<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/items/browse?collection=100&amp;output=omeka-xml&amp;sort_field=Dublin+Core%2CCreator" accessDate="2026-05-31T17:50:33+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>1</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>17</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2442" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2427">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2442\SKRIPSI_ANNISA_FULL_1.1.pdf</src>
        <authentication>d6d128b672d3231a3a88edf5f26a74b7</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11277">
                <text>Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Pencegahan Dekubitus Terhadap Kejadian Dekubitus Pada Pasien Total Care Di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11278">
                <text>Dekubitus merupakan masalah serius yang sering terjadi pada pasien yang mengalami gangguan mobilitas, seperti pasien stroke, injuri tulang belakang, atau penyakit degenerative. Pengetahuan keluarga dalam mencegah terjadinya dekubitus sangat penting, karena keluarga juga berperan dan berfungsi untuk melaksanankan praktek asuhan kesehatan. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga tentang pencegahan dekubitus terhadap kejadian dekubitus pada pasien total care. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi. Total populasi pada penelitian ini terdapat 147 populasi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan total responden 60 orang. Data dianalisis mengunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan mayoritas pengetahuan keluarga tentang pencegahan dekubitus baik (60%) dan mayoritas tidak terjadi kejadian dekubitus (78,3%). Hasil analisis didapatkan p-value 0,0001, berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan keluarga tentang pencegahan dekubitus terhadap kejadian dekubitus pada pasien total care di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2018. Saran dari penelitian ini dapat dijadikan masukan untuk perawat selaku edukator untuk memberikan pengetahuan tentang dekubitus kepada keluarga dengan anggota keluarga yang beresiko dekubitus.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11279">
                <text>  Annisa Mardhatillah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11280">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11281">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2443" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2428">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2443\Skripsi_Citra_Ramadhani.1.pdf</src>
        <authentication>ef0b721af7bd76df497ee6b7535c25ae</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11282">
                <text>Pengalaman Remaja Yang Menderita TB Paru di Poli Paru di Rumah Sakit Paru Sumatera Barat tahun 2018.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11283">
                <text>Penyakit Tubercolusis atau yang sering disebut TB Paru adalah infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tubercolusis. Tuberculosis merupakan masalah kesehatan, baik dari sisi angka kematian (mortalitas) angka kejadian penyakit (morbiditas), maupun diagnosis dan terapinya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman remaja yang menderita TB paru di poli paru di Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif, untuk pengambilan data penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam. Partisipan pada penelitian ini adalah remaja yang terkena TB paru, dengan jumlah partisipan 7 orang. Data dianalisia dengan menggunakan metode collaizi. Penelitian ini mengidentifikasi 5 tema, yaitu 1) Dampak psikologis, 2) Dampak fisik, 3) Dampak spiritual, 4) Manajemen pengobatan, 5) Respon keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman remaja yang menderita TB paru di poli paru di Rumah Sakit Paru Sumatera Barat terdapat dampak psikologis yang menimbulkan perasaan tidak menyenangkan, mengalami harga diri rendah, merasa stres. Dan dampak fisik yang dialami penurunan berat badan. Dampak spiritual yang dialami yaitu semakin dekat pada Allah. Manajemen pengobatan yang dilakukan yaitu berobat ketenaga medis dan rutin melakukan pengobatan. Respon keluarga yaitu keluarga mengalami perasaan tidak menyenangkan. Saran bagi pihak rumah sakit agar memberikan informasi yang baik terkait penyakit TB paru pada remaja yang mengalami penyakit TB paru.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11284">
                <text> Citra Ramadhani </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11285">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11286">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2437" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2422">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2437\SKRIPSI_silva_full.1.pdf</src>
        <authentication>1251213b369a306480a17f0eefa5f454</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11252">
