<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?collection=33&amp;output=omeka-xml&amp;sort_field=Dublin+Core%2CTitle" accessDate="2026-05-30T15:53:40+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>1</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>54</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1144" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1146">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1144\SKRIPSI_FUJI_SRIANA_MEISSY_FIX.pdf</src>
        <authentication>8315bbf9dff6809100e782ae7be3b253</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5124">
                <text> &#13;
 &#13;
HUBUNGAN STRESS DENGAN KELANCARAN ASI &#13;
PADA WANITA BEKERJA DI WILAYAH KERJA &#13;
PUSKESMAS LIMA KAUM I KABUPATEN TANAH &#13;
DATAR &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5125">
                <text>Dampak bayi tidak diberikan ASI pada bulan pertama yaitu dapat meningkatkan &#13;
1/3  kejadian  Infeksi  Saluran  Pernapasan  Atas  (ISPA),  50%  kejadian  diare &#13;
meningkat, dan  58% penyakit usus parah pada bayi prematur. Kegagalan dalam &#13;
proses  menyusui  antara  lain  karena  faktor  perubahan  sosial  budaya,  faktor &#13;
psikologis, faktor fisik ibu, meningkatnya promosi susu formula, faktor petugas &#13;
kesehatan,  makanan ibu,  berat  badan lahir  bayi,  penggunaan alat  kontrasepsi. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Stress Dengan Kelancaran &#13;
ASI Pada Wanita Bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Lima Kaum I Kabupaten &#13;
Tanah  Datar  Tahun  2023.  Jenis  penelitian  yang  digunakan  adalah  metode &#13;
deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada &#13;
bulan Januari Tahun 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Lima Kaum I. Populasi &#13;
penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 1-6 bulan di &#13;
Wilayah  Kerja  Puskesmas  Lima  Kaum I  sebanyak  51  orang.  Dengan  jumlah &#13;
sampel sebanyak 51 orang dan teknik pengambilan sampel secara Total Sampling. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh (68, 6%) ibu menyusui &#13;
mengalami stres ringan dan lebih dari separuh (74,5%) ibu menyusui dengan ASI &#13;
lancar. Pada uji chi square didapatkan hasil bahwa p value=0,001, dimana p&lt;0,05. &#13;
Sehingga dapat  disimpulkan bahwa  ada Hubungan Stress Dengan Kelancaran &#13;
ASI Pada Wanita Bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Lima Kaum I Kabupaten &#13;
Tanah Datar Tahun 2023. Kelancaran produksi ASI dapat ditingkatkan dengan &#13;
menigkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepercayaan diri ibu tentang pentingnya &#13;
menyusui. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan &#13;
dan memotivasi ibu dan keluarga dengan memberikan penyuluhan tentang faktor- &#13;
faktor yang dapat menimbulkan stress pada ibu. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5126">
                <text>FUJI SRIANA MEISSY </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5127">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5128">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1260" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1261">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1260\KIAN_INTAN_REVISI_[1]_[1].docx_PDF.pdf</src>
        <authentication>0652c4a55e262e38b68391aeb6975cab</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5672">
                <text> &#13;
 &#13;
PENERAPAN TERAPI HIPNOSIS 5 JARI PADA  &#13;
PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA TN. N DENGAN &#13;
HIPERTENSI DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSOMH &#13;
BUKITTINGGI TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5673">
                <text>Hipertensi atau yang biasa disebut tekanan darah tinggi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik diatas batas normal yaitu lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolic lebih dari 90 mmHg. Prevalensi penyakit hipertensi di Indonesia terjadi peningkatan dari 7,6% tahun 2017 menjadi 9,5%. Prevalensi hipertensi di Sumatera Barat yakni 25.16% dengan jumlah 176.169 kasus yang terdeteksi melalui pengukuran tekanan darah. Terapi nonfarmakologi yang dapat diberikan adalah dengan membangun hubungan saling percaya, kesadaran diri, melindungi klien, modifikasi lingkungan, serta memotivasi kegiatan. Hipnotis lima jari merupakan salah satu bentuk self hypnosis yang dapat menimbulkan efek relaksasi yang tinggi, sehingga akan mengurangi ketegangan dan stress dari pikiran seseorang. Hipnosis dapat mengontrol beberapa fungsi organ seperti perdarahan, denyut jantung, tekanan darah. Tn. N masuk ke IGD RSOMH Bukittinggi pada tanggal 19 Desember 2023 jam 12. 