<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?collection=30&amp;output=omeka-xml&amp;page=6" accessDate="2026-04-20T03:25:54+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>6</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>86</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1287" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1287">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1287\YURIKE_PUSPITA_SARI-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>9d8f09c38e29ea1a0ee6553fa82e0619</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5804">
                <text>PENGARUH VIRTUAL REALITY TERHADAP TINGKAT &#13;
KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III YANG &#13;
MENGHADAPI PERSALINAN DI PUSKESMAS  &#13;
KAMPUNG DALAM  &#13;
TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5805">
                <text>Kehamilan bagi seorang wanita merupakan hal yang membahagiakan ataupun &#13;
menjadikan kecemasan sebab dapat beresiko menyebabkan komplikasi bagi ibu &#13;
maupun janin. World Health Organization  (WHO) tahun 2018 mencatat, sekitar &#13;
13% ibu hamil mengalami gangguan kecemasan, umumnya depresi.  Di  &#13;
Indonesia,  terdapat  107.000  (28,7%)  ibu hamil yang mengalami kecemasan. &#13;
Dalam hal ini metode yang ditekankan dalam menurunkan tingkat kecemasan &#13;
adalah penggunan Virtual reality. Virtual reality bertujuan untuk memungkinkan &#13;
pengguna melakukan kegiatan kognitif dan sensorimotor saat sedang tenggelam &#13;
dalam dunia maya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengaruh &#13;
virtual reality  terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III yang &#13;
menghadapi persalinan. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen research dan desain &#13;
penelitian ini adalah pra eksperiment  pre test  dan  post test  menggunakan &#13;
rancangan  one group pre test post test. Populasi penelitian adalah ibu &#13;
Primigravida trimester III Di Puskesmas Kampung Dalam Tahun 2023 pada yaitu &#13;
sebanyak 12 orang dengan sampel sebanyak 12 orang ibu hamil, menggunakan &#13;
teknik total sampling. Didapatkan rata-rata  tingkat kecemasan sebelum diberikan &#13;
virtual reality  adalah 36.67  +    3.114 dan rata-rata  tingkat kecemasan  sesudah &#13;
diberikan virtual reality adalah 25.08+  2.843. Hasil penelitian P Value = 0.000 &lt; &#13;
0,05, menunjukan bahwa  ibu hamil trimester III dengan  tingkat kecemasan yang &#13;
di intervensi berpengaruh terhadap penurunan  tingkat kecemasan yang dirasakan. &#13;
Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa ada  pengaruh  virtual reality &#13;
terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III yang menghadapi persalinan di &#13;
Puskesmas Kampung Dalam Tahun 2023. Diharapkan penelitian ini mampu &#13;
menambah referensi baru dalam menurunkan  tingkat kecemasan  dengan &#13;
memberikan  virtual reality  pada  ibu hamil trimester III  yang mengalami </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5806">
                <text>YURIKE PUSPITA SARI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5807">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5808">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1284" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1284">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1284\SKRIPSI_ULFA_ANGELIA.1.pdf</src>
        <authentication>85b4a7ae0b8c2790f1d60a84a45cc595</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5789">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN MINYAK SEREH (CITRONELLA &#13;
OIL) TERHADAP NAFSU MAKAN PADA BALITA GIZI &#13;
KURANG DI POSYANDU MELATI JORONG TAREH &#13;
KABUPATEN LIMA PULUH KOTA TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5790">
                <text>Kesulitan  makan pada anak merupakan masalah yang sangat sering &#13;