                <text>FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG DI POLI JANTUNG RSUD SOLOK TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11253">
                <text> &#13;
Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia termasuk di &#13;
Indonesia. Penyebab terjadinya penyakit jantung adalah karena kebiasaan merokok, &#13;
riwayat hipertensi, riwayat penyakit DM, obesitas dan aktifitas fisik.  Tujuan &#13;
penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian &#13;
penyakit jantung di Poli Jantung RSUD Solok tahun 2018. Jenis penelitian yang &#13;
digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi &#13;
dala penelitian ini berjumlah 2840 kasus dengan jumlah sampel didapatkan sebanyak &#13;
97. Data dianalisis menggunakan uji chi square (CI 95%, a = 0.05). Hasil penelitian &#13;
ditemukan, kejadian penyakit jantung ada sebanyak 66 (68.0%), kebiasaan merokok &#13;
ada sebanyak 40 (41.2%), memiliki riwayat  hipertensi ada sebanyak 55 (56.7%), &#13;
aktifitas fisik sedang ada sebanyak 68 (70.1%), obesitas ada sebanyak 22 (29.9%) &#13;
dan  memiliki riwayat  penyakit  DM ada sebanyak 22 (22.7%). Analisis bivariat &#13;
kebiasaan merokok p value = 0.019,  riwayat hipertensi p  value=  0.0001,  aktifitas &#13;
fisik p value= 0.557, variabel obesitas p value=0.001, riwayat penyakit DM p value = &#13;
0.020.  Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang &#13;
bermakna antara kebiasaan merokok, riwayat hipertensi, obesitas, kejadian penyakit &#13;
DM, namun untuk variabel aktifitas fisik tidak ada hubungan dengan kejadian &#13;
penyakit jantung. Diharapkan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan &#13;
dan rutin memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan. Selain itu pasien harus &#13;
menjaga  pola makan, melakukan aktifitas rutin serta meningkatkan pengetahuan &#13;
mengenai penyakit jantung.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11254">
                <text> Dwi Silfa Rahmatika </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11255">
                <text>PROGRAM STUDI NERS &#13;
STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11256">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2430" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2415">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2430\GABUNGAN_SEMUA_SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>0ecb1d79f24e80b14ac05eb313e58b53</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11217">
                <text>HUBUNGAN BREASTFEEDING FATHER ( DUKUNGAN SUAMI ) Dengan PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASIMAH AHMAD KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11218">
                <text>Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu barada pada tingkat &#13;
terbaik dan kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-&#13;
sel otak dan perkembangan sistem saraf  bayi.  ASI sangat bermanfaat bagi &#13;
bayi untuk memenuhi kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan.  Saat ini &#13;
menunjukkan bahwa masih ada kurangnya dukungan suami dalam mencukupi &#13;
kebutuhan gizi istri selama pemberian ASI ekslusif. Tujuan penelitian adalah &#13;
mengetahui Hubungan  Breasfeeding Father  (Dukungan Suami) dengan &#13;
Pemberian ASI Ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota &#13;
Bukittinggi Tahun 2018. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan &#13;
pendekatan  cross sectional.  Jumlah  dalam penelitian ini  sebanyak  79 &#13;
responden. Metode yang digunakan    probability sampling  dengan teknik &#13;
pengambilan sampel  proportionate stratified random sampling  dan &#13;
pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji &#13;
chi-square  dengan hasil didapatkan 32  (40,5%) responden mempersepsikan &#13;
dukungan suami yang kurang baik, selanjutnya hampir sebagian responden 50 &#13;
(63,3%) mempersepsikan  tidak memberikan ASI ekslusif, sedangkan  7 &#13;
(21,9%) responden mempersepsikan dukungan suami kurang baik tetapi ASI &#13;
ekslusif masih diberikan. Hasil uji statistik  dukungan suami dengan &#13;
pemberian ASI ekslusif  diperoleh nilai p=0,043  (p≤  0,05). Kesimpulan &#13;
didapatkan ada hubungan yang bermakna antara  dukungan suami  dengan &#13;
pemberian ASI ekslusif. Diharapkan kepada suami  untuk lebih &#13;
memperhatikan dan memberikan dukungan informasi, dukungan  langsung &#13;
yang diberikan suami, dukungan emosional dan dukungan positif kepada istri &#13;
dalam memberikan ASI secara ekslusif kepada bayi 0-6 bulan.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11219">
                <text>Elmar Yuni Wulan </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11220">
                <text> &#13;
 &#13;
PROGRAM STUDI NERS &#13;
STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11221">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2434" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2419">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2434\bab1_2_3_4_5_6_bersih.1.pdf</src>
