<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?collection=95&amp;output=omeka-xml&amp;page=2" accessDate="2026-05-05T18:58:09+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>2</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>179</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2165" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2151">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2165\skripsi_nengfitrawati.1.pdf</src>
        <authentication>512f6520d6e180bfac1f49f580b28f13</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9908">
                <text>PENGARUH PELAKSANAN KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERSIAPAN PERSALINAN DI POLINDES SIMPANG EMPAT WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANGEMPAT KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9909">
                <text>Penyebab kematian ibu dan neonatus dipengaruhi oleh tingkat sosial ekonomi, &#13;
pendidikan,pengetahuan, dapat dipicu oleh 4 terlalu dan 3 terlambat, kondisi ini dipengaruhi &#13;
oleh kurangnya pengetahuan  ibu hamil mengenai komplikasi-penyulit pada masa kehamilan &#13;
dan ketidaksiapan dalam persiapan persalinan.  Kelas ibu hamil merupakan sarana untuk &#13;
belajar bersama tentang kesehatan ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang &#13;
bertujuan meningkatkan  pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai kehamilan &#13;
persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos dan penyakit menular.  Penelitian ini untuk &#13;
mengetahui pengaruh pelaksanaan pengetahuan ibu hamil tentang persiapan persalinan di &#13;
Polindes Simpang Empat Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Empat Kabupatem Pasaman &#13;
Barat Tahun 2020. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan desin penelitian one-group pre &#13;
test-post test. populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di bulan desember 2019 di &#13;
Polindes Simpang Empat dengan besar sampel yang di tetapkan dengan cara rumus slovin &#13;
sebanyak 12 orang, data di peroleh melalui kuesioner. Analisa menggunakan Uji Paired t-test. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan ibu tentang persiapan persalinan &#13;
sebelum dan sesudah pelaksanaan kelas ibu hamil dengan rata-rata pengetahuan( pre-test) &#13;
59,16 dan setelah pelaksanaan kelas ibu hamil rata-rata pengetahuan ibu (post-test) 85,00 &#13;
adanya perbedaan yang bermakna (p=0.0001 ≤ 0,05).Adanya Pengaruh pelaksanaan kelas ibu &#13;
hamil terhadap pengetahuan ibu hamil tentang persiapan persalinan di Polindes Simpang &#13;
Empat Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Empat Kabupatem Pasaman Barat Tahun 2020.  &#13;
Saran  program kelas ibu hamil tetap di lanjutkan di puskesmas sebagai wadah untuk &#13;
meningkatkan pengetahuan ibu hamil khususnya mengenai persiapan persalinan dan  bidan &#13;
diharapkan dapat melaksanakan dan mengembangkan kelas ibu hamil di desa binaan masing-&#13;
masing serta senantiasa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar dapat memberikan &#13;
pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9910">
                <text>Neng Fitrawati </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9911">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN&#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9912">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2164" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2150">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2164\Perbaikan_Skripsi_Elfia_setelah_Sidang_vdf.1.pdf</src>
        <authentication>46fc0b3f163c2dac61c004afcab7e198</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9903">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN DAUN SIRIH MERAH DAN PINANG MUDA TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINIUM IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMAU PURUT</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9904">
                <text>Masa nifas juga merupakan masa pemulihan organ – organ reproduksi yang &#13;
