<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2105" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/2105?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-10T23:54:32+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2095">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2105\Skripsi_Print_Rika_Diana.1.pdf</src>
      <authentication>a545626141543cdbaa08a70eca718495</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="95">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8999">
                <text>Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9608">
              <text>HUBUNGAN UMUR IBU DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN HYPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS LEMBAH BINUANG KECAMATAN PASAMAN KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9609">
              <text>Menurut World Health Organization (WHO) jumlah kejadian hiperemesis &#13;
gravidarum mencapai 12,5 % dari jumlah seluruh kehamilan di dunia. Mual dan &#13;
muntah dapat mengganggu dan membuat  ketidakseimbangan cairan pada cairan &#13;
pada jaringan ginjal dan hati menjadi nekrosis. Salah satu penyebab kematian Ibu &#13;
adalah komplikasi kehamilan yang diantaranya hyperemesis gravidarum. Tujuan &#13;
umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan  umur ibu  dan paritas &#13;
terhadap kejadian hyperemesis gravidarum.  Jenis penelitian adalah penelitian &#13;
deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada &#13;
penelitian ini adalah seluruh sasaran  ibu hamil yang mendapatkan pelayanan &#13;
antenatal care  di Puskesmas Lembah Binuang sepanjang tahun 2020, yaitu 33 &#13;
orang ibu hamil dengan 8 kasus hyperemesis gravidarum. Teknik sampling yang &#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Total sampling.. Pengumpulan data &#13;
menggunakan lembar observasi.Analisis data meliputi analisis univariat dan &#13;
analisis bivariat menggunakan uji  chi-square.Hasil penelitian terdapat hubungan &#13;
yang signifikan antara umur ibu dengan kejadian hyperemesis gravidarum dengan &#13;
nilai p = 0,047. Berdasarkan hasil analisis lebih lanjut didapatkan nilai OR = 6,37, &#13;
artinya ibu hamil dengan kategori usia resti berpeluang 6,37 kali lebih besar untuk &#13;
mengalami kejadian hyperemesis gravidarum jika dibandingkan dengan ibu yang &#13;
tidak resiko tinggi berdasarkan umur dan terdapat hubungan yang signifikan &#13;
antara paritas dengan kejadian hyperemesis gravidarum dengan nilai  p = 0,018. &#13;
Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara umur ibu dan &#13;
paritas dengan kejadian hyperemesis gravidarum pada ibu hamil di Puskesmas &#13;
Lembah Binuang. Untuk itu diharapkan kepada pihak Puskesmas Lembah &#13;
Binuang agar selalu melakukan tindakan-tindakan pencegahan terhadap patologis &#13;
dalam kehamilan termasuk kejadian hyperemesis gravidarum. &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9610">
              <text>RIKA DIANA SIREGAR</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9611">
              <text> INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARABUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9612">
              <text>PDF</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