dihadapi orang tua,penanganan kesulitan nafsu makan dapat dilakukan dengan &#13;
cara non farmakologis,salah satunya dengan memberikan minyak sereh (citronell &#13;
oil)  terhadap nafsu makan pada balita gizi kurang di posyandu jorong Tareh &#13;
Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui &#13;
Pengaruh Pemberian Minyak Sereh (citronella oil) Terhadap Nafsu Makan Pada &#13;
Balita gizi Kurang Di Posyandu jorong Tareh Kabupaten Lima Puluh Kota tahun &#13;
2023. Metodolgi penelitian adalah penelitian pre-eksperimental dengan rancangan &#13;
one group pre test posttest.  Populasi dalam penelitian ini balita gizi kurang di &#13;
Posyandu Melati jorong Tareh Kabupaten Lima Puluh Kota Thaun 2023 sebanayk &#13;
15 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Non-probability &#13;
sampling dengan pendektan  purposive sampling.  Sampel dalam penelitian ini &#13;
berjumlah 15 responden.instrumen penelitian menggunnakan lembar CEBQ. &#13;
Analisis data menggunakan Analisis  univariat dan analisis bivariat  menggunakan &#13;
statistic prametrik   dalam hal ini adalah  pairet T-test. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa rata-rata nafsu makan balita gizi kurang sebelum intrevensi &#13;
adalah 69,6 dan setelah intervensi adalah 85,0. Terdapat pengaruh Pemberian &#13;
Minyak Sereh (citronella oil) terhadap Nafsu Makan Pada Balita Gizi Kurang &#13;
dengan nilai P-value 0,001&lt;0,05. Maka dari itu diharapkan orang tua &#13;
responden,yaitu ibu  balita  memiliki anak yang  mengalami penurunan nafsu &#13;
makan  dapat  secara konvensional menggunakan minyak sereh (citronella oil) &#13;
sebagai salah satu cara untuk  menambah nafsu makan pada balita.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5791">
                <text>ULFA ANGELIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5792">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5793">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1282" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1282">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1282\CD_SKRIPSI_SITAH_fix.1.pdf</src>
        <authentication>1084124505a8db310072739c43437cf1</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5779">
                <text> &#13;
PENGARUH MEDIA EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN IBU &#13;
TENTANG TUMBUH KEMBANG ANAK DI DESA SUNGAI LILIN &#13;
KECAMATAN TANAH SEPENGGAL LINTAS TAHUN 2023 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5780">
                <text>World Health Organization (WHO) tahun 2018 melaporkan bahwa data prevalensi &#13;
balita yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan adalah 28,7%. &#13;
Keterlambatan pertumbuhan dan Perkembangan merupakan masalah yang serius &#13;
bagi negara maju maupun negara berkembang di dunia. Status gizi merupakan salah &#13;
satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan &#13;
anak. Media edukasi yang digunakan adalah leafleat yang merupakan media lembar &#13;
balik yang berupa tulisan dan gambar, media cermaha adalah bentuk penyuluhan &#13;
dimana  penyuluh  menggunakan  metode  ceramah  dan  media  FGD  adalah &#13;
merupakan focus grup diskusi berupa Tujuan dari penelitian ini  adalah untuk &#13;
melihat Pengaruh Media Edukasi Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Tumbuh &#13;
Kembang Anak Dampak tidak dilakukan pemantauan tumbuh kembang akan terjadi &#13;
ganggauan tumbuh kembang. Design penelitian menggunakan Quasi Eksperiment &#13;
dengan rancangan pre test dan post test untuk melihat rata rata sebelum dan sesudah &#13;
Pemberian edukasiterhadap pengetahuan tentang tumbuh kembang anak. Populasi &#13;
dari penelitian ini sebanyak 142 responden dengan sampel 33 responden untuk &#13;
teknik  pengambilan  sampel  propotional  sampling.  Pengumpulan  data &#13;
