<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="1498" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/1498?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:12:18+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="1497">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1498\Skripsi_Heny_Rahma_12-11-2022.1.pdf</src>
      <authentication>de648b56c88effeb6b8d44b2ffe78397</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="29">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5260">
                <text>Tahun 2022</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6853">
              <text>PENGARUH PEMBERIAN PUDING UBI JALAR(IPOMEABATATAS L) &#13;
TERHADAP KONSTIPASI PADA IBU HAMILTRIMESTER I &#13;
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MERANTI &#13;
TAHUN 2022 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6854">
              <text> &#13;
Konstipasi merupakan keluhan sistem gastrointestinal yang umum dialami oleh ibu hamil. Di &#13;
Indonesia prevalensi ibu hamil mengalami konstipasi mencapai 15-20 %. Konstipasi pada &#13;
kehamilan  berdampak  pada  kesehatan  fisik,  psikologis,  dan  sosial  bahkan  meningkatkan &#13;
risiko terjadinya hemoroid. Banyak faktor penyebab konstipasi diantaranya adalah kurang &#13;
asupan serat harian. Ubi jalar merupakan salah satu sumber pangan yang mengandung tinggi &#13;
serat dan mudah didapatkan. Kandungan serat dalam ubi jalar sangat baik untuk mencegah &#13;
gangguan  pencernaan  dan melancarkan  buang  air  besar. Ubi  jalar  dapat  dinikmati  dengan &#13;
cara diolah menjadi puding. Puding memberikan efek super kenyang dan tekstur puding yang &#13;
lunak  memudahkan  untuk  dikonsumsi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  untuk  mengetahui &#13;
Pengaruh Pemberian Puding Ubi Jalar (Ipomoea Batatas L) Terhadap Konstipasi Pada Ibu &#13;
Hamil  Trimester  I  Di  Wilayah  Kerja  Puskesmas  Meranti  Tahun  2022.  Penelitian  ini &#13;
merupakan penelitian Eksperimental semu dengan menggunakan One Group Pretest-Postest &#13;
Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester I dengan konstipasi &#13;
diwilayah kerja Puskesmas Meranti  berjumlah 18 responden. Semua populasi di jadikan &#13;
sampel  (  total  populasi).  Pengumpulan  data  menggunakan  lembar  observasi  kemudian &#13;
dianalisis dengan wilcoxon test. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, waktu &#13;
penelitian dilakukan pada tanggal 30 Juni 2022 s/d 2 Juli 2022. Hasil penelitian menunjukkan &#13;
bahwa sebelum diberikan puding uji jalar dengan rata-rata 4,67 dan setelah diberikan puding &#13;
ubi jalar dengan  rata-rata 0.89. Pada uji wilcoxon  didapatkan hasil bahwa asymp.sig.(2- &#13;
tailed) bernilai 0,000, nilai 0,000 lebih kecil dari &lt; 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa &#13;
ada Pengaruh Pemberian Puding Ubi Jalar  (Ipomoea Batatas L) Terhadap Konstipasi Pada &#13;
Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Meranti Tahun 2022. Pemberian puding &#13;
ubi  jalar  merupakan  salah  satu  upaya  non  farmakologi  untuk  mengatasi  konstipasi, &#13;
disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan edukasi tentang penanganan dan &#13;
pencegahan konstipasi pada ibu hamil. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6855">
              <text>HENY RAHMAWATI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6856">
              <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6857">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
