ibu &#13;
hamil dan sampel sebanyak 28 0rang  yaitu 14 orang setiap kelompok, metode &#13;
pengambilan sampel adalah purposive sampling, penelitian dilakukan tanggal 12 &#13;
Februari 2020 sampai 18 februari 2020. Analisis data yang digunakan adalah &#13;
analisis univariat dan bivariat menggunakan uji paired sample t-test dan untuk &#13;
melihat perbedaan antar kelompok menggunakan uji Idependen T-Test. Hasil &#13;
penelitian kadar Hb pada kelompok intervensi sebelum intervensi adalah 10,8 gr% &#13;
dan  setelah intervensi  adalah 12,5 gr%. Pada kelompok kontrol  kadar Hb &#13;
sebelum diteliti adalah 10,9 gr%  dan setelah intervensi adalah 11,7 gr% . Dari &#13;
hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh yang bermakna pada kelompok &#13;
intervensi p value 0,000 dan pada kelompok kontrol  didapatkan hasil yang &#13;
bermakna antara sebelum dan sesudah dengan p-value 0,000. Tidak ada perbedaan &#13;
yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p-value &#13;
0,545. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna antara &#13;
kelompok intervensi dengan  kelompok kontrol dalam peningkatan kadar Hb pada &#13;
ibu hamil. Saran untuk penelitian selanjutnya bisa dilakukan dengan melihat &#13;
adanya pengaruh berat badan, usia, paritas, status gizi pada ibu hamil dengan &#13;
anemia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9708">
                <text>Pusvyta Dewi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9709">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9710">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2124" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2113">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2124\Skripsi_perbaikan_ke_2_Tri_andayani_baru.1.pdf</src>
        <authentication>302a6d5327267ad85f99dd77c41ba043</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9701">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUAH PISANG MAS (Musa Acuminata) &#13;
TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DIKENEGARIAN TALAOK KEC. BAYANG KAB. PESISIR SELATAN &#13;
TAHUN 2020 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9702">
                <text>Selama kehamilan ibu dapat mengalami penurunan kadar hemoglobin yang &#13;
dapat menyebabkan anemia. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya &#13;
penurunan hemoglobin selama hamil adalah dengan mengkonsumsi buah pisang &#13;
mas yang mengandung vitamin C dan berfungsi untuk mengendalikan kekurangan &#13;
zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian buah pisang &#13;
mas (musa acuminata) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kenagarian &#13;
Talaok Kec. Bayang Kab. Pesisir Selatan.  Pengukuran kadar hemoglobin &#13;
dilakukan 2 kali, pertama pada saat sebelum mengkonsumsi buah pisang mas dan &#13;
kedua hari ke 8 setelah mengkonsumsi buah pisang mas. Analisis univariat &#13;
menunjukkan rata-rata hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan buah pisang mas &#13;
adalah 9,90 gr/dl dan sesudah diberikan buah pisang mas (Musa acuminata) &#13;
adalah 10,55 gr/dl. Hasil selisih (difference) rata-rata hemoglobin sebelum dan &#13;
sesudah diberikan buah pisang mas (Musa acuminata) yaitu 0,65 gr/dl dengan &#13;
standar deviasi yaitu 0,164 gr/dl. Hasil uji statistik  t-test dependen  didapatkan p &#13;
value = 0,000, berarti &lt; 0,05, terlihat ada pengaruh pemberian buah pisang mas &#13;
(Musa acuminata) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kenagarian &#13;
Talaok Kacamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2020.  &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9703">
                <text>TRI ANDAYANI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9704">
                <text>Selama kehamilan ibu dapat mengalami penurunan kadar hemoglobin yang &#13;
dapat menyebabkan anemia. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya &#13;
penurunan hemoglobin selama hamil adalah dengan mengkonsumsi buah pisang &#13;
mas yang mengandung vitamin C dan berfungsi untuk mengendalikan kekurangan &#13;
zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian buah pisang &#13;
mas (musa acuminata) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kenagarian &#13;
Talaok Kec. Bayang Kab. Pesisir Selatan.  Pengukuran kadar hemoglobin &#13;
dilakukan 2 kali, pertama pada saat sebelum mengkonsumsi buah pisang mas dan &#13;
kedua hari ke 8 setelah mengkonsumsi buah pisang mas. Analisis univariat &#13;
menunjukkan rata-rata hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan buah pisang mas &#13;