menggunakan lembar kuisioner dan analisa data mengguanakan analisa univariat &#13;
dan bivariat dengan menggunakan uji statistik kolmogrov smirnov selanjutnya uji &#13;
statitistik  paired  sample  T-tes  dan  dilakukan  uji  ANOVA.  Hasil  penelitian &#13;
didapatakan Ada pengaruh pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian metode &#13;
edukasi Leafleat nilai p value 0.000 (p&lt;0.005), Ada pengaruh pengetahuan sebelum &#13;
dan sesudah pemberian metode edukasi Ceramah nilai p value 0.000 (p&lt;0.005) dan &#13;
Ada pengaruh pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian metode edukasi FGD &#13;
nilai  p  value  0.003  (p&lt;0.005).  berdasarkan  uji  Anova  diperoleh  rata-rata &#13;
pengetahuan  responden  melalui  media  leafleat  sebesar  12.5455,  rata  rata &#13;
pengetahuan  responden  melalui  media ceramah  sebesar 12.4545  dan  rata rata &#13;
pengetahuan responden melalui FGD sebesar 12.6364. hasil uji statistik secara &#13;
keseluruhan dari ketiga kelompok yaitu p value = 0.0765 (Ho diterima) yang artinya &#13;
tidak  ada  perbedaan  pengetahuan  dari  ketiga  kelompok  tersebut.  di  harapkan &#13;
kepada tenaga kesehatan untuk bisa selalu memberikan edukasi terkait tumbuh &#13;
kembang anak menggunakan edukasi leaflet ceramah FGD </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5781">
                <text>MASITAH </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5782">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5783">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1280" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1280">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1280\SKRIPSI_YANTI_[JILID_3_RANGKAP]_S1_KEBIDANAN_CD.pdf</src>
        <authentication>c6a3e0606956526dc02f2e4777646c5f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5769">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN JUS BAYAM MERAH TERHADAP &#13;
KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER I &#13;
DI DESA RANTAU MAKMUR KECAMATAN &#13;
TANAHSEPENGGAL LINTAS KABUPATEN &#13;
BUNGO TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5770">
                <text>Di Indonesia prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 37,1%, dan pada tahun 2018 &#13;
sekarang prevalensinya angka anemia sebesar 48,9%, meningkat dari tahun 2013 &#13;
dimana 3,4 Anemia akan menimbulkan kondisi dengan rasa lelah, lemas, pusing, &#13;
dan pucat, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat Pengaruh Pemberian Jus &#13;
Bayam Merah (Amaranthus Gangeticus) terhadap Kadar Hemoglobinpada Ibu Hamil &#13;
Trimester I dengan Anemia di Desa Rantau Makmur Kecamatan Tanah Sepenggal &#13;
Lintas Kabupaten Bungo Tahun 2023.  Penelitian ini menggunakan desain Quasi &#13;
Eksperiment  dengan rancangan  pre test dan post test  untuk melihat rata rata &#13;
sebelum dan sesudah Pemberian Jus Bayam Merah  (Amaranthus Gangeticus) &#13;
pendekatan yang digunakan pada pre ekperimen semu ini adalah one grup pretest &#13;
posttest dalam one grup pretest posttest ini penelitian membandingkansebelum dan &#13;
sesudah diberikan perlakuan atau  intervensi  dengan satu kelompok perlakuan &#13;
dimana intrevensi dilakukan selama 7 hari dan menggunakan analisa univariat dan &#13;
bivariate apabila p &lt; 0,05. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Junis/d September &#13;
tahun 2023, untuk objek penelitiannya adalah semua ibu hamil TMI Desa Rantau &#13;
Makmur Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas dengan Populasi dari penelitian ini &#13;
sebanyak 14 orang dan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian &#13;
didapatkan rata-rata HB ibu sebelum diberikan jus bayam merah dengan nilai mean &#13;
9.5214 dan standar deviasi 1.88697 dan rata-rata HB ibu sesudahpemberian jus &#13;
