<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?collection=17&amp;output=omeka-xml&amp;page=183" accessDate="2026-09-17T22:41:19+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>183</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>1849</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1198" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1200">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1198\FULL_SKRIPSI_3_[2]_VDF.pdf</src>
        <authentication>4b89f4bb5ef1cc7130de7d9e94090e3a</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5364">
                <text>HUBUNGAN SIKAP DAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PELAKSANAAN PHBS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LINTAU BUO UTARA I TAHUN 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5365">
                <text>Strategis pembangunan kesehatan dalam dokumen Rencana  Pembangunan &#13;
Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. PHBS Tatanan keluarga adalah &#13;
PHBS yang dilakukan pada anggota keluarga mulai dari pelayanan hidup bersih &#13;
secara individu dan juga pelayanan hidup bersih yang dilakukan secara bersama. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap dan Pola Asuh  Dengan &#13;
Pelaksanaan PHBS Keluarga di Wilayah kerja Puskesmas Lintau Buo Utara I &#13;
tahun 2023.  Jenis penelitian ini  deskriptif kolerasi.  Populasi pada penelitian ini &#13;
adalah seluruh  orang tua yang memiliki  kegiatan dan ditujuk sebagai keluarga &#13;
PIS-PK. Dengan  sampel sebanyak  55  orang responden.  Pengambilan sampel &#13;
menggunakan teknik Accedental Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini &#13;
menggunakan kusioner dengan analisa univariat dan Bivariat mengunakan uji Chi &#13;
Square. Hasil penelitian diketahui bahwa lebih separoh responden yaitu sebanyak &#13;
31 orang (56,4%) dengan Sikap kategori Positif, sebanyak 24 orang (43,6%) &#13;
dengan Pola Asuh kategori Demokratif, sebanyak 28 orang (50,9%) dengan &#13;
Pelaksanaan PHBS keluarga kategori baik. Adanya hubungan antara Sikap dengan &#13;
Pelaksanaan PHBS  keluarga  p_value=0,002. Dan Adanya hubungan antara Pola &#13;
Asuh dengan Prilaku PHBS  keluarga  p_value=0,000.  Kesimpulan  terdapatnya &#13;
hubungan sikap dan pola asuh orang tua terhadap Pelaksanaan PHBS keluarga. &#13;
Saran  diharapkan pihak pelayanan kesehatan untuk memberikan perhatian &#13;
pelaksanaan prilaku PHBS apakah berjalan sesuai dengan target yang diharapkan. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5366">
                <text>ROZA NOFITA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5367">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5368">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1197" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1199">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1197\Skrips_[Nanik_Oktamalinda].pdf</src>
        <authentication>0503c1dbb03d22d3c88dc50218bfd6d1</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5359">
                <text>HUBUNGAN PERILAKU CARING BIDAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN POLI KEBIDANAN DI WILAYAH KERJA&#13;
PUSKESMAS TANJUNG TAHUN 2022&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5360">
                <text>Kepuasan pasien akan terpenuhi bila pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan harapan pasien. Studi pendahuluan yang dilakukan pada pasien di puskesmas Tanjung di Poli Kebidanan pada tanggal 10 Mei 2022 melalui wawancara 10 pasien, 6 pasien menyatakan belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, pasien masih mengeluh bahwa pelayanan masih lama atau tenaga kesehatan, khususnya bidan kurang tanggap dan kurangnya perhatian terhadap keluhan pasien. Kurangnya komunikasi bidan pada pasien dan bidan tidak memperkenalkan diri pada pasien Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan perilaku caring bidan terhadap kepuasan pasien poli kebidanan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Tahun 2022. Penelitian ini menggunankan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Dengan analisis univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien poli kebidanan Puskesmas Tanjung pada bulan April-Mei 2022 yang berjumlah 80 orang pasien, sampel sebanyak 45 orang pasien poli kebidanan dengan menggunakan rumus slovin. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner perilaku caring dan kepuasan pasien poli kebidanan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sebagian besar bidan sudah caring baik yaitu sebesar 80%, sedangkan 20% sisanya menunjukkan bidan cukup caring, dari 45 responden juga menunjukkan bahwa sebagian besar pasien merasa sangat puas (93,33%) dan sisanya 6,67 merasa puas. Dari hasil uji chi square p value = 0.0001 berarti p &lt; 0,05 hal ini menujukkan adanya hubungan yang signifikan antara caring bidan dengan tingkat kepuasan pasien poli kebidanan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Tahun 2022. Penelitian lebih lanjut untuk memberikan informasi faktor – faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pasien.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5361">
                <text>Nanik Oktamalinda</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5362">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5363">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1196" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1198">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1196\SKRIPSI_AISYAH_RODIAH_HARAHAP_TAHUN_2023_.1.pdf</src>
        <authentication>e6e5f7010d78bdae93da3e175f7d778d</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5354">
                <text>EFEKTIVITAS MEDIA EDUKASI VIDEO TENTANG MKJP &#13;
TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM &#13;
MEMILIH ALAT KONTRASEPSI DI WILAYAH  &#13;
KERJA PUSKESMAS LUBUK MANDARSAH  &#13;
KABUPATEN TEBO TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5355">
                <text>Laju pertumbuhan penduduk Indonesia menunjukkan angka yang tinggi &#13;
mencapai 1,49% atau sekitar 4 juta pertahun padahal idealnya hanya 2 juta &#13;
pertumbuhan penduduk setiap tahunnya. Dalam mewujudkan pembangunan &#13;
berkelanjutan dibutuhkan penduduk yang berkualitas yang dilakukan dengan &#13;
mengendalikan angka kelahiran, menurunkan angka kematian dan &#13;
mengarahkan mobilitas penduduk. Maka perlu adanya penatalaksanaan salah &#13;
satunya adalah perencanaan kehamilan dengan Keluarga Berencana (KB). &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Media Edukasi Video &#13;
Tentang MKJP Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dalam Memilih Alat &#13;
Kontrasepsi Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Mandarsah Kabupaten Tebo &#13;
Tahun 2023. Penelitian ini adalah  Quasi Experiment  dengan rancangan &#13;
penelitian one group pre test post test. Penelitian ini dilakukan  pada tanggal &#13;
05 Maret  –  05 April 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh &#13;
akseptor KB Aktif yang berada Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk &#13;
Mandarsah,  sedangkan sampel diambil dengan cara  pengambilan  teknik  &#13;
Simple Random Sampling  yaitu sebanyak 54 orang. Pengumpulan data &#13;
dilakukan menggunkan kuesioner. Data dianalisis menggunakan SPSS 23.0. &#13;
Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat  (Uji  wilcoxon) dan &#13;
bivariat  (Uji  Paired Sample T-Test).  Berdasarkan  hasil penelitian ini, &#13;
didapatkan rata-rata pengetahuan  pre test  adalah  dan rata-rata pengetahuan &#13;
post test adalah 75,17%, rata-rata sikap pre test adalah 74,57% dan Sikap post &#13;
test  84.01%.  Berdasarkan uji hubungan antara variabel  independen dan &#13;
dependen (p-value 0.001), ada Efektifitas Media Edukasi Video Tentang &#13;
MKJP Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Dalam Memilih Alat &#13;
Kontrasepsi Di Puskesmas Lubuk Mandarsah Kabupaten Tebo Tahun 2023. &#13;
Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan pendidikan kesehatan &#13;
kepada pasangan usia subur dengan memanfaatkan media video sehingga &#13;
dapat meningkatkan pengetahuan tentang Metode Kontrasepsi Jangka &#13;
Panjang. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5356">
                <text>AISYAH RODIAH HARAHAP </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5357">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5358">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1191" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1193">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1191\SKRIPSI_WAHYUNI_IDVIA_NOVA.1.pdf</src>
