<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2127" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/2127?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:45:42+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2115">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2127\SRIPSI_FINAL_YELLY_LOVINA_ROZA_HALAMAN_NEW.1.pdf</src>
      <authentication>4c885710ca5e116c821b1934adc1b0b4</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="95">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8999">
                <text>Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9716">
              <text> &#13;
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR IBU BERSALIN TERHADAP &#13;
 APGAR SCORE BAYI DI BPM HJ. DESI ERAFIA DAN  &#13;
HJ. YULMA SASTRI DI KABUPATEN KERINCI  &#13;
TAHUN 2020 &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9717">
              <text>Gangguan tidur dikeluhkan ibu hamil sebesar 25% pada trimester pertama &#13;
dan terus meningkat hingga menjadi 75% pada trimester ketiga. Gangguan tidur &#13;
pada ibu hamil menyebabkan peningkatan kadar CRH pada kehamilan. Stress &#13;
kronis selama kehamilan akan mengakibatkan peningkatan dan pelepasan hormon &#13;
yang berperan dalam persalinan, diantaranya CRH, ACTH, kortisol, estrogen, &#13;
progesterone, prostaglandin dan hormon lainnya. Stress kronis akan menstimulasi &#13;
pengaktivan HPA Aksis. Semua proses ini yang menyebabkan persalinan preterm. &#13;
Di kabupaten Kerinci Kecamatan Keliling danau yaitu di BPM Hj. Desi Erafia &#13;
yaitu sebanyak 32 orang ibu hamil, diketahui sebanyak 23 ibu hamil mengalami &#13;
gangguan tidur. Dan di BPM Hj. Yulma Sastri sebanyak 12 orang ibu hamil, &#13;
diketahui 8 ibu hamil mengalami gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui Hubungan Kualitas Tidur Ibu Bersalin Terhadap Apgar Score Bayi Di &#13;
Bpm Hj.Desi Erafia Dan Hj. Yulma Sastri Kabupaten Kerinci Tahun 2020. Jenis &#13;
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  deskriptif korelasional &#13;
dengan pendekatan Cross Sectional. Waktu penelitian ini adalah Februari sampai &#13;
April tahun 2020 di BPM Hj. Desi Erafia Dan Hj. Yulma Sastri  Kabupaten &#13;
Kerinci Tahun 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang &#13;
terdata yaitu sebanyak 44 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah total &#13;
sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa kualitas tidur kurang baik sebanyak &#13;
55,3 % dan Apgar Score yang tidak normal sebanyak 23,7%. Hasil analisis &#13;
didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan &#13;
Apgar Score dengan p-value 0,005 (0&lt;0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa ada &#13;
hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan Apgar Score. Diharapkan &#13;
bagi tenaga kesehatan untuk  memberikan penyuluhan terhadap ibu-ibu hamil &#13;
untuk menerapkan pola hidup yang baik seperti menjaga kualitas tidur dan &#13;
Memberikan masukan mengenai informasi tentang pentingnya tidur yang &#13;
berkualitas. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9718">
              <text>YELLY LOVINA ROZA </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9719">
              <text> FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARABUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9720">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