bayam merah dengan nilai mean 10.6357 dan standar deviasi 1.90530 kemudian &#13;
hasil penelitian didapatkan Ada Pengaruh Pemberian Jus Bayam Merah &#13;
(Amaranthus Gangeticus) terhadap Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Trimester I &#13;
dengan Anemia sebelum dan sesudah dengan nilai p value 0.000 (p&lt;0.005) yang &#13;
artinya ada Pengaruh Pemberian Jus Bayam Merah (Amaranthus Gangeticus) &#13;
terhadap Kadar  Hemoglobin  pada Ibu Hamil Trimester I denganAnemia, Maka &#13;
diharapkan kepada tempat penelitian untuk dapat menggunakan hasil peenelitian &#13;
jus bayam merah bagi pencegahan anemia pada ibu hamil. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5771">
                <text>YANTI ROKHMIDA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5772">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5773">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1274" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1274">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1274\FITRI_RAHAYU_SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>1939a4727d26ce14db19449d1f1e57d1</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5740">
                <text>PENGARUH EDUKASI VIDEO TENTANG ANEMIA DAN PEMBERIAN &#13;
TABLET FE TERHADAP KADAR HB PADA REMAJA PUTRI  &#13;
DI SMPN 03VII KOTO SUNGAI SARIK  &#13;
TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5741">
                <text>Kejadian anemia merupakan masalah yang paling banyak ditemukan pada remaja, remaja putri &#13;
memiliki risiko sepuluh kali lebih besar untuk menderita anemia dibandingkan dengan remaja &#13;
putra. Prevalensi anemia pada remaja di dunia berkisar 40-88%, di Asia Tenggara berkisar 25-&#13;
40%, di Indonesia berkisar 26,4%, di Sumatera Barat menempati peringkat pertama dari semua &#13;
provinsi di Pulau Sumatera sebesar 29,8%. Anemia pada remaja putri merupakan merupakan &#13;
suatu gejala yang ditandai dengan rendahnya kadar Hb yang dapat berdampak pada &#13;
pertumbuhan yang terganggu, semangat belajar dan prestasi menurun, dan juga menurunkan &#13;
fungsi organ reproduksi. Penelitian dilakukan untuk melihat pengaruh edukasi video tentang &#13;
anemia dan pemberian tablet Fe terhadap kadar Hb pada remaja putri di SMPN 03 VII Koto &#13;
Sungai Sarik Tahun 2023. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode  pre-experiment &#13;
dengan desain one group pretest- postest without control. Penelitian dilakukan pada bulan &#13;
Agustus s.d Sepetember 2023 di SMPN 03 VII Koto Sungai Sarik. Populasi pada penelitian &#13;
ini adalah semua remaja putri yang mengalami anemia sebanyak 45 orang, teknik sampling &#13;
secara purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 13 siswi. Pengumpulan data dengan &#13;
melakukan observasi langsung dan pemeriksaan Hb. Analisa data dilakukan secara univariat &#13;
dan bivariat, data berdistribusi normal sehingga diuji mengunakan Uji t (paired sample t-test). &#13;
Hasil dalam penelitian ini didapatkan rata-rata kadar Hb sebelum diberikan edukasi video dan &#13;
pemberian tablet fe sebesar 11,008 gr/dl dan sesudah diberikan sebesar 11,585 gr/dl, terdapat &#13;
pengaruh edukasi video tentang anemia dan pemberian tablet Fe terhadap kadar Hb pada &#13;
Remaja Putri di SMPN 03 VII Koto Sungai Sarik Tahun 2023, dengan nilai signifikansi 0,000 &#13;
(p  value&lt; 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan dapat &#13;
mengoptimalkan penggunaan media video dalam memberikan pendidikan kesehatan sebagai &#13;
upaya promotif khususnya mengenai anemia pada remaja putri. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5742">
