<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2361" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/2361?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:51:12+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2346">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/97\2361\SKRIPSI_M.FARIS_HELGUSMAN.1.pdf</src>
      <authentication>73d3daf7455936a6d337fab3f3e488ac</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="97">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10688">
                <text>Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10876">
              <text>PENGARUH HIDROTERAPI TERHADAP PENURUNAN &#13;
TEKANAN DARAH  PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA  PUSKESMAS SUNGAI TUTUNG TAHUN 2021 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10877">
              <text>  Lansia sering mengalami peningkatan tekanan sistolik terkait dengan &#13;
penurunan elastisitas pembuluh darah.Namun, bila tekanan darah lebih besar dari &#13;
140/90 mmHg didefinisikan sebagai hipertensi dan meningkatkan resiko penyakit &#13;
terkait hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  pemberian &#13;
hidroterapi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di &#13;
wilayah kerja Puskesmas Sungai Tutung.  Desain penelitian ini ini menggunakan &#13;
desain  quasi-eksperiment  dengan rancangan  pretest-posttest  control group  design. &#13;
Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak  32  responden dan dibagi dua &#13;
grup yaitu 16 responden pada kelompok perlakuan dan 16 responden dalam &#13;
kelompok kontrol dengan menggunakan  purposive sample.  Pengumpulan data &#13;
dengan menggunakan lembar observasi kemudian analisis dengan  uji  t test. &#13;
Penelitian ini dilakukan pada 09-23 februari tahun 2021. Berdasarkan hasil uji  t test &#13;
pada kelompok perlakuan didapatkan perbedaan rata-rata tekanan darah sistol yaitu &#13;
16,00 mmHg (p-value =  0,000)  dan diastole yaitu 8,00 mmHg (p-value =  0,000), &#13;
artinya ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan &#13;
intervensi. Kemudian pada kelompok kontrol didapatkan perbedaan rata-rata tekanan &#13;
darah sistol yaitu 0,25 mmHg ( p-value = 0,700) dan diastol yaitu 0,25 mmHg (p-&#13;
value = 0,534), artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara tekanan darah I &#13;
dan II.  Dapat disimpulkan bahwa ada  pengaruh  pemberian hidroterapi terhadap &#13;
penurunan tekanan darah pada  lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas &#13;
Sungai Tutung. Maka dari itu disarankan untuk menerapkan hidroterapi  sebagai &#13;
alternatif yang dapat digunakan untuk menurunkan hipertensi. &#13;
   Lansia sering mengalami peningkatan tekanan sistolik terkait dengan &#13;
penurunan elastisitas pembuluh darah.Namun, bila tekanan darah lebih besar dari &#13;
140/90 mmHg didefinisikan sebagai hipertensi dan meningkatkan resiko penyakit &#13;
terkait hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  pemberian &#13;
hidroterapi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di &#13;
wilayah kerja Puskesmas Sungai Tutung.  Desain penelitian ini ini menggunakan &#13;
desain  quasi-eksperiment  dengan rancangan  pretest-posttest  control group  design. &#13;
Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak  32  responden dan dibagi dua &#13;
grup yaitu 16 responden pada kelompok perlakuan dan 16 responden dalam &#13;
kelompok kontrol dengan menggunakan  purposive sample.  Pengumpulan data &#13;
dengan menggunakan lembar observasi kemudian analisis dengan  uji  t test. &#13;
Penelitian ini dilakukan pada 09-23 februari tahun 2021. Berdasarkan hasil uji  t test &#13;
pada kelompok perlakuan didapatkan perbedaan rata-rata tekanan darah sistol yaitu &#13;
16,00 mmHg (p-value =  0,000)  dan diastole yaitu 8,00 mmHg (p-value =  0,000), &#13;
artinya ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan &#13;
intervensi. Kemudian pada kelompok kontrol didapatkan perbedaan rata-rata tekanan &#13;
darah sistol yaitu 0,25 mmHg ( p-value = 0,700) dan diastol yaitu 0,25 mmHg (p-&#13;
value = 0,534), artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara tekanan darah I &#13;
dan II.  Dapat disimpulkan bahwa ada  pengaruh  pemberian hidroterapi terhadap &#13;
penurunan tekanan darah pada  lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas &#13;
Sungai Tutung. Maka dari itu disarankan untuk menerapkan hidroterapi  sebagai &#13;
alternatif yang dapat digunakan untuk menurunkan hipertensi. &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10878">
              <text>M.FARIS HELGUSMAN </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10879">
              <text>FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10880">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
