<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?collection=17&amp;output=omeka-xml&amp;page=180" accessDate="2026-09-17T20:32:50+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>180</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>1849</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1228" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1230">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1228\SKRIPSI_SRI_FEBRIANTY_LENGKAP.1.pdf</src>
        <authentication>f4c03729ef1756f7720115624f7af106</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5514">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUBUR LABU KUNING TERHADAP&#13;
KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DIWILAYAH&#13;
KERJA PUSKESMAS SUNGAI PENUH&#13;
KOTA SUNGAI PENUH&#13;
TAHUN 2022</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5515">
                <text>Gangguan tidur banyak terjadi pada ibu hamil, terutama pada trimester ketiga&#13;
kehamilan, Gangguan tidur terjadi karena perubahan adaptasi fisiologis dan&#13;
psikologis, perubahan fisiologis yang dialami ibu hamil. di Indonesia, ibu hamil&#13;
memiliki hingga 97% gangguan tidur pada trimester ketiga, Ibu hamil yang&#13;
memiliki pola tidur yang terganggu dapat mengganggu kesehatan fisik, seperti&#13;
tubuh yang melemah dan daya tahan fisik yang berkurang, yang membuat mereka&#13;
lebih rentan terhadap penyakit. Upaya-upaya non farmakologis yang berpotensi&#13;
memperbaiki kualitas tidur adalah dengan mengkonsumsi labu kuning. Tujuan&#13;
Penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pemberian bubur labu kuning&#13;
terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil trimester III di wilayah kerja&#13;
Puskesmas Sungai Penuh Kota Sungai Penuh tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah&#13;
Quasi Experimental Research dengan desain One Group Pretest-Posttest Design.&#13;
Sampel yang di ambil berjumlah 9 ibu hamil dari 9 populasi menggunakan total&#13;
sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemudian di analisis&#13;
menggunakan paired t test. Waktu penelitian pada Januari-Oktober. Hasil&#13;
penelitian P value = 0.002 (P &gt; α), rata-rata sebelum pemberian kualitas tidur ibu&#13;
hamil sebelum diberikan bubur labu kuning sebesar 10.33 dan setelah diberikan&#13;
bubur labu kuning sebesar 7.33, sehingga nilai beda meannya adalah 3 (10.33 – 7.33)&#13;
dan sehingga disimpulkan ada pengaruh pemberian bubur labu kuning terhadap&#13;
kualitas tidur ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Sungai Penuh&#13;
tahun 2022. Diharapkan ibu hamil mengkonsumsi dengan gangguan tidur&#13;
mengkonsumsi bubur labu kuning.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5516">
                <text>Sri Febrianty Wahyuningsih</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5517">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5518">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1227" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1229">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1227\SKRIPSI_NOFRINA_FATIMAH_stlh_sidang_2.1.pdf</src>
        <authentication>96fd1ee5865a5f2141cfb1657670701f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5509">
                <text>FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT IBU &#13;
HAMIL UNTUK MELAKUKAN VAKSINASI COVID-19  &#13;
PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA  &#13;
PUSKESMAS SUNGAI PENUH  &#13;
TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5510">
                <text>COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARSCoV-2., Indonesia &#13;
menjadikan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sebagai bagian dari strategi &#13;
penanggulangan pandemi COVID-19, Vaksinasi  COVID-19 juga diberikan kepada &#13;
ibu hamil dan menyusui  karena  wanita hamil yang terkena COVID-19 yang parah &#13;
juga berisiko mengalami persalinan  preterm, keguguran, hingga kematian.  Tujuan &#13;
