<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="1973" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/1973?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T03:06:49+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="1963">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1973\tika_sri_wahyuni-skripsi.2.pdf</src>
      <authentication>aaace06619e4875c8ed5f52121f3be74</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="31">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5274">
                <text>Tahun 2024</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="8962">
              <text>HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET TERHADAP &#13;
PERKEMBANGAN ANAK USIA  3 - 4 TAHUN DI &#13;
WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUGUK &#13;
PANJANG KOTA BUKITTINGGI &#13;
TAHUN 2024 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="8963">
              <text>TIKA SRI WAHYUNI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="8964">
              <text>FAKULTAS KEBIDANAN UNIVERSITAS&#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="8965">
              <text>PDF</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="8970">
              <text>Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi melaporkan bahwa dari 10.125 anak &#13;
balita sebanyak 2.479 (24,48%)  anak  balita mengalami gangguan perkembangan. &#13;
Perkembangan anak dipengaruhi oleh lingkungan sekitar dan kebiasaan  anak &#13;
dalam  bermain. Anak yang sering menghabiskan banyak waktu untuk diri mereka &#13;
sediri, menghasilkan sikap tidak peduli terhadap sesama dan orang lain. yang &#13;
mengakibatkan anak malas untuk bergerak dan beraktifitas serta anak cenderung &#13;
diam atau  tidak berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan &#13;
penggunaan gadget terhadap perkembangan anak usia 3-4 tahun diwilayah Kerja &#13;
Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi tahun 2024. Penelitian ini bersifat &#13;
kuantitatif dengan desain retrospektif dengan pendekatan croos sectional. Populasi &#13;
dalam penelitian ini adalah anak usia 1-5 tahun yaitu sebanyak 465 orang. &#13;
Pengambilan sampel mengunakan Teknik sampling yaitu Teknik non probality &#13;
samples (non random sampling) dengan besaran sampel sebanyak 41 responden. &#13;
Instrumen dalam penelitian ini mengunakan kuesioner penggunaan gadget yang &#13;
telah uji validitas dan rehabilitas. Perkembangan anak yang diukur mengunakan &#13;
KPSP (kuesioner pra skrining perkembangan). Hasil penelitian menunjukkan &#13;
bahwa penggunaan gadget pada anak usia 3-4 sebagian besar dalam kategori sedang &#13;
sebanyak 37 responden (90.2%). Perkembangan anak usia 3-4 tahun Sebagian besar &#13;
dalam kategori meragukan sebanyak 23 responden (56.1%). Hasil uji  chi-square &#13;
diperoleh nilai p-value = 0,000 (p&lt;0,05). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan &#13;
gadget  berpengaruh signifikan terhadap perkembangan anak usia 3-4 tahun. &#13;
Diharakan Pengunaan gadget pada anak usia 3-4 tahun untuk belum diperkenalkan &#13;
atau dikontrol dan pendampingan. Orang tua dapat mengalihkan perhatian bermain &#13;
gadget dengan mengenalkan permainan edukasi karena dapat mentimulasi untuk &#13;
perkembangan anak. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