35 Wib dengan Riwayat Hipertensi tidak terkontrol, Kuduk terasa berat, kepala terasa sakit sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit dengan skala nyeri 3-4, sakit kepala dirasakan seperti tertusuk benda tajam, sakit kepala dirasakan selama lebih kurang 5 menit, pada area belakang dan raut muka tampak lelah, perut terasa mual, Tn. N sudah memiliki riwayat hipertensi selama 10 tahun. Namun tn. N tidak rutin kontrol dan minum obat. Diagnosa yang muncul pada kasus tn. N adalah , risiko penurunan curah jantung berhubungan dengan afterload, nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis dan defisit pengetahuan berhubungan dengan Kurang Terpapar Informasi. Setelah dilakukan intervensi hipnosis 5 jari dan pemberian amlodipine 10 mg, bisa dilihat dari hasil evaluasi pada Tn. N intervensi tersebut berhasil menurunkan tekanan darah menjadi 165/80 mmhg. Diharapkan perawat memberikan edukasiteknik hipnosis 5 jari sebagai pendamping pengobatan hipertensi.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5674">
                <text> &#13;
INTAN DWI WULANDARI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5675">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5676">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1147" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1149">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1147\NOLA_SEPTIANA_[SKRIPSI].pdf</src>
        <authentication>a5ccd504d0edcdda55221a2ea1ac7692</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5139">
                <text> &#13;
 &#13;
PENGARUH PIJAT ENDORPHIN TERHADAP INTENSITAS NYERI   PADA &#13;
IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA KALA I FASE AKTIF &#13;
 DI  PMB   W  DI MUARA PANAS KABUPATEN SOLOK &#13;
PROVINSI SUMATERA BARAT &#13;
 TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5140">
                <text> &#13;
Data WHO 2018  didapatkan bahwa partus lama rata-rata di dunia menyebabkan &#13;
kematian ibu sebesar 8% dan di Indonesia sebesar 9%.   Partus lama dapat &#13;
dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu yang meliputi persepsi ibu  pada rasa nyeri &#13;
saat persalinan.  Nyeri pada saat persalinan merupakan hal yang normal,  tetapi &#13;
apabila nyeri yang berlebih tidak cepat teratasi maka dapat menyebabkan komplikasi &#13;
sepeti partus lama dan hipoksia pada janin  , karena nyeri menyebabkan pernafasan &#13;
dan  denyut  jantung  ibu   akan meningkat  menyebabkan aliran  oksigen keplasenta &#13;
terganggu.  Cara  untuk mengurangi  nyeri  dapat  dilakukan  pijat endorphin, yaitu  &#13;
terapi sentuhan untuk melepaskan  senyawa  endorphin yang merupakan pereda rasa &#13;
sakit dan dapat menciptakan perasaan nyaman.  Penelitian ini bertujuan  untuk &#13;
mengetahui pengaruh pijat endorphin terhadap intensitas nyeri pada ibu primigravida &#13;
kala 1 fase aktif di PMB W Muara Panas.  Desain penelitian ini adalah  Pre &#13;
Experiment  pretest dan posttest menggunakan rancangan One group pretest-posttest. &#13;
Total Sampling   dalam penelitian ini adalah 10 responden dengan menggunakan &#13;
Purposive Sampling. pengumpulan data menggunakan  lembar observasi kemudian &#13;
analisis  dengan  Paired sampel Ttest. Instrumen yang digunakan adalah  lembar &#13;
observasi, waktu penelitian  dilakukan pada tanggal 26 desember 2022 s/d 26 Januari &#13;
2023. hasil penelitian menunjukan bahwa  sebelum di berikan pijat endhorpin adalah &#13;
5.60 dan setelah di berikan pijat endhorpin adalah 4.20. pada uji Paired sampel Ttest &#13;
di  dapatkan hasil bahwa p=0,000, dimana p&lt;0,005. Sehingga dapat disimpulkan &#13;
bahwa  terdapat  pengaruh pijat endhorpin terhadap ibu bersalin kala I fase aktif  di &#13;
PMB W muara panas Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat  Tahun  2023. &#13;
Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan edukasi tentang pijat &#13;
endhorpin kepada ibu bersalin Karna Pijat endhorpin merupakan  salah satu metode &#13;
yang dapat diberikan untuk mengatasi nyeri persalinan. &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5141">
                <text>NOLA SEPTIANA RAMADHANI  &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5142">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5143">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1091" public="1" featured="1">