adalah 9,90 gr/dl dan sesudah diberikan buah pisang mas (Musa acuminata) &#13;
adalah 10,55 gr/dl. Hasil selisih (difference) rata-rata hemoglobin sebelum dan &#13;
sesudah diberikan buah pisang mas (Musa acuminata) yaitu 0,65 gr/dl dengan &#13;
standar deviasi yaitu 0,164 gr/dl. Hasil uji statistik  t-test dependen  didapatkan p &#13;
value = 0,000, berarti &lt; 0,05, terlihat ada pengaruh pemberian buah pisang mas &#13;
(Musa acuminata) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kenagarian &#13;
Talaok Kacamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2020.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9705">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2123" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2112">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2123\wenni_anggreyni.1.pdf</src>
        <authentication>2127098cca478a21c32e145157e658c3</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9696">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN AROMA KULIT JERUK PURUT (Citrus Hystrix) TERHADAP FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGGARAN AGUNG KABUPATEN KERINCI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9697">
                <text>Mual (Nausea) dan Muntah (Emesis gravidarum) terjadi karena peningkatan kadar hormon estrogen, progesteron, dan Human Chorionic Gonadotropine (HCG) dalam serum dari plasenta terjadi pada 5-9 dari 10 kehamilan. Mual muntah memberikan dampak yang signifikan bagi tubuh ibu, dimana ibu menjadi lemah, pucat dan cairan tubuh berkurang sehingga darah menjadi kental (hemokosentrasi). Kulit jeruk purut (Citrus Hystrix) merupakan salah satu cara untuk meredakan mual dan muntah selama kehamilan.. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aroma Kulit Jeruk purut (Citrus Hystrix) terhadap Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Sangaran Agung Kabupaten Kerinci Tahun 2020. Metode Penelitian adalah Quasi Eksperimen, teknik purposive sampling, dengan rancangan One Grup Pretest Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester I yang ada diwilayah kerja Puskesmas Sanggaran agung dengan sampel dalam penelitian ini adalah 6 ibu hamil trimester I yang mengalami mual muntah di wilayah kerja puskesmas sanggarang agung tahun 2020. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Analisis Univariat menunjukkan nilai rata-rata pre test sebanyak 10.00 (Sedang), dan nilai rata-rata post test sebanyak 5,17 (Ringan), sedangkan analisis Bivariat menggunakan uji Paired yaitu p value 0,001 bearti &amp;lt;0,05 Hal ini menunjukkan Ha diterima dan H0 di tolak yang menunjukkan ada pengaruh pemberian Aroma Kulit Jeruk Purut (Citrus Hystrix) terhadap Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Sanggaran Agung Kabupaten Kerinci Tahun 2020. Saran untuk ibu hamil agar dapat memanfaatan kulit jeruk purut (citrus hystrix,dc) untuk mengurangi mual muntah.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9698">
                <text>WENNI ANGGREYNI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9699">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA &#13;
BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9700">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2122" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2111">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2122\SKRIPSI_FULL_TEKS_OKk.1.pdf</src>
        <authentication>b2ad4b2d138d895dd8ff919e3db787a0</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9691">
                <text>EFEKTIVITAS PEMBERIAN REBUSAN DAUN PEPAYA  (CARICA PAPAYA) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT  NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI NAGARI  SAGO SALIDO KABUPATEN PESISIR SELATAN  TAHUN 2020 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9692">
                <text>Dismenore  adalah nyeri yang timbul pada saat wanita mengalami &#13;
mentruasi. Di Indonesia angka kejadian Dismenore  sebesar 64,25% yang terdiri &#13;
dari  Dismenore  primer sebasar 54,89% dan  Dismenore  sekunder 9,36%. &#13;
Pengobatan dismenore dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi. &#13;
Salah pengobatan non farmakologi adalah pemberian rebusan daun pepaya. Daun &#13;
pepaya  memiliki kandungan Vitamin E yang dapat mengurangi nyeri haid. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian rebusan daun pepaya &#13;
(carica papaya) terhadap penurunan tingkat nyeri  dismenore  pada remaja di &#13;
