<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2340" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/2340?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:46:18+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2325">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/97\2340\Revisi_skripsi_Leni.1.pdf</src>
      <authentication>e52b267bf98bb15b3ebae9c583d63685</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="97">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10688">
                <text>Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10774">
              <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH  KERJA PUSKESMAS SANGGARAN AGUNG  TAHUN 2021 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10775">
              <text>Kematian akibat tuberkulosis masih menempati peringkat ke-10 penyebab &#13;
kematian tertinggi di Dunia pada tahun 2016 berdasarkan laporan WHO. kemungkinan &#13;
terjadi karena laki-laki lebih terpapar pada faktor risiko TBC misalnya merokok dan &#13;
kurangnya ketidak  patuhan minum obat. Survei ini menemukan bahwa dari seluruh &#13;
responden laki-laki yang merokok sebanyak 68,5% dan hanya 3,7% responden perempuan &#13;
yang merokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan &#13;
dengan kejadian Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Sanggaran Agung tahun &#13;
2021. Desain dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kolerasi yang merupakan suatu metode &#13;
penelitian  yang dilakukan dengan mengumpulkan informasi mengenai status yang &#13;
berhubungan mengenai suatu gejala yang ada, dengan pendekatan Cross sectional study. &#13;
populasi dalam penelitian ini adalah seluruh suspek tuberkulosis paru yang ada di Wilayah &#13;
Kerja Puskesmas  Sanggaran Agung kab. Kerinci dengan besa sampel yang ditetapkan &#13;
dengan rumus Slovin sebanyak 50 responden, data diperoleh melalui lembar kuesioner. &#13;
Analisa menggunakan Uji Chi Square. Dari hasil  penelitian didapatkan  faktor kepadatan &#13;
hunian mempunyai hubungan bermakna dengan kejadian TB Paru. Hasil analisis statistik &#13;
diperoleh nilai P= 0,021  lebih kecil dari alfa=0,05.Faktor kontak serumah mempunyai &#13;
hubungan bermakna dengan kejadian TB Paru. Hasil analisis statistik diperoleh nilai P= &#13;
0,023 lebih kecil dari alfa 0,05.  Faktor kebiasaan merokok tidak mempunyai hubungan &#13;
bermakna dengan kejadian TB Paru. Hasil analisis statistik diperoleh nilai P=0,161 lebih &#13;
besar dari alfa=0,05. Dengan penelitian ini diharapkan peran serta dan kerja sama dari &#13;
masyarakat dan petugas puskesmas  dalam upaya peningkatan derajat kesehatan melalui &#13;
penyuluhan kesehatan  kepada masyarakat  untuk menghindari penularan penyakit </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10776">
              <text>LENI EFRIDAWATI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10777">
              <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10778">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
