<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2218" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/2218?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:06:06+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2203">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/96\2218\SKRIPSI_RUKIYAH_HANUM_1.1.pdf</src>
      <authentication>d81eed541e0e92f3f17c857c2f83f13d</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="96">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9776">
                <text>Tahun 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10170">
              <text>Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Di SMP N 1 Padang Gelugur Kabupaten Pasaman Tahun 2019</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10171">
              <text>Berdasarkan data WHO  yang  melakukan penelitian dibeberapa Negara berkembang &#13;
menunjukkan sekitar 40% remaja umur 18 tahun telah melakukan hubungan seks &#13;
meskipun tanpa ada ikatan pernikahan. Akibat dari hubungan seksual, sekitar 12% telah &#13;
positif terkena Penyakit Menular Seksual sekitar 27% positif HIV (Mangando et  al., &#13;
2014) Menurut L‟Engle Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui &#13;
perilaku seks beresiko pada siswa SMP Negeri 1 Padang Gelugur tahun 2019.Tujuan &#13;
umum  dari  penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku seks beresiko pada siswa &#13;
SMP Negeri 1 Padang Gelugur tahun 2019 Penelitian ini menggunakan rancangan &#13;
(Desain) survey analitik dengan pendekatan cross sectional ialah suatu penelitian untuk &#13;
mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan cara &#13;
pendekatan. Dengan jumlah sampel sebanyak 72 orang .Data  yang  digunakan primer &#13;
dan sekunder.Data dianalisa secara univariat dan bivariat. Berdasarkan analisa univariat &#13;
dari 72 siswa berpengetahuan kurang terdapat 10 responden (13,9%), dimana yang &#13;
beresiko memiliki perilaku seks bebas terdapat 5 responden (6,9%) dan tidak beresiko &#13;
bahwa  media  massa tidak berperan terhadap perilaku seks terdapat 68 responden &#13;
(94,4%) dimana  yang  beresiko memiliki perilaku seks bebas terdapat 2 responden &#13;
(2,8%) dan tidak beresiko memiliki perilaku seks bebas terdapat 66 responden (91,7%), &#13;
peran teman sebaya berpengaruh terhadap perilaku  seks terdapat 63 responden (87,5%) &#13;
dimana seluruhnya tidakberesiko memiliki perilaku seks bebas, peran teman sebaya &#13;
berpengaruh terhadap perilaku seks terdapat 9 responden (12,5%), dimana yang &#13;
beresiko memiliki perilaku seks bebas  terdapat 6 responden (8,3%) perilaku seks &#13;
terdapat 6 responden (8,3%) dimana seluruhnya beresiko memiliki perilaku seks bebas. &#13;
jika  diberi perhatian oleh orang tua berpengaruh terhadap perilaku seks terdapat 66 &#13;
responden (91,7%), , dan minoritas berpengetahuan baik yaitu sebanyak 10 responden &#13;
yang (13,9). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan Diharapkan pada siswa dapat tetap &#13;
meningkatkan pengetahuan tentang perilaku seks beresiko </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10172">
              <text>Rukiyah Hannum Hsb </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10173">
              <text> &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="10174">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