        <authentication>b1d15bc34d15189571a09ef78d4ac0ae</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11237">
                <text>Hubungan Interaksi Sosial dengan Kesepian pada Lansia di PSTW &#13;
Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2018 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11238">
                <text>Seiring bertambahnya usia setiap manusia akan memasuki fase lansia dengan segala &#13;
penurunan fisik dan psikologis  yang dialaminya. Salah satu permasalahan psikologis pada &#13;
lansia yang ada di PSTW adalah kesepian dan rasa jenuh. Kondisi ini dapat menyebabkan &#13;
munculnya berbagai masalah kesehatan fisik dan psikologis. PSTW Kasih Sayang Ibu &#13;
Batusangkar merupakan salah satu PSTW yang ada di Sumatera Barat dengan jumlah warga &#13;
binaan sebanyak 70 responden dan mayoritas lansia yang ada di PSTW Kasih Sayang Ibu &#13;
mengalami kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan  interaksi social &#13;
dengan  kesepian  pada  lansia di PSTW Kasih  Sayang  Ibu  Batusangkar  Tahun 2018.  Jenis &#13;
penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini &#13;
adalah  semua  lansia yang ada di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar yaitu sebanyak 70 &#13;
responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling &#13;
dengan besaran sampel sebanyak 41 responden. Pengumpulan data penelitian menggunakan &#13;
kuesioner,  analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-&#13;
square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 responden dengan interaksi social baik, &#13;
kurang dari separuh yaitu sebanyak 8 responden  (40,0%) masih mengalami kesepian, &#13;
sedangkan dari  21 responden dengan interaksi sosial kurang baik, terdapat lebih dari separoh &#13;
yaitu sebanyak 15 responden (71,4%) mengalami kesepian dan ada hubungan antara interaksi &#13;
social dengan kesepian pada lansia ( pvalue = 0,043, OR = 4,00). Dapat disimpulkan bahwa &#13;
interaksi social berhubungan signifikan dengan kesepian pada lansia, untuk itu diharapkan &#13;
kepada lansia untuk selalu menjaga dan membangun interaksi sosial di panti sosial, agar rasa &#13;
kesepian lansia dapat dikurangi dan dapat meningkatkan kualitas hidup lansia selama berada &#13;
di panti sosial, dan di harapkan kepada peneliti berikutnya untuk meneliti lebih lanjut tentang &#13;
faktor-faktor yang menyebabkan kesepian.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11239">
                <text>Elsa Putri </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11240">
                <text>PROGRAM STUDI NERS &#13;
STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11241">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2441" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2426">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2441\skripsi_full.1.pdf</src>
        <authentication>3a5cc14fb9620fb6367146faa544c656</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11272">
                <text>Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Berobat Pada Lansia Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sulit Air Kec. X Koto Diatas Kab. Solok Tahun 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11273">
                <text>Kepatuhan berobat pada lansia hipertensi merupakan hal yang sangat penting. Hal ini &#13;
di karenakan hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi &#13;
harus di kontrol agar  tidak terjadi komplikasi yang berujung pada kematian. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan dukungan keluarga dengan &#13;
kepatuhan berobat pada lansia hipertensi di wilayah kerja puskesmas Sulit Air Tahun &#13;
2018. Desain dalam penelitian ini adalah survey deskriptif analitik dengan &#13;
pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang &#13;
menderita hipertensi yang dating ke pelayanan puskesmas dengan teknik &#13;
pengambilan sample yang digunakan adalah purposive sampling yaitu dengan jumlah &#13;
responden 38 responden. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan questioner, &#13;
kemudian data diolah dengan Uji Chi-Square test. Hasil penelitian ini menunjukkan &#13;
hasil ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat . hasil penelitian &#13;
menunjukkan nilai p = 0,022, hasil ini lebih rendah dari nilai  α 0,05. Dapat &#13;
disimpulkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat. &#13;
Diharapkan kepada keluarga agar selalu memberikan dukungan dalam berobat agar &#13;
dapat mengontrol keadaan tekanan darah dalam keadaan normal. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11274">
                <text>Gusfitri</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11275">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11276">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2444" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2429">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2444\SKRIPSI_ISRA_FULL.1.pdf</src>
        <authentication>10d10c3ccc97fd2802559ba354a7f2a4</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11287">