mengalami perubahan selama kehamilan dan persalinan seperti halnya robekan &#13;
perinium yang terjadi  pada semua persalinan pertama dan tidak jarang pada &#13;
persalinan berikutnya sehingga diperlukan perawatan yang intensif untuk &#13;
mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi infeksi yang dapat &#13;
di akibatkan karena keterlambatan penyembuhan luka perinium   &#13;
Tujuan utama dari penelitian ini adalah  Mengetahui pengaruh campuran &#13;
daun sirih merah dan pinang muda terhadap penyembuhan luka perineum di &#13;
wilayah kerja Limau Purut Tahun 2020.Penelitian ini di lakukan di Puskesmas &#13;
Limau Purut. Pemilihan Puskesmas Limau Purut. Waktu penelitian dilakukan &#13;
pada bulan Januari 2020. &#13;
Manfaat penelitian sebagai bahan masukan bagi pengembang ilmu kebidanan &#13;
dan memberi informasi terbaru bagi bidan dan tenega kesehatan lainya tentang &#13;
pengaruh campuran daun sirih merah dan pinang muda terhadap penyembuhan &#13;
luka perineum  Jenis penelitian ini yaitu  Quasi experiment two group posttest &#13;
only. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa 20 responden, rata-rata &#13;
skala reeda penyembuhan luka kelompok intervensi 13.20 sedangkan pada &#13;
kelompok kontrol yang tidak di intervensi 14.40. Maka adanya perbedaan &#13;
penyembuhan luka perineum di Wilayah Kerja Puskesmas Limau Purut tahun &#13;
2020 (p-value = 0,011).menunjukan bahwa terdapat perbedaan penyembuhan &#13;
luka responden antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol.   </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9905">
                <text>Elfia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9906">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN FAKULTAS &#13;
KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9907">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2162" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2148">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2162\SKRIPSI_MILDA_YENTI.1.pdf</src>
        <authentication>7cd5218a42c03f64c27a41889b2d339e</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9893">
                <text> &#13;
HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK PROGESTIN &#13;
PADA IBU MENYUSUI DENGAN KECUKUPAN ASI DI KLINIK  &#13;
KB PUSKESMAS SIMPANG EMPAT KABUPATEN  &#13;
PASAMAN BARAT TAHUN 2020 &#13;
   </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9894">
                <text>Secara global, pengguna kontrasepsi modern telah meningkat tidak &#13;
signifikan dari 54% pada tahun 1990 menjadi 57,4% pada tahun 2014.. Cakupan &#13;
pemberian ASI di Sumatera Barat pada bayi 0-5 bulan 52,8 % tahun 2017. &#13;
Sedangkan cakupan pemberian ASI sampai 6 bulan 37,6% tahun 2017. Tujuan &#13;
penelitian ini adalah untuk  Mengetahui Hubungan Penggunaan Kontrasepsi &#13;
Suntik  Progestin Pada Ibu Menyusui  dengan Kecukupan  Asi Di Klinik Kb &#13;
Puskesmas Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian yang dilakukan &#13;
menggunakan jenis peneltian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu &#13;
yang memakai KB  suntik progestin usia bayi 40 hari sampai 6 bulan dari bulan &#13;
Januari 2019 hingga November 2019 yang berjumlah 149 orang.  Pengambilan &#13;
sampel dalam penelitian  ini menggunakan non propbabiliti random sampling &#13;
dengan tekniktotal sampling  yaitu pengambilan sampel yang di ambil secara &#13;
keseluruhan dari jumlah populasi yaitu 37 Orang.   Hasil penelitian menunjukkan &#13;
bahwa dari 37 orang responden, terdapat lebih dari sebagian yaitu sebanyak 23 &#13;
orang (59,5%) responden adalah ibu menyusui yang menggunakan kontrasepsi &#13;
KB suntik progestin Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 22 responden yang &#13;
mengunakan kontrasepsi KB suntik progestin ada 40,9 % yang mengatakan ASI &#13;
nya tidak cukup, dari 10 orang yang tidak menggunakan kontrasepsi progestin ada &#13;
33,3 % yang mengatakan ASI nya tidak cukup.  responden dengan kategori &#13;
kecukupan ASI yang cukup dan dari 15 responden yang tidak menggunakan &#13;