        <authentication>c742ba96c52484c43065444e530afaea</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5330">
                <text> &#13;
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT &#13;
KECEMASAN IBU MELAHIRKAN PRIMIPARA DALAM &#13;
MENERIMA ANAK PERTAMA DI PMB HJ. E.W AMD.KEB  &#13;
KOTA PADANG PANJANG  &#13;
TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5331">
                <text>Wanita hamil untuk pertama kali (primigravida) menunjukkan gejala kecemasan &#13;
kognitif seperti menjadi sering melupakan apa yang harus dilakukan ketika &#13;
memikirkan waktu persalinan yang semakin dekat, takut jika anaknya nanti lahir &#13;
tidak sempurna, khawatir akan hal-hal buruk terjadi selama proses persalinan, karena &#13;
belum memiliki pengalaman serta bayangan tentang rasanya melahirkan dan tidak &#13;
tahu hal apa yang akan dilakukan nanti selama proses persalinan. Tujuan umum &#13;
untuk mengetahui bagaimana Hubungan Dukungan Suami Dengan Tingkat &#13;
Kecemasan Ibu Melahirkan Primipara Dalam Menerima Anak Pertama Di PMB Hj. &#13;
E.W. Amd.Keb Kota Padang Panjang Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan jenis &#13;
penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei analitik dan pendekatan Cross &#13;
sectional.  Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 30 responden dari 32 &#13;
populasi dengan menggunakan accidental sampling. Analisa data di lakukan dengan &#13;
menggunakan ujistatistic  pearson  Chi-square.  Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat &#13;
diketahui  bahwa  dari  jumlah  30  responden ,  responden  dengan tingkat kecemasan &#13;
ringan sebanyak 16 responden (53,3%), responden dengan tingkat kecemasan sedang &#13;
sebanyak 11 responden (36,7%),  responden  dengan tingkat kecemasan berat &#13;
sebanyak 3 responden (10,0%), dengan uji statistik chi-square dengan nilai, α = 0.05 &#13;
dan  diperoleh  ρ  = 0.000. Kesimpulan  penelitian  bahwa  ada  hubungan  dukungan &#13;
suami  dengan  tingkat k ecemasan ibu melahirkan primiparadalam menerima anak &#13;
pertama di PMB Hj.E.W. Amd.Keb Kota Padang Panjang Tahun 2023. Diharapkan &#13;
kepada PMB Hj.E.W,Amd.Keb agar dapat memberikan  konseling tentang persalinan &#13;
baik kepada ibu bersalin maupun kepada suaminya,  agar suami dapat memahami &#13;
kondisi istrinya dan dapat memberikan dukungan penuh pada saat proses persalinan. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5332">
                <text>WAHYUNI IDVIA NOVA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5333">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5334">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1173" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1175">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1173\Sintia_Hikma_Oktovia.1.pdf</src>
        <authentication>a37dbbaaef52974bfd789ea2e29e327a</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5251">
                <text>perbandingan efektivitas rendaman air hangat kencur dengan air hangat garam terhadap edema kaki ibu hamil trimester III diwilayah kerja puskesmas rawang tahun 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5252">
                <text>sintia hikma oktavia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5253">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5254">
                <text>pdf </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5313">
                <text>edema yang terjadi pada kehamilan umumnya adalah edema kaki.edema kaki ditemukan sebesar 80 % pada ibu hamil trimester III .tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan efektifitas rendaman air hangat kencur dengan air hangat garam terhadap edema kaki ibu hamil trimester III diwilayah kerja puskesmas rawang tahun 2023.design penelitian quasi eksperimen dengan rancangan the two group pretest-posstest design .sampel ibu hamil yang mengalami edema tungkai bawah diwilayah kerja puskesmas rawang tahun 2023  yaitu sebanyak 10 orang .pengolahan data menggunakan uji t-test  dependent (paired sample t-test) .hasil penelitian ini diperoleh rata rata tingkat