                <text>FITRI RAHAYU </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5743">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5744">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1271" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1271">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1271\SKRIPSI-IMELDAWATIfix2afterkompre_111.1.pdf</src>
        <authentication>a2ed2be1f3b4060bacc037491b89a41c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5725">
                <text>Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator pembangunan kesehatan &#13;
suatu negara. Menurut World Health Organization (WHO) AKI sangat tinggi sekitar &#13;
830 wanita meninggal akibat komplikasi terkait kehamilan atau persalinan di seluruh &#13;
dunia setiap hari.  Dari suvey awal yang dilakukan pada bulan mei tahun 2023 &#13;
didapatkan bahwa jumlah ibu hamil sebanyak 214 orang dan ibu hamil yang berisiko &#13;
tinggi yaitu sebanyak 21 orang. Sebagai Upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan &#13;
sikap  ibu hamil terhadap  kehamilan risiko tinggi  sehingga  pentingnya pemberian &#13;
edukasi untuk meningkatnya pengetahuan dan sikap ibu hamil.  Tujuan penelitian ini &#13;
untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang kehamilan berisiko tinggi terhadap &#13;
pengetahuan dan sikap ibu hamil Risiko tinggi di puskesmas Tanjung ampalu. Jenis &#13;
penelitian ini menggunakan  One-Grup Pretest-posttest Design  dalam  Pre-&#13;
Experimental Designs (Nondesigns). Pada penelitian ini dilakukan  pretest  dan &#13;
posttestyang memungkinkan peneliti untuk mengetahui adanya perubahan &#13;
pengetahuan setelah diberikan evaluasi. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil &#13;
yang risiko tinggi. Analisa data berupa Analisa univariat menggunakan uji Wilcoxon &#13;
dengan derajak kesalahan. Hasil penelitian didapatkan rata-rata pengetahuan sebelum &#13;
diberikan edukasi 12,72 sedangkan sesudah edukasi 21,89  dan terdapat perbedaan &#13;
pengetahuan sebelum dan sesudah sebesar 0,00 dengan P Value= 0,000. Rata-rata &#13;
sikap sebelum diberikan edukasi 26,89 sedangkan sesudah edukasi 36,06 dan terdapat &#13;
perbedaan sikap sebelum dan sesudah edukasi sebesar 0,00 dengan P Value = 0,000. &#13;
Ada pengaruh edukasi tentang kehamilan risiko tinggi  terhadap pengetahuan dan sikap ibu &#13;
hamil. Diharapkan petugas kesehatan secara intensif dapat memberikan edukasi kepada  ibu &#13;
hamil dalam upaya pencegahan dan penanganan  kehamilan berisiko  pada ibu hamil  risiko &#13;
tinggi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5726">
                <text>Berdasarkan data total kasus gizi  kurang di Kabupaten kepulauan Mentawai Tahun &#13;
2022, kasus terbanyak berada di Puskesmas Sioban sebesar 29.17%. Upaya yang dapat &#13;
dilakukan  untuk mengurangi terjadinya  underweight  pada balita yaitu memberikan &#13;
makanan  tambahan  yang  bergizi. Dengan  itu peneliti memanfaatkan makanan  pangan &#13;
lokal yang sering dikonsumsi masyarakat Mentawai yaitu ulat sagu bakar (Batra) karena &#13;
mengandung  protein  yang  cukup tinggi. Tujuan Penelitian ini  untuk  mengetahui &#13;
efektivitas ulat sagu bakar terhadap berat badan pada balita di wilayah kerja Puskesmas &#13;
Sioban  Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2023. Metode Penelitian ini &#13;
menggunakan metode eksperimen dengan tipe rancangan  One-Group Pretest-Posttest &#13;
Only Design  kemudian data diolah menggunakan uji  paired sampel test.   Populasi &#13;
penelitian ini adalah 17 orang dengan  sampel sebanyak 10  responden. Hasil penelitian &#13;
didapat  rata-rata berat badan  (BB) sebelum pemberian  ulat  sagu  bakar pada balita &#13;
sebanyak 9,6  dengan standar deviasi 1,2  dan  rata-rata berat badan (BB) sesudah &#13;
pemberian ulat sagu bakar pada balita sebanyak 11,6 dengan standar deviasi 1,2. Hasil &#13;
uji normalitas BB sebelum (p=0,2), BB sesudah  (p=0.1) dapat disimpulkan semua data &#13;
