<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="1633" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/1633?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:03:40+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="1632">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/40\1633\KIAN_HIKMATUL_HIPKIAH_HIPKIAH.1.pdf</src>
      <authentication>b4bbe325c3fc2d1fccbdc97f1e86ae1d</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="40">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6631">
                <text>Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="7432">
              <text>PENERAPAN MIRROR THERAPY SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN &#13;
FUNGSI MOTORIK PASIEN STROKE                  &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="7433">
              <text>Penyakit stroke sangat berdampak pada fungsi ekstremitas baik bawah maupun atas. &#13;
Dimana fungsi ekstremitas tersebut akan mengalami penurunan sehingga penderita &#13;
stroke tidak dapat mengontrol ekstremitasnya dan juga kemampuan bergeraknya. &#13;
Efek yang ditimbulkan dari penurunan fungsi ekstremitas tersebut terkhususnya &#13;
ekstremitas atas adalah terganggunya aktivitas sehari-hari pasien seperti mandi, &#13;
makan, bermain alat musik dan jenis-jenis aktivitas lainnya yang menggunakan &#13;
bantuan ekstremitas atas. Menurut Setiyawan, (2020)Ada berbagai jenis terapi yang &#13;
dapat menunjang rehabilitasi penderita stroke, yaitu ada jenis terapi untuk untuk &#13;
melatih fisik pasien dan juga ada terapi yang berfokus kepada perbaikan kognitif &#13;
pasien. Mirror therapy atau terapi cermin merupakan pilihan jenis terapi yang dapat &#13;
meningkatkan kekuatan otot penderita stroke.  Menurut Arif et al., (2020), terapi &#13;
cermin merupakan terapi yang dapat digunakan sebagai media rehabilitasi kekuatan &#13;
otot pasien stroke. Pemberian rehabilitasi melalui media cermin ini dapat &#13;
memberikan rangsangan penglihatan kepada sisi tubuh yang mengalami kelemahan &#13;
yang diberikan oleh sisi tubuh yang sehat. Kusgiarti (2021), Menurut asumsi peneliti &#13;
kemampuan gerak pada pasien stroke mengalami kelemahan atau keterbatasan dalam &#13;
melakukan gerakan, maka dalam penelitian ini dilakukan Mirror Theraphy untuk &#13;
melatih menggerakkan tangan yang mengalami kelemahan dengan mengandalkan &#13;
cermin dengan adanya bayangan tangan yang normal sehingga tangan yang sakit juga &#13;
akan berangsur-angsur mengikuti gerakan tangan yang normal. Latihan Mirror &#13;
Theraphy yang rutin dilakukan akan mempengaruhi gerakan tangan yang mengalami &#13;
kelemahan. Sehingga gerakan responden yang sebelumnya masih kaku mengalami &#13;
kekuatan otot. Penerapan Mirror Therapy Sebagai Upaya Peningkatan Fungsi &#13;
Motorik Pasien Stroke Di Wilayah Kerja Puskesmas Limbur Tembesi Tahun 2023 &#13;
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil &#13;
tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan latihan Mirror Theraphy &#13;
Sebagai Upaya Peningkatan Fungsi Motorik Pasien Stroke Di Wilayah Kerja &#13;
Puskesmas Limbur Tembesi Diharapkan pasien dan keluarga mampu menerapkan &#13;
Mirror Therapy Sebagai Upaya Peningkatan Fungsi Motorik Pasien Stroke, Latihan &#13;
menggenggam bola, mobilisasi dan rangsangan taktil dalam mengatasi gangguan &#13;
mobilitas fisik pada pasien stroke non hemoragik dirumah. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="7434">
              <text>NIKMATUL HIPKIAH </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="7435">
              <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="7436">
              <text>PDF</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
