<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2128" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/2128?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:42:35+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2116">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2128\Skripsi_Print_Maisa_Umami.1.pdf</src>
      <authentication>3be70537a7d1b07d52b2ece8c572dfe9</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="95">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8999">
                <text>Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9721">
              <text>HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BBLR DI RSUD KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9722">
              <text>Indonesia merupakan salah negara dengan angka kejadian BBLR yang &#13;
cukup tinggi.  Dari  hasil Riskesdas 2018 diketahui bahwa prevalensi kejadian &#13;
BBLR di Indonesia adalah sebesar 6,1%. Ibu hamil dengan status gizi buruk atau &#13;
mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) cenderung melahirkan bayi dengan &#13;
berat lahir rendah (BBLR).  Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui hubungan &#13;
Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil dengan Kejadian BBLR di &#13;
RSUD Pasaman Barat Tahun 2020. Jenis penelitian adalah deskriptif case control &#13;
dengan pendekatan retrospektif study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh &#13;
persalinan sepanjang tahun 2019 di RSUD Pasaman Barat dengan  kasus BBLR &#13;
yaitu sebanyak  65  kasus. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini &#13;
adalah teknik Total sampling untuk kelompok kasus dan untuk kelompok kontrol &#13;
diambil menggunakan teknik  purposive sampling  yaitu dengan mengambil &#13;
sebanyak 65 data ibu bersalin yang tidak mengalami kejadian BBLR.  Analisis &#13;
data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat  dengan  chi-square.  Hasil &#13;
penelitian  nilai  p  = 0,001, artinya terdapat hubungan yang  signifikan antara &#13;
kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil dengan kejadian BBLR. &#13;
Berdasarkan hasil analisis lebih lanjut didapatkan nilai OR = 3,955, artinya ibu &#13;
yang mengalami kekurangan energi kronik dalam kehamilan beresiko 3,955 kali &#13;
lebih besar untuk mengalami kejadian BBLR dibandingkan dengan ibu yang tidak &#13;
KEK.  Kesimpulannya  bahwa  ada  hubungan yang signifikan antara kekurangan &#13;
energi kronik pada ibu hamil dengan kejadian BBLR.  Diharapkan kepada  ibu &#13;
hamil untuk selalu merencanakan dan mempersiapkan kehamilan dengan baik, &#13;
terutama persiapan fisik dengan memenuhi kebutuhan gizi. Dan kepada pihak &#13;
instansi kesehatan disarankan untuk selalu melakukan berbagai upaya Kesehatan &#13;
untuk ibu hamil. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9723">
              <text>Maisa Umami </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9724">
              <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA &#13;
BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9725">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
