<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?collection=95&amp;output=omeka-xml&amp;page=3" accessDate="2026-05-05T20:09:47+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>3</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>179</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2149" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2137">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2149\skripsi_mega_wisfita.1.pdf</src>
        <authentication>ae159a90731284bc0b9e34634fe3d7ac</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9827">
                <text>PENGARUH COUNTERPRESSURE TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEMBAH BINUANG KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9828">
                <text>Rasa nyeri saat persalinan merupakan hal yang normal terjadi. Penyebabnya&#13;
meliputi faktor fisiologis dan psikis. Nyeri persalinan perlu mendapatkan&#13;
penanganan yang baik dan tidak menimbulkan komplikasi yang dapat&#13;
mengganggu persalinan. Salah satu upaya untuk mengurangi rasa nyeri persalinan&#13;
adalah dengan counterpressure. Counterpressure merupakan salah satu terapi non&#13;
farmakologis, counterpressure dapat menimbulkan efek relaksasi dan&#13;
menurunkan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh&#13;
counterpressure terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Jenis&#13;
penelitian ini adalah quasi experimen dengan pendekatan pre and post test only&#13;
one group design, yaitu membandingkan nilai pretest dan postest responden&#13;
setelah dilakukan perlakuan. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas&#13;
Lembah Binuang pada Februari 2020. Populasi penelitian adalah semua ibu&#13;
bersalin selama bulan Februari 2020 dengan jumlah 8 orang. Pengumpulan data&#13;
dilakukan dengan numeric rating scale (NRS) dan observasi intensitas nyeri&#13;
setelah dilakukan counterpressure terhadap responden. Pengolahan dan analisa&#13;
data dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan uji beda rata-rata (uji t&#13;
test). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata nyeri persalinan kala&#13;
I fase aktif sebelum counterpressure adalah 6,75, rata-rata nyeri persalinan kala I&#13;
fase aktif setelah counterpressure adalah 3,75. Berdasarkan uji statistik,&#13;
diperoleh nilai signifikansi 0.000. Berdasarkan analisa maka dapat disimpulkan&#13;
bahwa ada pengaruh counterpressure terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif di&#13;
wilayah kerja Puskesmas Lembah Binuang Kabupaten Pasaman Barat tahun 2020&#13;
Berdasarkan penelitian diharapkan Puskesmas Lembah Binuang dapat&#13;
melaksanakan pelatihan bagi bidan tentang counterpressure untuk mengatasi&#13;
nyeri persalinan pada kala I fase aktif</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9829">
                <text>Mega Wisfita</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9830">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN&#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN&#13;
PRIMA NUSANTARA, BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9831">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2148" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2136">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2148\Skripsi_Arniwati.1.pdf</src>
        <authentication>60009959560d5eb31065eba1a47bc07c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9822">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS UNDATUS) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SUNGAI TARAB I KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9823">
                <text>Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat salah satu penilaianya adalah &#13;
Angka Kematian Ibu.Penyebab Angka Kematian Ibu  tertinggi adalah &#13;
pendarahan,preeklampsi,dan infeksi,Salah satu faktor resiko yang dapat &#13;
mempengaruhi  terjadinya pendarahan adalah anemia.  Anemia merupakan suatu &#13;
kondisi  dimana  konsentrasi hemoglobin dibawah nilai batas normal, akibatnya &#13;
dapat mengganngu kapasitas darah untuk mengangkut oksigen keseluruh &#13;
tubuh.Anemia merupakan salah satu masalah yang dapat terjadi  pada  masa &#13;
