<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2162" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/2162?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:42:34+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2148">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2162\SKRIPSI_MILDA_YENTI.1.pdf</src>
      <authentication>7cd5218a42c03f64c27a41889b2d339e</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="95">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8999">
                <text>Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9893">
              <text> &#13;
HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK PROGESTIN &#13;
PADA IBU MENYUSUI DENGAN KECUKUPAN ASI DI KLINIK  &#13;
KB PUSKESMAS SIMPANG EMPAT KABUPATEN  &#13;
PASAMAN BARAT TAHUN 2020 &#13;
   </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9894">
              <text>Secara global, pengguna kontrasepsi modern telah meningkat tidak &#13;
signifikan dari 54% pada tahun 1990 menjadi 57,4% pada tahun 2014.. Cakupan &#13;
pemberian ASI di Sumatera Barat pada bayi 0-5 bulan 52,8 % tahun 2017. &#13;
Sedangkan cakupan pemberian ASI sampai 6 bulan 37,6% tahun 2017. Tujuan &#13;
penelitian ini adalah untuk  Mengetahui Hubungan Penggunaan Kontrasepsi &#13;
Suntik  Progestin Pada Ibu Menyusui  dengan Kecukupan  Asi Di Klinik Kb &#13;
Puskesmas Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian yang dilakukan &#13;
menggunakan jenis peneltian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu &#13;
yang memakai KB  suntik progestin usia bayi 40 hari sampai 6 bulan dari bulan &#13;
Januari 2019 hingga November 2019 yang berjumlah 149 orang.  Pengambilan &#13;
sampel dalam penelitian  ini menggunakan non propbabiliti random sampling &#13;
dengan tekniktotal sampling  yaitu pengambilan sampel yang di ambil secara &#13;
keseluruhan dari jumlah populasi yaitu 37 Orang.   Hasil penelitian menunjukkan &#13;
bahwa dari 37 orang responden, terdapat lebih dari sebagian yaitu sebanyak 23 &#13;
orang (59,5%) responden adalah ibu menyusui yang menggunakan kontrasepsi &#13;
KB suntik progestin Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 22 responden yang &#13;
mengunakan kontrasepsi KB suntik progestin ada 40,9 % yang mengatakan ASI &#13;
nya tidak cukup, dari 10 orang yang tidak menggunakan kontrasepsi progestin ada &#13;
33,3 % yang mengatakan ASI nya tidak cukup.  responden dengan kategori &#13;
kecukupan ASI yang cukup dan dari 15 responden yang tidak menggunakan &#13;
kontrasepsi KB suntik progestik, juga ditemukan lebih dari sebagian yaitu &#13;
sebanyak 10 orang (66,7%) responden dengan kategori kecukupan ASI yang &#13;
cukup. Berdasarkan hasil analisis statistik didapatkan nilai p = 0,903 ( p &gt; 0,05) &#13;
artinya tidak ada hubungan antara penggunaan kontrasepsi KB suntik progestin &#13;
dengan kecukupan ASI pada ibu menyusui  Diharapkan kepada ibu menyusui, &#13;
khususnya di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat &#13;
untuk dapat meningkatkan pengetahuan tentang kontrasepsi, khususnya &#13;
kontrasepsi yang tidak menggangu produksi ASI dan aman dapat digunakan oleh &#13;
ibu menyusui. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9895">
              <text>Milda Yenti </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9896">
              <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI                        </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9897">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