berdistribusi normal  dengan  probabilitas besar dari 0,05 (p&gt;0.05).  Perbedaan rata-rata &#13;
BB sebelum dan sesudah -1,9 dengan standar deviasi 0,2. Hasil uji statistik didapatkan p &#13;
value 0,00 dapat disimpulkan bahwa hipotesa diterima karena p&lt;0,05 artinya pemberian &#13;
Ulat Sagu Bakar efektif terhadap peningkatan berat badan pada balita Di Wilayah Kerja &#13;
Puskesmas Sioban Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2023.  Dengan hasil &#13;
penelitian ini, diharapkan  kepada ibu balita  agar memberikan makanan tambahan ulat &#13;
sagu bakar yang  mengandung  protein cukup tinggi  sebagai penunjang kenaikan berat &#13;
pada balita. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5727">
                <text>IMELDAWATI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5728">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5729">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1267" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1267">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1267\ivo_vesdanita.1.pdf</src>
        <authentication>074f446cfbfcd21cba2c4819ccf38faa</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5707">
                <text>Pengaruh Edukasi Tentang Kehamilan Risiko Tinggi      &#13;
Terhadap  Penegtahuan dan Sikap Ibu Hamil Risiko &#13;
Tinggi di Puskesmas Tanjung Ampalu Tahun 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5708">
                <text>Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator pembangunan kesehatan &#13;
suatu negara. Menurut World Health Organization (WHO) AKI sangat tinggi sekitar &#13;
830 wanita meninggal akibat komplikasi terkait kehamilan atau persalinan di seluruh &#13;
dunia setiap hari.  Dari suvey awal yang dilakukan pada bulan mei tahun 2023 &#13;
didapatkan bahwa jumlah ibu hamil sebanyak 214 orang dan ibu hamil yang berisiko &#13;
tinggi yaitu sebanyak 21 orang. Sebagai Upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan &#13;
sikap  ibu hamil terhadap  kehamilan risiko tinggi  sehingga  pentingnya pemberian &#13;
edukasi untuk meningkatnya pengetahuan dan sikap ibu hamil.  Tujuan penelitian ini &#13;
untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang kehamilan berisiko tinggi terhadap &#13;
pengetahuan dan sikap ibu hamil Risiko tinggi di puskesmas Tanjung ampalu. Jenis &#13;
penelitian ini menggunakan  One-Grup Pretest-posttest Design  dalam  Pre-&#13;
Experimental Designs (Nondesigns). Pada penelitian ini dilakukan  pretest  dan &#13;
posttestyang memungkinkan peneliti untuk mengetahui adanya perubahan &#13;
pengetahuan setelah diberikan evaluasi. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil &#13;
yang risiko tinggi. Analisa data berupa Analisa univariat menggunakan uji Wilcoxon &#13;
dengan derajak kesalahan. Hasil penelitian didapatkan rata-rata pengetahuan sebelum &#13;
diberikan edukasi 12,72 sedangkan sesudah edukasi 21,89  dan terdapat perbedaan &#13;
pengetahuan sebelum dan sesudah sebesar 0,00 dengan P Value= 0,000. Rata-rata &#13;
sikap sebelum diberikan edukasi 26,89 sedangkan sesudah edukasi 36,06 dan terdapat &#13;
perbedaan sikap sebelum dan sesudah edukasi sebesar 0,00 dengan P Value = 0,000. &#13;
Ada pengaruh edukasi tentang kehamilan risiko tinggi  terhadap pengetahuan dan sikap ibu &#13;
hamil. Diharapkan petugas kesehatan secara intensif dapat memberikan edukasi kepada  ibu &#13;
hamil dalam upaya pencegahan dan penanganan  kehamilan berisiko  pada ibu hamil  risiko &#13;
tinggi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5709">
                <text>Ivo vesdanita</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5710">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5711">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1266" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5702">