kehamilan. Anemia pada ibu hamil dapat diatasi dan dicegah dengan pemberian &#13;
buah naga merah.  Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui Pengaruh &#13;
Pemberian   Buah Naga Merah (Hylocereus undatus)  terhadap kadar hemoglobin &#13;
ibu hamil  di Wilayah Kerja UPT Puskesmas  Sungai Tarab I Kabuapten Tanah &#13;
Datar  tahun 2020.Penelitian ini bersifat  kuantitatif dengan menggunakan metode &#13;
Pre Experimental Design. Penelitian ini menggunakan desain rancangan  One &#13;
Group Pretest Postest. Teknik pengambilan sampel menggunakan cara purposive &#13;
samplingdengan jumlah sampel 10 orang dari total populasi sebanyak 43 orang. &#13;
Penelitian dilakukan  bulan Februari 2020 di Wilayah Kerja Puskesmas  Sungai &#13;
Tarab I   Kabupaten Tanah Datar.Data yang terkumpul dianalisis secara univariat &#13;
dan bivariat dengan uji    Paired T  – Test.Hasil penelitian didapatkan  rata  –  rata &#13;
kadar Hemoglobin sebelum diberikan perlakuan adalah 10,030 gr% dan rata – rata &#13;
setelah diberikan perlakuan sebesar 10,260  gr%.  Berdasarkan analisis bivariat &#13;
didapatkan hasil (pvalue 0,001 ≤ 0,05) dan  dapat disimpulkan  ada  pengaruh &#13;
pemberian buah naga merah dengan peningkatan kadar hemoglobin. Saran dalam &#13;
penelitian ini yaitu dapat menjadi tambahan informasi dan pengayaan ilmu dalam &#13;
penanganan pasien anemia yang ada di Puskesmas, dapat memberikan informasi &#13;
dan pengalaman dalam hal mencegah anemia pada diri sendiri jika dikemudian &#13;
hari hamil kembali agar kehamilan kedepannya lebih aman dan jauh dari kejadian &#13;
fatal yang ditimbulkan dan bagi institusi pendidikan  diharapkan data yang &#13;
diperoleh dapat sebagai acuan bagi civitas akademika. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9824">
                <text> Arniwati  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9825">
                <text> &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN  &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARABUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9826">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2146" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2134">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2146\REVISI_SKRIPSI_afrita_yulmi_19_AGUS.1.pdf</src>
        <authentication>d6a0908de21fad3e8da3d553e145059b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9812">
                <text>PENGARUH NAGET IKAN BILIH (Mystacoleucus Padangensis) TERHADAP PENAMBAHAN NAFSU MAKAN BALITA STUNTING DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS BATIPUH SELATAN TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9813">
                <text>Pertumbuhan dan perkembangan balita sangat dipengaruhi asupan gizi yang tidak adekuat. &#13;
Menurut Dinkes Sumbar 2018 pemantauan status gizi tahun 2017 menunjukkan angka &#13;
stunting Indonesia yaitu 29,6%. Menurut WHO masalah kesehatan dianggap kronis bila &#13;
prevalensi stunting diatas 20% dan Batipuh Selatan tercatat 22 % Balitanya pada tahun &#13;
2019 mengalami stunting.  Salah satu penyebanya  anak tersebut tidak nafsu makan, &#13;
disebabkan oleh kurang menariknya makanan yang dibuat ibu, sehingga anak beralih ke &#13;
makan warung yang tidak ada nilai gizinya. Tidak tampak usaha ibu untuk mengolah &#13;
makanan dari bahan yang bergizi seperti nuget ikan bilih.  Penelitian bertujuan untuk &#13;
mengetahui Pengaruh  Naget Ikan Bilih  (Mystacoleucus Padangensis)  terhadap &#13;
Penambahan Nafsu Makan Balita Stunting  di wilayah kerja Puskesmas Batipuh Selatan &#13;
tahun 2020 dengan menggunakan CEBQ. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan &#13;
rancangan  one grup pretest-posttest  dengan analisa univariat dan bivariat. Populasi &#13;
penelitian adalah seluruh balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Batipuh Selatan &#13;
sebanyak 39 orang. Teknik pengambilan sampel  purposive sampling  sebanyak 10 orang. &#13;
Setiap responden diberikan nuget ikan bilih selama 5 hari 2x sehari. Didapatkan rata-rata &#13;
skor nafsu makan sebelum dilakukan pemberian nugget ikan bilih  sebanyak 87,70 dengan &#13;
standar deviasi  9,821,nilai terendah  72  dan nilai tertinggi  105  dan sesudahnya  sebanyak &#13;