Penelitian ini adalah  untuk  Untuk Mengetahui Faktor  –  Faktor yang yang &#13;
mempengaruhi ibu hamil untuk melakukan vaksinasi COVID-19 Pada Ibu Hamil di &#13;
wilayah kerja Puskesmas Sungai Penuh tahun 2022.  Jenis penelitian ini adalah  Cross &#13;
Sectional.  Sampel yang di ambil berjumlah 31 ibu hamil menggunakan total sampling. &#13;
Pengumpulan data menggunakan quesioner kemudian di analisis menggunakan  chi square. &#13;
Waktu penelitian pada Januari-September. Hasil  diketahui bahwa sebanyak  21  (67.7%) &#13;
ibu hamil belum mendapatkan vaksinasi COVID-19, sebanyak 19 (61.3%) ibu hamil &#13;
memiliki pengetahuan yang rendah tentang Vaksinasi COVID-19, sebanyak  dan 28 &#13;
(90.3%)  ibu hamil memiliki tingkat Pendidikan tinggi, sebanyak 10  (32.2%)  ibu &#13;
hamil dengan kecemasan sedang   dan  11  (35.5%)  ibu hamil dengan kecemasan &#13;
sedang,  sebanyak  17  (54.8%)  ibu hamil mengatakan peran petugas kesehatan tidak &#13;
baik. Hasil uji statistik diperoleh p value=0,002(&lt; 0,05) ada hubungan antara variabel &#13;
pengetahuan Ibu hamil dengan vaksinasi COVID-19. Hasil uji statistik diperoleh p &#13;
value=0,704 (&gt;0,05) tidak ada hubungan antara variabel tingkat Pendidikan ibu hamil &#13;
dengan vaksinasi COVID-19. Hasil uji statistik diperoleh p value=0,007(&lt; 0,05). ada &#13;
hubungan antara variabel  kecemasan ibu hamil dengan  vaksinasi COVID-19. Hasil &#13;
uji  statistik  diperoleh p value=0,001(&lt; 0,05) ada hubungan antara variabel  peran &#13;
petugas Kesehatan dengan vaksinasi COVID-19. Di harapkan ibu hamil mau untuk &#13;
melakukan vaksinasi COVID-19. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5511">
                <text>Nofrina Fatimah </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5512">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5513">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1226" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1228">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1226\SKRIPSI_GLORIA_TAMBUNAN_VDF_OKE.1.pdf</src>
        <authentication>91a285a93f0c4493c3dc6e1441c97fc8</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5504">
                <text> &#13;
PENGARUH EDUKASI PENCEGAHAN CRADLE CAP &#13;
TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU YANG &#13;
MEMILIKI BAYI DI KLINIK BINA KASIH  &#13;
KABUPATEN SAROLANGUN  &#13;
TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5505">
                <text>&#13;
 &#13;
Salah satu masalah yang paling umum terjadi pada kulit bayi adalah cradle cap alias &#13;
dermatitis  seboroik  atau eksim seboroik. Masalah kulit ini ditandai dengan &#13;
kemunculan  kerak bersisik putih pada kepala bayi. Tujuan penelitian  untuk &#13;
mengetahui  pengaruh edukasi pencegahan  cradle cap  terhadap pengetahuan dan &#13;
sikap ibu yang memiliki bayi di Klinik Bina Kasih Kabupaten Sarolangun tahun &#13;
2022. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain one group &#13;
pretest-postest.  Sampel penelitian sebanyak 37 orang dengan teknik  purposive &#13;
sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan &#13;
menggunakan uji  paired t-test.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai &#13;
pengetahuan sebelum diberikan  edukasi  nilai rata-rata  5,76 dan setelah  diberikan &#13;
edukasi  nilai rata-rata  6,92. Sedangkan  nilai sikap sebelum diberikan  edukasi  nilai &#13;
rata-rata  27,41 dan  setelah diberikan  edukasi  nilai rata-rata sikap  28,43.  Setelah &#13;
menggnakan uji paired t-test didapatkan pengetahuan nilai p value 0,000 dan sikap p &#13;
value 0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh signifikan dengan &#13;
adanya pendidikan kesehatan terhadap  pengetahuan responden tentang pencegahan &#13;
cradle cap, dan ada pengaruh yang signifikan dengan adanya pendidikan kesehatan &#13;
terhadap  sikap tentang pencegahan  cradle cap.  Diharapkan petugas kesehatan &#13;