Nagari Sago  Salido Kabupaten Pesisir Selatan.  Jenis penelitian yang digunakan &#13;
adalah Quasy Eksperimental dengan desain One Group Pre-test-Post-test Design. &#13;
Populasi adalah semua remaja putri yang ada di Nagari Sago Salido sebanyak 30 &#13;
orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik  purposive  sampling  dengan &#13;
jumlah  12  orang. Pengumpulan data menggunakan  lembar observasi. Analisis &#13;
univariat menunjukkan  rata-rata intensitas nyeri  dismenore  sebelum diberikan &#13;
rebusan daun pepaya pada remaja putri adalah 5,50 dan  rata-rata intensitas nyeri &#13;
dismenore sesudah diberikan rebusan daun pepaya pada remaja putri adalah 3,75. &#13;
Hasil analisis bivariat didapatkan adanya  pengaruh pemberian rebusan daun &#13;
pepaya terhadap penurunan tingkat nyeri dismenore pada remaja putri (p = 0,001). &#13;
Diharapkan  kepada  kepada tenaga kesehatan khususnya bidan yang ada di &#13;
wilayah Nagari Sago Salido Kabupaten Pesisir Selatan agar dapat memberikan &#13;
informasi kepada setiap remaja putri tentang manfaat rebusan daun pepaya &#13;
sebagai salah satu alternatif secara non farmakologi dalam menurunkan intensitas &#13;
nyeri  dismenore, sehingga dapat mengurangi pemakaian obat analgesic bagi &#13;
remaja putri yang mengalami nyeri dismenore. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9693">
                <text>MECY FIMILASARI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9694">
                <text>IKES  PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9695">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2121" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2110">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2121\Skripsi_Winda_Agustina_ok.1.pdf</src>
        <authentication>f07319ac76463aaa05aa83202ac929ae</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9686">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIT TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9687">
                <text>Laporan Global Nutrition  tahun 2017 menunjukkan masalah status gizi didunia &#13;
diantaranya prevalensi  wasting  (kurus) 52 juta balita (8%),  overweight  4 juta &#13;
balita (6%) (UNICEF, WHO, 2017). Dari laporan Puskesmas Parit terdapat balita &#13;
dengan berat badan Bawah Garis Merah (BGM) pada bulan Januari-Oktober &#13;
tahun 2019 didapatkan 6 balita BGM.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
Faktor  - Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Anak Balita  1-5 Tahun. &#13;
Permasalahan dalam penelitian adalah  apa faktor-faktor  yang berhubungan &#13;
dengan status gizi anak  balita  1-5 tahun  diwilayah kerja puskesmas parit.    Jenis &#13;
penelitian  yaitu  deskriptif analitik,  desain penelitian  Cross Sectional,  populasi &#13;
seluruh balita 1-5 Tahun Diwilayah Kerja Puskesmas Parit  sebanyak 80 orang. &#13;
Jumlah sampel 67 orang dengan teknik  purposive sampling.  Instrumen yang &#13;
digunakan kuesioner dan wawancara responden, menggunakan Uji  Chi Square. &#13;
Berdasarkan analisa univariat  sebagian besar responden dengan  status gizi baik &#13;
pada balita 1-5 tahun yaitu 43 responden (64,2%).  Sebagian besar responden &#13;
dengan  jenis kelamin laki-laki pada balita 1-5 tahun yaitu 34 responden (50,7%). &#13;
Sebagian besar responden dengan  jumlah anggota keluarga  besar &gt; 5 orang yaitu &#13;
38 responden (56,7%). Sebagian besar responden dengan tingkat pengetahuan ibu &#13;
rendah yaitu 36 responden (53,7%).  Sebagian besar responden  pendidikan ibu &#13;
rendah (SD dan SMP)  yaitu 43 responden (64,2%). Berdasarkan analisa bivariat &#13;
jenis kelamin (p=0,204), jumlah anggota keluarga (p=0,005), tingkat pengetahuan &#13;
ibu (p=0,044), pendidikan ibu (p=0,018). Berdasarkan hasil penelitian, saran yang &#13;
diajakan kepada tenaga kesehatan adalah supaya memberi penyuluhan dan ajakan &#13;
kepada ibu dan keluarga mengenai pentingnya status gizi anak balita 1-5 tahun. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9688">
                <text>WINDA AGUSTINA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9689">
                <text>INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9690">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2120" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2109">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2120\SKRIPSI_RIMAWATI.1.pdf</src>
        <authentication>7218a79c25aaeb55634daf4b173f753b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9681">
