<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="2019" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/2019?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T01:21:42+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="2009">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2019\skripsi_deal-dikonversi.1.pdf</src>
      <authentication>9bca7b9705a84f977f57379310fd9666</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="95">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="8999">
                <text>Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9186">
              <text>PENGARUH PEMBERIAN PISANG AMBON TERHADAP TEKANAN &#13;
DARAH PADA IBU HAMIL YANG MENDERITA HIPERTENSI &#13;
GESTASIONAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS  &#13;
RAWANG TAHUN 2020 &#13;
 &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9187">
              <text>Hipertensi dalam kehamilan sering dijumpai dan masih merupakan salah satu &#13;
penyebab kematian ibu. Hipertensi dalam kehamilan (HDK) mempengaruhi &#13;
sekitar 10 % dari semua perempuan hamil diseluruh dunia. Menurut data WHO &#13;
pada tahun 2016 ada lebih kurang 1 milyar orang atau sekitar 28,7 % penduduk &#13;
dunia menderita hipertensi setiap tahunnya. Salah satu upaya yang dilakukan &#13;
untuk menurunkan tekanan darah ibu hamil yang mengalami hipertensi secara non &#13;
farmakologi adalah dengan mengkonsumsi pisang ambon. Pisang ambon &#13;
mempunyai kandungan kalium yang tinggi yang dapat membantu mengurangi dan &#13;
menurunkan tekanan  darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh &#13;
pemberian pisang ambon terhadap tekanan darah pada ibu hamil yang menderita &#13;
hipertensi gestasional diwilayah kerja Puskesmas Rawang Tahun 2020. Penelitian &#13;
ini menggunankan jenis penelitian pre Experiment design dengan pendekatan one &#13;
Group pre Posttest Design.  Dengan analisis univariat dan bivariate. Populasi &#13;
dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang menderita Hipertensi gestasional yang &#13;
ada di wilayah kerja Puskesmas Rawang Tahun 2020, sampel sebanyak 14 orang &#13;
ibu hamil hipertensi menggunakan rumus slovin. Setiap responden diberikan &#13;
perlakuan dengan pemberian pisang ambon sebanyak 100 gram 3 kali sehari &#13;
selama 7 hari. Pengukuran tekanan darah sebanyak 2 kali yaitu sebelum intervensi &#13;
dan hari ke-8 setelah intervensi. Hasil penelitian diperoleh median  tekanan darah &#13;
ibu hamil sebelum dilakukan intervensi adalah sistol 142.5 (140-150) dan diastole &#13;
90.00 (90-100) dan tekanan darah setelah intervensi adalah sistol 130 (120-145) &#13;
dan diastole 80 (70-90) mmhg. Uji analisis data yang digunakan adalah  uji  non &#13;
parametric yaitu uji Wilcoxon Ranks Test hasilnya p value=0,004. Dengan hasil &#13;
penelitian ini, diharapkan pemberian pisang ambon dapat dijadikan rekomendasi &#13;
untuk ibu hamil yang menderita hipertensi.  &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9188">
              <text>Yesi Citra Dewi </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9189">
              <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN&#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
 PRIMA NUSANTARA BUKIT TINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="9190">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
