<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2155" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/2155?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:03:03+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2142">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2155\SKRIPSI_FITRA_SUSITA_181012115301475.1.pdf</src>
      <authentication>d0962a1e336a11391746ab880721d1eb</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="95">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8999">
                <text>Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9857">
              <text>PERBANDINGAN PEMBERIAN AIR JAHE DENGAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DI SMP BAM TANJUNG PANGKA KABUPATEN PASAMAN BARAT</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9858">
              <text>  Nyeri haid terjadi karena peningkatan sekresi prostaglandin F2 alfa pada &#13;
fase luteal siklus menstruasi. Salah satu dampak nyeri haid  pada remaja akan &#13;
menggangu aktivitas belajar mengajar. Nyeri haid  dapat ditangani dengan &#13;
manajemen nyeri non farmakologi seperti pemberian air jahe dan air kelapa muda. &#13;
Air jahe mengandung aleorosin anti rematik, anti inflamsi, dan analgesik  yang &#13;
dapat menghambat kerja enzim di siklus  Cyclooxygenase (COX)  dan kadar &#13;
prostaglandin  sedangkan air kelapa muda mengandung kalsium, magnesium dan &#13;
vitamin C yang dapat mengurangi ketegangan otot dan mengurangi rasa sakit serta &#13;
memperlancar proses peluruhan endometrium.  Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
melihat perbandingan pemberian air jahe dengan air kelapa muda terhadap &#13;
penurunan nyeri haid pada remaja putri di SMP BAM Tanjung Pangka Kabupaten &#13;
Pasaman Barat. Jenis penelitian ini  Quasy Eksperiment  dengan rancangan  Two &#13;
group desiental. Populasi adalah semua remaja putri berjumlah 70 orang di &#13;
sekolah. Pengambilan sampel menggunakan teknik  quasi experiment  dengan &#13;
jumlah 9 orang untuk air jahe dan 9 orang untuk air kelapa muda. Pengumpulan &#13;
data menggunakan lembar observasi. Analisis univariat menunjukkan rata-rata &#13;
nyeri sebelum diberikan air jahe adalah 5,89 dan air kelapa muda 5,89. Rata-rata &#13;
nyeri menstruasi sesudah diberikan air jahe adalah 4,11dan air kelapa muda &#13;
adalah 4,33. Hasil analisis Bivariat didapatkan perbandingan pemberian air jahe &#13;
sebelum dan sesudah terhadap nyeri haid pada remaja putri (p =  0,001), &#13;
didapatkan perbandingan pemberian air kelapa muda sebelum dan sesudah &#13;
terhadap nyeri haid pada remaja putri (p = 0,005), dan perbandingan pemberian &#13;
air jahe dengan air kelapa muda terhadap nyeri haid) pada remaja putri (p = &#13;
0,555). Disimpulkan bahwa ada perbandingan pemberian air jahe dengan air &#13;
kelapa muda terhadap nyeri haid pada remaja putri, maka diharapkan kepada &#13;
pihak sekolah hendaknya melakukan kerja sama dengan tenaga kesehatan untuk &#13;
memberikan penyuluhan pada remaja putri yang mengalami nyeri haid  untuk &#13;
mencoba menangani dengan memberikan air jahe ataupun air kelapa muda. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9859">
              <text>Fitra Susita</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9860">
              <text> &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUTKESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9861">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