    <fileContainer>
      <file fileId="1092">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1091\SKRIPSI_DINY_SOLVIANI.pdf</src>
        <authentication>03eea281a4ae195086e2d00cefff0f46</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4891">
                <text> &#13;
 &#13;
PERBANDINGAN PEMBERIAN TELUR PUYUH REBUS &#13;
DENGAN TELUR AYAM RAS REBUS TERHADAP  &#13;
KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL &#13;
DENGAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA   &#13;
PUSKESMAS PAGAMBIRAN &#13;
KOTA PADANG   &#13;
TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4892">
                <text>Di Indonesia sebesar 48,9% ibu hamil mengalami anemia. Banyak komplikasi yang &#13;
berhubungan dengan ibu dan janin yang disebabkan oleh anemia. Upaya yang dapat &#13;
dilakukan dalam mengatasi anemia salah satunya non farmakologi yaitu telur puyuh &#13;
dan telur ayam ras.  Penelitian ini bertujuan untuk mengengetahui  Perbandingan &#13;
pemberian telur puyuh dengan  telur ayam ras  terhadap kadar hemoglobin pada ibu &#13;
hamil dengan anemia di wilayah kerja puskesmas pagambiran  Kota  Padang tahun &#13;
2023.  Jenis penelitian ini  Quasy Eksperiment  rancangan  non equivalent control &#13;
group design. Populasi adalah semua ibu hamil dengan anemia sebanyak 119 orang. &#13;
Pengambilan sampel menggunakan teknik  purposive sampling  dengan jumlah 10 &#13;
orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi pretest   postest kemudian &#13;
analisis dengan Paired sampel T  test. Analisis univariat Rata-rata kadar hemoglobin &#13;
pada ibu hamil dengan anemia sebelum diberikan telur puyuh   adalah 9,710 dan naik &#13;
sesudah diberikan Telur puyuh yaitu menjadi  10,490.  Rata-rata kadar hemoglobin &#13;
pada ibu hamil dengan anemia sebelum diberikan telur ayam ras  adalah 9,710  dan &#13;
naik sesudah diberikan Telur ayam ras yaitu menjadi 10,520. Hasil analisis bivariat &#13;
didapatkan adanya perbandingan pemberian telur puyuh dengan  telur ayam ras &#13;
terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.  Sehingga dapat &#13;
disimpulkan bahwa terdapat perbandingan dimana telur ayam ras lebih efektif dalam &#13;
kenaikan hemoglobin pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pegambiran Kota &#13;
Padang Tahun 2023,  diharapkan tenaga kesehatan dengan cara alami kepada ibu &#13;
hamil  dengan anemia agar dapat meningkatkan hemoglobin seperti menerapkan &#13;
terapi non farmakologi untuk meningkatkan hemoglobin pada ibu hamil anemia &#13;
dengan mengkonsumsi telur puyuh dan telur ayam ras. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4893">
                <text>DINY SOLVIANI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4894">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4895">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1486" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1485">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1486\SKRIPSI_FULL_RENI_0KE.1.pdf</src>
        <authentication>a3a270e66ef51fccb74fa6ee51bf9777</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6794">
                <text> &#13;
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN &#13;
PELAKSANAAN IMUNISASI BOOSTER DPT-Hb-HiB &#13;
 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KTK &#13;
 KOTA SOLOK TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6795">
                <text>Booster atau vaksinasi lanjutan adalah pemberian ulang vaksin yang telah diberikan &#13;
sebelumnya dengan tujuan menjaga tingkat imunitas agar dapat memberikan &#13;
perlindungan lebih lama terhadap individu. Tingkat pendidikan, pengetahuan, &#13;
persepsi, dan sosial budaya merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi &#13;
pelaksanaannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang &#13;
berhubungan  dengan  pelaksanaan  booster  DPT-HB-Hib pada baduta di wilayah &#13;
kerja Puskesmas  KTK.  Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain  cross &#13;
sectional. Responden pada penelitian ini adalah 55  ibu yang memiliki anak usia 18  – &#13;
24  bulan yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas KTK. Pengambilan &#13;
sampel dilakukan dengan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen &#13;
penelitian ini menggunakan kuesioner dan alat tulis. Data dianalisis mengunakan uji &#13;
bivariat  Chi  Square.  Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden &#13;
terbanyak adalah berusia 27 – 36 tahun. Sebanyak 81,8% responden tidak bekerja. &#13;
