<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?collection=17&amp;output=omeka-xml&amp;page=179" accessDate="2026-09-17T19:45:48+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>179</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>1849</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1238" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1240">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1238\SKRIPSI_WESRY_PURNAMA_LINDA.1.pdf</src>
        <authentication>0007c01b070d3d39c7b42a1949322853</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5564">
                <text>HUBUNGAN  POLA ASUH ORANG  TUA MILITER DENGAN &#13;
KEJADIAN DEPRESI   PADA REMAJA DI ASRAMA KODIM &#13;
0309/SOLOK  TAHUN  2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5565">
                <text>Tingginya fenomena tingkat depresi yang dialami oleh remaja, diperlukan kesiapan diri remaja sejak dini baik secara fisik, mental maupun spritual. Remaja yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan peran barunya terebut dapat membuat dirinya labil dan emosional bahkan dapa t membuat f rustasi dan depresi. Dalam hal ini peran orang tua berupa bentuk pola asuh yang diterapkan dan dapat dirasakan oleh anak sangat mempengaruhi. Tingginya depresi remaja pada keluarga militer dipengaruhi dari resindential mobilty, ketatnya aturan dan minimnya dukungan teman sebaya serta tuntutan penyesuaian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orangtua militer dengan kejadian depresi pada remaja di asrama Kodim 0309/Solok. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel sebanyak 27 responden dilakukan dengan metode total sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Alat ukur yang digunakan adalah The Center for Epidemiological Studies Depression Scale (CES-D). Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar (51,9%) pola asuh orang tua adalah otoriter, kejadian depresi pada remaja sebesar 48, 1 %, sebagian besar (51,9%) responden berada pada rentang usia remaja tengah (16-18 tahun), sebagian besar (66,7%) responden ber jeniskelamin perempuan dan sebagian besar (81,5%) pendidikan terakhir orangtua adalah SMA. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Pearson Chi-Square test didapatkan hasil bahwa p=0,02 dimana p&amp;lt;0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pola asuh orangtua militer dengan kejadian depresi pada remaja di asrama Kodim 0309/Solok. Saran diharapkan kepada orang tua untuk menerapkan pola asuh yang tepat cenderung kepada pola asuh demokratis. sebagai salah satu upaya untuk mendukung proses perkembangan psikologi remaja yang baik.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5566">
                <text>WESRY  PURNAMA  LINDA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5567">
                <text>univesitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5568">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1237" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1239">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1237\ROZA_DOSTAPIYA-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>d093f46c5eaeaa6a739ca128ce1b841c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5559">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN&#13;
STUNTING PADA BALITA USIA 6-24 BULAN  &#13;
DI PUSKESMAS KAMPUNG DALAM  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5560">
                <text>Tingginya prevalensi stunting menjadi masalah yang bisa mengancam kesehatan anak. Anak stun&#13;
dapat menderita gangguan pertumbuhan linear dan juga otak selama 1000 Hari Pertama Kehidupan &#13;
(HPK) yang bersifat  irreversible. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor ya&#13;
berhubungan dengan kejadian  stunting  pada balita usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesma&#13;
Kampung Dalam tahun 2022.  Jenis penelitian ini adalah  deskriptif analitik  dengan desain  c&#13;
sectional study  yang di lakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam. Sampel dalam &#13;
penelitian ini adalah anak balita usia 6-24 bulan sebanyak 37 orang dari 300 populasi dengan &#13;
menggunakan  cluster random sampling.  Pengumpulan data dengan melakukan Observasi langsung&#13;
dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivar&#13;
yang dianalisis menggunakan uji statistik  chi square  dengan tingkat kemaknaan α≤0,05. Waktu &#13;
Penelitian dilakukan pada tanggal 14 september s/d 30 September 2022. Hasil dalam penelitian ini &#13;
adalah terdapat hubungan antara status gizi ibu p value = 0,019 (p value&lt; 0,05), berat badan bayi l&#13;