edema pada ibu hamil trimester III sebelum rendaman air hangat garam (3,40) dan sesudah (1,60.rata rata tingkat edema pada ibu hamil trimester III sebelum rendaman air hangat garam (3,20) bdan sesudah (1,80).efektifitas sebelum diberikan air hangat kencur dengan air hangat garam terhadap edema akaki pada ibu hamil trimester III (3-4) dan (1-3) .terdapat efektifitas sebelum dan sesudah diberikan air hangat kencur dengan air hangat garam terhadap edema kaki pada ibu hamil trimester III diwilayah kerja puskesmas rawang  tahun 2323 (p-value  &lt;0,05).diharapkan kepada setiap ibu hamil yang mengalami edema pada tungkai bawah agar  menerapakan terapi pada air hangat untuk mengurangi edema tersebut.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1149" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1151">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1149\SKRIPSI_SULASTRI_GAFAR_SI_KEBIDANAN.1.pdf</src>
        <authentication>be36b46f828bdfcdaeeb2cbe70111d66</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5149">
                <text> &#13;
HUBUNGANPENGETAHUAN IBU MENYUSUI DENGAN &#13;
PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR  &#13;
DI BPM“A” S.Tr.KebKEC. LUBUK BASUNG &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5150">
                <text>Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Sumatera Barat tahun &#13;
2021 angka kematian bayi sebesar 955 bayi rentang usia 0 – 11 bulan. Data  &#13;
Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Tahun 2021  angka kematian bayi 0–11 &#13;
bulan sebesar 91 bayidimana mengalami peningkatan dari angka kematian &#13;
pada tahun 2020 yaitu sebanyak 64 bayi.Angka kematian bayi yang cukup &#13;
tinggi sebenarnya dapat di hindari dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) &#13;
terutama kolostrum. Survey data awal di BPM A, S.Tr.Keb  terdapat 14 bayi &#13;
usia 0 – 11 bulan menderita diare, dari 7 orang responden terdapat 4 orang ibu &#13;
tidak memberikan kolostrum pada bayinya.    Masih rendahnya cakupan &#13;
keberhasilan pemberian kolostrum pada bayi dipengaruhi oleh rendahnya &#13;
pengetahuan dan kurangnya informasi pada ibu dan keluarga mengenai &#13;
pentingnya pemberian kolostrum pada bayi.  Tujuan penelitian ini adalah &#13;
untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu menyusui dengan pemberian &#13;
kolostrum pada bayi baru lahir.  Jenis penelitian ini yaitu  Penelitian analitik &#13;
dengan pendekatan  cross  sectional.  Populasi penelitian adalah  ibu yang &#13;
mempunyai bayi umur 0-15 hari  berada  di BPM “A”  S.Tr. Kebyaitu &#13;
sebanyak  30orangresponden,  teknik pengambilan sampel menggunakan &#13;
teknik  Total Sampling  yaitu  sebanyak  30orangresponden.  Hasil  analisa &#13;
univariat 56.7% responden tidak memberikan kolostrum pada bayi baru lahir &#13;
dan  (60%) responden dengan pengetahuan ibu rendah.Dari hasil analisa &#13;
bivariat  didapatkan nilai  p  value (0.001)  disimpulkan  terdapat  hubungan &#13;
pengetahuan ibu  menyusui dengan pemberian kolostrum pada bayi baru &#13;
lahir.Saran untuk peneliti selanjutnya  hasil penelitian ini dapat digunakan &#13;
sebagai salah satu acuan dalam memperkuat teori tentang manfaat penting &#13;
dari kolostrum, khususnya dalam melaksanakan peran bidan  dalam &#13;
memberikan pelayanan kesehatan pada ibu dan bayi baru lahir serta sebagai &#13;
referensi bagi peneliti selanjutnya. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5151">
                <text>SULASTRIGAFAR </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5152">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5153">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1148" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1150">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1148\Perpustakaan_Skripsi_Popi_Junita.1.pdf</src>
        <authentication>6a398c16eb4a9525abb83526ee0a3670</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5144">
                <text> &#13;
Data WHO 2018  didapatkan bahwa partus lama rata-rata di dunia menyebabkan &#13;
kematian ibu sebesar 8% dan di Indonesia sebesar 9%.   Partus lama dapat &#13;
dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu yang meliputi persepsi ibu  pada rasa nyeri &#13;