dilakukannya pendidikan kesehatan mengenai pencegahan  cradle cap, menjelaskan &#13;
dengan menggunakan bahasa  yang mudah dimengerti agar responden dapat &#13;
memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan  leaflet,  brosur, dan &#13;
kegiatan promotif lainnya seperti melakukan diskusi bersama responden. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5506">
                <text>Gloria Tambunan  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5507">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5508">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1225" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1227">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1225\SKRIPSI_ZILMA_FITRA.1.pdf</src>
        <authentication>76b7233693dbdbbaf16aee7bb80a4d38</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5499">
                <text>Pengunaan  NIHSS  Pada Pasien Stroke  Iskemik  Dan Stroke  Hemoragik &#13;
Dalam Menilai Derajat Keparahan Stoke Diruang Rawat Inap Rumah Sakit &#13;
Otak Dr. Drs. M.Hatta Bukittinggi Tahun 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5500">
                <text>Stroke merupakan penyebab kematian ketiga didunia setelah penyakit jantung dan keganasan. Terdapat dua macam stroke yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. Penelitian ini bertujuan mengetahui “Bagaimana pengunaan NIHSS pada pasien stroke iskemik dan stroke hemoragik dalam menilai derajat Keparahan Stoke Diruang Rawat Inap Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M.Hatta Bukittinggi Tahun 2023”. Jenis penelitian deskriptif prospektif. Populasi penelitian ini seluruh pasien dengan stroke iskemik dan hemoragik yang dirawat di RSOMH Bukittinggi. Sampel penelitian sebanyak 80 orang responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik Accedental Sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kusioner NIHSS (National Institutes of Scale) dengan analisa univariat. Berdasarkan NIHSS diketahui bahwa pada stroke Iskemik kesadaran 75% sedang, Gaze 97,5% normal, Visual 95% normal, Paralisis wajah 47,5% normal, motorik lengan 70% ringan, motorik tungkai 85% ringan, ataksia ekstermitas 95% tidak ada, sensorik 80% normal, Bahasa 77,5% normal, disartria 70% normal dan neglect 67,5% normal. Sedangkan pada Stroke Hemoragik kesadaran 50% mengantuk, Gaze 72,5% normal, Visual 75% normal, Paralisis wajah 62,5% normal, motorik lengan 57,5% ringan, motorik tungkai 62,5% ringan, ataksia ekstermitas 62,5% tidak ada, sensorik 42,5% ringan, Bahasa 65% normal, disartria 35% sedang-berat dan neglect 60% ringan. Kesimpulan derajat keparahan stroke hemoragik dan iskemik kategori sedang. Saran diharapkan pihak pelayanan kesahatan untuk memberikan perhatian yang sama antara stroke iskemik dan stroke hemoragik agar pasien dapat mengetahui derajat keparahan stroke nya.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5501">
                <text>ZILMA FITRA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5502">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5503">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1224" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1226">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1224\Rizkika_Salsabila.1.pdf</src>
        <authentication>91786f50cd0579355a86bb9b6393e106</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5494">
                <text>HUBUNGAN KONSUMSI KOPI DENGAN NYERI HAID PADA  &#13;
SISWI  SMK N 1 AMPEK ANGKEK KABUPATEN AGAM &#13;
TAHUN 2022 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5495">
                <text> &#13;
Disminore  adalah nyeri siklik yang berasal dari uterus dan terjadi saat &#13;
menstruasi.Konsumsi kopi merupakan salah  satu faktor risiko terjadinya &#13;
dismenore primer karena kafein yang terkandung di dalamnya menyebabkan &#13;
vasokonstriksi dan meningkatkan sintesis prostaglandin yang merupakan dasar &#13;
terjadinya dismenore primer.Menurut WHO angka kejadain disminore sangat &#13;