                <text>PENGARUH AKUPRESUR POINT GALL BLADDER 21 TERHADAP TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU POST PARTUM DI DESA GIRI MULYO WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG LABU KECAMATAN KAYU ARO BARAT KAB. KERINCI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9682">
                <text>Indikator kemampuan pelayanan kesehatan suatu  negara menurut WHO &#13;
(World Health Organization) bisa dilihat dari Angka Kematian Ibu (AKI) selama &#13;
masa perinatal, intranatal dan postnatal. Menurut WHO, angka kematian ibu &#13;
mencapai 858/100.000 kelahiran hidup. WHO memperkirakan sekitar 15% dari &#13;
seluruh wanita hamil mengalami komplikasi. Komplikasi masa nifas menjadi &#13;
salah satu penyebab kematian ibu melahirkan. Jika ditinjau dari penyebab &#13;
kematian ibu, perdarahan post partum merupakan penyebab kematian terbanyak &#13;
sehingga sangat tepat jika tenaga kesehatan memberikan perhatian yang tinggi &#13;
pada masa ini. Akupresur  point gall bladder  21 diketahui dapat merangsang &#13;
hormon oksitosin untuk memicu kontraksi uterus setelah melahirkan, sehingga &#13;
dapat mengecilkan risiko terjadinya perdarahan pasca melahirkan. Penelitian  ini &#13;
merupakan  quasi eksperiment  dengan desain  One Grup Pretest and Posttest &#13;
Design. Sampel pada penelitian ini yaitu ibu post patum di desa Giri Mulyo &#13;
wilayah kerja puskesmas Gunung Labu berjumlah 10 respoden yang diambil &#13;
dengan teknik  purposive sampling.  Berdasarkan hasil penelitian didapatkan &#13;
bahwa rerata tinggi fundus uteri sebelum diberikan intervensi adalah 11.30 &#13;
sedangkan setelah diberikan intervensi menjadi 8.10 dengan demikian terdapat &#13;
selisih rerata sebesar 3.10. Uji hipotesis menggunakan uji t berpasangan dapat &#13;
disimpulkan bahwa terdapat pengaruh akupresur  point gall bladder  21 terhadap &#13;
tinggi fundus uteri pada ibu post partum di desa Giri Mulyo wilayah kerja &#13;
puskesmas Gunung Labu (p&lt;0,05). Dengan hasil penelitian ini, akupresur  point &#13;
gall bladder  21 dapat dijadikan alternatif terapi invasif untuk ibu post partum &#13;
karena bermanfaat untuk mempecepat penurunan tinggi fundus uteri. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9683">
                <text>RIMA WATI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9684">
                <text> INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9685">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2119" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2108">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2119\SKRIPSI_FITRI_NILAM_SARI-2_[3].pdf</src>
        <authentication>6651a174279756d6dedee0f0691d01e4</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9676">
                <text> &#13;
PENGARUH  PERBANDINGAN DAUN GINGSENG JAWA(Talinum &#13;
Paniculatum Gaertn) DAN BIJI KLABET &#13;
(Fenugreek)TERHADAPVOLUME ASI PADA IBU MENYUSUIDI PMB &#13;
BIDAN “N” DAN BIDAN “R”WILAYAH KERJA PUSKESMAS &#13;
SEMURUP &#13;
TAHUN 2020 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9677">
                <text>Di Indonesia cakupan pemberian ASI eklusif secara  nasional yaitu &#13;
cakupan ASI pada bayi 0-5 bulan  54,0% tahun 2017, sedangkan cakupan &#13;
pemberian ASI Ekslusif pada bayi sampai 0-6 bulan 37,6 % pada tahun 2017. &#13;
Berdasarkan data survey awal yang telah dilakukan di PMB Bidan “N” dan Bidan &#13;
“R” Kerinci. Data dari bulan Desember 2019, terdapat 25 orang menyusui. &#13;
Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan pada 5 orang ibu menyusui, hasil &#13;
wawancara menunjukkan 2 dari 5 ibu menyusui tidak memberikan ASI ekslusif &#13;
dan ibu tidak mengetahui bahwa gingseng jawa dan biji  klabet dapat &#13;
meningkatkan produksi ASI.  Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui  Pengaruh &#13;
Perbandingan Daun Gingseng Jawa dan Biji Klabet Terhadap Volume ASI Pada &#13;
Ibu Menyusui di PMB Bidan “N” dan Bidan “R” Wilayah Kerja Puskesmas &#13;
Semurup Tahun 2020.Jenis  penelitian ini  adalah Pre-Eksperimen  dengan desain &#13;
two group pretest-postest. Dengan populasi 25 orang, sampel penelitian adalah12 &#13;
orang. Untuk mengetahui pengaruh perbandingan Daun Gingseng Jawa dan Biji &#13;
Klabet diuji dengan uji T-test Independen dengan derajat kepercayaan 95 %. Data &#13;
dilakukan uji normalitas menggunakan Shapiri-Wilk dengan hasil data &#13;
terdistribusi normal sehingga analisi univariat bermakna (p &gt; 0,05).  Hasil &#13;
univariat  penelitian menunjukkan  bahwa rata  –rata Volume ASI sebelum &#13;