kontrasepsi KB suntik progestik, juga ditemukan lebih dari sebagian yaitu &#13;
sebanyak 10 orang (66,7%) responden dengan kategori kecukupan ASI yang &#13;
cukup. Berdasarkan hasil analisis statistik didapatkan nilai p = 0,903 ( p &gt; 0,05) &#13;
artinya tidak ada hubungan antara penggunaan kontrasepsi KB suntik progestin &#13;
dengan kecukupan ASI pada ibu menyusui  Diharapkan kepada ibu menyusui, &#13;
khususnya di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat &#13;
untuk dapat meningkatkan pengetahuan tentang kontrasepsi, khususnya &#13;
kontrasepsi yang tidak menggangu produksi ASI dan aman dapat digunakan oleh &#13;
ibu menyusui. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9895">
                <text>Milda Yenti </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9896">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI                        </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9897">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2161" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2147">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2161\MINDA_WARNI_finish.1.pdf</src>
        <authentication>35c9300272768ed26387e802d2dd2db4</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9888">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN LANSIA DI ATAS 60 TAHUN DENGAN MOTIVASI BERKUNJUNG KE POSYANDU LANSIA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9889">
                <text> Posyandu lansia merupakan  pos  pelayanan terpadu  untuk  masyarakat lansia di wilayah &#13;
tertentu yang  sudah  disepakati, yang digerakkan  oleh  masyarakat  untuk  mendapatkan &#13;
pelayanan kesehatan. Kegiatan posyandu lansia yang diadakan secara rutin setiap bulan &#13;
ternyata tidak selalu dihadiri oleh para lansia. Faktor pengetahuan lansia merupakan faktor &#13;
yang penting yang dapat mempengaruhi agar lansia mengikuti kegiatan posyandu lansia &#13;
secara aktif. Kurangnya pengetahuan lansia dapat mengakibatkan lansia menjadi  tidak &#13;
aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui &#13;
hubungan tingkat pengetahuan lansia yang berkunjung ke posyandu lansia di wilayah kerja &#13;
puskesmas Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2020. Desain penelitian ini adalah &#13;
berbentuk  survei analitik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah &#13;
pendekatan  cross sectional  dan analisis data menggunakan  uji  Chi Square. Data diolah &#13;
menggunakan program SPSS versi  16  dengan p  value  0,05. Sampel penelitian adalah 44 &#13;
lansia. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan tentang posyandu lansia &#13;
dan daftar hadir responden selama 1  tahun  terakhir. Hasil penelitian diketahui bahwa 12 &#13;
responden lansia memiliki pengetahuan lansia tinggi (27,273%), dan 32 responden lansia &#13;
memiliki pengetahuan rendah (72,727%). Hasil uji statistik korelasi antara pengetahuan dan &#13;
keaktifan diketahui nilai p  value  (0,014) sehingga diperoleh kesimpulan ada hubungan &#13;
antara pengetahuan lansia dengan motivasi lansia berkunjung ke posyandu lansia di wilayah &#13;
kerja Puskesmas Sungai  Aur  Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2020.  Dengan hasil &#13;
penelitian ini diharapkan kader kesehatan dapat memberikan penyuluhan kepada lansia &#13;
tentang pentingnya mengikuti posyandu lansia. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9890">
                <text>Minda Warni </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9891">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9892">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2160" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2146">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2160\SKRIPSI_MINDA_MORA..1.pdf</src>
        <authentication>f3538d768e9a00a4a26f6ad30b57df74</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9883">
                <text>HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN RUAM POPOK PADA BAYI (0-12 BULAN) DI JORONG AIR HAJI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9884">