bessar  rata-  rata 50% perempuan di setiap  Negara.Di Sumatera Barat, angka &#13;
kejadian dysmenorrhea mencapai 57,3% dari angka tersebut, 9% nyeri berat, &#13;
39% nyeri sedang dan 52% nyeri ringan. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui hubungan konsumsi kopi dengan  kejadian disminore pada siswi &#13;
SMK Negeri 1 Ampek angkek tahun 2022.Penelitian ini menggunakan &#13;
analisisdeskriptif mengunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain &#13;
penelitian potong lintang atau cros sectional.Sampel yang diambil dalam &#13;
penelitian adalah 117 responden dari 167 populasi dengan mengunakan rumus &#13;
slovin. Pengumpulan data dengan mengunakan lembar quisioner dengan &#13;
penganalisisan mengunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% ( p-&#13;
value 0,05). Berdasarkan hasil analisisi bivariate dari 117 orang siswa terdapat &#13;
62 siswa sering meminum kopi dan mengalami kejadaian disminore (53.0%) &#13;
dari hasil analisis bivariate ditemukan  tidak  terdapatnya hubungan bermakna &#13;
antara kebiasaan minum kopi denan kejadian disminore.Untuk penelitian &#13;
selanjutnya hendaknya peneliti meneliti faktor dari makanan atau minuman yang &#13;
mengandung kafein, keturunan keluarga dan kebiasaan penyebab disminore &#13;
lainya. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5496">
                <text>Rizkika Salsabila </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5497">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5498">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1223" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1225">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1223\SKRIPSI_RITA_HAYATI_LENGKAP_JILID.1.pdf</src>
        <authentication>cb185dadd54dd7a4a173b42cdee5a96f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5489">
                <text> &#13;
 &#13;
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN &#13;
PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DINI  &#13;
PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH  &#13;
KERJA  PUSKESMAS KAYU GADANG  &#13;
KABUPATEN PESISIR SELATAN  &#13;
TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5490">
                <text> &#13;
  Penelitian WHO tahun 2018 tentang pemberian MP-ASI (&lt;4 bulan) di &#13;
beberapa negara menunjukkan pada negara-negara kurang berkembang sebesar 37 %, &#13;
Negara berkembang sebesar 48 %, dan angka dunia sebesar 45 %.  Pemberian &#13;
makanan pendamping ASI dini (&lt;6 bulan) di Indonesia menurut Survey &#13;
Demografi Kesehatan Indonesia 2018 bayi yang mendapat makanan pendamping &#13;
ASI usia 0-1 bulan sebanyak 9,6%, pada usia 2-3 bulan sebesar 16,7%, dan usia 4-&#13;
5 bulan sebanyak 43,9%. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui  faktor-&#13;
faktor yang mempengaruhi pemberian makanan pendamping ASI dini pada bayi &#13;
usia 0-6  Bulan. Jenis penelitian ini yaitu  deskriptif analitik  dengan desain &#13;
penelitian  cross sectional study,  Populasi penelitian adalah  seluruh ibu yang &#13;
mempunyai bayi yang berumur 0  -  6 bulan  yaitu sebanyak 32  bayi, teknik &#13;
pengambilan sampel menggunakan teknik  Total Sampling.  Dari hasil analisa &#13;
univariat didapatkan  53.1%  responden  dengan  sikap negatif,    56.2%  responden &#13;
ada dukungan  dari  suami,  71.9%  responden  dengan  dukungan  kurang baik dari &#13;
tenaga kesehatan  dan    71.9%  responden ya melakukan  pemberian MP-ASI dini &#13;
pada bayi. Dari hasil analisa bivariat didapatkan hasil uji statistik sikap diperoleh &#13;
P value  = 0.005&gt; 0,05  sehingga disimpulkan ada hubungan  sikap  terhadap &#13;
pemberian makanan pendapimng ASI Dini,  dan hasil uji statistik dukungan suami &#13;
diperoleh P value = 0.004&gt; 0,05  sehingga disimpulkan ada hubungan  dukungan &#13;
suami  terhadap  pemberian makanan pendapimng ASI Dini,  hasil uji statistik &#13;