104,20 dengan standar deviasi 9,090,nilai terendah 94 dan nilai tertinggi 121. Didapatkan &#13;
perbedaan rata-rata skor nafsu makan sebelum dan sesudah -16,500 dengan standar deviasi &#13;
4,649. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,000 artinya adanya pengaruh naget ikan bilih &#13;
terhadap peningkatan nafsu makan balita stunting di  wilayah  kerja Puskesmas Batipuh &#13;
Selatan  Tahun 2020. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh  pemberian &#13;
nugget ikan bilih dengan nafsu makan balita. Disarankan pada pelayanan kesehatan agar &#13;
mengarahkan kebijakan perbaikan gizi untuk mencegah kejadian stunting dengan &#13;
memasukkan nuget ikan bilih dalam menu Pemberian Makan Bayi dan Anak atau &#13;
Pemberian Makanan Tambahan di Posyandu. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9814">
                <text>AFRITA YULMI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9815">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INTSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9816">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2144" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2132">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2144\SKRIPSI_NOVI_WANTI_OK_Revisi_edit_ok.1.pdf</src>
        <authentication>a964222ea988bfbf4b5d9cfc95d12101</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9802">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANC DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI LIMAU KABUPATEN PADANG PARIAMAN TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9803">
                <text>Kematian Ibu perlu mendapat perhatian khusus karena Angka Kematian Ibu &#13;
(AKI)  masih tinggi bahkan tertinggi diantara negara-negara Association South &#13;
East Asian Nation (ASEAN).    Komplikasi kehamilan dan persalinan sebagai &#13;
penyebab tertinggi kematian ibu tersebut dapat dicegah dengan pemeriksaan &#13;
kehamilan melalui antenatal care  (ANC)  secara teratur. Kunjungan ANC sangat &#13;
penting untuk memantau perkembangan kehamilan dan mendeteksi kelainan serta &#13;
komplikasi yang menyertai kehamilan secara dini dapat ditangani secara cepat dan &#13;
benar.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang &#13;
Berhubungan dengan Kunjungan ANC diwilayah kerja Puskesmas Sungai Limau &#13;
Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2020.Peneliti ingin mengetahui apakah jika &#13;
pengetahuan, paritas, dan dukungan suami tinggi dapat mempengaruhi kunjungan &#13;
ANC responden menjadi  makin baik atau ada faktor lain yang menyebabkan &#13;
walau pengetahuan, paritas, dan dukungan suami tinggi belum tentu kunjungan &#13;
ANC responden juga baik. Jenis Penelitian Kuantitatif dengan  cross sectional. &#13;
Jumlah populasi 43 dan sampel menggunakan total populasi sebanyak 43 &#13;
responden.Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara melalui kuesioner. &#13;
Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan  chi square. Hasil uji &#13;
statistik diperoleh p value masing-masing variabel indipendent yaitu pengetahuan &#13;
(p=0,001) ada hubungan pengetahuan dengan kunjungan ANC, paritas (p=0,216) &#13;
tidak ada hubungan paritas dengan kunjungan ANC, dan dukungan suami &#13;
(p=0,000) ada hubungan dukungan suami dengan kunjungan ANC. Diharapkan &#13;
untuk ibu hamil untuk dapat rutin melakukan kunjungan ANC agar ANC guna &#13;
untuk mengurangi komplikasi kehamilan yang tidak cepat ditangani dikarena &#13;
tidak memeriksakan kehamilan serta untuk petugas kesehatan Petugas kesehatan &#13;
dapat meningkatkan pelayanan,  baik berupa penyuluhan-penyuluhan tentang &#13;
kunjungan ANC secara keseluruhan maupun pemberian leaflet-leaflet mengenai &#13;
kunjungan ANC.  Metode  penyuluhan hendaknya  lebih komunikatif  sehingga &#13;
informasi yang disampaikan lebih mudah dipahami. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9804">
                <text>Novi Wanti </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9805">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
 PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9806">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2143" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2131">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2143\Skripsi_Lengkap_Lega_Wati_4.1.pdf</src>