Tingkat pendidikan ibu terbanyak adalah pendidikan menengah 52,7% dan 54,5% &#13;
ibu memiliki pengetahuan kurang mengenai pelaksanaan imunisasi  booster  DPT-&#13;
HB-Hib. 72,7 % ibu memiliki persepsi positif terhadap pelaksanaan imunisasi &#13;
booster, dan 89,1 % Ibu memiliki sosial budaya yang cukup baik.  Sebanyak 67,3% &#13;
baduta telah melaksanakan imunisasi  booster  DPT-HB-Hib. Hasil analisis &#13;
didapatkan nilai  p=0,164 untuk hubungan tingkat pendidikan dengan pelaksanaan &#13;
imunisasi booster DPT-HB-Hib, nilai p=0,000 untuk hubungan tingkat pengetahuan &#13;
dengan pelaksanaan  booster  DPT-HB-Hib, untuk analisis hubungan persepsi ibu &#13;
dengan pelaksanaan imunisasi booster DPT-Hb-HiB didapatkan nilai p=0,008, dan &#13;
nilai p=0,021 untuk hubungan sosial budaya dengan pelaksanaan imunisasi booster &#13;
DPT-Hb-HiB. Penelitian ini menyimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan &#13;
antara tingkat pendidikan ibu dengan pelaksanaan imunisasi  booster DPT-HB-Hib &#13;
dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu, persepsi ibu, &#13;
dan sosial budaya dengan pelaksanaan imunisasi booster DPT-HB-Hib. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6796">
                <text>RENI FITRIA NANDA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6797">
                <text>NSTITUT KESEHATAN &#13;
 PRIMA NUSANTARA BUKITTINGG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6798">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1488" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1487">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1488\SKRIPSI_FULL_RENI_0KE.1.pdf</src>
        <authentication>a3a270e66ef51fccb74fa6ee51bf9777</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6804">
                <text> &#13;
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN &#13;
PELAKSANAAN IMUNISASI BOOSTER DPT-Hb-HiB &#13;
 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KTK &#13;
 KOTA SOLOK TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6805">
                <text>Booster atau vaksinasi lanjutan adalah pemberian ulang vaksin yang telah diberikan &#13;
sebelumnya dengan tujuan menjaga tingkat imunitas agar dapat memberikan &#13;
perlindungan lebih lama terhadap individu. Tingkat pendidikan, pengetahuan, &#13;
persepsi, dan sosial budaya merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi &#13;
pelaksanaannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang &#13;
berhubungan  dengan  pelaksanaan  booster  DPT-HB-Hib pada baduta di wilayah &#13;
kerja Puskesmas  KTK.  Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain  cross &#13;
sectional. Responden pada penelitian ini adalah 55  ibu yang memiliki anak usia 18  – &#13;
24  bulan yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas KTK. Pengambilan &#13;
sampel dilakukan dengan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen &#13;
penelitian ini menggunakan kuesioner dan alat tulis. Data dianalisis mengunakan uji &#13;
bivariat  Chi  Square.  Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden &#13;
terbanyak adalah berusia 27 – 36 tahun. Sebanyak 81,8% responden tidak bekerja. &#13;
Tingkat pendidikan ibu terbanyak adalah pendidikan menengah 52,7% dan 54,5% &#13;
ibu memiliki pengetahuan kurang mengenai pelaksanaan imunisasi  booster  DPT-&#13;
HB-Hib. 72,7 % ibu memiliki persepsi positif terhadap pelaksanaan imunisasi &#13;
booster, dan 89,1 % Ibu memiliki sosial budaya yang cukup baik.  Sebanyak 67,3% &#13;
baduta telah melaksanakan imunisasi  booster  DPT-HB-Hib. Hasil analisis &#13;
didapatkan nilai  p=0,164 untuk hubungan tingkat pendidikan dengan pelaksanaan &#13;
imunisasi booster DPT-HB-Hib, nilai p=0,000 untuk hubungan tingkat pengetahuan &#13;
dengan pelaksanaan  booster  DPT-HB-Hib, untuk analisis hubungan persepsi ibu &#13;
dengan pelaksanaan imunisasi booster DPT-Hb-HiB didapatkan nilai p=0,008, dan &#13;
nilai p=0,021 untuk hubungan sosial budaya dengan pelaksanaan imunisasi booster &#13;
DPT-Hb-HiB. Penelitian ini menyimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan &#13;
antara tingkat pendidikan ibu dengan pelaksanaan imunisasi  booster DPT-HB-Hib &#13;
dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu, persepsi ibu, &#13;
dan sosial budaya dengan pelaksanaan imunisasi booster DPT-HB-Hib. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6806">
                <text>RENI FITRIA NANDA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6807">
                <text>NSTITUT KESEHATAN &#13;