saat persalinan.  Nyeri pada saat persalinan merupakan hal yang normal,  tetapi &#13;
apabila nyeri yang berlebih tidak cepat teratasi maka dapat menyebabkan komplikasi &#13;
sepeti partus lama dan hipoksia pada janin  , karena nyeri menyebabkan pernafasan &#13;
dan  denyut  jantung  ibu   akan meningkat  menyebabkan aliran  oksigen keplasenta &#13;
terganggu.  Cara  untuk mengurangi  nyeri  dapat  dilakukan  pijat endorphin, yaitu  &#13;
terapi sentuhan untuk melepaskan  senyawa  endorphin yang merupakan pereda rasa &#13;
sakit dan dapat menciptakan perasaan nyaman.  Penelitian ini bertujuan  untuk &#13;
mengetahui pengaruh pijat endorphin terhadap intensitas nyeri pada ibu primigravida &#13;
kala 1 fase aktif di PMB W Muara Panas.  Desain penelitian ini adalah  Pre &#13;
Experiment  pretest dan posttest menggunakan rancangan One group pretest-posttest. &#13;
Total Sampling   dalam penelitian ini adalah 10 responden dengan menggunakan &#13;
Purposive Sampling. pengumpulan data menggunakan  lembar observasi kemudian &#13;
analisis  dengan  Paired sampel Ttest. Instrumen yang digunakan adalah  lembar &#13;
observasi, waktu penelitian  dilakukan pada tanggal 26 desember 2022 s/d 26 Januari &#13;
2023. hasil penelitian menunjukan bahwa  sebelum di berikan pijat endhorpin adalah &#13;
5.60 dan setelah di berikan pijat endhorpin adalah 4.20. pada uji Paired sampel Ttest &#13;
di  dapatkan hasil bahwa p=0,000, dimana p&lt;0,005. Sehingga dapat disimpulkan &#13;
bahwa  terdapat  pengaruh pijat endhorpin terhadap ibu bersalin kala I fase aktif  di &#13;
PMB W muara panas Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat  Tahun  2023. &#13;
Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan edukasi tentang pijat &#13;
endhorpin kepada ibu bersalin Karna Pijat endhorpin merupakan  salah satu metode &#13;
yang dapat diberikan untuk mengatasi nyeri persalinan. &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5145">
                <text>Nyeri haid  dikaitkan dengan produksi hormon progesteron yang meningkat. &#13;
Bila hormon progesteron sudah cukup tinggi  dihasilkan, baru timbul keluhan  rasa &#13;
tidak nyaman seperti kram, mual dan pusing, terkadang pingsan. Angka dismenore di &#13;
dunia sangat besar, rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap negara. Pengobatan &#13;
non farmakologi dengan minuman herbal yang berkhasiat untuk mengurangi rasa &#13;
nyeri menstruasi yaitu  wortel. Kandungan vitamin E dan betakaroten pada wortel &#13;
mampu menghambat prostaglandin yaitu hormon yang mempengaruhi  dismenore &#13;
atau nyeri menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas air &#13;
perasan wortel terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri di SMA N 1 &#13;
Rambatan, Kabupaten Tanah datar Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode &#13;
Quasi Eksperimental Design  dengan rancangan  One Group Pretest and Posttest &#13;
Design. Populasi    penelitian adalah siswi yang merasakan nyeri haid dari  kelas 10 &#13;
yaitu sebanyak 27 responden, teknik pengambilan sampel adalah  Purposive &#13;
Sampling  dengan  sampel sebanyak 11  responden, tempat  dan waktu penelitian &#13;
dilakukan di SMA N 1 Rambatan pada  bulan  Februari 2023. Pengumpulan data &#13;
menggunakan lembar  observasi, analasis data meliputi analisis univariat, analisis &#13;
bivariat menggunakan uji Wilcoxon.  Hasil penelitian  pada univariat  menunjukkan  &#13;
rata-rata penurunan intensitas nyeri haid yaitu 4,36 menjadi 1,91 setelah intervensi. &#13;
Hasil bivariat pada  Uji Wilcoxon  didapatkan hasil p=0,003(p&lt;0,05). Disimpulkan &#13;
adanya efektivitas air perasan wortel terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri &#13;
di SMA N 1 Rambatan, Kabupaten Tanah Datar. Diharapkan pada pihak sekolah &#13;
khususnya pengelola UKS  dapat memberikan  penyuluhan  tentang cara &#13;
nonfarmakologi untuk mengatasi nyeri haid  seperti  mengkonsumsi  air perasan &#13;
wortel.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5146">
                <text>POPI JUNITA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5147">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5148">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1147" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1149">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1147\NOLA_SEPTIANA_[SKRIPSI].pdf</src>