                <text>Insiden ruam popok di Indonesia  pada tahun 2014  mencapai 7-35% yang &#13;
menimpa pada bayi laki-laki dan perempuan, dan  pada tahun 2017  lebih dari 30% &#13;
bayi dan balita di Indonesia mengalami diaper rash (ruam popok). Ini terjadi karena &#13;
orang tua tidak peduli dengan popok, popok yang dipakai sepanjang hari dan jarang &#13;
diganti dan popok kain dicuci asal bersih saja Tujuan penelitian ini untuk mengetahui &#13;
Hubungan Personal Hygiene dengan kejadian Ruam Popok Pada Bayi (0-12 Bulan ) &#13;
di Jorong Air Haji Wilayah kerja Puskesmas Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat &#13;
tahun 2020. Metode penelitian ini adalah Deskiptif Analitik dengan pendekatan Cross &#13;
Sectional Study.  Populasi sebanyak 101  orang.  Teknik pengambilan sampel &#13;
accidental sampling  Penelitian dilakukan  terhadap  81  orang  responden yang &#13;
memenuhi kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan  dalam penelitian ini adalah &#13;
kuesioner, analisis data uji Chi Square. Menjadi variabel independen adalah Personal &#13;
Hygiene dan variable dependen Kejadian ruam popok pada bayi (0-12bulan). &#13;
Penelitian ini dilakukan pada 10-23 Maret 2020. Hasil penelitian didapatkan personal &#13;
hygiene  baik 44 (54,3%), mengalami ruam popok 48 (59,3%), didapatkan hasil &#13;
analisis  pvalue  0,000 dengan OR = 8.206.  Pada penelitian ini dapat di simpulkan &#13;
bahwa ada hubungan personal hygienen dengan kejadian ruam popok pada bayi (0-12 &#13;
bulan). Pada penelitian ini disarankan kepada pihak keluarga agar lebih meningkatkan &#13;
personal hygiene terutama  pada bayi (0-12 bulan)  seperti memandikan bayi 2 kali &#13;
sehari setiap pagi dan sore mengganti  pakaian bayi setiap habis mandi, mengganti &#13;
pakaian bayi setiap kali basah dan kotor, dan menjaga daerah pantat tetap bersih dan &#13;
kering sehingga bayi terhindar dari ruam popok. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9885">
                <text>Minda Mora </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9886">
                <text> &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA  &#13;
BUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9887">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2158" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2144">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2158\skripsi_buk_susianaa.1.pdf</src>
        <authentication>17cebf49399a40e6d990cdfd54d8f3fb</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9873">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU YANG MEMPUNYAI BAYI PEREMPUAN TEHADAP TINDAKAN SIRKUMSISI DI KORONG KAMPUNG DALAM KECAMATAN V KOTO KAMPUNG DALAM TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9874">
                <text>Berdasarkan data UNICEF pada tahun 2017, salah satu lembaga WHO yang &#13;
peduli terhadap kondisi kesehatan dan  perlindungan anak mengungkapkan, saat ini &#13;
sebanyak 50 juta anak perempuan di bawah usia 15 tahun masih beresiko mengalami &#13;
praktik sunat perempuan. Di Indonesia sunat pada anak perempuan banyak dilakukan &#13;
di Provinsi Jawa Barat (14,7%), Provinsi Sumatera Utara (8,1%), dan Jawa Timur &#13;
(7,3%).  Sirkumsisi perempuan di Sumatera Barat diyakini sebagai bahagian dari &#13;
kewajiban agama, berdasarkan data diperoleh bahwa lebih dari 70 persen. Tujuan &#13;
penelitian ini adalah untuk mengetahui  hubungan pengetahuan dan sikap ibu  yang &#13;
mempunyai bayi perempuan terhadap tindakan sirkumsisi di Korong Kampung &#13;
Dalam Kecamatan V Koto Kampung Dalam Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah &#13;
penelitian deskriptif analitik. Lokasi PenelitianKorong Kampung Dalam Kecamatan &#13;
V Koto Kampung Dalam dan dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Sampel adalah &#13;
ibu yang mempunyai bayi perempuan yaitu  sebanyak 40 orang. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan sebagian besar ibu (52,5%) memiliki tingkat pengetahuan yang rendah. &#13;