nilai p value = 0,016  (p value&lt; 0,05), ASI Eksklusif nilai p value = 0,002  (p value&lt; 0,05), MP-&#13;
nilai p value = 0,007 (p value&lt; 0,05) dengan kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan di wila&#13;
kerja puskesmas kampung dalam. Pentingnya Edukasi dari Puskesmas terkait penanganan stunting &#13;
khususnya dari pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASI. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5561">
                <text>Roza Dostapiya</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5562">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5563">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1236" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1238">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1236\Skripsi_aynesia.1.pdf</src>
        <authentication>d971bcfb69975b45cd1dc39174acaeaf</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5554">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUAH PISANG KEPOK (MUSA &#13;
PARADISIACA L) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN &#13;
DARAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER II &#13;
DI PUSKESMAS SUNGAI BUNGKAL &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5555">
                <text>Hipertensi dalam kehamilan sering dijumpai dan masih merupakan  salah satu &#13;
penyebab  kematian  ibu.  Hipertensi  dalam  kehamilan  (HDK)  mempengaruhi &#13;
sekitar 10 % dari semua perempuan hamil diseluruh dunia. Menurut data WHO &#13;
pada tahun 2016 ada lebih kurang 1 milyar orang atau sekitar 28,7 % penduduk &#13;
dunia menderita hipertensi setiap tahunnya. Kasus ini diperkirakan akan semakin &#13;
tinggi  pada  tahun  2025.  Salah  satu  upaya  yang  dilakukan  untuk  menurunkan &#13;
tekanan  darah  ibu  hamil  yang  mengalami  hipertensi  secara  non  farmakologi &#13;
adalah  dengan  mengkonsumsi  pisang  kepok.  Pisang  kepok  mempunyai &#13;
kandungan  kalium  yang  tinggi  yang  dapat  membantu  mengurangi  dan &#13;
menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh &#13;
pemberian buah pisang kepok (Musa Paradisiaca L) terhadap penurunan tekanan &#13;
darah pada ibu hamil trimester II di Puskesmas Sungai Bungkal Tahun 2022. &#13;
Penelitian ini menggunankan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan One- &#13;
Group  Pretest-Posttest  Only  Design.  Dengan  analisis  univariat  dan  bivariat. &#13;
Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  seluruh  ibu  hamil  menderita  Hipertensi &#13;
gestasional yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sungai Bungkal pada bulan Mei &#13;
Tahun 2022, sampel sebanyak 14 orang ibu hamil hipertensi menggunakan teknik &#13;
total sampling. Setiap responden diberikan  perlakuan dengan pemberian pisang &#13;
kepok sebanyak 100 gram 3 kali sehari selama 7 hari. Pengukuran tekanan darah &#13;
sebanyak 2 kali yaitu sebelum intervensi dan hari ke-8 setelah intervensi. Hasil &#13;
penelitian diperoleh median tekanan darah ibu hamil sebelum dilakukan intervensi &#13;
adalah  sistol  142.5  (140-150)  dan diastole  90.00  (90-100) dan  tekanan darah &#13;
setelah intervensi adalah sistol 130 (120-145) dan diastole 80 (70-90) mmhg. Uji &#13;
analisis data yang digunakan adalah uji non parametric yaitu uji Wilcoxon Ranks &#13;
Test  hasilnya  p value=0,004. Dengan hasil penelitian ini, diharapkan pemberian &#13;
pisang  kepok  dapat  dijadikan  rekomendasi  untuk  ibu  hamil  yang  menderita &#13;
hipertensi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5556">
                <text>Aynesia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5557">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5558">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1235" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1237">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1235\SKRIPSI_ROZA_KRISTINA_PASCA_UJIAN.1.pdf</src>
        <authentication>02d3b446dc0b53ebcf8c56956157a738</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5549">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN PISANG KEPOK ( MUSA PARADISIACA  &#13;
FORMATIPYCA ) TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM  &#13;
 PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH  &#13;
KERJA PUSKESMAS SUNGAI BUNGKAL &#13;
KOTA SUNGAI PENUH  &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5550">
                <text>Emesis  gravidarum  disebut juga mual dan muntah dalam kehamilan.  Emesis &#13;
gravidarum  terjadi pada wanita hamil terutama pada pagi  hari atau biasa disebut &#13;
morning sickness,  tetapi dapat juga terjadi pada siang hari atau bahkan pada malam &#13;