dukugan tenaga kesehatan diperoleh P value = 0.000&gt; 0,05 sehingga disimpulkan &#13;
ada hubungan  dukugan tenaga kesehatan  terhadap  pemberian makanan &#13;
pendamping ASI Dini.  Diharapkan MP-ASI bayi harus diberikan dengan tepat &#13;
agar tumbuh kembang si kecil optimal </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5491">
                <text>RITA HAYATI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5492">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5493">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1222" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1224">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1222\Skripsi_REZKYNIA.._fix.1.pdf</src>
        <authentication>29f981edb4502c920dda0b2bf16ea0d2</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5484">
                <text> &#13;
PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BUBUR &#13;
KACANG HIJAU TERHADAP PENINGKATAN STATUS &#13;
GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS  &#13;
IV KOTO KABUPATEN AGAM &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5485">
                <text> &#13;
Masa balita merupakan   masa  penentu pertumbuhan dan perkembangan &#13;
didukung oleh asupan zat gizi yang dikonsumsi. Jika zat gizi tidak terpenuhi maka &#13;
menyebabkan kekurangan gizi. Prevalensi kejadian gizi kurang Indonesia  18,1 %,  &#13;
Sumatera Barat  23,3%   Kabupaten Agam  12,6 %,. Salah satu  pencegahan gizi &#13;
kurang dapat diatasi dengan pemberian makanan tambahan berupa bubur kacang &#13;
hijau. Kacang hijau memiliki kandungan protein 22,2 gr dalam 100 gr yang &#13;
berguna untuk proses pertumbuhan pada balita. Tujuan penelitian untuk &#13;
mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan bubur kacang hijau terhadap &#13;
peningkatan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesms IV Koto  Kabupaten &#13;
Agam Tahun 2023.Desain  penelitian ini adalah penelitian eksperimen. &#13;
Pengumpulan data dilakukan tanggal 2 Februari sampai dengan 9 Februari 2023. &#13;
Populasi penelitian yaitu balita di Puskesmas IV Koto  133  orang. Sampel &#13;
penelitian  berjumlah 15  oranguntuk kelompok intervensi dan 15 orang untuk &#13;
kelompok kontrol.  Alat pengumpulan data yaitu timbangan digital, format &#13;
lembaran pemantauan  harian.  Data dianalisis secara univariat dan bivariat. &#13;
Analisis bivariat menggunakan uji Paried T Test.Hasil penelitian didapatkan rata-&#13;
rata  status gizi  berdasarkan berat badan balita  sebelum pemberian makanan &#13;
tambahan bubur kacang hijau yaitu  11,087  dan setelah pemberian makanan &#13;
tambahan bubur kacang yaitu  11,2267  Pengaruh pemberian makanan tambahan &#13;
bubur kacang hijau terhadap peningkatan status gizi balita didapatkan nilai   p &#13;
value = 0,000 (p value&lt; 0,05).Disimpulkan bahwa pemberian makanan tambahan &#13;
bubur kacang hijau dapat meningkatkan status gizi balita di  Wilayah kerja &#13;
Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan &#13;
salah satu cara untuk meningkatkan status gizi balita dengan pemberian makanan &#13;
tambahan berupa bubur kacang hijau.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5486">
                <text>REZKYNIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5487">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5488">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1221" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1223">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1221\Skripsi_Heni_Dartiyana_Indirawati_[5]baru_CD.pdf</src>
        <authentication>de0fbfe544d30be6754debaa7144a810</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5479">
                <text> &#13;
 &#13;
PENGARUH PEMBERIAN PUDING SARI KEDELAI TERHADAP&#13;
PENINGKATAN VOLUME ASI PADA IBU POST PARTUM &#13;
DI DESA TANJUNG MUDA WILAYAH KERJA &#13;
PUSKESMAS TANJUNG TAHUN 2022 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5480">