Sebagian besar ibu (60%) bersifat negatif.  Sebagian besar ibu (77,5%) melakukan &#13;
tindakan sirkumsisi pada bayi perempuan. Terdapat hubungan pengetahuan ibu yang &#13;
mempunyai bayi perempuan dengan tindakan sirkumsisi. Terdapat hubungan sikap &#13;
ibu yang mempunyai bayi perempuan dengan tindakan sirkumsis.  Diharapkan &#13;
petugas kesehatan dapat meningkatkan pelayanan, baik berupa penyuluhan-&#13;
penyuluhan tentang sirkumsisi secara keseluruhan maupun pemberian leaflet-leaflet &#13;
mengenai sirkumsisi. Metode penyuluhan hendaknya lebih variatif dan lebih &#13;
komunikatif sehingga informasi yang disampaikan bisa lebih mudah dipahami oleh &#13;
masyarakat &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9875">
                <text>Susiana </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9876">
                <text>PROGRAM STUDI KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9877">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2156" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2143">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2156\SKRIPSI_AZUAR_2020_gabungan.2.pdf</src>
        <authentication>834c636545f1aa374542aa96141da82d</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9862">
                <text>PERBEDAAN LAMA PERSALINAN KALA II DENGAN POSISI JONGKOK DAN POSISI SETENGAH DUDUK PADA IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO BANGKO KABUPATEN PADANG PARIAMAN TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9863">
                <text> &#13;
 Azuar </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9865">
                <text>PROGRAN STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9866">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9872">
                <text>Berdasarkan data dari WHO angka kematian ibu maternal di  dunia &#13;
diperkirakan 499 per 100.000 KH dan 98 % terjadi di  negara  –  negara &#13;
berkembang.  Salah satu upaya untuk mempercepat proses ibu bersalin dengan  &#13;
menggunakan lama persalinan kala II dengan posisi jongkok dan posisi setengah &#13;
duduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan lama persalinan kala &#13;
II dengan posisi jongkok dan posisi setengah duduk pada ibu bersalin. Penelitian &#13;
ini menggunakan jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan menggunakan desain &#13;
Post Test. Dengan analisa univariat dan  bivariat. Populasi penelitian adalah &#13;
seluruh ibu bersalin yang terjadi diwilayah kerja puskesmas koto bangko &#13;
kabupaten padang pariaman. Sampel sebanyak 8 orang ibu bersalin menggunakan &#13;
teknik sampel yaitu Eksidental Sampling. Setiap responden ibu bersalin diberikan &#13;
perlakuan dengan posisi jongkok dan posisi setengah duduk. Pengukuran lama &#13;
persalinan kala II dengan posisi jongkok dan posisi setengah duduk. Hasil &#13;
penelitian diperoleh rata  -  rata lama persalinan kala II  dengan posisi jongkok &#13;
adalah 12,75 menit dan posisi setengah duduk adalah 22,5 menit.  Uji analisis data &#13;
yang digunakan uji Post Test hasilnya p value=0,001. Dengan hasil penelitian ini, &#13;
diharapkan lama persalinan kala II dengan posisi jongkok dapat dijadikan &#13;
rekomendasi dan menerapkannya pada ibu bersalin diwilayah kerja puskesmas &#13;
koto bangko kabupaten padang pariaman . </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2155" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2142">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2155\SKRIPSI_FITRA_SUSITA_181012115301475.1.pdf</src>
        <authentication>d0962a1e336a11391746ab880721d1eb</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9857">
                <text>PERBANDINGAN PEMBERIAN AIR JAHE DENGAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DI SMP BAM TANJUNG PANGKA KABUPATEN PASAMAN BARAT</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9858">
                <text>  Nyeri haid terjadi karena peningkatan sekresi prostaglandin F2 alfa pada &#13;
fase luteal siklus menstruasi. Salah satu dampak nyeri haid  pada remaja akan &#13;