        <authentication>61c8af36648ac32fcae188c8e45f2f41</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9797">
                <text>PERBANDINGAN PEMBERIAN REBUSAN JAHE (ZINGIBEROFFICINALE) DAN REBUSAN SERAI (CYMBOPOGON-CITRATUS) TERHADAP FREKUENSI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER.I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI TUTUNG KECAMATAN AIR HANGAT TIMUR KABUPATEN KERINCI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9798">
                <text>  Emesis merupakan suatu keadaan mual dan muntah yang ditandai meningkatnya &#13;
fungsi asam lambung pada ibu yang mengalami masa hamil dimana kejadian ini &#13;
banyak  dipengaruhi oleh berbagai horman  selama kehamiilan , beberapa &#13;
penamggulangan untuk dapat  dilakukan penanganan emesis gravidarun adalah &#13;
dengan  memberikan rebusan jahe dan rebusan daun sereh    sebagai &#13;
penanggulangan . kejadian ini banyak terjadi di Air hangat timur sungai tutung &#13;
Kerinci dimana   emesis gravidarum  yang dialami oleh ibu hamil mengalami &#13;
peningkatan . dengan demikian peneliti tertarik dan bertujuan untuk mengetahui &#13;
Perbandingan Pemberian  rebusan  Jahe (zingiber-Oficinale) dan  rebusan  Serai &#13;
(cymbopogon citratus) Terhadap Frekuensi  Emesis Gravidarumpada ibu hamil &#13;
trimester.1 wilayah kerja Puskesmas Sungai Tutung Kecamatan Air Hangat Timur &#13;
Kabupaten Kerinci Tahun 2020  Metode penelitian  yang digunakan  Quasi &#13;
Ekperimen dengan pendekatan One Group Pre n post sst Design dengan populasi &#13;
sebanyak 16 orang. Pengolahan data dengan komputerisasi dengan t-Test  alpha &#13;
0,05., Hasil penelitian  Dari 8  responden  didapatkan rata rata  Emesis &#13;
Gravidarumibu hamil trimester 1 sebelum meminum air rebusan jahe sebesar 5,50 &#13;
kali, dan setelah pemberian jahe didapatkan rata rata Emesis Gravidarumibu hamil &#13;
trimester 1 menjadi menurun sebesar 2.38 kali. Sedangkan hasil dari 8 responden &#13;
sebelum meminum air rebusan sereh didapatkan rata rata Emesis Gravidarumibu &#13;
hamil trimester 1  sebesar 6.00 kali.  Dan setelah meminum air rebusan sereh &#13;
didapatkan rata rata  Emesis Gravidarumibu hamil trimester menjadi menurun &#13;
sebesar 2.38 kali. Ada Pengaruh Rebusan jahe Terhadap frekuensi  Emesis &#13;
Gravidarum Ibu hamil Trimester 1 dengan P value (0.016&lt; 0,05). Ada Pengaruh &#13;
Rebusan sereh Terhadap  frekuensi  Emesis Gravidarum  Ibu hamil Trimester 1 &#13;
dengan P value (0.018&lt; 0,05).setelah dilakukan penelitian didapatkan hasil yang &#13;
Lebih significant antara mengkonsumsi Air Rebusan Jahe di bandingkan dengan &#13;
Air  rebusan  Daun sereh Terhadap frekuensi  Emesis  Gravidarum  Ibu Hamil &#13;
Trimester 1 di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung air hangat Timur Kerinci &#13;
Tahun 2020 dengan pvalue (0.004 &lt; 0.05) Disarankan bahwa hendaknya ibu </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9799">
                <text>LEGA  WATI   </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9800">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9801">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2141" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2129">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2141\Revisi_Skripsi_Laila_Syofina.1.pdf</src>
        <authentication>fbdd094021564a84e9eb74b9cecf2d8c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9787">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI TERHADAP DESMENORRHEA PADA SISWI MTsN KATIMAHA SIMPANG EMPAT PASAMAN BARAT TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9788">
                <text>Dysmenorrhea merupakan suatu keluhan reproduksi pada wanita yang terjadi pada &#13;
sekitar 60 – 75% wanita di Indonesia. Begitu juga di MTsN Katimaha Pasaman &#13;
barat, dimana 80% remaja putri menyatakan mengalami dysmenorrhea yang dapat &#13;
mengganggu aktifitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh &#13;
pemberian susu kedelai terhadap  dysmenorrheal  pada siswa MTsN Katimaha &#13;
Simpang Empat Pasaman Barat tahun 2020. &#13;
Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan pendekatan one group pre test &#13;
post test design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi MTsN Katimaha &#13;
yaitu sebanyak  40  orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik  purposive &#13;
sampling  dengan besaran sampel sebanyak  14  orang. Pengumpulan data &#13;
menggunakan lembar observasi, analisis data meliputi analisis univariat dan &#13;
analisis bivariat. Hasil sebaran data penelitian dinyatakan normal setelah melalui &#13;
uji normalitas dengan nilai p &gt; 0,05 sehingga uji hipotesa pada analisis bivariat &#13;
menggunakan statistik parametric dalam hal ini adalah paired t-test.  &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa  rata-rata intensitas nyeri  dysmenorrhea &#13;
responden sebelum intervensi adalah 4,78 dan turun menjadi 2,78 setelah &#13;
intervensi. Terdapat perbedaan rata-rata intensitas nyeri  dysmenorrheal  yang &#13;
signifikan setelah intervensi dengan beda rata-rata 2 dan nilai p = 0,001. &#13;
Dapat disimpulkan bahwa pemberian susu kedelai  berpengaruh signifikan &#13;
terhadap penurunan intensitas nyeri dysmenorrheal pada remaja putri. Maka dari &#13;
itu diharapkan kepada siswi MTsN Katimaha untuk dapat memanfaatkan susu &#13;
kedelai sebagai salah satu teknik non farmakologis dalam penatalaksanaan nyeri &#13;
menstruasi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9789">
                <text>Laila Syofina </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9790">
                <text> &#13;
 &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN PRIMA&#13;
NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9791">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2140" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2128">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2140\SKRIPSI_WIDIA_HASTUTI_SIAP_PRINT.1.pdf</src>
        <authentication>4c0355e61f835feacd713aea1ad7adcf</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9782">
                <text>FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMERAP KECAMATAN KELILING DANAUKABUPATEN KERINCI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9783">
                <text>Di Indonesia masih rendahnya kesadaran  ibu dalam pemenuhan gizi terutama &#13;
energi dan kalori. Menurunnya prevalensi gizi kurang menjadi setinggi-tingginya &#13;
20% pada tahun 2020.KEK ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan &#13;
janin dan dapat menimbulkan  abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat &#13;
bawaan, anemia pada bayi, asfiksia intra partum, lahir dengan BBLR.Beberapa &#13;
faktor yang menyebabkan ibu hamil antara lain seperti, sikap, perilaku, faktor &#13;
ekonomi, dan usia dalam mempengaruhi kekurangan energi Kalori.  Tujuan &#13;
penelitian ini adalah mengetahui  Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian &#13;
KEK (Kekurangan Energi Kronis) Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas &#13;
Semerap Kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci Tahun 2020. Desain  &#13;
penelitian adalah deskriptif analitik, pendekatan  crossecsional. Sampel sebanyak &#13;
55 responden dan pengolahan data secara  chi-sguare.Hasil penelitian yang &#13;
dilakukan terdapat Lebih dari separoh yaitu 50.9 % responden memiliki status &#13;
ekonomi yang kurang mencukupi,  Lebih dari separoh yaitu 69.1 % responden &#13;
memiliki usia tidak beresiko, Lebih dari separoh yaitu 54,5 % responden memiliki &#13;
sikap yang baik,  Lebih dari separoh yaitu 58,2 % responden memiliki perilaku &#13;
yang kurang  , dan Lebih dari separoh yaitu 78.2  % responden  tidak mengalami &#13;
KEK.  Terdapatnya  Hubungan Stataus ekonomi dengan kejadian KEK di  (p-&#13;
0,047&lt; 0,05). Terdapatnya Hubungan Usia Ibu hamil dengan kejadian KEK  (p-&#13;
0,046&lt; 0,05). Terdapatnya Hubungan Sikap Ibu hamil dengan kejadian KEK  (p-&#13;
0,042&lt; 0,05). Terdapatnya Hubungan perilaku Ibu hamil dengan kejadian KEK di &#13;
Di wilayah kerja Puskesmas Semerap Kecamatan Keliling Danau Kabupaten &#13;
Kerinci Tahun 2020(p-0,038&lt; 0,05). Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan &#13;
sebagai salah satu data dasar bagi petugas puskesmas dan juga bidan dalam &#13;