 PRIMA NUSANTARA BUKITTINGG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6808">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1277" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1277">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1277\SKRIPSI_Final_MELSY-1.1.pdf</src>
        <authentication>f6383ac014c62debe8fac97ee23d9b71</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5755">
                <text> &#13;
HUBUNGAN  INTENSITAS  PENGGUNAAN   GADGET   DAN   PERAN   ORANG  TUA DENGAN &#13;
PERILAKU AGRESIF PADA ANAK USIA SEKOLAH &#13;
DI SD NEGERI 01 MANINJAU TAHUN 2023   &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5756">
                <text>Perilaku Agresif pada anak usia sekolah dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor  salah &#13;
satunya intensitas penggunaan gadget, yang mana di zaman modern saat ini gadget sudah &#13;
tidak asing lagi bagi kehidupan seharai-hari di berbagai kalangan, dan saat ini anak usia &#13;
sekolah  tidak terlepas dalam pengunaan gadget yang mudah digunakan.  Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui  hubungan Intensitas Penggunaan Gadget dengan Perilaku &#13;
Agresif di SD Negeri 01 Maninjau Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah &#13;
kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional menggunakan pendekatan  cross &#13;
sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa dari kelas 4 sampai 6 di SD negeri 01 &#13;
Maninjau Tahun 2023 yaitu sebanyak 73 siswa. Pengambilan sampel pada penelitian ini &#13;
adalah adalah menggunakan teknik purposive sampling sehingga di dapatkan sampel &#13;
sebanyak 62 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner &#13;
dilakukan secara komputerisasi meliputi Analisa univariat dan Analisa bivariat &#13;
menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil univariat didapatkan dari 62 siswa terdapat &#13;
43 (69,4%) siswa yang intensitas penggunaan gadget nya cukup, 56 (90,3%) orang tua &#13;
yang perang orang tua sangat baik dan 39 (62,9%) siswa yang agresifitas sedang. Dari &#13;
hasil analisa bivariat didapatkan hasil uji statistic intensitas penggunaan gadget dengan &#13;
perilaku agresif diperoleh P value = 0,004 &lt; 0,05 sehingga disimpulkan ada hubungan &#13;
intensitas penggunaan gadget dengan perilaku agresif pada siswa, Hasil uji statist ic peran &#13;
orang tua dengan perilaku agresif diperoleh P value = 0,491 ≥ 0,05 sehingga disimpulkan &#13;
tidak ada hubungan peran orang tua dengan perilaku agresif. Diharapkan kepada semua &#13;
pihak khususnya keluarga dan guru untuk selalu memberikan dukungan dan motivasi &#13;
kepada siswa agar terhindar dari perilaku agresif tinggi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5757">
                <text>MELSY NUR SAVITRI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5758">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5759">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1220" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1222">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1220\SKRIPSI_SYAFRENI_FITRIA_BTL.1.pdf</src>
        <authentication>865f521700024eb1c974647f372a4731</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5474">
                <text> &#13;
HUBUNGAN BEBAN KELUARGA DAN &#13;
RESILIENSIKELUARGADENGAN KEKAMBUHAN PASIEN  &#13;
SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA  &#13;
PUSKESMAS IV KOTO &#13;
KABUPATEN AGAM &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5475">
                <text>Salah satu gangguan jiwa yang serius di masyarakat adalah skizofrenia.  &#13;
.Faktor   penyebab  kekambuhan  terbesar  adalah  keluarga.  Emosi  keluarga yang &#13;
tinggi dan lingkungan yang tidak kondusif dapat membuat keadaan klien   timbul &#13;
kembali  gejala-gejala  seperti  sebelum  berobat  kerumah  sakit.  Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui  hubungan beban keluarga dan  resiliensi &#13;
keluargadengankekambuhanpasien  skizofrenia  di Wilayah Kerja  Puskesmas IV &#13;
Koto Kabupaten AgamTahun 2023”. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan design &#13;
cross sectional  study. Populasi pada penelitian  ini adalah data pasien kunjungan &#13;
OD Sselama 3 bulan terakhir yaitu pada bulan September, Oktober dan November &#13;
pada tahun 2022. Dengan  sampel sebanyak  49  orang responden.Pengambilan &#13;
sampel  menggunakan  teknik  Purposive  Sampling.  Pengumpulan data pada &#13;
penelitian  ini  menggunakan  yaitu  kusioner  Zarit-Burden Interview  (ZBI)  dan &#13;