hari. Adapun penyebab terjadinya mual muntah ini adalah  karena peningkatan kadar &#13;
hormon estrogen dan progesterone yang diproduksi oleh  Human Chorionic &#13;
Gonadotropine atau HCG. Hal ini dapat ditangani dengan memberikan buah pisang &#13;
kepok (musa paradisiaca formatypica) yang mengandung vitamin B6. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian buah pisnag kepok terhadap &#13;
emesis gravidarum  pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja  Puskesmas Sungai &#13;
Bungkal Kota Sungai Penuh tahun 2022. Metode penelitian ini adalah Quasy &#13;
Ekperimen dengan pendekatan One Group Pre and Post Test Design. Populasi &#13;
sebanyak 42 orang ibu hamil. Sample didapat dengan rumus finite sebanyak 14 orang &#13;
ibu hamil  dengan teknik sample yaitu simple random sampling.  Dari hasil uji &#13;
normalitas  Kolmogrov-Smirnov  data  berdistribusi normal sehingga uji bivariat &#13;
menggunakan paired t-test. Hasil penelitian didapatkan dari 14 orang rata-rata yang &#13;
mengalami  emesis gravidarum  sebelum diberikan buah pisang kepok (musa &#13;
paradisiaca formatypica)  adalah sebesar 8,14 dan rata-rata  emesis gravidarum &#13;
responden setelah diberikan buah pisnag kepok berkurang menjadi 4,57 dengan p-&#13;
value 0,001 &lt; 0,005. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian buah pisang &#13;
kepok terhadap  emesis gravidarum  pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja &#13;
Puskesmas Sungai Bungkal tahun 2022. Disarankan agar ibu hamil dapat &#13;
menggunakan terapi komplementer berupa pemberian buah pisang kepok dalam &#13;
mengurangi terjadinya emesis gravidarum. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5551">
                <text>Roza Kristina </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5552">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5553">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1234" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1236">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1234\LELI_YULIANI_SKRIPSI-_BUNDA.1.pdf</src>
        <authentication>07b2d1b1f54a5059e85cac954a8db326</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5544">
                <text>PENGARUH  HYPNOBIRHTING  TERHADAP TINGKAT &#13;
KECEMASAN PADA IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA &#13;
KALA I DENGAN KEHAMILAN FISIOLOGIS &#13;
DI RUANG AL WILADAH RUMAH SAKIT &#13;
AR BUNDA PRABUMULIH </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5545">
                <text>Kecemasan merupakan hal umum yang di alami oleh ibu bersalin pada &#13;
kala I, terutama pada ibu primigravida. Kecemasan berat dapat membahayakan &#13;
ibu dan janin. Upaya non farmakologis untuk menurunkan dan menghilangkan &#13;
kecemasan adalah  hypnobirthung. Fenomena yang ditemukan di rumah sakit, &#13;
didapatkan 150 ibu bersalin perbulan. 7 dari 10 ibu bersalin mengalami cemas &#13;
berat ditandai dengan berteriak histeris, tampak lemah, kontraksi uterus lemah &#13;
dan ingin mengakhiri persalinan. Belum adanya program hypnobirthing di ruang &#13;
bersalin. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh tingkat kecemasan &#13;
sebelum dan sesudah dilakukan hypnobirthing pada ibu bersalin kala I dengan &#13;
kehamilan fisiologis di ruang Al Wiladah rumah sakit AR Bunda Prabumulih. &#13;
Rancangan penelitian adalah  quasy experiment  dengan menggunakan one &#13;
group prestest - posstest.  Teknik pengambilan sampling yaitu  accidental &#13;
sampling.  Populasi penelitian berjumlah 150 orang. Sampel penelitian 15 &#13;
responden. Tempat penelitian di ruang Al Wiladah rumah sakit AR Bunda &#13;
Prabumulih. Penelitian dilakukan dari tanggal 24 September 2023- 15 Oktober &#13;
2023. Hasil penelitian, pada pretest  didapatkan rata-rata kecemasan 28.13. &#13;
Posttest  didapatkan rata-rata &#13;
13.40. Analisis bivariat dengan uji  paired t-test menunjukkan ada pengaruh &#13;
hypnobirthing terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin primigravida kala &#13;
I dengan kehamilan fisiologis di ruang Al Wiladah rumah sakit AR Bunda &#13;
Prabumulih (p value = 0,00) . Saran bagi pihak rumah sakit untuk membuat dan &#13;
menerapkan standar operasional prosedur (SOP)  hypnobirthing  di ruang Al &#13;
Wiladah khususnya. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5546">
                <text>Leli Yuliani </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5547">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5548">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1233" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1235">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1233\ERLINA_DARWIS_SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>ba90bb5cfced33ad883b3a1d386db09b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5539">