                <text>Hubungan Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur (Wus) Tentang SADARI Terhadap Kejadian Kanker Payudara Di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11288">
                <text>Kanker payudara merupakan suatu penyakit neoplasma ganas yang dapat menimbulkan kesengsaraan dan kematian pada wanita. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang umum pada wanita. Kota Bukittinggi menepati posisi ke 2 setelah kota padang dengan jumlah penderita kanker payudara terbanyak yakni 576 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri terhadap kanker payudara di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectiona. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 124 kasus dengan jumlah sampel sebanyak 55. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Accidental sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan responden yang cukup lebih banyak 37 (67.3%) sedangkan responden yang tingkat pengetahuannya kurang ada sebanyak 15 (27.3%) dan tingkat pengetahuan baik ada sebanyak 3 (5.4%). Sedangkan responden yang tidak terkena kanker payudara lebih banyak 41 (74.5%) dari responden yang terkena kanker payuadara ada sebanyak 14 (25.5%). Hasil uji statistik tingkat pengetahuan dengan kejadian kanker payudara di peroleh nilai p value 0.011 (p ≤ 0.05) dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang sadari dengan kejadian kanker payudara di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2018. Disarankan responden untuk meningkatkan pengetahuan mengenai sadari sehingga dapat terhindar dari penyakit kanker paayudara dan disarankan agar petugas memberikan informasi dan promosi mengenai bagaimana cara melakukan sadari dengan baik.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11289">
                <text>Isra Fauziah </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11290">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11291">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2440" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2425">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2440\SKRIPSI_JUPRINALDI_FULL.1.pdf</src>
        <authentication>6f81938ad219d5b3caff012bd089ca3b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11267">
                <text>Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Klien Tentang Cara Perawatan Hipertensi Di Puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi Tahun 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11268">
                <text>Data dari WHO (World Health Organization) pada tahun 2013 menunjukan bahwa &#13;
prevalensi hipertensi di negara maju sebesar 35% dan di negara berkembang sebesar &#13;
40% dari poulasi dewasa.Prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 25,8%.Prevalensi &#13;
hipertensi menurut provinsi Sumatra Barat terdapat 22,6%. Data yang didapatkan dari &#13;
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat pada  tahun 2013 hipertensi merupakan 5 &#13;
penyakit yang terbanyak  diderita  oleh masyarakat  dengan  banyak  jumlah  penderita &#13;
84.345 orang. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap &#13;
klien  tentang  cara  perawatan  hipertensi Di Puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi &#13;
Tahun 2018.  Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian  ini  adalah deskriptif &#13;
sederhana.  Total  populasi  pada  penelitian  ini  terdapat 135  populasi.  Teknik &#13;
pengambilan  sampel  pada  penelitian  ini  adalah  purposive sampling  dengan total &#13;
responden  57  orang.  Hasil  penelitian  menunjukan  mayoritas  tingkat  pengetahuan &#13;
responden  cukup  yaitu  sebanyak 25 responden (43,9%),  dan  sikap positif  sebanyak &#13;
39 responden (68,4%).  Disarankan  untuk  pelayanan  kesehatan  agar  dapat &#13;
meningkatkan  mutu  pelayanan  kesehatan  pada  umumnya  dan  meningkatkan  mutu &#13;
pelayanan  pada  penderita  masalah  hipertensi  khususnya  dan  juga  memberikan &#13;
edukasi kepada masyarakat tentang cara perawatan hipertensi. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11269">
                <text>Juprinaldi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11270">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11271">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2433" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2418">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2433\Skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>3579032dd9f26571403955ebcc697b7c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11232">
                <text>HUBUNGAN LAMA WAKTU TUNGGU DENGAN KEPUASAN PASIEN DI POLI INTERNE RUMAH SAKIT Prof. Dr. M.A. HANAFIAH, SM BATUSANGKAR TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11233">
                <text>  Waktu tunggu merupakan waktu yang digunakan pasien dalam &#13;
mendapatkan pelayanan kesehatan, mulai pasien mendaftar sampai masuk &#13;
