<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2239" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/2239?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T02:16:19+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2224">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/96\2239\SKRIPSI_DEWI_SUTRIANI.1.pdf</src>
      <authentication>8f74e53143f9e44204201ddb6bb46a2e</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="96">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9776">
                <text>Tahun 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10272">
              <text>FAKTOR - FAKTOR PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PADANG GANTING KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2019</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10273">
              <text>Perilaku hidup bersih dan sehat adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan &#13;
atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang, &#13;
keluarga atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan. &#13;
Diare adalah sebuah penyakit dimana tinja atau feses berubah menjadi cair atau &#13;
lembek, diare dapat menyebabkan seseorang kekurangan cairan. Sekitar lima juta &#13;
anak di seluruh dunia meninggal karena diare akut. Tujuan penelitian ini untuk &#13;
mengetahui faktor-faktor perilaku hidup bersih  dan sehat yang berhubungan &#13;
dengan kejadian diare pada balita.  Jenis penelitian ini adalah  deskriptif analitik &#13;
dengan rancangan  cross sectional.  Variabel pada penelitian ini adalah &#13;
pengetahuan, kebiasaan, peran bidan, dan kejadian diare. Populasi adalah seluruh &#13;
ibu-ibu yang mempunyai anak balita  yang berjumlah 243 orang dengan jumlah &#13;
sampel 71 orang, tehnik pengambilan sampel secara  acak sederhana. Penelitian &#13;
dilakukan pada tanggal 2  –  20 September 2019. Data dikumpul dengan &#13;
menggunakan kuesioner kemudian diolah dengan sistem  komputerisasi dengan &#13;
teknik analisis  chi-squre.  Hasil penelitian menunjukan 57,7  %  responden &#13;
memiliki pengetahuan baik,  60,6 % responden memiliki kebiasaan baik,    70, %  &#13;
responden mengatakan bidan mempunyai peran yang baik tentang perilaku hidup &#13;
bersih dan sehat, serta  64,8 %  responden tidak mengalami kejadian diare pada &#13;
balita mereka.  Ada hubungan antara pengetahuan responden dengan kejadian &#13;
diare pada balita, dengan nilai p Value = 0,000 dan ada hubungan antara kebiasaan &#13;
responden dengan kejadian diare pada balita,  dengan nilai  p  Value  = 0,001. &#13;
Berdasarkan  hasil penelitian  dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, kebiasaan, &#13;
dan peran bidan dapat mempengaruhi angka kejadian diare. Disarankan Bagi &#13;
pemegang program perlu dibuat perencanaan untuk melakukan penyegaran &#13;
pembelajaran terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rumah &#13;
tangga sehingga masyarakat terutama ibu yang mempunyai balita selalu terhindar &#13;
dari diare dengan menerapkan ilmunya tersebut. &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10274">
              <text>DEWI SUTRIANI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10275">
              <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN  &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
 PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI  </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10276">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