menggangu aktivitas belajar mengajar. Nyeri haid  dapat ditangani dengan &#13;
manajemen nyeri non farmakologi seperti pemberian air jahe dan air kelapa muda. &#13;
Air jahe mengandung aleorosin anti rematik, anti inflamsi, dan analgesik  yang &#13;
dapat menghambat kerja enzim di siklus  Cyclooxygenase (COX)  dan kadar &#13;
prostaglandin  sedangkan air kelapa muda mengandung kalsium, magnesium dan &#13;
vitamin C yang dapat mengurangi ketegangan otot dan mengurangi rasa sakit serta &#13;
memperlancar proses peluruhan endometrium.  Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
melihat perbandingan pemberian air jahe dengan air kelapa muda terhadap &#13;
penurunan nyeri haid pada remaja putri di SMP BAM Tanjung Pangka Kabupaten &#13;
Pasaman Barat. Jenis penelitian ini  Quasy Eksperiment  dengan rancangan  Two &#13;
group desiental. Populasi adalah semua remaja putri berjumlah 70 orang di &#13;
sekolah. Pengambilan sampel menggunakan teknik  quasi experiment  dengan &#13;
jumlah 9 orang untuk air jahe dan 9 orang untuk air kelapa muda. Pengumpulan &#13;
data menggunakan lembar observasi. Analisis univariat menunjukkan rata-rata &#13;
nyeri sebelum diberikan air jahe adalah 5,89 dan air kelapa muda 5,89. Rata-rata &#13;
nyeri menstruasi sesudah diberikan air jahe adalah 4,11dan air kelapa muda &#13;
adalah 4,33. Hasil analisis Bivariat didapatkan perbandingan pemberian air jahe &#13;
sebelum dan sesudah terhadap nyeri haid pada remaja putri (p =  0,001), &#13;
didapatkan perbandingan pemberian air kelapa muda sebelum dan sesudah &#13;
terhadap nyeri haid pada remaja putri (p = 0,005), dan perbandingan pemberian &#13;
air jahe dengan air kelapa muda terhadap nyeri haid) pada remaja putri (p = &#13;
0,555). Disimpulkan bahwa ada perbandingan pemberian air jahe dengan air &#13;
kelapa muda terhadap nyeri haid pada remaja putri, maka diharapkan kepada &#13;
pihak sekolah hendaknya melakukan kerja sama dengan tenaga kesehatan untuk &#13;
memberikan penyuluhan pada remaja putri yang mengalami nyeri haid  untuk &#13;
mencoba menangani dengan memberikan air jahe ataupun air kelapa muda. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9859">
                <text>Fitra Susita</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9860">
                <text> &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUTKESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9861">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2153" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9847">
                <text> &#13;
PERBANDINGAN PEMBERIAN SUSU KEDELAI DAN AIR &#13;
KELAPA MUDA KEPADA IBU BERSALIN TERHADAP &#13;
LAMA KALA I FASE AKTIF DI WILAYAH KERJA &#13;
PUSKESMAS LEMBAH BINUANG TAHUN 2020 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9848">
                <text>Persalinan merupakan proses alami dan membahagiakan bagi setiap &#13;
wanita, namun setiap persalinan dapat berkembang menjadi patologis dan &#13;
meningkatkan resiko AKI dan AKB, salah bentuk patologis persalinan yaitu &#13;
partus lama yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui Perbandingan Pemberian Susu Kedelai dan Air Kelapa Muda Kepada &#13;
Ibu Bersalin terhadap Lama Kala I Fase Aktif di Wilayah Kerja Puskesmas &#13;
Lembah Binuang  Tahun 2020.  Jenis penelitian ini adalah  quasy eksperimen &#13;
dengan pendekatan post test only non equivalent control group design. Populasi &#13;
pada penelitian ini adalah  seluruh perkiraan ibu bersalin yang ada di Puskesmas &#13;
Lembah Binuang tahun pada bulan Januari tahun 2020 yaitu sebanyak 35 orang. &#13;
Pengambilan sampel menggunakan teknik  purposive sampling  dengan besaran &#13;
sampel sebanyak 10 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, &#13;
analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji  t-&#13;
independen test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama kala I fase &#13;
aktif persalinan pada kelompok intervensi susu kedelai adalah 227,2 menit (3 jam &#13;
47,2 menit) dan kelompok intervensi air kelapa muda adalah 270,8 menit  (4 jam &#13;
