<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="1422" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/1422?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:42:47+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="1422">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1422\skripsi_putri_ayu_kelas_c_proksus-1_PDF.1.pdf</src>
      <authentication>8989e91fc265a538b6fe639a4c20131f</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="30">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5269">
                <text>Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6466">
              <text>PERBANDINGAN  PEMBERIAN AIR REBUSAN JAHE MERAH DAN AIR &#13;
KELAPA  HIJAU TERHADAP SKALA DISMINORHEA &#13;
PADA REMAJA PUTRI  SMP NEGERI 11 &#13;
KOTA SUNGAI PENUH TAHUN 2023 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6467">
              <text>Dismenorhea adalah nyeri pada saat menstruasi yang disebabkan oleh  hormone &#13;
prostaglandin yang meningkat. Jahe merah juga bersifat sebagai antikoagulan yaitu &#13;
kemampuan untuk mencengah  adanya penggumpalan darah karena adanya kandungan &#13;
Gingerol. Selain itu, air kelapa hijau merupakan minuman yang mengandung kalsium yang &#13;
berfungsi untuk sistem saraf dan otot, memberikan energi pada otot. Penelitian ini bertujuan &#13;
untuk diketahuinya perbandingan pemberian air rebusan jahe merah dan air kelapa hijau &#13;
terhadap skala dismenorhea pada remaja putri SMP N 11 Kota Sungai Penuh tahun 2023. &#13;
Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian Penelitian ini merupakan jenis &#13;
penelitian quasi eksperiment yaitu eksperimen yang memiliki perlakuan dan terdapat sampel &#13;
penelitian yaitu 17 jahe merah dan 17 air kelapa hijau sampel ini diambil secara  purposive &#13;
sampling di smpn 11 kota sungai penuh  . Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata skala &#13;
dismenorhea sebelum diberikan air rebusan jahe merah 4.82 dan rata-rata sesudah diberikan &#13;
air rebusan jahe merah 3.06 dan pada uji paired sample t-test didapatkan hasil p-value 0.000. &#13;
Kemudian rata-rata skala dismenorhea sebelum diberikan air kelapa hijau 4.18 dan sesudah &#13;
diberikan air kelapa hijau  1.94 dan pada uji paired sample t-test didapatkan hasil p-value &#13;
0.000. Pada uji Independent Sample T-test didapatkan hasil p-value 0.000, dimana p ≤ 0.05. &#13;
Dapat disimpulkan ada perbandingan antara pemberian air rebusan jahe merah dan air kelapa &#13;
hijau terhadap penurunan skala Dismenorhea pada remaja, dimna air kelapa hijau lebih &#13;
signifikan dalam penurunan skala dismenorhea dibandingkan air rebusan kelapa hijau. Saran &#13;
kepada tenaga kesehatan dapat digunakan air rebusan jahe merah dan kelapa hijau sebagai  &#13;
asuhan nonfarmakologis untuk mengurangi skala disminorhea nyeri haid. &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6468">
              <text> PUTRI AYU</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6469">
              <text>UNIVERSITAS PRIMA &#13;
NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="6470">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