                <text>PENGARUH MASASE ENDORPHIN TERHADAP TINGKAT &#13;
KECEMASAN IBU BERSALIN DI RS AR BUNDA &#13;
PRABUMULIH TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5703">
                <text>Angka kematian ibu (AKI) menjadi fokus masalah terutama di negara berkembang.  &#13;
Data WHO tahun 2021 di negara berkembang angka kematian ibu (AKI) tercatat &#13;
sebesar 239 kematian per 100 ribu kelahiran hidup pada tahun 2021. Salah satu &#13;
penyebaba AKI adalah preeklamsia. Preeklamsia terjadi karena peningkatan tekanan &#13;
darah pada ibu saat kehamilan. Penyebab preeklamsia yaitu kecemasan ibu bersalin.  &#13;
Kecemasan yang  dialami oleh ibu bersalin dapat memperpanjang durasi persalinan &#13;
dan meningkatkan kejadian persalinan dengan tindakan (Vacum Extraction, forcef &#13;
delevery,  dan  sectio  caesaria  (SC)).  Metode  yang  digunakan  untuk  mengatasi &#13;
kecemasan  salah  satunya  yaitu  teknik  relaksasi  dengan  masase  endorfin  atau &#13;
endorphin  massage.  Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui pengaruh  masase &#13;
endorhin terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin di RS AR Bunda Prabumulih tahun &#13;
2023.  Penelitian  ini  menggunakan  rancangan  penelitian  pre  experimental  design &#13;
dengan pendekatan one group pre-post test design. Total sampling dalam penelitian &#13;
ini adalah 15  responden dengan  menggunakan  purposive sampling.  Pengumpulan &#13;
data berupa skala HARS (Hamilton Anxietty Rating Scale) kemudian analisis dengan &#13;
Paired sampel T test. Waktu penelitian dilakukan pada  bulan Agustus 2023. Hasil &#13;
penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan masase endorphin adalah 30,27 dan &#13;
setelah diberikan masase endorphin adalah 13.13. Pada uji  Paired sampel T test &#13;
didapatkan hasil bahwa p=0,000, dimana  P &lt; 0.005. sehingga dapat disimpulkan &#13;
bahwa terdapat pengaruh pengaruh masase endorhin terhadap tingkat kecemasan ibu &#13;
bersalin  di  RS  AR  Bunda  Prabumulih  tahun  2023.  Disarankan  kepada  petugas &#13;
kesehatan untuk memberikan edukasi tentang masase endoprhin kepada ibu bersalin. &#13;
Karena masase endorphin merupakan salah satu metode yang dapat diberikan untuk &#13;
mengatasi kecemasan. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5704">
                <text>NISYE LORENKI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5705">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5706">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1264" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1265">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1264\SKRIPSI_ELFIA.1.pdf</src>
        <authentication>d070dbb05b7efb63c30974bbaa861ce2</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5692">
                <text>Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita&#13;
Usia 1-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Kabupaten&#13;
Agam Tahun 2022</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5693">
                <text>Stunting didefinisikan sebagai tinggi badan menurut usia yang kurang dari dua&#13;
standar deviasi median standar pertumbuhan anak. Menurut perkiraan global&#13;
World Health Organization (WHO) untuk tahun 2017, 9,6% anak di bawah 5&#13;
tahun mengalami stunting. Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban&#13;
gizi buruk yang tinggi, termasuk stunting. Hasil kesehatan anak buruk, meskipun&#13;
ekonomi Indonesia terbesar di Asia Tenggara dan terbesar ke-17 di dunia.&#13;
Stunting disebabkan oleh banyak faktor, baik faktor yang langsung maupun tidak&#13;
langsung. Faktor langsung ditentukan oleh asupan makanan, berat badan lahir dan&#13;
penyakit. Faktor tidak langsung yang berhubungan dengan stunting yaitu pola&#13;