30,8 menit). Terdapat perbedaan rata-rata lama kala 1 fase aktif antara kelompok &#13;
intervensi susu kedelai dan air kelapa muda dengan beda rata-rata 43,6 menit dan &#13;
nilai p = 0,037, dimana lama kala I fase aktif persalinan lebih pendek pada &#13;
kelompok pemberian susu kedelai.  Dapat disimpulkan bahwa pemberian susu &#13;
kedelai lebih efektif mempercepat lama kala I persalinan. Untuk itu diharapkan &#13;
ada tindakan berkesinambungan dari petugas kesehatan untuk mengembangkan &#13;
intervensi yang efektif terhadap kelancaran proses persalinan pada ibu bersalin. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9849">
                <text>Nellya Fitri </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9850">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN&#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA &#13;
BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9851">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2152" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2140">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2152\Acc_Ujian_Skripsi_Mulia_Fitri_ok.1.pdf</src>
        <authentication>37848efd9f8d15751923ec959825e812</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9842">
                <text>EFEKTIFITAS KELAS PRAKONSEPSI TERHADAP SIKAP CATIN TENTANG PERENCANAAN KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI AUR TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9843">
                <text>Kurangnya pengetahuan tentang perencanaan kehamilan wanita usia subur adalah &#13;
salah satu faktor kematian ibu karena kematian wanita usia subur disebabkan oleh &#13;
masalah yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan dan nifas.  Kehamilan &#13;
adalah peristiwa penting dalam siklus hidup perempuan.  1000 HPK adalah fase &#13;
kehidupan yang dimulai sejak terbentuknya janin dalam kandungan (270 hari) &#13;
sampai berusia 2 tahun (730 hari). Untuk itu perlu adanya pendidikan kesehatan &#13;
prakonsepsi  salah satunya kelas  prakonsepsi  catin untuk meningkatkan sikap &#13;
calon pengantin tentang kesehatan reproduksi dan persiapan kehamilan. Penelitian &#13;
ini bertujuan  untuk  mengetahui  Efektifitas Kelas Prakonsepsi Terhadap Sikap &#13;
Catin Tentang Perencanaan Kehamilan diwilayah Kerja Puskesmas Sungai Aur &#13;
Tahun 2020. Desain  penelitian  adalah Quasi eksperimen,  pendekatan  data yaitu &#13;
kuesioner pre and post test  terhadap seluruh calon pengatin perempuan yang ada &#13;
diwilayah Kerja Puskesmas Sungai Aur sebanyak 12  responden.  Teknik &#13;
pengambilan sampel yaitu  Total Sampling.  Penelitian ini dilakukan diwilayah &#13;
kerja Puskesmas Sungai, pada  bulan  Februari  sampai  Maret  tahun 2020. &#13;
Pengumpulan data yaitu kuesioner, dengan dianalisa Uji Paired T-Test. Dari hasil &#13;
analisa univariat diketahui rata-rata sikap catin sebelum perlakuan adalah  23,75 &#13;
dan sesudah dilakukan perlakuan  35,58. Hasil analisa bivariat diketahui ada &#13;
pengaruh  efektifitas kelas  prakonsepsi  terhadap sikap  catin tentang perencanaan &#13;
kehamilan pada calon pengantin sebelum dan sesudah perlakuan dengan  p-value &#13;
0,0001. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan  Terdapat  efektifitas &#13;
kelas prakonsepsi  terhadap sikap catin tentang perencanaan kehamilan diwilayah &#13;
Kerja Puskesmas Sungai Aur Tahun 2020.  Berdasarkan hasil penelitian, saran &#13;
yang diajukan kepada tenaga kesehatan adalah lebih dapat mengaktifkan kegiatan &#13;
kelas  prakonsepsi  oleh wanita usia subur  calon pengantin sehingga  sikap  calon &#13;
pengantin dapat meningkat tentang perencanaan kehamilan yang sehat. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9844">
                <text>Mulia Fitri </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9845">
                <text> &#13;
     PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN&#13;
JJJHFAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATANII&#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9846">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