Family Resilience Assesment Scale (FRAS)  dengan analisa univariat dan bivariat. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan  bahwa  lebih Sebagian responden  yaitu  sebanyak &#13;
44,9% beban keluarga kategori sedang, 59,2% beban keluarga kategori tinggi, dan &#13;
61,2%  dengan  kekambuhan  kategori  rendah, terdapat  hubungan  antara  beban &#13;
keluarga  dengan  kekambuhan  p_value=0,000  dengan  nilair=0488  dan adanya &#13;
hubungan  resiliensi  keluarga  dengan  kekambuhan  pasienp_value=0,003. &#13;
Kesimpulan  terdapatnya hubungan  antara beban keluarga dan resiliensi keluarga &#13;
dengan  kekambuhan  pasien  Skizofrenia.  Saran  diharapkan  pihak  pelayanan &#13;
kesahatan  untuk memberikan  perhatian  lebih  atau memantau  kekambuhan ODS &#13;
agar dapat meringankan beban keluarga dalam merawat ODS. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5476">
                <text>SYAFRENI FITRIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5477">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5478">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1259" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1260">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1259\1._SKRIPSI_OKTA_OK_[1].pdf</src>
        <authentication>a2db2a4f9bd81922fef21b2065a0468b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5667">
                <text> &#13;
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI&#13;
TERHADAP KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA &#13;
KEHAMILAN TRIMESTER III DI WILAYAH  &#13;
KERJA PUSKESMAS RIMBO BUJANG II  &#13;
KABUPATEN TEBO &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5668">
                <text> &#13;
Menurut Word Health Organitation tahun 2021 diseluruh dunia lebih dari &#13;
585.000 ibu meninggal pada saat hamil atau bersalin.  Tingginya  AKI /AKB &#13;
karena  rendahnya tingkat pengetahuan ibu dan frekuensi melakukan kunjungan &#13;
antenatal care yang tidak teratur. Faktor yang memengaruhi kepatuhan ibu hamil &#13;
menjalani  Anternatal care  yaitu kurangnya pengetahuan, kesibukan, tingkat &#13;
sosial, ekonomi, dan dukungan suami. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
Hubungan Pengetahuan Ibu Dan Dukungan Suami Terhadap Kunjungan &#13;
Antenatal Care  Pada Kehamilan Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas &#13;
Rimbo Bujang II Kabupaten Tebo Tahun 2023.  Jenis penelitian ini  Deskriptif &#13;
Analitik  dengan desain  Cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan &#13;
September Tahun 2023, bertempat di Wilayah Kerja Puskesmas Rimbo Bujang II. &#13;
Populasi penelitian  seluruh ibu hamil Trimester III berjumlah 37 orang. Sampel &#13;
sebanyak  37orang.  Teknik  pengambilan  secara  total sampling. Hasil  penelitian &#13;
menunjukkan 59,5 % kunjungan Antenatal Care tidak lengkap, 51,4 % ibu dengan &#13;
pengetahuan rendah, 56,8 % ibu tidak mendapat dukungan suami. Terdapat &#13;
hubungan pengetahuan Ibu degan kunjungan Antenatal Care (p value = 0,032, OR &#13;
5,89,  terdapat hubungan dukungan suami dengan Kunjungan  Antenatal Care  (p &#13;
value  = 0,042,  OR  5,33.  Diharapkan kepada Ibu  untuk  dapat meningkatkan &#13;
pengetahuan, kesadaran dan kepercayaan diri ibu tentang pentingnya melakukan &#13;
kunjungan atau pemeriksaan selama kehamilan  dengan lengkap  sehingga segala &#13;
permasalahan yang ada dapat diatasi sedini mungkin. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5669">
                <text>OKTAVIANI BARASA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5670">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi&#13;
&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5671">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1138" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1140">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1138\Skripsi_Desi_Febriani.pdf</src>
        <authentication>0d7c927d499a0b8c2e18b57591c5ae6c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5099">
                <text> &#13;
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN &#13;
TINDAKAN PERSONAL HYGIENE TENTANG MENSTRUASI  &#13;
PADA REMAJA PUTERI DI UPT SMP NEGERI 14  &#13;
SOLOK SELATAN TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5100">
                <text>DESI FEBRIANI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5101">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5102">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