                <text>Efektifitas Metode Tiup -Tiup ( Lamaze ) Terhadap Kejadian Ruptur &#13;
Perineum dan Lamanya Waktu Kala II pada Ibu Bersalin di PMB “E” &#13;
Bukittinggi Tahun 2022</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5540">
                <text>Angka kematian ibu di negara berkembang 20 kali lebih tinggi dibandingkan angka kematian &#13;
ibu di negara maju yaitu 239 per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan di negara maju hanya 12 &#13;
per 100.000 kelahiran hidup (WHO, 2017). Penyebab Ibu meninggal dalam kehamilan terdapat &#13;
kematian  dan  kesakitan  ibu,  seperti  persalinan,  atau  nifas,  16-17  penderita  komplikasi &#13;
mempengaruhi  kesehatan  mereka,  biasanya  menetap.  Komplikasi  permanen  dan  menahun &#13;
terjadi sesudah masa nifas. komplikasi ini adalah fistula, inkontinensia urin dan alvi, perut &#13;
uterus, penyakit radang panggul, palsi, dan sindrom Sheehan (Prawirohardjo, 2014). &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas Metode Tiup  -Tiup (Lamaze) Terhadap &#13;
Kejadian  Ruptur  Perineum  dan  Lamanya  Waktu  Kala  II  pada  Ibu  Bersalin  di  PMB  ʺEʺ &#13;
Bukittinggi. Desain penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain pendekatan Post &#13;
Test  Design.  Sampel  yang  diambil  dalam  penelitian  ini  adalah  10  responden  dengan &#13;
menggunakan Accidental sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi &#13;
kemudian analisis dengan Uji T.Test Independent yang digunakan adalah lembar Observasi, &#13;
waktu  penelitian  dilakukan  pada  tanggal  Febrruari  2022  s/d  Mei  2022.  Hasil  penelitian &#13;
menunjukkan  Metode Tiup–Tiup  sebanyak 5 orang dengan nilai rata  -  rata  4,60 menit &#13;
lamanya pada kala II dan  tidak  mengalami kejadian  ruptur perineum  sebanyak  4 orang &#13;
(40,0%)  Pada Uji T.Test Independent didapatkan hasil bahwa Sig.(2.tailed) sebesar 0,000 &lt; &#13;
0,05, maka diambil keputusan Uji Independent T Test  bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. &#13;
Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya Efektifitas  yang signifikan (nyata) atas Metode &#13;
Tiup  -Tiup (Lamaze) Terhadap Kejadian Ruptur Perineum  dan lamanya kala II pada  Ibu &#13;
Bersalin di PMB “E” Bukittinggi Tahun 2022. Teknik Relaksasi Pernafasan Metode Tiup– &#13;
Tiup (Lamaze) merupakan salah satu metode yang dapat diberikan untuk mengatasi penurunan &#13;
kejadian ruptur perineum dan lamanya kala II pada ibu bersalin, disarankan kepada petugas &#13;
kesehatan untuk memberikan edukasi tentang Teknik Relaksasi Pernafasan Metode Tiup– &#13;
Tiup (Lamaze) pada ibu bersalin. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5541">
                <text> ERLINA DARWIS </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5542">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5543">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1232" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1234">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1232\skripsi_pebin_to_kaset_okkk.1.pdf</src>
        <authentication>d32bac0930aa3d6a34a2eff270c063e0</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5534">
                <text>PENGARUH  MESSAGE COUNTER PREASURRE TERHADAP INTENSITAS &#13;
NYERI PADA PERSALINAN KALA 1 DIPUSKESMAS RIMBO BUJANG II &#13;
KECAMATAN RIMBO BUJANG KABUPATEN TEBO  &#13;
PROVINSI JAMBI TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5535">
                <text> &#13;
Nyeri persalinan merupakan  kombinasi nyeri fisik akibat kontraksi &#13;
miometrium disertai regangan segmen bawah rahim menyatu dengan kondisi &#13;
psikologis ibu selama persalinan (Indrayani &amp; Moudy, 2016). Massage counter &#13;
pressure  adalah pijatan yang dilakukan dengan memberikan tekanan yang  terus-&#13;
menerus pada tulang sakrum pasien dengan pangkal atau kepalan salah satu &#13;
telapak tangan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh Massase Counter &#13;
Preasure Terhadap Intensitas Nyeri Pada persalinan Kala I di Puskesmas Rimbo &#13;
Bujang II Kabupaten Tebo Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu &#13;
Inpartu Kala I. Penelitian ini berupa  Quasi Exsperiment  dengan menggunakan &#13;
One Group Pretest  –  Posttest design.  Cara menghitung sample menggunakan &#13;
rumus  Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan  simple random &#13;
sampling  yaitu sampel yang terdiri atas sejumlah elemen yang dipilih secara &#13;
