<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2369" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/2369?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-10T23:54:52+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2354">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/97\2369\revisi_skripsi_monika_[Repaired].pdf</src>
      <authentication>27a5bd6089b2586ad768441338d77976</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="97">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10688">
                <text>Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10915">
              <text>HUBUNGAN PERSEPSI KELUARGA DENGAN DUKUNGAN KELUARGA PADA PENDERITA SKIZOFRENIA PARANOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGGARAN AGUNG TAHUN 2021FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10916">
              <text>World Health Organization (WHO) menyatakan  lebih dari 450 juta orang &#13;
mengalami gangguan jiwa di seluruh dunia, dalam 1 tahun. Di indonesia 49 % penderita &#13;
skizofrenia  mengalami rawat ulang setelah dipulangkan selama 1 tahun.Tujuan penelitian &#13;
ini untuk mengetahui  Hubungan  Persepsi Keluarga dengan  Dukungan Keluarga  Pada &#13;
Penderita  Skizofrenia  Paranoid  di Wilayah Kerja Puskesmas Sanggaran Agung 2021. &#13;
Desain dalam penelitian ini adalah Deskriptif  Kolerasi yang merupakan suatu metode &#13;
penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan informasi mengenai status yang &#13;
berhubungan mengenai suatu gejala yang ada, dengan pendekatan Cross sectional. &#13;
populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan &#13;
skizoprenia paranoid yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Sanggaran Agung kab. &#13;
Kerinci dengan besa sampel yang ditetapkan dengan rumus Slovin sebanyak 40 &#13;
responden, data diperoleh melalui lembar kuesioner.Analisa menggunakan Uji Chi &#13;
Square. Kesimpulan hasil penelitian dari 40 responden yang memiliki persepsi tidak baik &#13;
terdapat pada penderita skizoprenia Paranoid dengan dukungan keluarga tidak baik yaitu &#13;
77,8% dibandingkan dengan penderita skizoprenia Paranoid yang memiliki dukungan &#13;
keluarga baik yaitu 38,9%. Berdasarkan hasil uji Chi Square menunjukan nilai p value = &#13;
0,020 (p &lt; 0,05 ), ini berarti ada hubungan persepsi keluarga dengan dukungan keluarga &#13;
penderita skizoprenia Paranoid di Wilayah Kerja Puskesmas Sanggaran Agung Tahun &#13;
2021. Dengan penelitian ini diharapkan peran serta dan kerja sama dari berbagai pihak &#13;
dalam pengambilan suatu kebijakan mengenai  Hubungan  Persepsi Keluarga dengan &#13;
Dukungan Keluarga  Pada Penderita  Skizofrenia  Paranoid  di Wilayah Kerja Puskesmas &#13;
Sanggaran Agung 2021. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10917">
              <text>Monika Tri Utami </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10918">
              <text>PROGRAM STUDI NERS &#13;
FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