pengasuhan, pelayanan kesehatan, faktor maternal dan lingkungan rumah tangga.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan&#13;
kejadian stunting pada balita usia 1-5 tahun di wilayah kerja puskesmas IV Koto&#13;
Kabupaten Agam tahun 2022. Metode penelitian ini merupakan penelitian cross&#13;
sectional. Sampel pada penelitian ini ialah ibu balita usia 1-5 tahun di wilayah&#13;
kerja puskesmas IV Koto Kabupaten Agam 2022, dipilih menggunakan teknik&#13;
quota sampling. Data penelitian diperoleh dengan kuesioner yang memenuhi&#13;
kriteria inklusi sebanyak 86 orang. Data analisis menggunakan uji Chi-square.&#13;
Hasil penelitian didapatkan balita stunting sebanyak 43 orang (50%). Berdasarkan&#13;
jenis kelamin didapatkan paling banyak perempuan 27 orang (62,8%). Dari hasil&#13;
pola asuh didapatkan ang terbanyak pola asuh demokratis 32 orang (74,4%). Dari&#13;
hasil analisis data menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pola asuh&#13;
demokratis dan pola asuh otoriter dengan kejadian stunting (p=0,2) dan (p=0,1).&#13;
Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna&#13;
antara pola asuh permisif dengan kejadian stunting (p=0,03)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5694">
                <text>Elfia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5695">
                <text>universitas prima nusantara  bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5696">
                <text>pdf </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1262" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1263">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1262\SKRIPSI_CORY.1.pdf</src>
        <authentication>87ce0a341b7d606ef51f347932a6abaf</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5682">
                <text>PENGARUH PIJAT LAKTASI TERHADAP VOLUME ASI  &#13;
IBU POSTPARTUM PRETERM DI RSIA  &#13;
PERMATA BUNDA SOLOK &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5683">
                <text>ASI merupakan makanan pertama, utama dan terbaik yang bersifat alamiah &#13;
karena mengandung berbagai zat yang dibutuhkan bayi dalam proses pertumbuhan &#13;
dan perkembangannya.  Salah satu penyebab kematian bayi di Indonesia adalah &#13;
kelahiran prematur 32.4%. Prevalensi bayi prematur di Indonesia masih tergolong &#13;
tinggi yaitu 7-14%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Bagaimana Pengaruh &#13;
Pijat Laktasi Terhadap Volume ASI Ibu PostpartumPretermdi RSIA Permata Bunda &#13;
Solok Tahun 2023”. Jenis penelitian ini Quasy Experimen dengan desain penelitian &#13;
one  group pretest posttest design.  Populasi pada penelitian ini adalah  seluruh ibu &#13;
PostpartumPreterm  di  RSIA Permata Bunda  Solok  pada bulan  September 2023. &#13;
Dengansampel sebanyak5  orang responden.  Pengambilan sampel menggunakan &#13;
teknik Total Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini mengukur volume ASI &#13;
yang dihasil kan oleh ibu post partum pretermdengan analisa univariat dan bivariat. &#13;
Diketahui bahwa  volume ASI  sebelum yaitu  8,20  meningkat menjadi  34,00. Uji &#13;
Statistik  paired sample t_test  diperoleh hasil  nilai  p_value  0,001.Kesimpulan &#13;
terdapatnya Pengaruh Pijat Laktasi Terhadap Volume ASI Ibu Postpartum Preterm &#13;
di RSIA Permata Bunda Solok. Saran diharapkan pihak pelayanan kesahatan untuk &#13;
mengajarkan pijat laktasi pada  ibu hamil  terutama ibu yang akan melahirkan  serta &#13;
keluarganya agar dapat melakukan pijat lakstasi sehingga mendukung pelaksanaan &#13;
ASI Ekslusif nantinya. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5684">
                <text> &#13;
CORY CORNELIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5685">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5686">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