keruangan pemeriksaan dokter. Waktu tunggu pasien merupakan  komponen &#13;
penting yang menyebabkan adanya rasa tidak kepuasan pasien, apabila waktu &#13;
tunggu pasien tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan yaitu ≤ 60 menit. &#13;
Kenyataan menunjukan masih ditemukan pasien mengeluh tidak puas karena &#13;
waktu tunggu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan &#13;
Lama Waktu Tunggu dengan Kepuasan Pasien di Poli Interne Rumah Sakit Prof. &#13;
Dr. M. A. Hanafiah, SM Batusangkar Tahun 2018. Jenis penelitian  ini adalah &#13;
kuantitatif dengan pendekatan  cross sectional. Populasi dalam penelitian 953 &#13;
responden dengan jumlah sampel 191 responden, menggunakan teknik  non &#13;
probability sampling yaitu accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji &#13;
chi square. Hasil  analisis lebih dari sebagian  159 (83,2%) responden  yang &#13;
mempresepsikan lama waktu tunggu pasien tidak sesuai dengan standar. &#13;
Selanjutnya lebih dari sebagian 121 (63,4%)  yang merasa tidak puas dengan &#13;
pelayanan yang diberikan.  Selanjutnya  didapatkan  kurang  dari sebagian 48 &#13;
(68,6%) responden mepresepsikan pasien merasa puas tetapi lama waktu tunggu &#13;
pasien tidak sesuai  dengan standar,  responden yang lama waktu tunggu sesuai &#13;
standar tapi pasien masih merasa tidak puas ada sebanyak 10 (8,3%) responden. &#13;
Hasil uji statistik diperoleh nilai p value 0,0001 (p&lt;0,05), Kesimpulan penelitian &#13;
ini adalah ada hubungan yang bermakna antara lama waktu tunggu dengan &#13;
kepuasan pasien. Diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk menambah jumlah &#13;
SDM di Poli Interne, menambah sarana dan prasarana sehingga dapat memberikan &#13;
pelayanan yang memuaskan sewaktu pasien berobat di Poli Interne, harapannya &#13;
mutu pelayanan Rumah Sakit akan meningkat. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11234">
                <text>Kevin Andesby Hendriyansyah </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11235">
                <text>PROGRAM STUDI NERS &#13;
STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11236">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2428" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2413">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2428\Skripsi_Nurfia_Lestari.1.pdf</src>
        <authentication>0bdbe2b4504d17fcc07243c0b0e24349</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11207">
                <text>HUBUNGAN PERGAULAN DENGAN KONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL PADA REMAJA LAKI-LAKI DI NAGARI RANAH MELINTANG KECAMATAN SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11208">
                <text>Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap kenakalan remaja, &#13;
hal ini terjadi akibat tugas perkembangan dan perubahan yang terjadi pada remaja. &#13;
Masa remaja memang masa yang penuh bergaul. Remaja biasanya lebih suka &#13;
dengan pergaulan yang bebas dengan teman sebaya, sehingga lingkungan &#13;
pergaulan yang kurang baik akan berpengaruh pada jiwa seseorang.  Salah satu &#13;
bentuk kenakalan remaja yang sering ditemukan adalah adanya kebiasaan remaja &#13;
mengkonsumsi minuman beralkohol terutama pada remaja laki-laki. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui Hubungan lingkungan pergaulan dengan konsumsi &#13;
minuman beralkohol pada remaja laki-laki di Nagari Ranah Melintang Kecamatan &#13;
Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2018.  Jenis penelitian  deskriptif &#13;
analitik  dengan pendekatan  cross sectional study. Populasi pada penelitian ini &#13;
adalah semua remaja laki-laki yang ada di Nagari Ranah Melintang. Pengambilan &#13;
sampel pada penelitian ini menggunakan teknik  purposive  sampling  dengan &#13;
besaran sampel  sebanyak  83  orang. Pengumpulan data  penelitian menggunakan &#13;
kuisioner,  analisis data pada meliputi analisis univariat dan analisis bivariat &#13;
menggunakan uji  chi-square.  Hasil penelitian menunjukkan  22,9% responden &#13;
dengan lingkungan pergaulan tidak baik dan 57,8% responden memiliki kebiasaan &#13;
mengkonsumsi alkohol. Tidak ada hubungan antara lingkungan pergaulan dengan &#13;
kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol pada remaja laki-laki  ( P value = &#13;
0,424  ), dapat disimpulkan bahwa  lingkungan pergaulan merupakan faktor yang &#13;
tidak  berhubungan signifikan dengan kebiasaan mengkonsumsi minuman &#13;
beralkohol pada remaja laki-laki di Nagari Ranah Melintang. Untuk itu &#13;
diharapkan kepada  tokoh masyarakat dan orang tua untuk dapat mengontrol &#13;
kondisi lingkungan Nagari dengan baik khususnya pembatasan akses remaja &#13;
terhadap minuman beralkohol. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11209">
                <text>Nurfia Lestari </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11210">
                <text> &#13;
PROGRAM STUDI NERS &#13;
STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11211">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