acak (Nursalam, 2020). Dengan sample penelitian berjumlah 28 orang Ibu Inpartu &#13;
Kala I yang Ingin Bersalin Normal. Pengumpulan  data  menggunakan lembar &#13;
observasi kemudian di analisi dengan Uji  Paired T  –  test. Waktu penelitian di &#13;
lakukan pada tanggal 19 September 2022 s/d 27 September 2022. Hasil  uji &#13;
statistic menggunakan paired T –  test diperoleh p = 0.001 &lt; α 0,05 sehingga ada &#13;
pengaruh Massase Counter Preasure Terhadap Intensitas Nyeri Pada Persalinan &#13;
Kala I Puskesmas Rimbo Bujang II Kabupaten Tebo Tahun 2022.  &#13;
Kesimpulan: Ada Pengaruh Massase Counter Preasure Terhadap Intensitas Nyeri &#13;
Pada Persalinan Kala I Di Puskesmas Rimbo Bujang II Kabupaten Tebo Tahun &#13;
2022. Setelah dilakukan penelitian ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai &#13;
acuan kedepannya agar diterapkan dalam mengatasi nyeri. &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5536">
                <text>Pebbin Kori Sari </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5537">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5538">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1231" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1233">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1231\SKRIPSI_TRIA_SOSIO_BELIA_PUTRI_[1][2]_[1]_[1]_[1]_VDF.pdf</src>
        <authentication>7c9f5a36bd439f97394a8cc83a951791</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5529">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA (Hylo cereus polyrhizus) DAN TABLET FE TERHADAP PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DESA GEDANG KOTA SUNGAI PENUH  TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5530">
                <text>Anemia merupakan masalah kesehatan global diperkirakan 30%  penduduk dunia &#13;
menderita anemia. Kecamatan Sungai Penuh merupakan kecamatan tertinggi diKota &#13;
Sungai Penuh dengan angka kejadian anemia pada remaja putri dengan jumlah 319, &#13;
dan wilayah kerja Puskesmas Desa Gedang merupakan angka kejadian tertinggi di &#13;
Kecamatan Sungai Penuh yaitu 93 kasus.  Upaya penanggulangan anemia oleh &#13;
pemerintah melalui program pemberian TTD. Konsumsi tablet fe sebaiknya diiringi &#13;
dengan makanan yang kaya akan sumber vitamin C misalnya  buah naga.  Tujuan &#13;
Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh pemberian Jus Buah naga dan tablet &#13;
fe  terhadap perubahan hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan.  Jenis &#13;
penelitian ini adalah  Quasi Experimental Research  dengan desain  Two Group &#13;
Pretest-Posttest.  Sampel yang diambil berjumlah 20  orang dari 93 populasi &#13;
menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar &#13;
observasi kemudian di analisis menggunakan  independent t test. Waktu penelitian &#13;
pada Januari-September. Hasil penelitian  Rata-rata kadar hemoglobin sebelum &#13;
pemberian jus buah naga merah dan tablet fe e adalah 10.41 hgr/dL dan setelah &#13;
pemberian jus buah naga merah dan tablet fe adalah 11.25 gr/dL, pada uji &#13;
independent t test Nilai P value = 0.004 dimana p&lt;0.05 di simpulkan ada Pengaruh &#13;
Jus Buah naga (Hylo cereus Polyrhizus)  dan Tablet fe Terhadap Perubahan Kadar &#13;
Hemoglobin pada Remaja Putri dengan Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Desa &#13;
Gedang Kota Sungai Penuh tahun 2022. Diharapkan hasil penelitian ini dapat &#13;
dijadikan  bahan masukan atau bacaan bagi para pengunjung Pustaka IKes Prima &#13;
Nusantara, dan remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Desa Gedang untuk rutin &#13;
mengkonsumsi Jus Buah naga dan tablet fe agar terhindar dari anemia. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5531">
                <text>Tria Sosio Belia Putri </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5532">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5533">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1230" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1232">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1230\COC_NURLIS_CD.1.pdf</src>
        <authentication>95d28504f36abd3a876acde53246ae09</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5524">
                <text>EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BIRTH BALL TERHADAP LAMA KALA 1 FASE AKTIF PADA IBU INPARTU PRIMIGRAVIDA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DESA GEDANG  TAHUN 202&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5525">
