<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="1438" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/1438?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:51:21+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="1438">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1438\ALYA_NADRA_DELI-SKRIPSI.1.pdf</src>
      <authentication>89dd8943f50de1369d9a995bb46b88e2</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="31">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5274">
                <text>Tahun 2024</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6546">
              <text>HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN &#13;
PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BERBICARA  &#13;
PADA  ANAK USIA 24-36 BULAN DI KLINIK  &#13;
ANAK BUNDA KOTA PAYAKUMBUH  &#13;
TAHUN 2024 &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6547">
              <text> &#13;
Perkembangan bahasa salah satu indikator perkembangan menyeluruh dari &#13;
kognitif anak, ketika anak tidak mencapai tahap perkembangan yang diharapkan usia &#13;
normalnya, anak mengalami keterlambatan bicara.  Menurut WHO (World Health &#13;
Organization) tahun 2019 kejadian gangguan perkembangan bahasa di seluruh dunia &#13;
sebanyak 27,5%. Di Indonesia, Kemenkes RI melaporkan sekitar 0,4 balita &#13;
mengalami gangguan perkembangan. Di Klinik Anak Bunda Kota Payakumbuh &#13;
ditemui balita dengan masalah keterlambatan bicara.  Tujuan Penelitian ini yaitu &#13;
Diketahui distribusi frekuensi pola asuh orang tua, distribusi frekuensi perkembangan &#13;
kemampuan berbicara pada anak usia 24-36 bulan, hubungan pola asuh orang tua &#13;
dengan perkembangan kemampuan bicara pada anak usia 24-36 bulan di Klinik Anak &#13;
Bunda Kota Payakumbuh tahun 2024.  Pada penelitian ini penulis membatasi aspek &#13;
perkembangan bahasa, sehingga didapatkan variabel  independen pola asuh orang tua &#13;
dan variabel  dependen perkembangan berbicara anak. Metode  penelitian  kuantitatif &#13;
jenis penelitian survey. Penelitian dilakukan di Klinik Anak Bunda Kota Payakumbuh &#13;
sampel orang tua yang memiliki anak usia 24-36 bulan, diolah menggunakan analisis &#13;
univariat dan bivariate. Hasil penelitian pola asuh orangtua sebagian besar  pola asuh &#13;
demokratis 33 responden (82,5%) dan perkembangan berbicara anak usia 24-36 bulan &#13;
sebagian besar berkembang dengan sangat baik  24  responden (60%). Hasil uji chi-&#13;
square  antara pola asuh orang tua dengan  perkembangan berbicara anak usia 24-36 &#13;
bulan,  p value sebesar 0,006.  Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan &#13;
antara pola asuh orang tua dengan perkembangan berbicara anak usia 24-36 bulan di &#13;
Klinik Anak Bunda Kota Payakumbuh tahun 2024.  Dari penelitian ini diharapkan &#13;
dapat menjadi acuan atau pedoman bagi peneliti selanjutnya untuk dapat melakukan &#13;
penelitian dengan tema serupa dan memperkaya wawasan ilmu pengetahuan.  </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6548">
              <text>Alya Nadra Deli </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6549">
              <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6550">
              <text>PDF</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