                <text>Menurut  Kementrian  Kesehatan  Republik Indonesia  pada tahun 2020,  capaian &#13;
ASI  eksklusif  belum mencapai  angka  yang  diharapkan yaitu 75%. Berdasarkan &#13;
laporan SDKI pada tahun 2018 pencapaian ASI  eksklusif adalah 42%. Sedangkan &#13;
laporan dari  Dinas Kesehatan Provinsi  pada  tahun 2019  (Pusdatin),  pemberian &#13;
ASI  pada  bayi  usia  0-6  bulan  hanya  54,3%, dibandingkan dengan target WHO &#13;
pada tahun 2025 yang mencapai 80%, maka angka tersebut masihlah  jauh dari &#13;
target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian puding sari &#13;
kedelai terhadap peningkatan volume ASI pada ibu post partum di Desa Tanjung &#13;
Muda Wilayah  Kerja Puskesmas  Tanjung Tahun 2022. Penelitian ini &#13;
menggunankan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan One-Group Pretest-&#13;
Posttest  Only  Design.  Dengan  analisis univariat  dan  bivariat.  Populasi  dalam &#13;
penelitian  ini  adalah  seluruh  ibu  post  partum  di Desa Tanjung Muda Wilayah &#13;
Kerja Puskesmas  Tanjung pada bulan  Juni 2022, sampel sebanyak 15 orang ibu &#13;
postpartum menggunakan teknik  total  sampling. Puding sari kedelai yang &#13;
diberikan kepada ibu menyusui sebanyak 100  gram,  diberikan  3  kali  sehari  dan &#13;
dikonsumsi selama 7 hari. Hasil penelitian  diperoleh Jumlah rata-rata Volume ASI &#13;
pada kelompok intervensi sebelum diberikan puding sari kedelai adalah 188,67 cc &#13;
dengan jumlah minimal 150 cc dan jumlah maksimal 250 cc. Jumlah rata-rata &#13;
Volume ASI pada kelompok intervensi  sesudah diberikan puding sari kedelai &#13;
adalah 264,97 cc dengan jumlah minimal  200 cc dan jumlah maksimal 320 cc. &#13;
Berdasarkan uji statistik diperoleh bahwa  terdapat pengaruh pemberian puding &#13;
sari kedelai terhadap peningkatan volume  ASI pada ibu  post  partum  di  Desa &#13;
Tanjung Muda Wilayah  Kerja Puskesmas  Tanjung Tahun 2022. Dengan hasil &#13;
penelitian ini, diharapkan pemberian puding  sari  kedelai  dapat  dijadikan &#13;
rekomendasi untuk ibu postpartum dalam meningkatkan volume ASI. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5481">
                <text>Heni Dartiyana Indirawati </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5482">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5483">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1220" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1222">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1220\SKRIPSI_SYAFRENI_FITRIA_BTL.1.pdf</src>
        <authentication>865f521700024eb1c974647f372a4731</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5474">
                <text> &#13;
HUBUNGAN BEBAN KELUARGA DAN &#13;
RESILIENSIKELUARGADENGAN KEKAMBUHAN PASIEN  &#13;
SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA  &#13;
PUSKESMAS IV KOTO &#13;
KABUPATEN AGAM &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5475">
                <text>Salah satu gangguan jiwa yang serius di masyarakat adalah skizofrenia.  &#13;
.Faktor   penyebab  kekambuhan  terbesar  adalah  keluarga.  Emosi  keluarga yang &#13;
tinggi dan lingkungan yang tidak kondusif dapat membuat keadaan klien   timbul &#13;
kembali  gejala-gejala  seperti  sebelum  berobat  kerumah  sakit.  Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui  hubungan beban keluarga dan  resiliensi &#13;
keluargadengankekambuhanpasien  skizofrenia  di Wilayah Kerja  Puskesmas IV &#13;
Koto Kabupaten AgamTahun 2023”. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan design &#13;
cross sectional  study. Populasi pada penelitian  ini adalah data pasien kunjungan &#13;
OD Sselama 3 bulan terakhir yaitu pada bulan September, Oktober dan November &#13;
pada tahun 2022. Dengan  sampel sebanyak  49  orang responden.Pengambilan &#13;
sampel  menggunakan  teknik  Purposive  Sampling.  Pengumpulan data pada &#13;
penelitian  ini  menggunakan  yaitu  kusioner  Zarit-Burden Interview  (ZBI)  dan &#13;