                <text>Persalinan merupakan suatu proses yang alamiah. Tetapi tidak semua persalinan alamiah akan berjalan sesuai dengan waktu normal. Persalinan yang waktunya tidak normal disebut dengan partus lama. Partus lama menjadi salah satu penyebab meningkatnya mortalitas dan morbiditas pada ibu dan janin. Kota Sungai Penuh pada tahun 2017 dilaporkan terjadi sebanyak 2 kasus kematian ibu. Upaya mencegah persalinan lama adalah salah satunya pelvic rocking dengan birthball. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Efektivitas Penggunaan Birth Ball Terhadap Lama Kala 1 Fase Aktif Pada Ibu Inpartu Primigravida. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Research dengan post test group design. Sampel yang di ambil berjumlah 10 orang dari 10 populasi menggunakan total sampling yang dilaksanakan di Puskemas Desa Gedang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemudian di analisis menggunakan independent t test. Waktu penelitian pada Januari-September. Hasil penelitian Rata-rata ibu bersalin menggunakan birthball 249.4000 menit, pada uji independent t test Nilai P value = 0.001 dimana p&lt;0.05 dapat di simpulkan bahwa penggunaan birthball efektif terhadap kala 1 persalinan pada ibu bersalin primigravida di wilayah kerja Puskesmas Desa Gedang Tahun 2022. Penggunaan Birthball diharapkan dapat diterapkan pada ibu bersalin kala 1 sebagai upaya pencegahan terjadinya persalinan lama dan sebagai terapi pelengkap selain terapi konvensional, mengurangi rasa nyeri, meredakan kecemasan, dan stess saat persalinan.&#13;
&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5526">
                <text>Elsa Anggraini</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5527">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5528">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1229" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1231">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1229\SKRIPSI_A.n_Misia_Sary_fix.1.pdf</src>
        <authentication>7b4d6d4acb34d43f9e16d2f3457140cb</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5519">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT &#13;
KUNJUNGAN REMAJA KE POSYANDU REMAJA &#13;
DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS &#13;
DESA GEDANG &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5520">
                <text>Masa  remaja merupakan masa dimana  seorang  individu  mengalami peralihan yang rentan &#13;
terhadap  berbagai ancaman resiko masalah kesehatan  terutama  terkait  dengan  masalah &#13;
seksual  dan  masalah  kesehatan  reproduksi.  Wilayah  Kerja  Puskesmas  Desa  Gedang &#13;
merupakan Puskesmas  dengan  tingkat pernikahan usia dini tertinggi di Kecamatan Sungai &#13;
Penuh yaitu laki-  laki yang menikah pada usia 19-25 tahun  sebanyak  114  orang  dan &#13;
perempuan dengan usia 16-19 tahun sebanyak 203 orang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk &#13;
mengetahui faktor-faktor  yang mempengaruhi minat kunjungan remaja ke posyandu remaja. &#13;
Jenis penelitian ini adalah Cross Sectional. Sampel yang di ambil berjumlah 40 orang dari &#13;
481 populasi menggunakan probability sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner &#13;
kemudian di analisis menggunakan  chi square. Waktu penelitian pada Januari-September. &#13;
Hasil univariat diketahui 15 (37,5%) remaja rutin melakukan kunjungan posyandu remaja, 16 &#13;
(40,0%)  remaja memiliki pengetahuan tinggi tentang posyandu remaja,  14(35,0%)  remaja &#13;
mengatakan sarana dan prasarana di posyandu remaja tersedia,  19  (47,5%)  remaja &#13;
mengatakan peran petugas kesehatan di posyandu remaja baik, dan 19  (47,5%)  remaja &#13;
mengatakan dukungan keluarga di posyandu remaja baik,  uji statistic dari hubungan &#13;
pengetahuan dan kunjungan posyandu remaja p value= 0,001, hubungan ketersedian sarana &#13;
dan prasarana dan kunjungan posyandu remaja p value= 0,000, hubungan peran tenaga &#13;
kesehatan dan kunjungan posyandu remaja p value= 0,00, hubungan dukungan keluarga dan &#13;
kunjungan posyandu remaja p  value= 0,003 artinya adanya hubungan antara pengetahuan, &#13;
ketersediaan sarana dan prasarana, peran petugas Kesehatan dan dukungan keluarga terhadap &#13;
minat kunjungan remaja ke posyandu remaja diwilayah kerja Puskesmas Desa Gedang tahun &#13;
2022. Disarankan kepada  petugas kesehatan perlunya peran aktif tenaga kesehatan dalam &#13;
memberikan penyuluhan dan mensosialisasikan posyandu remaja. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5521">
                <text>Misia Sary </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5522">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5523">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