perbaikan KEK. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9784">
                <text>Widia Hastuti </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9785">
                <text> &#13;
PROGRAM SARJANA TERAPAN KEBIDANANFAKULTAS &#13;
KEBIDANAN INSTITUTKESEHATAN PRIMA &#13;
NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9786">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2139" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2127">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2139\skripsi_pdf_SUSANTI_WIDIASTUTI.1.pdf</src>
        <authentication>b0a35f5865a297a6e397ac2d87162bbf</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9777">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUSI KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9778">
                <text>Mual dan muntah biasanya terjadi pada trimester pertama, namun sekitar 23,5% &#13;
dari ibu hamil mengalami emesis gravidarum sampai ke trimester ketiga. Kurang &#13;
lebih 66% wanita hamil trimester pertama mengalami  mual-mual dan 44% &#13;
mengalami muntah-muntah. Di Amerika prevalensi mual dan muntah sebanyak &#13;
70% pada kehamilan trimester pertama. Di Indonesia menunjukkan bahwa hampir &#13;
50-90% dari wanita hamil mengalami mual pada trimester pertama (3 bulan &#13;
pertama kehamilannya). Salah satu cara mengatasinya adalah dengan pengobatan &#13;
non farmakologi yaitu aromaterapi daun jeruk purut (citrus hystrix dc). Penelitian &#13;
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi daun jeruk purut &#13;
(citrus hystrix dc) terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Jorong &#13;
Rimbo Janduang Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian ini adalah &#13;
penelitian eksperimental dengan jenis penelitian Eksperimen Semu (Quasi &#13;
Eksperiment). Dengan rancangan penelitian pretest-posttest design.Analisis dalam &#13;
penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat. Populasi dalam &#13;
penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester I yang mengalami  emesis &#13;
gravidarum di jorong Rimbo Janduang Kabupaten Pasaman Barat dengan 15 &#13;
sampel ibu hamil yang mengalami  emesis gravidarum  dengan teknik  purposive &#13;
sampling. Hasil penelitian ini diperoleh frekuensi rata-rata  emesis gravidarum  2 &#13;
hari sebelum diberikan aromaterapi daun jeruk purut adalah 4 kali dalam 1 hari dan &#13;
frekuensi rata-rata setelah diberikan aromaterapi daun jeruk purut selama 2 hari &#13;
adalah 2 kali dalam 1 hari. Didapatkan p value 0,000 (p&lt;0,05). Hal ini menunjukkan &#13;
bahwa ada pengaruh pemberian aromaterapi daun jeruk purut (citrus hystrix dc) &#13;
terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Diharapkan hasil penelitian &#13;
ini dapat menjadi alternativ dalam mengatasi emesis gravidarum. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9779">
                <text>Susanti Widiastuti </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9780">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9781">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2138" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2126">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2138\SKRIPSI_RATNA_JUITA_D_IV_KEBIDANAN.1.pdf</src>
        <authentication>57c2b122eb9d8406ddcdcca34fa361fd</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9771">
                <text>HUBUNGAN USIA TERHADAP KEJADIAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9772">
                <text>Umur ibu pada saat hamil mempengaruhi kondisi kehamilan ibu, karena &#13;
selain berhubungan dengan kematangan organ reproduksi juga berhubungan &#13;
dengan kondisi psikologis teruatama kesiapan dalam menerima kehamilan. &#13;
Kehamilan yang terjadi pada usia dini akan mengalami komplikasi.  Tujuan &#13;
penelitian ini adalah untuk mengetahui  hubungan  usia dengan komplikasi &#13;
kehamilan.  Penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode &#13;
kuantitatif dengan desain penelitian “cross sectional study” yaitu penelitian yang &#13;
dilakukan dengan mengumpulkan data dependen dan independen secara &#13;
bersamaan  untuk mengetahui hubungan  usia  dengan komplikasi kehamilan. &#13;