        <authentication>a5ccd504d0edcdda55221a2ea1ac7692</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5139">
                <text> &#13;
 &#13;
PENGARUH PIJAT ENDORPHIN TERHADAP INTENSITAS NYERI   PADA &#13;
IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA KALA I FASE AKTIF &#13;
 DI  PMB   W  DI MUARA PANAS KABUPATEN SOLOK &#13;
PROVINSI SUMATERA BARAT &#13;
 TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5140">
                <text> &#13;
Data WHO 2018  didapatkan bahwa partus lama rata-rata di dunia menyebabkan &#13;
kematian ibu sebesar 8% dan di Indonesia sebesar 9%.   Partus lama dapat &#13;
dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu yang meliputi persepsi ibu  pada rasa nyeri &#13;
saat persalinan.  Nyeri pada saat persalinan merupakan hal yang normal,  tetapi &#13;
apabila nyeri yang berlebih tidak cepat teratasi maka dapat menyebabkan komplikasi &#13;
sepeti partus lama dan hipoksia pada janin  , karena nyeri menyebabkan pernafasan &#13;
dan  denyut  jantung  ibu   akan meningkat  menyebabkan aliran  oksigen keplasenta &#13;
terganggu.  Cara  untuk mengurangi  nyeri  dapat  dilakukan  pijat endorphin, yaitu  &#13;
terapi sentuhan untuk melepaskan  senyawa  endorphin yang merupakan pereda rasa &#13;
sakit dan dapat menciptakan perasaan nyaman.  Penelitian ini bertujuan  untuk &#13;
mengetahui pengaruh pijat endorphin terhadap intensitas nyeri pada ibu primigravida &#13;
kala 1 fase aktif di PMB W Muara Panas.  Desain penelitian ini adalah  Pre &#13;
Experiment  pretest dan posttest menggunakan rancangan One group pretest-posttest. &#13;
Total Sampling   dalam penelitian ini adalah 10 responden dengan menggunakan &#13;
Purposive Sampling. pengumpulan data menggunakan  lembar observasi kemudian &#13;
analisis  dengan  Paired sampel Ttest. Instrumen yang digunakan adalah  lembar &#13;
observasi, waktu penelitian  dilakukan pada tanggal 26 desember 2022 s/d 26 Januari &#13;
2023. hasil penelitian menunjukan bahwa  sebelum di berikan pijat endhorpin adalah &#13;
5.60 dan setelah di berikan pijat endhorpin adalah 4.20. pada uji Paired sampel Ttest &#13;
di  dapatkan hasil bahwa p=0,000, dimana p&lt;0,005. Sehingga dapat disimpulkan &#13;
bahwa  terdapat  pengaruh pijat endhorpin terhadap ibu bersalin kala I fase aktif  di &#13;
PMB W muara panas Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat  Tahun  2023. &#13;
Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan edukasi tentang pijat &#13;
endhorpin kepada ibu bersalin Karna Pijat endhorpin merupakan  salah satu metode &#13;
yang dapat diberikan untuk mengatasi nyeri persalinan. &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5141">
                <text>NOLA SEPTIANA RAMADHANI  &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5142">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5143">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1144" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1146">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1144\SKRIPSI_FUJI_SRIANA_MEISSY_FIX.pdf</src>
        <authentication>8315bbf9dff6809100e782ae7be3b253</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5124">
                <text> &#13;
 &#13;
HUBUNGAN STRESS DENGAN KELANCARAN ASI &#13;
PADA WANITA BEKERJA DI WILAYAH KERJA &#13;
PUSKESMAS LIMA KAUM I KABUPATEN TANAH &#13;
DATAR &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5125">
                <text>Dampak bayi tidak diberikan ASI pada bulan pertama yaitu dapat meningkatkan &#13;
1/3  kejadian  Infeksi  Saluran  Pernapasan  Atas  (ISPA),  50%  kejadian  diare &#13;
meningkat, dan  58% penyakit usus parah pada bayi prematur. Kegagalan dalam &#13;
proses  menyusui  antara  lain  karena  faktor  perubahan  sosial  budaya,  faktor &#13;
psikologis, faktor fisik ibu, meningkatnya promosi susu formula, faktor petugas &#13;
kesehatan,  makanan ibu,  berat  badan lahir  bayi,  penggunaan alat  kontrasepsi. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Stress Dengan Kelancaran &#13;
ASI Pada Wanita Bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Lima Kaum I Kabupaten &#13;