diberikan daun ginseng jawa yaitu 27,08 dan sd sebesar 13,04, rata – rata sesudah &#13;
diberikan daun ginseng jawayaitu 54,58 ml dan sd sebesar 10,32.  Hasil uji &#13;
univariat Rata-rata  sebelum diberikan biji klabet yaitu 32,08 ml dan sd sebesar &#13;
7,82. Rata-rata sesudah diberikan biji klabet yaitu 64,16 ml dan standar  deviasi &#13;
sebesar 11,64. Hasil analisis bivariat Ada perbedaan pengaruh daun gingseng jawa &#13;
dengan biji klabet terhadap volume ASI pada ibu menyusui di PMB Bidan “N” &#13;
dan Bidan “R” wilayah kerja Puskesmas Semurup  Tahun 2020 &#13;
(0,0005).Diharapkan dapat menambah pengetahuan ibu tentang pengaruh &#13;
mengkonsumsi gingseng jawa dan biji klabet terhadap volume ASI sehingga ibu &#13;
bisa memberikan ASI eksklusif kepada bayi dan bayi puas mengkonsumsi ASI &#13;
secara Ekslusif. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9678">
                <text>FITRI NILAM SARI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9679">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9680">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2118" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2107">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2118\pdf_skripsi_septri_mulyawati_oke.1.pdf</src>
        <authentication>316991fec122ebc31e9fb4302858dc7e</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9672">
                <text>PENGARUH KONSUMSI DAUN KACANG PANJANG (VIGNA UNGUICULATA SESQUIPEDALIS) TERHADAP VOLUME ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP JUJUN KABUPATEN KERINCI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9673">
                <text>SEPTRI MULYAWATI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9674">
                <text>INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARABUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9675">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2116" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2106">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2116\s.erni.17.8.1.pdf</src>
        <authentication>e682882cd69e2c744252554d83056bf0</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9662">
                <text>PENGARUH SENAM ZUMBA PADA IBU BERSALIN PRIMIPARA TERHADAP LAMANYA KALA I  PERSALINAN DI WILAYAH KERJA &#13;
PUSKESMAS TANJUNG MAKMUR  KAB PESISIR SELATAN TAHUN 2020  &#13;
   </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9663">
                <text>Ibu hamil apabila  tidak dapat mengendalikan perasaan akan mengalami kesulitan &#13;
dalam proses persalinanya, terutama pada kala I. Untuk itu, salah satu terapi non &#13;
farmakologi dalam mempercepat persalinan kala I adalah senam zumba. Senam &#13;
zumba dapat membuat otot rahim berkontraksi sehingga merangsang pembukaan &#13;
servik.  Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh senam zumba pada ibu &#13;
bersalin primipara terhadap lamanya kala I persalinan. Jenis penelitian yang &#13;
digunakan adalah  pra experimental design  dengan desain  posttest with control &#13;
group design. Populasi adalah seluruh ibu bersalin yang berada di Puskesmas &#13;
Tanjung Makmur Kabupaten Pesisir Selatan. Pengambilan sampel menggunakan &#13;
teknik  purposive  sampling  dengan jumlah 8 orang. Pengumpulan data &#13;
menggunakan lembar observasi. Analisis univariat menunjukkan rata-rata kala I &#13;
pada ibu melahirkan yang tidak diberikan senam zumba adalah 12 jam 54 menit &#13;
dan rata-rata kala I pada ibu melahirkan yang diberikan senam zumba adalah 10 &#13;
jam 58 menit. Hasil analisis bivariat didapatkan adanya pengaruh senam zumba &#13;
pada ibu bersalin primipara terhadap lamanya kala I persalinan (p = 0,000). Hasil &#13;
penelitian disimpulkan  adanya pengaruh senam zumba pada ibu bersalin &#13;
primipara terhadap lamanya kala I persalinan.  Diharapkan kepada petugas &#13;
kesehatan untuk terus memberikan pendidikan kesehatan maupun penyuluhan dan &#13;
menyebarkan luaskan informasi tentang senam zumba serta memberdayakan &#13;
petugas kesehatan lain untuk melakukan mengadakan senam zumba pada ibu &#13;
hamil dengan cara cara mendemontrasikan setiap gerakan senam zumba, agar ibu &#13;
dapat memahaminya dan dapat melakukannya dengan benar.  &#13;
  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9664">
                <text> ERNI DESRITA  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9665">
                <text>FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9666">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