Lokasi penelitian yaitu di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Aur  Kabupaten &#13;
Pasaman Barat  pada  tanggal 17  Februari  s/d 15 Maret  2020.  Jumlah populasi &#13;
sebesar 60 orang,  diperoleh jumlah sampel yaitu sebanyak 37 orang ibu hamil. &#13;
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung kepada &#13;
responden menggunakan kuesioner. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa usia &#13;
&lt; 20 tahun terdapat sebanyak 10 orang dan usia ≥ 20 tahun sebanyak 27 orang. &#13;
Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square diperoleh nilai P &lt; 0,05 yaitu &#13;
0,0001, artinya ada hubungan antara  usia terhadap komplikasi kehamilan. &#13;
Diharapkan kepada pihak  Puskesmas  untuk memberikan dukungan  dan &#13;
penyuluhan kepada ibu hamil supaya dapat lebih meningkatkan pengetahuan &#13;
tentang kehamilan.  serta  meningkatkan kerjasama dengan lintas sektor seperti &#13;
Kantor Urusan Agama (KUA) untuk dapat ikut serta dalam kegiatan skrinning &#13;
calon pengantin. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9773">
                <text>Ratna Juita  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9774">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUSI KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9775">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2137" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2125">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2137\skripsi_fitri_yanti_okk.1.pdf</src>
        <authentication>b6fb7700ccdf446d40a33e416504aba3</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9766">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG NUTRISI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI TUTUNG KABUPATEN KERINCI JAMBI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9767">
                <text>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan &#13;
dan sikap tentang nutrisi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja &#13;
Puskesmas Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Jambi Tahun 2020. &#13;
Metode penelitian  ini adalah  deskriptif analitik  dengan desain  cross sectional. &#13;
Populasi adalah semua ibu hamil berjumlah 44 sekaligus sampel  Pengolahan dan &#13;
analisa data dilakukan dengan komputerisasi menggunakan uji statistic chi square &#13;
test  pada batas kemaknaan 0,05. Pengambilan  data peneliti dilakukan  dengan &#13;
kunjungan sendiri kemasing masing ibu hamil  dan di kelas ibu hamil.  Hasil &#13;
penelitian  menunjukkan bahwa lebih dari separoh yaitu 56,8 % responden &#13;
memiliki pengetahuan yang rendah tentang nutrisi pada ibu hamil di wilayah kerja &#13;
Puskesmas Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Jambi Tahun &#13;
2020.Separoh responden yaitu 50.0 % responden memiliki sikap yang baik dan &#13;
sikap yang kurang tentang nutrisi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas &#13;
Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Jambi Tahun 2020. Lebih dari    separoh yaitu &#13;
77.3 % responden memiliki tidak terjadi anemia gizi ibu pada ibu hamil di &#13;
wilayah kerja Puskesmas Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Jambi &#13;
Tahun 2020.Terdapatnya Hubungan pengetahuan tentang nutrisi dengan kejadian &#13;
anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Puskesmas Sungai Tutung &#13;
Kabupaten Kerinci Jambi Tahun 2020  (p-0,032&lt; 0,05),  Terdapatnya Hubungan &#13;
sikap tentang nutrisi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja &#13;
Puskesmas Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Jambi Tahun 2020  (p-&#13;
0,011&lt; 0,05), atau melakukan Kunjungan kehamilan sangatlah penting atau ibu &#13;
harus memiliki pengetahuan dan sikap yang positif dalam kunjungan Kehamilan &#13;
di Puskesmas.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9768">
                <text> Fitri Yanti  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9769">
                <text> &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN  &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA  NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9770">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