Tanah  Datar  Tahun  2023.  Jenis  penelitian  yang  digunakan  adalah  metode &#13;
deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada &#13;
bulan Januari Tahun 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Lima Kaum I. Populasi &#13;
penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 1-6 bulan di &#13;
Wilayah  Kerja  Puskesmas  Lima  Kaum I  sebanyak  51  orang.  Dengan  jumlah &#13;
sampel sebanyak 51 orang dan teknik pengambilan sampel secara Total Sampling. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh (68, 6%) ibu menyusui &#13;
mengalami stres ringan dan lebih dari separuh (74,5%) ibu menyusui dengan ASI &#13;
lancar. Pada uji chi square didapatkan hasil bahwa p value=0,001, dimana p&lt;0,05. &#13;
Sehingga dapat  disimpulkan bahwa  ada Hubungan Stress Dengan Kelancaran &#13;
ASI Pada Wanita Bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Lima Kaum I Kabupaten &#13;
Tanah Datar Tahun 2023. Kelancaran produksi ASI dapat ditingkatkan dengan &#13;
menigkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepercayaan diri ibu tentang pentingnya &#13;
menyusui. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan &#13;
dan memotivasi ibu dan keluarga dengan memberikan penyuluhan tentang faktor- &#13;
faktor yang dapat menimbulkan stress pada ibu. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5126">
                <text>FUJI SRIANA MEISSY </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5127">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5128">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1142" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1144">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1142\Skripsi_Putri_Aurora_Pdf.pdf</src>
        <authentication>a5864a6b6302b168feba90bbc3017293</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5116">
                <text>EFEKTIVITAS AROMATERAPI LAVENDER DALAM &#13;
MENGURANGI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL &#13;
TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS &#13;
PEGAMBIRAN KOTA PADANG &#13;
TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5117">
                <text>Di Indonesia rata-rata angka  kejadian kasus mual muntah  dalam kehamilan  yakni &#13;
sebanyak 67,9%. Mual muntah tidak banyak menimbulkan efek negatif terhadap &#13;
kehamilan dan janin. Cara untuk mengurangi mual muntah dapat dilakukan dengan &#13;
pemberian aromaterapi lavender, merupakan salah satu terapi non farmakologis yang &#13;
berbentuk essensial oil yang memiliki kandungan linanool dan linali asetat yang &#13;
dapat memberikan efek nyaman dan menenangkan.  Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui  efektivitas aromaterapi  lavender dalam mengurangi mual muntah pada &#13;
ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Pegambiran. Desain penelitian ini &#13;
adalah  Pre Experiment  pretest dan posttest menggunakan rancangan  One group &#13;
pretest posttest. Total sampel  dalam penelitian ini adalah 16  responden dengan &#13;
menggunakan  Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan  lembar &#13;
observasi kemudian  teknik  analisis  dengan  Paired sampel T test. Instrumen yang &#13;
digunakan adalah  lembar observasi.  Hasil penelitian menunjukan bahwa  rata-rata &#13;
sebelum diberikan  aromaterapi lavender  adalah 6.75 dan  rata-rata  setelah diberikan &#13;
aromaterapi lavender  adalah 5.44. Pada uji Paired sampel T test  di dapatkan hasil &#13;
bahwa p  =  0.000, dimana p  &lt;  0.005. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat &#13;
pengaruh efektivitas aromaterapi lavender dalam mengurangi mual muntah pada ibu &#13;
hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Pegambiran Koata Padang Tahun &#13;
2023.  Aromaterapi lavender  merupakan salah satu metode yang dapat diberikan &#13;
untuk mengatasi  mual muntah,  disarankan kepada petugas kesehatan untuk &#13;
menerapkan tentang aromaterapi lavender kepada ibu hamil trimester I.   </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5118">
                <text>PUTRI AURORA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5119">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5120">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