Family Resilience Assesment Scale (FRAS)  dengan analisa univariat dan bivariat. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan  bahwa  lebih Sebagian responden  yaitu  sebanyak &#13;
44,9% beban keluarga kategori sedang, 59,2% beban keluarga kategori tinggi, dan &#13;
61,2%  dengan  kekambuhan  kategori  rendah, terdapat  hubungan  antara  beban &#13;
keluarga  dengan  kekambuhan  p_value=0,000  dengan  nilair=0488  dan adanya &#13;
hubungan  resiliensi  keluarga  dengan  kekambuhan  pasienp_value=0,003. &#13;
Kesimpulan  terdapatnya hubungan  antara beban keluarga dan resiliensi keluarga &#13;
dengan  kekambuhan  pasien  Skizofrenia.  Saran  diharapkan  pihak  pelayanan &#13;
kesahatan  untuk memberikan  perhatian  lebih  atau memantau  kekambuhan ODS &#13;
agar dapat meringankan beban keluarga dalam merawat ODS. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5476">
                <text>SYAFRENI FITRIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5477">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5478">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1219" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1221">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1219\skripsi_jamamiyah.1.pdf</src>
        <authentication>0eca82ff451dd60fb21f3f6950a2fb17</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5469">
                <text>Hubungan Ekonomi Dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga &#13;
Terhadap Kejadian Kurang Energi Kronik    pada  ibu hamil di &#13;
Wilayah kerja Puskesmas Rimbo Bujang IX kecamatan Rimbo &#13;
Ulu Kabupaten Tebo Tahun 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5470">
                <text> &#13;
Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi risiko Kekurangan Energi Kronis &#13;
(KEK) di Indonesia  mencapai 31,8  %. Di Kabupaten Tebo didapatkan bahwa 6.720 &#13;
ibu hamil didapatkan 104 ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronik di wilayah &#13;
kerja  Puskesmas  Rimbo  Bujang  IX.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui &#13;
Hubungan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga terhadap kejadian Kurang &#13;
Energi  Kronik  pada  ibu  hamil  di  Wilayah  Kerja  Puskesmas  Rimbo  Bujang  IX &#13;
Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo Provinsi Jambi Tahun 2022.  Jenis Penelitian &#13;
ini adalah Deskriptif Analitik dengan desain Cross Sectional. Sampel dalam penelitian &#13;
ini ditentukan dengan rumus Slovin, maka jumlah sampel dalam penelitian adalah 34 &#13;
orang  ibu  hamil  yang  diambil  dengan metode  Simple Random  Sampling.  Penelitian &#13;
dilakukan pada  bulan  Januari-September  2022.  Data  diolah dengan komputerisasi &#13;
menggunakan aplikasi SPSS dengan menggunakan uji Chi Square. Analisis Univariat &#13;
didapatkan bahwa  22 orang (64,7%) berada pada status Ekonomi Tidak Sejahtera dan &#13;
21 orang (61,8%)  berada pada status Tidak Tahan Pangan. Hasil penelitian didapatkan &#13;
bahwa ada hubungan Ekonomi (p = 0,000) dan Ketahanan Pangan (p-value = 0,000) &#13;
dengan kejadian KEK pada  ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rimbo Bujang IX &#13;
Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo Provinsi Jambi Tahun 2022. Berdasarkan hasil &#13;
penelitian dapat  disimpulkan  bahwasanya  Ekonomi  dan  Ketahanan  Pangan  rumah &#13;
tangga  secara  signifikan  berhubungan dengan kejadian  Kurang  Energi  Kronik. &#13;
Disarankan  kepada  tenaga  kesehatan  agar  terus meningkatkan  pelayanan  kesehatan &#13;
khususnya  asuhan kebidanan  agar  dapat  meningkatkan derajat  kesehatan  ibu  hamil &#13;
sehingga tidak terjadi lagi kasus Kurang Energi Kronik. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5471">
                <text>Jamamiyah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5472">
                <text>UNIERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5473">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
